Anda di halaman 1dari 4

ABSTRAK

KAJIAN TROMBOSITOPENIA YANG TERINDUKSI OLEH PENGGUNAAN SEFTRIAKSON, KETOROLAK DAN RANITIDIN

Oleh

Siti Saidah Muthmainah NIM : 30712301 (Program Studi Doktor Farmasi)

Thrombositopenia adalah suatu kondisi seseorang dengan jumlah trombosit atau platelet di bawah nilai normal yang disebabkan oleh pembentukan trombosit yang berkurang atau akibat meningkatnya proses penghancuran. Kejadian trombositopenia di klinik pada pasien teramati berdasarkan tanda-tanda klinis dan nilai laboratorium. Adanya trombositopenia pada pasien dapat ditimbulkan oleh berbagai hal termasuk penggunaan obat tertentu.

Penelitian ini dilakukan untuk mengamati efek samping obat seftriakson, ketorolak dan ranitidin yang digunakan tunggal ataupun kombinasi terhadap timbulnya trombositopenia. Pengamatan kejadian trombositopenia pada pasien yang menggunakan seftriakson, ketorolak dan ranitidin merupakan studi farmakoepidemiologi secara case control study. Waktu pengamatan dilakukan retrospektif dan konkuren. Adapun análisis asosiasi dilakukan menggunakan analisis odds ratio. Pengujian efek trombositopenia pada hewan mencit dilakukan dengan membandingkan nilai trombosit pada berbagai kelompok obat baik tunggal ataupun kombinasi ketiga obat tersebut. Adapun untuk mengamati mekanisme timbulnya trombositopenia dikaji dari reaksi imunologi dan proses pengamatan sumsum tulang belakang mencit.

Analisis odds ratio yang teramati sebesar 2,4 dengan selang kepercayaan 6,39 menunjukkan pasien yang menggunakan kombinasi seftriakson, ketorolak, ranitidin, mengalami penurunan trombosit 2,4 kali lebih banyak dibandingkan pasien yang tidak menggunakan.

Hasil uji pada mencit yang diinduksi selama 7 hari menunjukkan secara bermakna (P<0,05) bahwa nilai trombosit mengalami penurunan pada kelompok yang mendapatkan obat ketorolak tunggal dan kombinasi seftriakson, ketorolak dan ranitidin selama 2 hari induksi. Adapun hasil uji pada mencit yang diinduksi selama 14 hari adalah pemberian tunggal seftriakson, ketorolak dan ranitidin serta kombinasi ketiga obat tersebut menurunkan trombosit secara bermakna (P<0,05) pada hari ke-5. Sedangkan setelah hari ke 14, penurunan trombosit terjadi pada kelompok mencit yang diberikan ranitidin tunggal dan kelompok yang mendapat kombinasi ketiga obat tersebut.

i

Dari pemeriksaan imunologi pada model hewan mencit yang diinduksi ranitidin atau ketorolak mengalami penurunan konsentrasi glikoprotein V yang menimbulkan lisis atau penghancuran trombosit sehingga timbul penurunan jumlah trombosit. Adapun pada pemeriksaan sumsum tulang dari femur mencit diperoleh hasil bahwa mencit yang diinduksi kombinasi ranitidin dan seftriakson atau ranitidin dan ketorolak mengalami penurunan jumlah megakariosit sebagai prekursor trombosit/platelet. Jika jumlah megakariosit menurun maka jumlah platelet yang terbentuk akan berkurang

Kata kunci: Thrombositopenia, trombosit, induksi, seftriakson, ketorolak, ranitidin

ii

ABSTRACT

STUDY OF THROMBOCYTOPENIA INVOLVED BY USING CEFTRIAXONE, KETOROLAC AND RANITIDINE

By

Siti Saidah Muthmainah NIM : 30712301 (Doctoral Program in Pharmacy)

Thrombocytopenia is a condition of decreased platelet count below the normal value caused by reduced formation or increased destruction of the platelet. Clinical diagnosis of thrombocytopenia is based on the signs and laboratory findings. The presence of thrombocytopenia in patents can be associated with the use of certain drugs.

This study was conducted to investigate the association between the use of ceftriaxone, ketorolac and ranitidine as single agent or in combination and the onset of thrombocytopenia. Case control study was used in the study using patients to determine the odds ratio of the drugs-thrombocytopenia association. Association between ceftriaxone, ketorolac and ranitidine and thrombocytopenia was also studied in animal model. In the latter study, the probable mechanisms were assessed by observation of immunological reaction and bone marrow examination.

The case control study revealed an odds ratio of 2.4 with confident interval of 6.39, suggesting an association between the drugs exposure and thrombocytopenia.

The results of the test in mice induced for 7 days with drugs showed significant decrease (P<0.05) in the group receiving single ketorolac and combination of ceftriaxone, ketorolac and ranitidine after 2 days. In the mice induced for 14 days, single administration of ceftriaxone, ketorolac and the combinations of these three drugs significantly decreased platelet count (P<0.05) after the 5 th day. Whereas after day 14, decrease in platelet count occurred in the group of mice given single ranitidine and that receiving combination of the three drugs.

Immunological examination demonstrated that mice treated with ranitidine or ketorolac had decreased concentration of glycoprotein V which may lead to the lysis or destruction of platelet and the consequent decrease in platelet count. As for the marrow examination of the femur bone, it was found that mice induced by combination of ranitidine and ceftriaxone or ranitidine and ketorolac showed decreased number of megakaryocytes, the platelet precursor, which could lead to

iii

the decrease in platelet formed.

Keywords.

Thrombocytopenia,

platelets,

induced,

ceftriaxone,

ketorolac,

ranitidine

iv