Anda di halaman 1dari 6

RESIKO BUNUH DIRI (SUICIDE)

STRATEGI PELAKSANAAN 1 PASIEN

NILAI NILAI NILAI


NO ASPEK YANG DINILAI BOBOT
YA TIDAK YA TIDAK YA TIDAK
A. FASE ORIENTASI ( 20% )
1. Memberikan salam terapeutik dan kenalan :
a. Memberikan salam. 2
b. Mengingatkan nama Perawat dan pasien. 2
c. Memanggil nama panggilan yang disukai. 2
d. Menyampaikan tujuan interaksi. 2
2. Melakukan evaluasi dan validasi data :
a. Menanyakan perasaan pasien hari ini. 2
b. Memvalidasi /evaluasi masalah pasien. 4
3. Melakukan kontrak :
a. Waktu. 2
b.Tempat. 2
c. Topik. 2
B. FASE KERJA ( 45% )
1. Identifikasi beratnya masalah risiko bunuh diri: 10
isarat, ancaman, percobaan (jika percobaan segera
rujuk)
2. Identifikasi benda-benda berbahaya dan 5
mengankannya (lingkungan aman untuk pasien)
3. Latihan cara mengendalikan diri dari dorongan bunuh 15
diri: buat daftar aspek positif diri sendiri, latihan
afirmasi/berpikir aspek positif yang dimiliki
4. Masukan pada jadual latihan berpikir positif 5 kali 5
per hari
5. Memberikan reinforcement positif 10
C. FASE TERMINASI ( 15% )
1. Mengevaluasi respon pasien terhadap tindakan:
a. Data subyektif. 2
b. Data Obyektif. 2
2. Melakukan rencana tindakan lanjut. 5
3. Melakukan kontrak untuk pertemuan berikutnya:
a. Waktu. 2
b. Tempat. 2
c. Topik. 2
D. SIKAP TERAPEUTIK ( 10% )
1. Berhadapan dan mempertahankan kontak mata. 3
2. Membungkuk ke arah pasien dengan sikap terbuka 3
dan rileks.
3. Mempertahankan jarak terapeutik. 4
E. TEHNIK KOMUNIKASI ( 10 )
1. Menggunakan kata- kata yang mudah dimengerti. 5
2. Menggunakan tehnik komunikasi yang tepat. 5
JUMLAH 100
RESIKO BUNUH DIRI (SUICIDE)
STRATEGI PELAKSANAAN 2 PASIEN

NILAI NILAI NILAI


NO ASPEK YANG DINILAI BOBOT
YA TIDAK YA TIDAK YA TIDAK
A. FASE ORIENTASI ( 20% )
1. Memberikan salam terapeutik dan kenalan :
a. Memberikan salam. 2
b. Mengingatkan nama Perawat dan pasien. 2
c. Memanggil nama panggilan yang disukai. 2
d. Menyampaikan tujuan interaksi. 2
2. Melakukan evaluasi dan validasi data :
a. Menanyakan perasaan pasien hari ini. 2
b. Memvalidasi /evaluasi masalah pasien. 4
3. Melakukan kontrak :
a. Waktu. 2
b.Tempat. 2
c. Topik. 2
B. FASE KERJA ( 45% )
1. Evaluasi kegiatan berpikir positif tentang diri 10
sendiri
2. Latih cara mengendalikan diri dari dorongan bunuh 20
diri: buat daftar aspek positif keluarga dan
lingkungan
3. Masukkan pada jadual latihan berpikir positif 10
tentang diri
4. Memberikan reinforcement positif. 5
C. FASE TERMINASI ( 15% )
1. Mengevaluasi respon pasien terhadap tindakan:
a. Data subyektif. 2
b. Data Obyektif. 2
2. Melakukan rencana tindakan lanjut. 5
3. Melakukan kontrak untuk pertemuan berikutnya:
a. Waktu. 2
b. Tempat. 2
c. Topik. 2
D. SIKAP TERAPEUTIK ( 10% )
1. Berhadapan dan mempertahankan kontak mata. 3
2. Membungkuk ke arah pasien dengan sikap terbuka 3
dan rileks.
3. Mempertahankan jarak terapeutik. 4
E. TEHNIK KOMUNIKASI ( 10 )
1. Menggunakan kata- kata yang mudah dimengerti. 5
2. Menggunakan tehnik komunikasi yang tepat. 5
JUMLAH 100
RESIKO BUNUH DIRI (SUICIDE)
STRATEGI PELAKSANAAN 3 PASIEN

NILAI NILAI NILAI


NO ASPEK YANG DINILAI BOBOT
YA TIDAK YA TIDAK YA TIDAK
A. FASE ORIENTASI ( 20% )
1. Memberikan salam terapeutik dan kenalan :
a. Memberikan salam. 2
b. Mengingatkan nama Perawat dan pasien. 2
c. Memanggil nama panggilan yang disukai. 2
d. Menyampaikan tujuan interaksi. 2
2. Melakukan evaluasi dan validasi data :
a. Menanyakan perasaan pasien hari ini. 2
b. Memvalidasi /evaluasi masalah pasien. 4
3. Melakukan kontrak :
a. Waktu. 2
b.Tempat. 2
c. Topik. 2
B. FASE KERJA ( 45% )
1. Evaluasi kegiatan berpikir positif tentang diri, 5
keluarga dan lingkungan. Beri pujian. Kaji risiko
bunuh diri
2. Diskusikan harapan dan masa depan 10
3. Diskusikan cara mencapai harapan dan masa depan 10
4. Latih cara-cara mencapai harapan dan masa depan 10
secara bertahap (setahap demi setahap)
5. Masukkan pada jadual latihan berpikir positif tentang 5
diri, keluarga dan lingkungan dan tahapan kegiatan
yang dipilih
6. Memberikan reinforcement positif. 5

C. FASE TERMINASI ( 15% )


1. Mengevaluasi respon pasien terhadap tindakan:
a. Data subyektif. 2
b. Data Obyektif. 2
2. Melakukan rencana tindakan lanjut. 5
3. Melakukan kontrak untuk pertemuan berikutnya:
a. Waktu. 2
b. Tempat. 2
c. Topik. 2
D. SIKAP TERAPEUTIK ( 10% )
1. Berhadapan dan mempertahankan kontak mata. 3
2. Membungkuk ke arah pasien dengan sikap terbuka 3
dan rileks.
3. Mempertahankan jarak terapeutik. 4
E. TEHNIK KOMUNIKASI ( 10 )
1. Menggunakan kata- kata yang mudah dimengerti. 5
2. Menggunakan tehnik komunikasi yang tepat. 5
JUMLAH 100
RESIKO BUNUH DIRI (SUICIDE)
STRATEGI PELAKSANAAN 1 KELUARGA

NILAI NILAI NILAI


NO ASPEK YANG DINILAI BOBOT
YA TIDAK YA TIDAK YA TIDAK
A. FASE ORIENTASI ( 20% )
1. Memberikan salam terapeutik dan kenalan :
a. Memberikan salam. 2
b. Mengingatkan nama Perawat dan pasien. 2
c. Memanggil nama panggilan yang disukai. 2
d. Menyampaikan tujuan interaksi. 2
2. Melakukan evaluasi dan validasi data :
a. Menanyakan perasaan pasien hari ini. 2
b. Memvalidasi /evaluasi masalah pasien. 4
3. Melakukan kontrak :
a. Waktu. 2
b.Tempat. 2
c. Topik. 2
B. FASE KERJA ( 45% )
1. Mendiskusikan masalah yang dirasakan 5
keluarga dalam merawat pasien
2. Menjelaskan pengertian, tanda dan gejala 15
risiko bunuh diri, dan jenis perilaku bunuh
diri yang dialami pasien beserta proses
terjadinya
3. Menjelaskan cara-cara merawat pasien 15
risiko bunuh diri
4. Memberikan reinforcement positif 10
C. FASE TERMINASI ( 15% )
1. Mengevaluasi respon pasien terhadap tindakan:
a. Data subyektif. 2
b. Data Obyektif. 2
2. Melakukan rencana tindakan lanjut. 5
3. Melakukan kontrak untuk pertemuan berikutnya:
a. Waktu. 2
b. Tempat. 2
c. Topik. 2
D. SIKAP TERAPEUTIK ( 10% )
1. Berhadapan dan mempertahankan kontak mata. 3
2. Membungkuk ke arah pasien dengan sikap terbuka 3
dan rileks.
3. Mempertahankan jarak terapeutik. 4
E. TEHNIK KOMUNIKASI ( 10 )
1. Menggunakan kata- kata yang mudah dimengerti. 5
2. Menggunakan tehnik komunikasi yang tepat. 5
JUMLAH 100
RESIKO BUNUH DIRI (SUICIDE)
STRATEGI PELAKSANAAN 2 KELUARGA

NILAI NILAI NILAI


NO ASPEK YANG DINILAI BOBOT
YA TIDAK YA TIDAK YA TIDAK
A. FASE ORIENTASI ( 20% )
1. Memberikan salam terapeutik dan kenalan :
a. Memberikan salam. 2
b. Mengingatkan nama Perawat dan pasien. 2
c. Memanggil nama panggilan yang disukai. 2
d. Menyampaikan tujuan interaksi. 2
2. Melakukan evaluasi dan validasi data :
a. Menanyakan perasaan pasien hari ini. 2
b. Memvalidasi /evaluasi masalah pasien. 4
3. Melakukan kontrak :
a. Waktu. 2
b.Tempat. 2
c. Topik. 2
B. FASE KERJA ( 45% )
1. Melatih keluarga mempraktekkan cara 17
merawat pasien dengan risiko bunuh diri
2. Melatih keluarga melakukan cara merawat 18
langsung kepada pasien risko bunuh diri
3. Memberikan reinforcement positif 10
C. FASE TERMINASI ( 15% )
1. Mengevaluasi respon pasien terhadap tindakan:
a. Data subyektif. 2
b. Data Obyektif. 2
2. Melakukan rencana tindakan lanjut. 5
3. Melakukan kontrak untuk pertemuan berikutnya:
a. Waktu. 2
b. Tempat. 2
c. Topik. 2
D. SIKAP TERAPEUTIK ( 10% )
1. Berhadapan dan mempertahankan kontak mata. 3
2. Membungkuk ke arah pasien dengan sikap terbuka 3
dan rileks.
3. Mempertahankan jarak terapeutik. 4
E. TEHNIK KOMUNIKASI ( 10 )
1. Menggunakan kata- kata yang mudah dimengerti. 5
2. Menggunakan tehnik komunikasi yang tepat. 5
JUMLAH 100
RESIKO BUNUH DIRI (SUICIDE)
STRATEGI PELAKSANAAN 3 KELUARGA

NILAI NILAI NILAI


NO ASPEK YANG DINILAI BOBOT
YA TIDAK YA TIDAK YA TIDAK
A. FASE ORIENTASI ( 20% )
1. Memberikan salam terapeutik dan kenalan :
a. Memberikan salam. 2
b. Mengingatkan nama Perawat dan pasien. 2
c. Memanggil nama panggilan yang disukai. 2
d. Menyampaikan tujuan interaksi. 2
2. Melakukan evaluasi dan validasi data :
a. Menanyakan perasaan pasien hari ini. 2
b. Memvalidasi /evaluasi masalah pasien. 4
3. Melakukan kontrak :
a. Waktu. 2
b.Tempat. 2
c. Topik. 2
B. FASE KERJA ( 45% )
1. Membantu keluarga membuat jadual 18
aktivitas di rumah termasuk minum obat
(discharge planning)
2. Menjelaskan follow up pasien setelah 17
pulang
3. Memberikan reinforcement positif. 10
C. FASE TERMINASI ( 15% )
1. Mengevaluasi respon pasien terhadap tindakan:
a. Data subyektif. 2
b. Data Obyektif. 2
2. Melakukan rencana tindakan lanjut. 5
3. Melakukan kontrak untuk pertemuan berikutnya:
a. Waktu. 2
b. Tempat. 2
c. Topik. 2
D. SIKAP TERAPEUTIK ( 10% )
1. Berhadapan dan mempertahankan kontak mata. 3
2. Membungkuk ke arah pasien dengan sikap terbuka 3
dan rileks.
3. Mempertahankan jarak terapeutik. 4
E. TEHNIK KOMUNIKASI ( 10 )
1. Menggunakan kata- kata yang mudah dimengerti. 5
2. Menggunakan tehnik komunikasi yang tepat. 5
JUMLAH 100