Anda di halaman 1dari 3

Ukuran dasar dalam angkatan kerja

1. Tingkat partisipasi angkatan kerja ( labor force participation rate )


Yaitu menggambarkan jumlah angkatan kerja dalam suatu kelompok umur
sebagai persentase penduduk dalam kelompok umur itu. Ini dapat juga
merupakan tingkat partisipasi totatl dari seluruh penduduk dalam usia kerja (
tingkat aktivitas umum )
Rumus :

Angkatan Kerja
× 100 %
Tenaga Kerja

2. Tingkat aktivitas umum ( general activity rate )


Adalah tingkat aktivitas (activity rate) untuk seluruh penduduk dalam usia
kerja. Untuk indonesia adalah labor force dibagi seluruh penduduk berumur
10 tahun keatas. Istilah activity trate biasanya dipakai oleh terbitan PBB,
sedang yang lebih lazim adalah participation rate
3. Tingkat aktivitas menurut umur dan jenis kelamin ( age-sex-specific activity rate)
Ini yang banyak dipakai. Biasa disebut dengan tingkat partisipasi angkatan
kerja menurut umur dan jenis kelamin. Merupakan baic rates yang dipelajari
dan diproyeksikan dalam analisis economically active population.
Rumus untuk laki laki:

Angkatan Kerja laki−laki umur tertentu


× 100 %
Jumlah seluruh laki−laki tertentu

Ini biasa dilakukan untuk berbagai karakteristik dari angkatan kerja seperti
- Tingkat pendidikan
- Status perkawinan
- Tingkat pendapatan dirumah tangga
Perbandingan internasional bisa juga dilakukan dengan mengadakan
plotting dari kurva age-sex-specific activity rate ini.

4. Tingkat activitas menurut jenis kelamin ( sex soecific activity rate )


Adalah jikaa tingkat aktivitas ( tingkat partisipasi) ini disajikan terpisah
antara laki-laki dan wanita. Dilihat dari polanya, biasanya tingkat aktivitas
untuk laki-laki lebih tinggi dibanding wanita.
Rumus untuk laki-laki :

Angkatan Kerja laki−laki


× 100 %
Tenaga Kerja laki−laki
5. Tingkat aktivitas kasar ( crude activiiy rate)
Adalah jumlah economically active population dibagi jumlah seluruh
penduduk dan dinyatkan dalam persentase. Crude activity rate ini sangat
dipengaruhi oleh komposisi umur dari penduduk. Ini digunkan untuk
perbandingan dimana penganalisa ingin menunjukkan jumlah relatif orang
dalam angkatan kerja tanpa memperhatikan faktor-faktor yang
mempengaruhi. Ini juga berguna dalam perbandingan dimana ingin
ditunjukkan pengaruh berbagai tingkat kenaikan alamiah dan migrasi
terhadap aktivitas ekonomi.
6. Tingkat penganguran ( unemployment rate)
Adalah angka yang menunjukkan berapa banyak dari jumlah angkatan kerja
yang sedang aktif mencari pekerjaan,. Pengertian menganggur disini adlah
aktif mencari pekerjaan.
Rumus :
Jumlah orang yang mencari pekerjaan
× 100 %
jumlah angkatan kerja

Penduduk yang sedang mencari pekerjaan (menganggur) adalah : mereka


yang tidak bekerja dan sekarang sedang aktif mencari pekerjaan menurut
referensi waktu tertentu. Mereka yang pernah bekerja atau sekarang sedang
dibebastugaskan, tetapi sdang menganggur dan mencari pekerjaan juga
termasuk kelompok mengangur.
Dalam istiah demografi keadaan ini sering disebut open
unemployment(pengangguran terbuka).
7. Tingkat bekerja penuh (fully employed)
Jumlah yang bekerja−underemployed
Rumus : × 100 %
angkatan kerja

8. Tingkat bekerja tidak penuh ( underemployed)


Jumlah orang yang underemployed
Rumus : × 100 %
Angkatan kerja

9. Rasio beban ketergantungan ( dependency ratio)


Penduduk (0−14)+ penduduk (65+)
Rumus : × 100 %
peenduduk (15−64)

Dimaksud untuk mendapat gambaran mengenai berapa persen penduduk


yang dianggap mempunyai aktivitas konsumtif harus ditnggung oleh penduduk
usia 15-64 tahun, yang dianggap sebagai penduduk yang secara potensial
disebut produktif.(Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi UI, 1981)

LEMBAGA DEMOGRAFI FAKULTAS EKONOMI UI 1981. Dasar-Dasar Demografi,


Jakarta, Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.
Angka Melek Hidup (AMH)

Angka Melek Huruf (AMH) adalah persentase penduduk yang melek huruf terhadap
penduduk seluruhnya di suatu daerah.
Angka melek huruf (AMH) penduduk usia 10+
AMH penduduk usia 10+ adalah jumlah penduduk berusia sepuluh tahun keatas yang dapat
membaca dan menulis kalimat sederhana dengan huruf latin.
Metode Perhitungan
Rumus yang digunakan:
penduduk usia 10+ ( melek huruf )
AMH = X 100%
Jumlah penduduk usia 10+