Anda di halaman 1dari 56

REFERAT TUMOR PARU

Disusun Oleh:
Alhumairah Aulia Akis
1102013019

Pembimbing:
dr. Abdul Waris, Sp.Rad
DEFINISI
• Tumor paru adalah pertumbuhan sel yang tidak normal
pada jaringan paru, dapat bersifat jinak maupun ganas
(World Health Organization, 2004).
EPIDEMIOLOGI
• Prevalensi tumor paru di USA tahun 2002 dilaporkan
terdapat 169.400 kasus baru (13% dari semua kasus
keganasan yang terdiagnosis) dengan 154.900 kematian (28%
dari seluruh kematian akibat keganasan).

• Menurut Infodantin Kanker yang dikeluarkan oleh


Kementrian Kesehatan RI pada tahun 2015 di RS Kanker
Dharmais, kanker paru menempati peringkat ketiga penyakit
keganasan terbanyak setelah kanker payudara dan kanker
serviks selama 4 tahun berturut-turut (2010-2013).
ETIOLOGI
• Penyebab yang pasti dari pada kanker paru belum diketahui, tapi
paparan atau inhalasi berkepanjangan suatu zat yang bersifat
karsinogenik merupakan faktor penyebab utama.

• Merokok

• Perubahan/Mutasi Gen

• Polusi udara
GEJALA
KLINIS
KLASIFIKASI
Secara umum dibedakan menjadi :
1. Tumor paru primer, yaitu tumor yang berasal dari
jaringan paru. Dibedakan menjadi berdasarkan
sifatnya jinak atau ganas.

2. Tumor paru sekunder, tumor yang berasal dari organ


tubuh lain kemudian bermetastasis ke paru-paru.
KLASIFIKASI
SECARA
HISTOLOGIS
KLASIFIKASI
SECARA
HISTOLOGIS
Tumor
Paru

Tumor Jinak Paru Tumor Ganas Paru

1. Karsinoma bronkogen
1. Hamartoma -Epidermoid (squamous cell ca)
2. Kista Paru -Adenokarsinoma
3. Fibroma 2. Karsinoma bronkiolar (Alveolar
cell carsinoma/Pulmonary
4. Papiloma adenomatosis)
5. dll 3. Adenoma bronkial
4. Sarkoma
5. Carcinosarcoma
6. Metastasis Paru
STAGING KANKER PARU
• Menurut Stadium TNM

International Karsinoma tersembunyi Tx, N0, M0


staging Stadium 0 Tis, N0, M0
System For
Stadium IA T1, N0, M0
Lung Cancer,
penentuan Stadium IB T2, N0, M0

staging Stadium IIA T1, N1, M0


kanker paru
Stadium IIB T2, N1, M0
dilihat dari 3
T3, N0, M0
komponen
yaitu tumor, Stadium IIIA T3, N1, M0
nodus limfe, T1-3, N2, M0
dan
metastasis. Stadium IIIB T berapa pun, N3, M0
T4, N berapa pun, M0

T berapa pun, N berapa pun, M1


Stadium IV
• Tumor (T)
▫ Tumor yang dimaksud disini adalah seberapa besar massa
tumor primernya dan seberapa jauh daerah sekitarnya
diinfiltrasi. Hal ini dapat dilihat dari pemeriksaan imaging foto
toraks dan CT scan. Modalitas lain yang dapat dipakai adalah
bronkoskopi.

Kategori T Keterangan
T0 Tidak tampak tumor atau lesi primer
TX Tumor primer tidak dapat ditentukan dengan hasil radiologi dan
bronkosopi tetapi sitologi sputum atau bilasan bronkus positif (ditemukan
sel ganas)
TIS Carcinoma in situ
T1 Ukuran terbesar tumor primer ≤ 3 cm tanpa lesi invasi
intrabronkus yang sampai ke maksimal bronkus lobaris. T1 juga
terbagi menjadi 2 kelompok:
T1a  ukuran tumor primer ≤ 2 cm
T1b  ukuran tumor primer > 2 cm tetapi ≤3 cm
T2 Ukuran tumor > 3 cm dan ≤ 7 cm, invasi intrabronkus dengan
jarak lesi ≥ 2 cm dari distal karina, berhubungan dengan
atelektaksis atau pneumonitis obstruksif pada daerah hilus atau
invasi ke pleura visceral. T2 juga dapat dibagi 2 yaitu :
T2a  ukuran tumor primer > 3 cm dan ≤ 5 cm
T2b  ukuran tumor primer > 5 cm dan ≤7 cm
T3 Ukuran tumor primer > 7 cm atau tumor menginvasi dinding dada
termasuk sulkus superior, diafragma, nervus phrenikus, pleura
mediastinum, dan perikardium. Selain itu juga lesi intrabronkus ≤
2 cm distal karina. Tumor berhubungan dengan atelektaksis
pneumonitis obstruktif di paru. Lebih dari 1 nodul dalam lobus
yang sama dengan tumor primer.
T4 Ukuran tumor primer berapapun, tetapi telah melibatkan atau
invasi ke mediastinal, trakea, jantung, pembuluh darah besar,
karina, nervus laring, esofagus, vertebra atau lebih dari satu nodul
berbeda lobus pada sisi yang sama dengan tumor primer.
• Nodus Limfatikus Regional (N)
▫ Nodus limfatikus regional menunjukkan apakah ada metastasis
ke kelenjar getah bening yang ada di regional toraks. Modalitas
pemeriksaan utama adalah CT-Scan karena pada foto toraks
tidak dapat melihat pemebesaran KGB dengan baik.
Kategori N Keterangan

N0 Tidak ditemukan metastasis ke kelenjar getah bening (KGB)


Nx Metastasis ke kelenjar getah bening (KGB) sulit dinilai secara
radiologis
N1 Metastasis ke kelenjar getah bening hilus, peribronkus,
intrapulmonal ipsilateral
N2 Metastasis ke kelenjar getah bening mediastinum ipsilateral
dan/atau subkarina
N3 Metastasis ke kelenjar getah bening (KGB) peribronkial, hilus,
intrapulmonal, mediastinum kontralateral dan atau KGB supra
klavikula
• Metastasis (M)

Kategori M Keterangan

M0 Tidak ditemukan metastasis


Mx Sulit dinilai dengan gambaran radiologis
M1a Metastasis ke paru kontralateral, nodul di pleura, efusi pleura
ganas, efusi perikardium

M1b Metastasis jauh ke organ lain (otak, tulang, hepar, ginjal, KGB
leher, aksila, adrenal, dll)
Gambaran Radiologi Tumor paru
Tumor Jinak Paru

• Hamartoma
Hamartoma merupakan tumor jinak paru yang
pertambahan besarnya berlangsung dengan sangat
lambat.
• Bentuk tumor bulat atau bergelombang (globulated)
dengan batas yang tegas. Biasanya ukuran kurang
dari 4cm dan sering mengandung kalsifikasi
berbentuk bercak-bercak garis atau gambaran pop
corn.
• Paling sering dijumpai.
Posteroanterior ( PA ) rontgen dada pada seorang pria menunjukkan lesi koin insidental
di zona tengah yang tepat dengan karakteristik popcorn kalsifikasi: khas Hamartoma
Axial computed tomography ( CT ) scan tepat di atas karina menunjukkan hamartoma
paru raksasa . Perhatikan popcorn kalsifikasi karakteristik
Kista Paru

- Kista paru adalah pertumbuhan abnormal berupa


kantung (pocket, pouch) yang tumbuh abnormal di
paru-paru.
- Kista ada yang berisi udara, cairan, nanah, atau
bahan-bahan lain
- Gambaran radiologik memberi bayangan bulat
berdinding tipis (1-4 mm) dengan ukuran bervariasi
Photo thorax menunjukkan kista ukuran besar
berdinding tipis di lobus atas kiri (tanda Tomographic scan memperlihatkan kista
panah) berdinding tipis berukuran 9 cm di Computed
lobus atas kiri
Tumor Ganas Paru
Klasifikasi menurut Leebow:

I. Tumor Ganas Epitelial


1. Karsinoma bronkogen
- Epidermoid (squamous cell ca)
- Adenokarsinoma
- Karsinoma anaplastik
- Campuran (mixed)
2. Karsinoma bronkiolar (Alveolar cell carsinoma/Pulmonary
adenomatosis)
3. Adenoma bronkial

II. Sarkoma
III. Carcinosarcoma
IV. Metastasis Paru
Tumor Ganas Paru
Gambaran foto polos toraks yang mengindikasikan
terjadinya keganasan paru:
1. Golden S Sign
2. Atelektasis
3. Penebalan hilus unilateral
4. Nodul soliter (coin lesion)
5. Kavitas
6. Efusi pleura
Gambaran foto polos paru
yang mungkin menunjukan
keganasan paru :
• Golden S sign
 Golden S sign merupakan
gambaran dari tumor yang
terletak pada hilus yang
mengakibatkan atelektasis
perifer (umumnya sumbatan
berada di lobus kanan atas).
Dengan adanya massa yang
terletak di dekat hilus, lipatan
tadi akan terlihat di dekat
hilus mengelilingi massa
sehingga membentuk “S”
sebagai batas inferior dari
paru yang kolaps.
KAVITAS
Suspicious Squamous Cell Ca
Penebalan Hilus Unilateral
Nodul Soliter
Gambaran lesi berbentuk seperti koin yang dikenal sebagai
‘coin lession’ dengan sekitar 50% bersifat ganas (40%
karena kanker paru primer, 10% oleh metastasis soliter).
Sekitar 20-30% kanker paru memberikan gambaran
radiologi berupa nodul soliter, 88% diantaranya masih
dapat direseksi dengan 5-years survival rates sekitar 50%.
Nodul Soliter (Coin Lesion)
Atelektasis
Efusi Pleura
Tumor Ganas Paru
• Karsinoma bronkogen
Karsinoma bronkogenik merupakan tumor
ganas paru yang berasal dari bronkus.
Karsinoma bronkogenik dibagi menjadi
karsinoma sel skuamosa, karsinoma sel kecil,
adenokarsinoma, karsinoma sel besar, dan
gabungan adenokarsinoma dan epidermoid.
Gambar : Ca Bronkogenik
Gambar Ca Bronkogenik
• Karsinoma epidermoid

Karsinoma epidermoid (squamous cell ca)


ditemukan terutama pada laki-laki.
Karsinoma epidermoid dapat mengalami
nekrosis dan membentuk kavitas
Gambar : Karsinoma epidermoid (squamous cell ca)
Gambar CT scan Karsinoma epidermoid (squamous cell ca)
• Adenokarsinoma
Adenokarsinoma lebih sering ditemukan pada
wanita letaknya sering di perifer paru,
perkembangan jenis tumor ini cepat dan cepat
bermetastasis melalui hematogen atau limfogen.
Gambar : Adenokarsinoma
• Karsinoma Bronkioal

Karsinoma Bronkial digolongkan ke dalam tumor


ganas karena bermetastasis secara limfogen, tetapi
prognosisnya lebih baik dibanding tumor ganas paru
lain
Karsinoma bronkus di sebelah kanan
Foto dada P.A. dan lateral dengan karsinoma bronkus perifer besar di segmen posterior lobus atas
kiri .
Karsinoma bronkus di segmen posterior lobus kanan atas dengan kavitasi besar .
▫ Tumor Pancoast
 Tumor Pancoast merupakan
kanker pada lobus atas yang
telah mengenai pleura dan
struktur yang berdekatan seperti
iga (terdapat perselbungan
padat pada puncak paru yang
disertai destruksi tulang
iga/korpus vertebrae). Gambar
di bawah ini menunjukan
gambaran tumor pancoast pada
bagian apeks paru kanan.
Pancoast tumor dengan kerusakan tulang
rusuk Pancoast tumor dan atelektasis di puncak kiri
paru-paru . Gambar MRI sagital menunjukkan
saraf dan pembuluh sulkus superior dikelilingi
Metastasis
Paru

Metastasis
Metastasis
Paru
Paru Limfogen
Hematogen
Sumber metastasis tersering
Dewasa: Anak-anak:
• breast carcinoma • Rhabdomyosarcoma
• colorectal carcinoma • Osteosarcoma
• renal cell carcinoma • Wilms tumor
• uterine leiomyosarcoma • Ewing sarcoma
• head and neck squamous cell • neuroblastoma
carcinoma
Jenis metastasis
• Canonball metastases
• Cavitatory pulmonary metastases
• Cystic pulmonary metastases
Canonball metastases
• Besar
• Bulat
• Batas tegas
• Susp.
secondary from
renal cell
carcinoma
Cavitatory pulmonary metastases
• 70% disebabkan oleh head
and neck squamous cell
carcinoma
Cystic pulmonary metastases

• Susp. secondary colorectal carcinoma


• Biasanya muncul sebagai hasil setelah kemoterapi
Gambaran metastasis paru
Metastasis hematogen Metastasis limfogen
Tatalaksana
• Tujuan pengobatan kanker dapat berupa :
• Kuratif
• Paliatif
• Suportif
PENATALAKSANAAN

Pembedahan

Radiasi

Kemoterapi
TERIMAKASIH