Anda di halaman 1dari 3

LAPORAN PRAKTIKUM PRODUKSI TERNAK

PEMELIHARAAN AYAM BROILER

Oleh :

1. AHMAD CHOIRI (D31171656)


2. NURUS SOFAH (D31171674)
3. ALIF LUKMAN ILYAS (D31171693)
4. DINA INDRI ASTUTIK (D31171694)
5. SITI ANITA REZA Y. (D31171722)
6. RIKA MELIANA A. (D31171771)
7. GADIS ALIFIYA F. (D31171782)
8. ARMA DWI A.A.D (D31171792)
9. MEGA KURYANTI (D31171806)
10. FAISHAL HIDAYAT (D31171835)
11. RISKI NUFADILAH (D31171836)
12. RIZKI IVAZAKIYA (D31171937)
13. ARIF RACHMAN (D31171947)
14. SITI LATIFAH (D31171954)
15. SIGIT BAGUS C. (D31171967
16. PROGRAM STUDI MANAJEMEN AGRIBISNIS (D)

JURUSAN MANAJEMEN AGRIBISNIS


POLITEKNIK NEGERI JEMBER
2018
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Ayam broiler adalah ayam jantan atau betina yang umumnya dipanen pada umur 5-6 minggu
dengan tujuan sebagi penghasil daging (Kartasudjana dan Suprijatna, 2006). Ayam broiler telah dikenal
masyarakat dengan berbagai kelebihannya, antara lain hanya 5-6 minggu sudah siap dipanen. Ayam yang
dipelihara adalah ayam broiler yakni ayam yang berwarna putih dan cepat tumbuh (Rasyaf, 2008). Ayam
broiler memiliki kelebihan dan kelemahan, kelebihannya adalah dagingnya empuk, ukuran badan besar,
bentuk dada lebar, padat dan berisi, efisiensi terhadap pakan cukup tinggi, sebagian besar dari pakan
diubah menjadi daging dan pertambahan bobot badan sangat cepat sedangkan kelemahannya adalah
memerlukan pemeliharaan secara intensif dan cermat, relatif lebih peka terhadap suatu infeksi penyakit
dan sulit beradaptasi (Murtidjo, 1987). Pertumbuhan yang paling cepat terjadi sejak menetas sampai umur
4-6 minggu, kemudian mengalami penurunan dan terhenti sampai mencapai dewasa (Kartasudjana dan
Suprijatna, 2006).
Ayam broiler adalah salah satu klasifikasi sebagai ayam pedaging atau ayam yang arah
kemampuan utamanya menghasilkan daging. Anatomi ayam hampir sama pada semua strain. Perbedaan
secara anatomi biasanya hanya ukuran tubuh. Ayam broiler yang masih kecil yang baru dibeli sangat di
identik dengan pengawasan dan ketelitian. Pada ayam broiler yang baru datang sangat membutuhkan
perlakuan yang baik dan pemanasan.
Periode pemanasan ( broading periode ) atau disebut juga dengan period starter. Pada prinsipnya,
pemeliharaan ayam broiler breeder dan komersial pada periode pemanasan dimulai sejak DOC diterima.
Sampai umur 3-4 minggu periode pemanasan sangat penting karena pada periode ini terjadi
perkembangan fisiologi yang menentukan fisiologi yang menentukan keberhasilan usaha pemeliharaan
ayam, yaitu periode pembentukkan sistem kekebalan tubuh, sistim kardiovaskuler, pembentukan tubuh,
dan awal pembentukan kerangka putih.
Ayam broiler sangat dominan diternakkan di indonesia karena selain pertumbuhannya yang sangat
cepat. Bobot badannya yang semakin hari semakin bertambah dan juga dapat menghasilkan keuntungan
apabila diternakkan dalam jumlah yang banyak. Ayam broiler sangat mudah sekali mengalami stress.
Oleh sebab itu diperlukan pemeliharaan yang baik dan efesien, karena stress dapat menyebabkan
pertumbuhannya terhambat dan dapat menyebaban kematian. Dalam laporan praktikum ini akan
membahas mengenai cara pemeliharaan ayam broiler.
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah dipaparkan, maka dapat dirumuskan dalam rumusan
masalah sebagai berikut:
1. Bagaimana manajemen persiapan sarana dan peralatan dalam pemeliharaan ayam broiler?
2. Bagaimana sistem pemeliharaan ayam broiler yang baik dan benar?
3. Bagaimana perkembangan dari pemeliharaan ayam broiler?

1.3 Tujuan
Adapun tujuan dari penulisan laporan ini secara keseluruhan adalah untuk mengetahui
manajemen pemeliharaan ayam broiler yang baik dan efektif, tatacara persiapan sarana dan peralatan
sehingga perkembangan peforma dan produktifitas dari ayam broiler itu sendiri menjadi
baik.guygyfytfytdtrxdrtxr
1. Mahasiswa dapat mengetahui cara pemeliharaan ayam broiler yang baik dan bagaimana cara
pemberian pakan, minum, obat-obatan dan vaksinasi.
2. Mahasiswa dapat mengetahui manajemen atau cara-cara pengelolaan ayam broiler pada
pemeliharaan ayam broiler
3. Mahasiswa dapat mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan manajemen ayam
broiler

1.4 Manfaat
Berdasarkan latar belakang dan rumusan masalah yang telah diuraikan, maka manfaat yang
diharapkan yaitu :
1. Manfaat yang di peroleh adalah mahasiswa akan memiliki kemampuan teknis dan praktis dalam
berbagai aspek yang berkaitan dengan cara pemeliharaan ayam petelur dan memberikan
pengetahuan tentang tatacara pemberian pakan, vitamin , dan vaksin kepada ayam broiler.
2. menambah wawasan dan pengetahuan tentang standar kebutuhan ransum dan kualitas ransum
untuk ayam broiler denganmembandingkan antara teori dengan kenyataan yang ada di dalam
usaha peternakan serta peserta praktikum tahu cara-cara yang baik untuk pemeliharaan ayam
broiler dan tahu perbedaan ayam broiler yang mana dapat tumbuh Cepat, dan mahasiswa nantinya
mampu menerapkan ilmu bagaimana cara membudidayakan ayam broiler secara baik dan benar
di dalam kehidupan yang nyata.