Anda di halaman 1dari 9

KEPUTUSAN

KEPALA DINAS KOPERASI, UKM DAN PERDAGANGAN


KABUPATEN MAROS
NOMOR: 800/046/KOP.UKM.DAG/SET

TENTANG
PENETAPAN INDIKATOR KINERJA UTAMA (IKU)
PERUBAHAN RENCANA STRATEGIS
DINAS KOPERASI, UKM DAN PERDAGANGAN KABUPATEN MAROS
TAHUN 2016-2021
TAHUN 2013-2018
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
KEPALA DINAS KOPERASI, UKM DAN PERDAGANGAN KABUPATEN MAROS

Menimbang : bahwa dalam rangka penyempurnaan Dokumen Sistem Akuntabilitas


Kinerja Instansi Pemerintah pada Dinas Koperasi, UKM dan
Perdagangan Kabupaten Maros, pengukuran kinerja dan
peningkatan kinerja serta lebih meningkatkan akuntabilitas kinerja
Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Maros, perlu
menetapkan Indikator Kinerja Utama (IKU) Perubahan Rencana
Strategis Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Maros
Tahun 2016 – 2021 dengan Keputusan Kepala Dinas Koperasi, UKM
dan Perdagangan Kabupaten Maros;

Mengingat : 1. Undang-undang Nomor 2 Tahun 1981 tentang Metrologi Legal;


2. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro Kecil
dan Menengah;
3. Undang-undang Nomor 17 Tahun 2012 tentang Perkoperasian;
4. Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan
Daerah;
5. Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil
Negara;
6. Undang-undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan;
7. Peraturan Pemerintah Nomor 112 Tahun 2007 tentang Penataan
dan Pembinaan Pasar Rakyat;
8. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang tentang
Tahapan, Tatacara, Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi
Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah;
9. Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin
Pegawai;
10. Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2017 tentang Pembinaan
dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah;
11. Peraturan Presiden Nomor 29 tahun 2014 tentang Sistem
Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah;
12. Peraturan Menteri Pendayagunaan dan Aparatur Negara Nomor:
20 Tahun 2006 tentang Pedoman Penyusunan Standar Pelayanan
Publik;
13. Peraturan Menteri Pendayagunaan dan Aparatur Negara Nomor:
PER/09/M.PAN/05/2007 tentang Pedoman Umum Penetapan
Kinerja Utama di lingkungan Instansi Pemerintah;
14. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan
Reformasi Birokrasi Nomor 33 Tahun 2011 tentang Pedoman
Analisis Jabatan;
15. Peraturan menteri Perdagangan Nomor 13 Tahun 2012 tentang
Ketentuan Umum di Bidang Ekspor;
16. Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 44 Tahun 2012 tentang
Barang Dilarang Ekspor;
17. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 15 Tahun 2013 tentang
Fasilitas Khusus Menyusui dan Memerah ASI;
18. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan
Reformasi Birokrasi Nomor: 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk
Teknis Penjanjian Kinerja dan Pelaporan Kinerja Instansi
Pemerintah;
19. Peraturan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah
Nomor 10 tahun 2015 tentang Kelembagaan Koperasi;
20. Peraturan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah
Nomor 13 Tahun 2016 tentang Pedoman Nomenklatur Perangkat
Daerah Bidang Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah;
21. Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 78 Tahun 2016 tentang
Unit Metrologi Legal;
22. Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 26 Tahun 2017 tentang
Pengawasan Metrologi Legal;
23. Peraturan Menteri Perdagangan Noomor 37 Tahun 2017 tentang
Pedoman Pembangunan dan Pengelolaan Sarana Perdagangan;
24. Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 96 Tahun 2017 tentang
Nomenklatur, Tugas dan Fungsi Perangkat Daerah Urusan
Pemerintahan Bidang Perdagangan;
25. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan
Reformasi Birokrasi Nomor 41 Tahun 2018 tentang Nomenklatur
Jabatan Pelaksana bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di
Lingkungan Instansi Pemerintah;
26. Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 68 tahun 2018 tentang
Tera dan Tera Ulang Alat-alat Ukur, Takar, timbang, dan
Perlengkapannya;
27. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 519 Tahun 2008 tentang
Pedoman Penyelenggaraan Pasar Sehat;
28. Peraturan Kepala Badan Standarisasi Nasional Nomor 7 Tahhun
2015 tentang Skema Sertifikasi Pasar Rakyat;
29. Peraturan Daerah Kabupaten Maros Nomor 02 Tahun 2019
tentang Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah
Daerah (RPJMD) Kabupaten Maros Tahun 2016-2021;
30. Peraturan Daerah Nomor 80 Tahun 2016 tentang tentang
Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas, Fungsi dan Tata Kerja
Perangkat Daerah Dinas Koperasi, UKM dan Peradagangan
Kabupaten Maros.

MEMUTUSKAN:

Menetapkan :

PERTAMA : Indikator Kinerja Utama (IKU) Perubahan Rencana Strategis Dinas


Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Maros Tahun 2016-2021
sebagaimana tercantum dalam lampiran keputusan ini, merupakan
acuan ukuran kinerja yang digunakan Dinas Koperasi, UKM dan
Perdagangan Kabupaten Maros untuk menetapkan Rencana Kinerja
Tahunan/Rencana Kerja, menyusun dokumen Perjanjiaan Kinerja,
menyusun Laporan Kinerja Instansi Pemerintah serta melakukan
evaluasi pencapaian kinerja sesuai dokumen Perubahan Rencana
Strategis.

KEDUA : Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal penetapan dan apabila
dikemudian hari terdapat kekeliruan di dalamnya, maka akan
dilakukan perbaikan sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di : Maros
Pada tanggal : 18 Maret 2019

KEPALA DINAS,

FRANS JOHAN
Pangkat : Pembina Utama Muda
NIP : 197008231990031004
Tembusan:
1. Bupati Maros di Maros;
2. Sekretaris Daerah Kabupaten Maros di Maros;
3. Kepala Bappeda Kabupaten Maros di Maros;
4. Pertinggal.
LAMPIRAN : KEPUTUSAN KEPALA DINAS KOPERASI, UKM DAN
PERDAGANGAN KABUPATEN MAROS
NOMOR : 800/046/KOP.UKM.DAG/SET
TANGGAL : 18 Maret 2019

1. Nama Unit Organisasi : Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten


Maros
2. Tugas : melaksanakan penyelenggaraan urusan
pemerintahan bidang koperasi, UKM dan
perdagangan yang menjadi kewenangan daerah
dan tugas pembantuan yang ditugaskan kepada
daerah.
3. Fungsi : a. perumusan kebijakan penyelenggaraan urusan
pemerintahan bidang koperasi, UKM dan
perdagangan;
b. pelaksanaan kebijakan urusan pemerintahan
bidang koperasi, UKM dan perdagangan;
c. pelaksanaan pemantauan, evaluasi dan
pelaporan urusan pemerintahan bidang
koperasi, UKM dan perdagangan;
d. pelaksanaan administrasi dinas urusan
pemerintahan bidang koperasi, UKM dan
perdagangan; dan
e. pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh
Bupati terkait dengan tugas dan fungsinya.
4. Indikator Kinerja Utama

INDIKATOR
NO PENJELASAN/METODE PENGHITUNGAN
KINERJA SASARAN

Pengukuran nilai akuntabilitas kinerja yang dilakukan pada lingkup Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Maros
dengan mengikuti kaidah dan aspek penilaian sebagaimana yang telah ditetapkan pada Permenpan nomor 12 tahun 2015
tentang Pedoman Evaluasi Atas Implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, yang terdiri dari:
1. Perencanaan Kinerja (30 %), yang terdiri dari sub Komponen:
a. Renstra (10 %)
b. Rencana Kerja Tahunan (Renja) (20 %)
2. Pengukuran Kinerja (25 %), yang terdiri dari sub komponen:
a. Pemenuhan Pengukuran (5%)
b. Kualitas Pengukuran (12,5%)
c. Implementasi Pengukuran (7,5%)
3. Pelaporan Kinerja (15 %), yang terdiri dari sub komponen:
Nilai Akuntabilitas a. Pemenuhan Pelaporan (3%)
1
Kinerja b. Kualitas Pelaporan (7,5%)
c. Pemanfaatan Pelaporan (4,5%)
4. Evaluasi Internal (10 %), yang terdiri dari sub komponen:
a. Pemenuhan Evaluasi (2%)
b. Kualitas Pelaporan (5%)
c. Pemanfaatan Hasil Evaluasi (3%)
5. Capaian Kinerja (20 %), yang terdiri dari sub komponen:
a. Kinerja Output Yang Dilaporkan (5%)
b. Kinerja Outcome Yang Dilaporkan (10%)
c. Kinerja tahun berjalan (benchmark) Yang Dilaporkan (5%)
Nilai hasil akhir dari penjumlahan komponen-komponen akan dipergunakan untuk menentukan tingkat akuntabilitas instansi
yang bersangkutan terhadap kinerjanya, dengan kategori sebagai berikut:
• Kategori AA (>90 -100 = Sangat Memuaskan).
INDIKATOR
NO PENJELASAN/METODE PENGHITUNGAN
KINERJA SASARAN
• Kategori A (>80 – 90 = Memuaskan)
• Kategori BB (>70 – 80 = Sangat Baik)
• Kategori B (>60 – 70 = Baik)
• Kategori CC (>50 – 60 = Cukup)
• Kategori C (>30 – 50 = Kurang)
Penilaian Akuntabilitas Kinerja OPD tersebut dilakukan oleh Tim Penilai yang dibentuk oleh Bupati.

Penilaian dilakukan dengan metode survey secara internal yang dibentuk oleh Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan
Kab. Maros. Materi survey yang tertuang dalam kuisioner terdiri dari 2 (dua) pertanyaan utama yang digunakan dalam
menentukan kapasitas organisasi Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan. Kedua pertanyaan tersebut diturunkan kedalam 18
(delapan belas) pernyataan tertutup yang mempunyai skala pilihan jawaban sama dan terangkum dalam satu kuesioner, yaitu:
1. Persepsi pegawai terhadap pelaksanaan pelayanan Perkantoran, yang meliputi:
a. 8 (delapan) area perubahan dalam road map reformasi birokrasi telah dilaksanakan dan berjalan dengan baik.
b. Para pimpinan konsisten dalam mendorong dan menjadi rule model dalam pelaksanaan reformasi birokrasi.
c. Seluruh anggota organisasi telah dilibatkan dalam penyusunan arah kebijakan reformasi birokrasi dan berpartisipasi aktif
Nilai Kapasitas dalam pelaksanaan reformasi birokrasi di lingkungan organisasi.
2 Organisasi (Survey
d. Budaya kerja dan pola pikir di lingkungan organisasi telah mendukung pelaksanaan reformasi birokrasi.
Internal)
e. Terdapat mekanisme ataupun media untuk mensosialisasikan dan menampung saran anggota organisasi dalam perumusan
kebijakan dan implementasi reformasi birokrasi.
f. terdapat monitoring dan evaluasi atas pelaksanaan reformasi birokrasi oleh manajemen.
g. telah dilakukan tindak lanjut atas hasil monitoring dan evaluasi pelaksanaan reformasi birokrasi.
2. Kepuasan dan motivasi pegawai atas kebijakan, yang meliputi:
a. Menurut saya tentang kesesuaian pekerjaan yang saya jalani dengan tugas dan fungsi yang seharusnya.
b. Menurut saya tentang tugas/jabatan yang saya kerjakan dengan minat dan kompetensi yang saya miliki.
c. Menurut saya tentang pembagian kerja.
d. Menurut saya tentang apresiasi dan feedback pimpinan terhadap hasil kerja saya.
INDIKATOR
NO PENJELASAN/METODE PENGHITUNGAN
KINERJA SASARAN
e. Menurut saya tentang fleksibilitas dan ketersediaan fasilitas kantor seperti kertas, komputer, telepon, dll.
f. Menurut saya tentang kerjasama antar staf/pegawai baik didalam unit, maupun lintas unit kerja.
g. Menurut saya tentang komunikasi antar staf dan pimpinan.
h. Menurut saya tentang pembinaan dan strategi pimpinan dalam mencapai tujuan.
i. Menurut saya tentang kesempatan mengikuti pendidikan dan pelatihan.
j. Menurut saya tentang kesempatan dan peluang karir di lingkungan organisasi.
k. Menurut saya tentang dukungan pimpinan terhadap kesempatan promosi, dikaitkan dengan sasaran kinerja pegawai saya.
Jumlah seluruh target responden adalah seluruh pegawai Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan yang terdaftar masih aktif
dalam daftar kepegawaian Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (tidak termasuk cuti dan tugas belajar).
Nilai survei pada rentang antara 0-4. Nilai tersebut menunjukkan bahwa semakin mendekati 4 maka kapasitas organisasi Dinas
Koperasi, UKM dan Perdagangan semakin baik. Sebaliknya jika nilainya mendekati nol, maka kapasitas organisasi diartikan
semakin buruk.

Persentase
3 pertumbuhan UMKM
yang berkualitas Keterangan:
Jumlah UMKM yang memiliki legalitas usaha tahun n / (dibagi) Jumlah UMKM yang memiliki legaitas Tahun 0 (n0) x (dikali) 100
(seratus)

Persentase
pertumbuhan
4
koperasi yang
Keterangan:
berkualitas
Jumlah Koperasi Aktif Tahun n / (dibagi) Jumlah koperasi Aktif Tahun 0 (n0) X(dikali) 100 (seratus)
INDIKATOR
NO PENJELASAN/METODE PENGHITUNGAN
KINERJA SASARAN

Kontribusi sektor
5 Perdagangan
terhadap PDRB Keterangan:
Jumlah Kontribusi PDRB dari sektor perdagangan /(dibagi) Jumlah PDRB X (dikali) 100 (seratus)

KEPALA DINAS,

FRANS JOHAN
Pangkat : Pembina Utama Muda
NIP : 197008231990031004