Anda di halaman 1dari 4

TUGAS PRAKTIKUM

MORTALITAS CODING

Oleh :

Dianatus Solehah G41160432

Adhelia Fitri Amalia Faridha G41160608

Golongan A

PROGRAM STUDI D-IV REKAM MEDIK

JURUSAN KESEHATAN

POLITEKNIK NEGERI JEMBER

2019
Identifikasi, tuhuan dan penggunaan ICPC

1. Kode International Classification of Primary Care (ICPC)


Kodifikasi yang dirancang khusus untuk fasilitas pelayanan primer. Kode disusun
berdasarkan atas alasan kedatangan, diagnosis dan penatalaksanaan. Alasan
kedatangan dapat berupa keluhan, gejala, masalah kesehatan, tindakan maupun
temuan klinik.

Tujuan

1. Pengumpulan data untuk tujuan penelitian dan penyusunan kebijakan.


2. Mempermudah pencatatan dan analisis data terkait alasan kunjungan,
pelayanan kesehatan, permasalahan yang ditangani dan intervensi yang
dilakukan oleh pelayanan primer

Penggunaan

1. Pengumpulan data untuk kepentingan statistic kesehatan dan menyusun


kebijakan. Kemajuan dalam rekam medic elektronik telah mendorong
penggunaan yang lebih luas sebagai alat untuk menyimpan dan menata data
yang terkumpul dari praktek sehari – hari. Semua data itu diperlukan baik
sebagai bagian dari rekam medis pasien , maupun sebagai sumber data untuk
statistik kesehatan. Pengkodean dan klasifikasi yang diperlukan untuk kedua
tujuan itu berbeda, rekam medis pasien membutuhkan data spesifik mungkin
sedangkan statistic kesehatan membutuhkan data yang secara sistematis
dikelompokkan kedalam kelas berdasarkan kekerapannya atau kepentingannya
ditinjau dari segi kebijakan. ICD dikembangkan untuk tujuan yang terakhir itu,
dan karenanya perlu penyesuaian bila akan digunakan untuk member kode data
klinik dalam rekam medis.

Struktur ICPC 2

1. Berasal dari struktur sumbu ganda sederhana yaitu 17 bab (alfabetik) disatu
sumbu, dan 7 komponen (angka dua digit) di sumbu kedua. Kalsifikas ini tampil
dalam bentuk daftar mulai dari komponen 1 sampai dengan komponen 7. Rubrik
untuk komponen 1 berisi keluhan dan gejala sedangkan rubric di komponen 7
adalah diagnosis yang terdiri dari penyakit infeksi, neoplasm, cedera, cacat
bawaan, dan laiinnya. Sementara, rubric pada komponen 2 sampai 6 adalah
rubric yang menggambarkan process of care sehingga seragam untuk semua
bab dan sagat luas. Namun, ICPC tidak menggambarkan temuan objektif dalam
pemeriksaan fisu=ik atau pemeriksaan lainnya.
Setiap rubric terdiri dari :
a. KOde tiga-digit
b. Judul rubric yang panjangnya terbatas
c. Kode ICD-10 padanannya
Dalam kebanyakan rubric juga terdapat istilah :
a. “termasuk” (inklusi)
b. “kecuali” (ekslusi)
c. “yang perlu dipertimbangkan”
d. Khusus untuk kompenen 7 : “kriteria”
BAB :
a. A Umum dan nonspesifik
b. B Darah, organ pembentuk darah, dan organ limfatik (limpa, sumsum tulang)
(Blood)
c. D Pencernaan (Digestive)
d. F Mata (Vision)
e. H Telinga (Pendengaran, Hearing)
f. K Sirkulasi (Circulation)
g. L Muskuloskeletal (Locomotion)
h. N Neurologi
i. P Psikologi
j. R Pernapasan (Respiratory)
k. S Kulit (Skin)
l. T Endokrin, metabolic, dan nutrisi (me Tabolism)
m. U Urologi
n. W Kehamilan
o. X Genitalia perempuan (kromosom X)
p. Y Genitalia laki-laki (kromosom Y)
q. Z Masalah sosial

Komponen (berlaku untuk semua BAB)

1. Komponen keluhan dan gejala


2. Komponen upaya diagnostic dan preventif
3. Komponen tata laksana, tindakan, dan pengobatan
4. Komponen hasil pemeriksaan
5. Komponen administrasi
6. Komponen rujukan dan alas an kunjungan lainnya
7. Komponen diagnosis penyakit

Mulai

Merasa ada
masalah
kesehatan

Merasa butuh
pelayanan
kesehatan

EPISODE DIMULAI
Intervesi,
Alasan Masalah
proses
kunjungan kesehatan
pelayanan

Kunjungan kedua untuk episode


yang sama

Intervesi,
Alasan Masalah
proses
kunjungan kesehatan
pelayanan

Selesai