Anda di halaman 1dari 5

MENGAPA HARUS ADA KTI ?????

STEP 1

KTI
 merupakan hasil penelitian evaluasi program pendidikan dan hasil gagasan
untuk memecahkan/menjawab suatu masalah dengan tinjauan teori dan
faktanya.
 Suatu laporan yang sebelumnya pernah diteliti/ suatu masalah yang baru,
untuk menguji kembali suatu teori/menemukan solusi dari suatu masalah.
Ontologis
 Suatu landasan ilmu tentang objek yang ditelaah, tiap ilmu harus
mempunyai objek telaahan yang jelas.
Epistimologis
 Suatu landasan ilmu yang merupakan cara untuk mengkaji, sehingga
diperoleh ilmu (hasil penelitian) tersebut.
Ada :
Deduksi  berdasarkan teori yang bersifat umum
Hipotesa  pandangan sementara
Verifikasi  pembuktian hipotesa melalui penelitian
Induksi  penyusunan hasil penelitan  diperoleh hasil yang valid
Axiologis
 penggunaan hasil penelitian untuk digunakan sesuai kebutuhan
Suatu kesatuan untuk mengkaji suatu ilmu
(ontologis+epistimologi+axiologis).
Berfikir induktif
 Proses pembuatan kesimpulan dari pengalaman oleh indra kemudian
disimpulkan .
 Suatu cara berpikir untuk memperoleh suatu kesimpulan dari penyataan-
pernyataan khusus ke umum.
Berfikir deduktif
 Suatu cara berpikir untuk memperoleh suatu kesimpulan dari penyataan-
pernyataan umum ke khusus.

STEP 2

Penelitian

 Suatu penelitian muncul ketika ada suatu masalah untuk diselesaikan.


1. Apa itu penelitian ?
2. Mengapa dilakukan penelitian ?
3. Manfaat penelitian ?
4. Tipe-tipe dari penelitian kedokteran ? rancangannya?
5. Sikap-sikap yang harus dimiliki peneliti ?
6. Bagaimana langkah-langkah untuk melakukan penelitian ?
7. Mengapa diperlukan pemikiran ilmiah untuk suatu penelitian ? bedanya
dengan pemikiran non ilmiah ?
8. Apa itu landasan ilmu ?
9. Apa itu filsafat ilmu? Bedanya dengan ilmu pengetahuan ?
10. Bagaimana kriteria masalah yang bisa diteliti ?
11. Bagaimana cara berfikir sistematis ?
12. Bagaimana cara menemukan masalah ?
13. Bagimana cara merumuskan masalah yang baik?
14. Mengapa muncul masalah ?
15. Bagaimana cara membedakan masalah kesehatan dan masalah penelitian ?

STEP 3

Mencari buku panduan dari koordinator ilmiah dari fakultas

1. Apa itu penelitian ?


 Pengujian secar teliti/kritis dalam mencari fakta dan penyelesaian masalah
berdasarkan langkah-langkah tertentu dapatkan hasil penelitiaan yang
dapat dipertanggung jawabkan dan dimanfaatkan.
 Cara / alat/proses yang digunakan untuk mencari suatu fakta / kebenaran
dengan cara mencari masalah, mengenali masalah, mengidentifikasi
masalah, dengan menggunakan metode-metode ilmiah.

2. Mengapa dilakukan penelitian ?


 Untuk mencari suatu fakta dari suatu masalah
 Untuk mengetahui deskripsi dari fenomena alam
 Menghubungkan berbagai kejadian
 Memecahkan suatu masalah
 Memperlihatkan efek tertentu pada suatu penelitian
 Prinsip dari penelitian untuk mengetahui mana yang benar & mana yang
salah. Menemukan masalah, ada sikap memecahkan masalah dengan
melakukan penelitian.

3. Manfaat penelitian ?
 Menggambarkan keadaan dari situasi individu.
 Menggambarkan dari SDA untuk mengembangkan pelayanan kesehatan.
 Mengembangkan substansi ilmu kedokteran baik secara bilogic maupun
secara sosial.
 Untuk kemajuan ilmu pengetahuan.
 Untuk mengetahui / memprediksi sesuatu yang akan terjadi berdasarkan
hasil penelitian sekarang.
 Meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

4. Jenis-jenis dari penelitian kedokteran ? rancangannya?


Berdasarkan hasil
Penelitian dasar
 Penelitian yang memperluas dan memperdalan suatu teori
Penelitian terapan
-penelitian yang dilakukan dalam rangka mengatasi masalah nyata
dalam suatu kehidupan.
Berdasarkan analisis statistika
Penelitian diskriptif
Penelitian analitik
Berdasarkan proses bagaimana variable diamati
Penelitian eksperimen
 Penelitian yang mengobservasi terhadap efek manipulasi peneliti terhadap
sejumlah variable subjeck penelitian.
Non eksperimen
 Penelitian tanpa manipulasi, apa adanya, sehingga hanya mengumpulakn
data
Berdasarkan tempat penelitian
Penelitian laboratorium
 Dialakukan di laboratorium
Penelitian kepustakaan
 Mengumpulkan data dan literatur
Peneitian lapangan
 Penelitian yang dilakukan di masyarakat tertentu.
5. Sikap-sikap yang harus dimiliki peneliti ?
Punya daya nalar yang tinggi  punya alasan
Originalitas
Daya ingat yang tinggi
Kewaspadaan  sigap terhadap perubahan
Akurat  pengamatan dan penghitungan
Konsentrasi yang tinggi & tidak cepat bosan
Kesehatan  sehat jiwa & fisik, sabar, stabil, penuh vitalitas
Pandangan moral  kejujuran intelektual, beriman, dapat dipercaya

6. Bagaimana langkah-langkah untuk melakukan penelitian ?


Persiapan/perencanaan/ penyusunan proposal penelitian
Pelaksanaan penelitian / pengumpulan data
Pengelolaan dan analisa data
Penulisan hasil penelitian / laporan hasil penelitian

7. Mengapa diperlukan pemikiran ilmiah untuk suatu penelitian ? bedanya


dengan pemikiran non ilmiah ?
Pemikiran ilmiah
 Pemikiran yang sesuai dengan teori dan fakta
 Berdasarkan suatu pemikiran yang sistematis & realistis, pemikirannya
sama (dapat diterima semua orang).
 Sifatnya objektif
Pemikiran non ilmiah
 Pemikiran yang berdasarkan praduga & insting (setiap individu
pemikirannya berbeda-beda.
 Sifatnya subjektif
 Ex  ada suatu luka yang diobari dengan getah pepaya  sembuh.
(kebenaran, coba-coba, spekulatif).

8. Apa itu landasan ilmu ?


Ontologis
 Suatu landasan ilmu tentang objek yang ditelaah, tiap ilmu harus
mempunyai objek telaahan yang jelas.
Epistimologis
 Suatu landasan ilmu yang merupakan cara untuk mengkaji, sehingga
diperoleh ilmu (hasil penelitian) tersebut.
Ada :
Deduksi  berdasarkan teori yang bersifat umum
Hipotesa  pandangan sementara
Verifikasi  pembuktian hipotesa melalui penelitian
Induksi  penyusunan hasil penelitan  diperoleh hasil yang valid
Axiologis
 penggunaan hasil penelitian untuk digunakan sesuai kebutuhan
Suatu kesatuan untuk mengkaji suatu ilmu
(ontologis+epistimologi+axiologis).
 Ilmu yang secara teoritis dapat digunakan untuk menjawab filsafat ilmu

9. Apa itu filsafat ilmu? Bedanya dengan ilmu pengetahuan ?


 Ilmu yang berlanjut untuk dipelajari secara mendalam, dengan landasan
ilmu.
Ilmu pengetahuan  ilmu secara teoritis
Berdasarkan fakta, tidak bisa dibantah
Filsafat ilmu  menelaah lebih dalam, tidak hanya fakta, lebih luas, bisa
dari logika untuk mengembangkan rasa keingintahuan

10. Bagaimana kriteria masalah yang bisa diteliti ?



11. Bagaimana cara berfikir sistematis ?
12. Bagaimana cara menemukan masalah ?
13. Bagimana cara merumuskan masalah yang baik?
14. Mengapa muncul masalah ?
15. Bagaimana cara membedakan masalah kesehatan dan masalah penelitian ?

Latar belakang ?

Masalah

Besar masalah

Kronologis

penyelesaian

STEP 4
RASA KEINGINTAHUAN

STEP 7
MASALAH

PENDEKATAN NON ILMIAH PENDEKATAN ILMIAH

PENELITIAN

LANDASAN ILMU (ONTOLOGIS + EPITIMOLOGIS+AXIOLOGIS

DEDUKSI

HIPOTES

VERIFIKASI

INDUKSI

MANFAAT PENELITIAN