Anda di halaman 1dari 41

MOD-TR-RS-001. REV.

01

K3 Laboratorium
MOD-TR-RS-001. REV.01

KENAPA LAB SAFETY ITU PENTING?

• Untuk mencegah:
– Efek kesehatan yang parah dari paparan bahan kimia

– Paparan terhadap organisme, penyakit, dll di


laboratorium

– Bahaya dari peralatan Lab – terutama jika tidak


dirawat
MOD-TR-RS-001. REV.01

Prosedur Lab Safety Harus Mencakup:


• Prosedur umum
• Alat-alat gelas / Glassware
• Penanganan Bahan-bahan
• Peralatan
• Peralatan Safety
• Electrical safety
• Prosedur pembuangan
• Tanggap darurat
• Inspeksi
MOD-TR-RS-001. REV.01

Keselamatan Lab Secara Umum


• Semua prosedur yang dibutuhkan di Lab harus tersedia.
• Semua staff lab sudah mendapatkan training yg dibutuhkan.
• Dilarang makan, minum, merokok, menyimpan baik makanan,
barang2 pribadi, dan alat2 kosmetik.
• Dilarang menggunakan kontak lens dan perhiasan.
• Dilarang memipet melalui mulut.
• Rambut panjang harus diikat untuk menghindari kontak dengan
spesimen, alat2 dll.
• Pintu ke lab tidak boleh terbuka.
• Luka terbuka, luka potong, cakar dan goresan harus dilindungi
dengan pakaian tahan air.
Health, Safety, Protection Academy 4
MOD-TR-RS-001. REV.01

Keselamatan Lab Secara Umum


• Laboratorium harus dijaga tetap bersih dan rapih.
• Semua staff dan siapapun yg masuk lab harus menggunakan
pakaian lab dan sepatu tertutup.
• Pakaian lab tidak boleh dikenakan di luar lab dan tidak boleh
disimpan bersamaan dengan pakaian lainnya.
• Apa bila ada potensi terciptrat cairan atau benda tajam, maka harus
menggunakan pelindung mata dan wajah.
• Sarung tangan (lateks, vinil, ko-polimer) harus digunakan dan dilepas
ketika keluar lab. Sarung tangan harus dibuang sesuai dengan
pembuangan Limbah B3.
• Jika dicurigai atau diketahui terjadi paparan, pakaian lab harus di
sterilisasi sebelum dicuci.
Health, Safety, Protection Academy 5
MOD-TR-RS-001. REV.01

Keselamatan Lab Secara Umum


• Penggunaan Jarum dan benda tajam lainnya harus di minimalkan
sesuai kebutuhan. Dilarang membengkokan, memotong atau
menutup ulang jarum, jarum bekas harus dibuang ketempat
pembuangan benda tajam.
• Tangan harus dicuci setelah sarung tangan dilepas, sebelum
meninggalkan lab dan setiap saat setelah menangani bahan yg
diketahui atau dicurigai terkontaminasi.
• Permukaan meja harus dibersihkan dan didekontaminasi dgn
desinfektan yg sesuai bila bahan berbahaya tumpah dan setelah
bekerja.
• Monitoring otoklaf yg digunakan untuk dekontaminasi menggunakan
indikator biologis yg dikerjakan secara berkala.
Health, Safety, Protection Academy 6
MOD-TR-RS-001. REV.01

Keselamatan Lab Secara Umum


• Semua bahan yg terkontaminasi, padat atau cair dan alat lab harus
didekontaminasi sebelum dibuang atau digunakan ulang.
• Disinfektan yg efektif harus tersedia setiap saat ditempat
penanganan dan penyimpanan bahan berbahaya.
• Wadah anti bocor harus digunakan untuk penanganan bahan
infeksius.
• Tumpahan, kecelakaan, paparan atau hilangnya bahan infeksius
harus segera dilaporkan ke penyelia lab.

Health, Safety, Protection Academy 7


MOD-TR-RS-001. REV.01

Penggunaan Pipet dan


Alat Bantu Pipet
• Dilarang memipet dengan mulut.
• Tidak diperkenankan meniupkan udara maupun
mencampur bahan infeksius dengan cara menghisap
dan meniup cairan melalui pipet.
• Jangan mengeluarkan cairan dari dalam pipet secara
paksa.
• Menyediakan kapas yang dibasahi disinfektan pada
meja kerja untuk membersihkan meja jika terkena
tetesan cairan/bahan infeksius dari pipet.
• Pipet yg telah digunakan direndam dalam wada yg
beris disinfektan selama 18-24 jam sebelum
disterilisasi.

Health, Safety, Protection Academy 8


MOD-TR-RS-001. REV.01

Pencegahan Penyebaran Bahan Infeksius

• Lingkaran sengkelit harus penuh dan


panjang tangkai maksimum 6 cm.
• Menggunakan alat insinerasi mikro untuk
membangkar sengkelit.
• Sisa spesimen dan media biakan
ditempatkan dalam wadah tahan bocor
sebelum disterilisasi. Jarum inokulasi / sangkelit
• Setiap kali setelah melakukan pekerjaan
dilab, permukaan meja kerja
didekontaminasi.

Health, Safety, Protection Academy 9


MOD-TR-RS-001. REV.01

Penggunaan Kabinet Keselamatan Biologik


• Semua staff lab sudah mendapatkan
pelatihan tatacara penggunaan dan
keselamatan kabinet keselamatan
biologik.
• Kabinet yg digunakan harus dalam
kondisi baik.
• Panel kaca tidak dibuka pada saat
kabinet sedang digunakan.
• Alat dan bahan yg terdapat dalam
kabinet seminal mungkin, agar
sirkulasi udara tidak terhambat.

Health, Safety, Protection Academy 10


MOD-TR-RS-001. REV.01

Penggunaan Kabinet Keselamatan Biologik


• Bunsen tidak boleh digunakan dalam kabinet.
• Semua pekerjaan dilakukan pada bagian tengah atau bagian dalam
permukaan dan dapat terlihat melalui kaca.
• Minimalisasi lalulintas orang dibelakang kabinet.
• Operator tidak diperkenankan memasukkan dan mengeluarkan
tanggannya berulang-ulang.
• Air grills tidak boleh terhambat atau terhalang karena akan
menganggu aliran udara.
• Kabinet keselamatan biologik harus dibersihkan dgn disinfektan yg
tepat setiap selesai digunakan/bekerja.
• Tidak diperkenankan meletakan kertas kerja dalam kabinet.

Health, Safety, Protection Academy 11


MOD-TR-RS-001. REV.01

Pencegahan Tertelannya Bahan Infeksius dan


Kontak Dengan Mata dan Kulit
Partikel dan droplet (diameter >5 µm) akan terlepas
keudara dan menempel pada permukaan meja serta
tangan petugas. Maka dianjurkan untuk melakukan hal
berikut:
• Mencuci tangan sesering mungkin dengan
sabun/antiseptik. Jangan menyentuh mulut dan
mata selama bekerja.
• Tidak makan, minum, merokok, mengunyah
permen atau menyimpan makanan/minuman
didalan Lab.
• Tidak membubuhkan kosmetik dalam lab.
• Menggunakan alat pelindung mata/muka jika
terdapat risiko percikan.

Health, Safety, Protection Academy 12


MOD-TR-RS-001. REV.01

Pencegahan Tertusuk Bahan Infeksius


• Bekerja dengan hati-hati.
• Sejarang mungkin menggunakan jarum suntik.
• Mimilih pipet pasteur yg terbuat dari plastik.

Health, Safety, Protection Academy 13


MOD-TR-RS-001. REV.01

Pemisahan Serum
• Hanya dikerjakan oleh petugas yang sudah
terlatih.
• Menggunakan sarung tangan serta pelindung
mata dan membran mukosa.
• Percikan dan aerosol dapat dicegah hanya
dengan praktik lab yg baik.
• Tabung spesimen yg mengandung bekuan
darah harus dibuang dalam wadah yg tahan
bocor untuk di otoklaf atau insinerasi.

Health, Safety, Protection Academy 14


MOD-TR-RS-001. REV.01

Penggunaan Sentrifus
• Sentrifus digunakan sesuai prosedur/petunjuk
pabrik.
• Memeriksa rotor sentrifus dan selongsong
(bucket) secara berkala sebelum dipakai untuk
melihat tanda korosi dan keretakan.
• Menggunakan air untuk menyeimbangkan
selongsong.
• Setelah dipakai, selonsong disimpan dalam
posisi terbalik agar cairan penyeimbang dapat
mengalir keluar.
• Sentrifugasi dilakukan dalam keadaan tabung
tertutup rapat dan selongsong terkunci.

Health, Safety, Protection Academy 15


MOD-TR-RS-001. REV.01

Penggunaan Homogenisasi, Penguncang,


Blender dan Sonikator
• Tidak menggunakan alat homogenisasi dalam rumah
tangga.
• Mongkuk, botol dan tutupnya harus dalam keadaan baik
dan tidak cacat. Tutup botol harus pas.
• Dianjurkan menggunakan tabung yg terbuat dari
politetrafluoroetilen (PTFE) karena tabung gelas dapat
pecah.
• Saat bekerja, tutup alat dengan pembungkus plastik
transparan yang kuat.
• Setelah digunakan, alat dibuka dalam kabinet keamanan
biologik.
• Pada saat melakukan sonikasi gunakan alat pelindung
telinga.

Health, Safety, Protection Academy 16


MOD-TR-RS-001. REV.01

Penggunaan Penggerus/Penghancur Jaringan


• Menggunakan sarung tangan dan memegang alat dalam keadaan
terbungkus kain kasa tebal. Dipilih alat yang terbuat dari PTFE
karena lebih aman.
• Menggunakan alat dan membuka alat dalam kabinet keamanan
biologik.

Health, Safety, Protection Academy 17


MOD-TR-RS-001. REV.01

Pemeliharaan dan Penggunaan Lemari


Pendingin dan Lemari Pembeku
• Lemari pendingin dan pembeku dibersihkan
secara berkala dan es didalamnya dicairkan.
• Ampul, tabung, botol dan wadah lain yg pecah
selama disimpan, dibuang.
• Menggunakan APD Muka dan Sarung Tangan
saat membersihkan, dan setelah dibersihkan
permukaan lemari harus didisinfektan.
• Semua wadah yang disimpan harus diberi label yg
jelas.
• Cairan yg mudah terbakar tdk boleh disimpan
dalam lemari pendingin.

Health, Safety, Protection Academy 18


MOD-TR-RS-001. REV.01

Membuka Ampul yang Mengandung Bahan Infeksius yg


diilofilisasi
• Ampul berisi bahan infeksius yg disimpan dalam bentuk
liofil harus dibuka dgn hati2.
• Bahan didalam ampul berada dalam tekanan rendah dan
jika dibuka dgn tiba2 isinya dapat menyebar ke udara.
• Ampul harus dibuka dalam kabinet keselamatan biologik.
• Saat membuka ampul harus:
– Melakukan dekontaminasi permukaan luar ampul.
– Memegang ampul dalam keadaan terbungkus kapas.
– Menempelkan batang ampul yang membara pada dinding
ampul yg telah diberi tanda, agar ampul mudah dipatahkan.
– Bagian atas ampul dilepaskan dengan perlahan dan
diperlakukan sebagai bahan yg terkontaminasi.
– Cairan ditambahkan secara perlahan-lahan untuk
melarutkan kembali bahan dalam ampul dan mencegah
timbulnua busa/gelembun.

Health, Safety, Protection Academy 19


MOD-TR-RS-001. REV.01

Penyimpanan Ampul Yang Mengandung Bahan Infeksius

• Tidak boleh disimpan dalam Nitrogen Cair karena dapat


pecah dan meledak saat dikeluarkan.
• Jika membutuhkan suhu rendah, simpan dalam fasa gas
diatas Nitrogen Cair.
• Sebagai alternatif dapat disimpan dalam lemari pendigin
atau dalam dry ice.
• Gunakan pelindung tangan dan mata saat memindahkan
ampul dari lemari pembeku.

Health, Safety, Protection Academy 20


MOD-TR-RS-001. REV.01

Kewaspadaan Terhadap Darah, Cairan Tubuh lain,


Jaringan, dll.
• Mengambil, melabel dan membawa spesimen:
– Menggunakan sarung tangan
– Hanya petugas lab yg diperkenankan melakukan pengambilan darah.
– Setelah pengambilan darah, jarum dilepaskan dari sempritnya dengan alat khusus yg sekaligus
merupakan wadah penyimpanan jarum habis pakai.
– Darah dipindahkan kedalam tabung spesimen dengan hati2 dan mulut tabung ditutup rapat.
– Tabung spesimen dan formulir permintaan harus dilabel BAHAYA INFEKSI.
– Tabung dimasukkan kedalam kantung plastik untuk dibawa ke Lab.
• Membuka tabung spesimen dan mengambil sampel
– Membuka tabung spesimen dalam kabinet keselamatan biologik kelas I dan II
– Menggunakan sarung tangan.
– Untuk mencegah percikan, sumbat tabung dibuka setelah dibungkus kain kasa.
• Kaca dan benda tajam.
– Jika mungking menggunakan alat yang terbuat dari plastik sebagai pengganti kaca.
– Selain untuk mengambil darah, sedapat mungkin menhindari penggunaan alat suntik.

Health, Safety, Protection Academy 21


MOD-TR-RS-001. REV.01

Penerimaan Bahan Infeksius


• Penerimaan Spesimen di Lab:
– Terdapat tempat penerimaan sampel yg dikhususkan (loket atau meja)
– Spesimen harus ditempatkan dalam wadah tertutup utk menghindari tumpah.
– Wadah hendaknya dapat didisinfeksi atau diotoklaf
– Wadah terbuat dari bahan yg tidak mudah pecah/bocor
– Wadah dilabel dengan identitas spesimen
– Wadah diletakan pada baki khusus terbuat dari logam atau plastik yg dapat
didisinfeksi atau diotoklaf ulang.
– Baki harus didisinfeksi/diotoklaf secara teratur setiap hari.
– Jika mungkin, wadah terletak di atas baki dalam posisi berdiri.

Health, Safety, Protection Academy 22


MOD-TR-RS-001. REV.01

Penerimaan Bahan Infeksius


• Petugas Penerima Spesimen di Lab:
– Semua petugas pemeriksa spesimen harus mengenakan jas lab.
– Semua spesimen harus dianggap infeksius dan ditangani dengan hati-hati.
– Meja penerimaah spesimen harus dibersihkan dengan disinfektan setiap hari.
– Tidak diperkenankan menggunakan ludah utk merekatkan label.
– Mencuci tangan dengan sabun/antiseptik setiap selesai bekerja dengan
spesimen.
– Tamu/pasien tidak diperkenankan menyentuh apapun pada meja dimana
spesimen tersimpan.

Health, Safety, Protection Academy 23


MOD-TR-RS-001. REV.01

Pengiriman Bahan Infeksius Dari Lab


• Petugas Pembawa Spesimen dlm Lab:
– Mengenakan jas lab yag tertutup rapat pada bagian depan pada saat
membawa spesimen.
– Membawa spesimen diatas baki.
– Memcuci tangan dengan antispetik sesering mungkin.
– Jika spesimen bocor atau tumpah diatas baki, baki didekontaminsasi dan sisa
spesimen diotoklaf.
• Persyaratan Kemasan dan Dokumentasi
– Bahan infeksius dan spesimen dikemas dalam 3 lapis, dari dalam keluar terdiri
atas:
• Wadah kedap air berisi spesimen
• Wadah kedap air berisi bantalan absorben yg cukup banyak utk menghisap semua spesimen
yg bocor.
• Wadah utk melindungi wadah kedua dari pengaruh luar, seperti kerusakan fisik dan air
selama dalam perjalanan.

Health, Safety, Protection Academy 24


MOD-TR-RS-001. REV.01

Kesehatan Petugas Lab


• Persyaratan Kesehatan
– Pemeriksaan kesehatan lengkap termasuk foto toraks dengan sinar X
– Keadaan kesehatan petugas harus memenuhi standar petugas Lab
• Pencegahan Tuberkulosis
– Petugas lab yg bekerja dgn bahan yg diduga mengandung bakteri TBC harus
diperiksa foto toraks sinar X setiap tahun. Bagi petugas lainnya 3 tahun sekali.
• Imunisasi Petugas Lab
– Petugas lab dianjurkan utk divaksinasi terutama bila bekerja di Lab tingkat
keamanan biologis 2,3 dan 4.
– Semua petugas Lab dianjurkan utk vaksinasi hepatitis B
– Petugas wanita usia reproduksi dianjurkan utk vaksinasi rubella.
– Wanita hamil dilarang bekerja dengan TORCH (Toxoplasma, Rubella,
Cytomegalovrus dan Herpes virus)

Health, Safety, Protection Academy 25


MOD-TR-RS-001. REV.01

Kesehatan Petugas Lab

• Perlindungan Petugas yang bekerja dibawah sinar


UV
– Petugas wajib menggunakan pakaian pelindung
khusus dan alat pelindung mata.
– Bila ruangan tertutup, jam kerja harus sering digilir
untuk menghindari kelemasan.
• Pemantauan Kesehatan
– Kartu kesehatan harus dimiliki oleh setiap petugas
lab.
– Khusus petugas lab tingkat keamanan biologis 3
dan 4, pemeriksaan serum petugas terhadap
bahaya infeksi lab harus dilakukan secara berkala.
– Lab harus memiliki buku laporan atau catatan
mengenai kesehatan dan kecelakaan yg
disebabkan oleh pekerjaan

Health, Safety, Protection Academy 26


MOD-TR-RS-001. REV.01

Kesehatan Petugas Lab


• Ketentuan petugas/teknisi penunjang lab
– Semua teknisi yg sedang memperbaiki/servis alat Lab diharuskan mencuci
tangan sebelum pulang, dilarang menyentuh alat lain di Lab dan jika perlu
memakai pakain pelindung yg tersedia di Lab.
• Petugas Kebersihan
– Hanya ditugaskan membersihkan lantai. Dilarang menyentuh atau
membersihkan meja kerja dan alat Lab yg lain.
– Harus mengumpulkan secara terpisah sampah gelas/kaca dari sampah kertas
dan sampah bahan habis pakai. Gunakan APD seperti sarung tangan.
– Dilarang masuk ke dalam ruang Lab Radioaktif.
• Pengunjung
– Tidak diperkenankan masuk kedalam ruang Lab tanpa izin petugas Lab.

Health, Safety, Protection Academy 27


MOD-TR-RS-001. REV.01

Prosedur Alat-alat Gelas

• Penyimpanan

• Penggunaan dengan benar

• Pembersihan

• Membersihkan gelas yang pecah

• Pembuangan gelas yang pecah


MOD-TR-RS-001. REV.01

Prosedur Bahan-Bahan

• Termasuk
– Kimia

– Tumbuhan

– Binatang

– Bahan-bahan infeksius

– organisme
MOD-TR-RS-001. REV.01

Procedur Penanganan Bahan Kimia


– Pelabelan yang benar, termasuk limbah
– Penyimpanan yang benar
• Lemari penyimpanan
• Menyimpan bahan yg kompatible bersamaan
• Ruang berventilasi dan suhu yang dikontrol
MOD-TR-RS-001. REV.01

Procedur Penanganan Bahan Kimia

• Pemeliharaan stok/inventori bahan kimia


• Prosedur pembelian
• Penanganan yang tepat:
– Penggunaan label atau MSDS
– Jangan pernah menjilat atau mencium
– Zat asam dituangkan kedalam air, jgn sebaliknya
– Hati-hati dan gunakan alat yang tepat ketika mengaduk atau
memanaskan bahan flammable.
– Ikuti standar industri untuk pelabelan semua bahan kimia (GHS)
MOD-TR-RS-001. REV.01

Penanganan Bahan Infeksius atau mikroorganisme

• Hanya mengijinkan orang yang memiliki otoritas didalam lab


infeksius
• Tidak mengijinkan seseorang bekerja sendirian
• Prosedur untuk penggunaan dan perawatan alat
• Menggunakan kemasan yg sesuai untuk pengakutan, inkubasi dan
penyimpanan
• Sistem pelabelan
• Prosedur untuk disinfektan
• Proedur untuk higiene
• Prosedur untuk paparan atau pelepasan bahan
MOD-TR-RS-001. REV.01

Penggunaan dan Penanganan Peralatan


Lab
– Prosedur Instalasi

– Training penggunaan

– Manual atau prosedur tertulis

– Inspeksi

– Perawatan

– DOKUMENTASI
MOD-TR-RS-001. REV.01

PERALATAN EMERGENSI

• Kotak P3K

• Tandu

• APAR dan Selimut Api

• Pakaian pelindung lengkap

• Respirator (full face) – Gas dan partikulat

• Piranti pencuci hama


MOD-TR-RS-001. REV.01

Material Safety Data Sheets, (MSDS)

– Diperlukan untuk semua


bahan kimia
– Semua pekerja harus
memahaminya
– Harus mudah ditemukan
atau diambil oleh pekerja
MSDS FILE
MOD-TR-RS-001. REV.01

APD yang Sesuai:

– aprons, jas lab


– Sarung tangan-latex, nitrile,neoprene
– goggles, face shields, safety glasses
– respirators-full, partial, dust mask
– noise protection
MOD-TR-RS-001. REV.01

Jas Lab
• Perlindungan terhadap percikan dan tumpahan
bahan-bahan yang digunakan.
• Perlindungan untuk kontak langsung terhadap
bahan dan residu kontaminasinya
• Sebelum meninggalkan lab, selalu lepaskan jas lab
untuk mencegah transfer zat keluar lab
MOD-TR-RS-001. REV.01

Sarung Tangan
• Penggunaan sarung tangan direkomendasikan
kapanpun kita bekerja di lab, dan diharuskan saat
bekerja dengan bahan berbahaya
• Jika tidak yakin tingkat abhaya dari bahan yang
digunakan, gunakan sarung tangan
MOD-TR-RS-001. REV.01

Kacamata Pelindung
• Pelindung mata untuk mencegah percikan atau
cipratan bahan ke mata
• Perlindungan terhadap absorpsi bahan ke tubuh
melalui bola mata
• Kontak lensa sebaiknya tidak digunakan di lab
MOD-TR-RS-001. REV.01

Masker
• Masker untuk penutup mulut dan hidung
• Berfungsi sebagai penyaring partikel-partikel kimia
yang kecil
• Perlindungan terhadap masuknya bahan berbahaya
ke dalam tubuh melalui saluran pernafasan dan
paru-paru
MOD-TR-RS-001. REV.01