Anda di halaman 1dari 3

BAB III

KERANGKA KONSEP DAN HIPOTESIS PENELITIAN

3.1 Kerangka Konsep Penelitian

Orang dengan Lupus Stressor Indikator Stres

Internal/Eksternal Fisik/Psikologis

Internal (dari dalam diri seseorang) Fisik: cedera tubuh, kecelakaan,

Misalnya: cemas, rasa bersalah, dll

sedih, dll Psikologis: rasa marah, frustasi

Eksternal (dari luar diri seseorang)

Misalnya: perubahan suhu, Tingkat Stres

Peran sosial, hub. Interpersonal 1. Ringan

2. Sedang

Pengukuran Tingkat Stres: 3. Berat

Kuesioner DASS-42

Kuesioner PSS-10
Respon Fisiologis:

Peningkatan kadar kortisol


Keterangan:

: Diteliti

: Tidak Diteliti

: Adanya hubungan

Penjelasan bagan kerangka konsep penelitian

Orang dengan Lupus (Odapus) rentan mengalami stres. Stressor pada Odapus

berasal dari internal atau eksternal. Stressor internal meliputi: cemas, rasa bersalah,

sedih, dll. Stressor Eksternal meliputi: perubahan suhu, peran sosial, hub. Interpersonal,

dll. Stres bisa diukur dari dua aspek yaitu fisik atau psikologis. Stres fisik contohnya

mengalami kecelakaan dan cedera tubuh. Stres psikologis contohnya merasa frustasi,

merasa marah. Kemudian Odapus dengan koping stress maladaptif maka stres yang

dialami akan semakin meningkat. Hal tersebut bisa memicu respon fisiologis yaitu

meningkatnya kadar kortisol.

3.2 Hipotesis Penelitian

Terdapat hubungan antara kadar kortisol dengan tingkat stres Orang dengan Lupus

(Odapus) di Perhimpunan Masyarakat Peduli Lupus Malang