Anda di halaman 1dari 6

UNIVERSITAS INDONESIA

PAPER RESUME

THE APPROPRIATENESS OF TIGHT BUDGET CONTROL IN PUBLIC


SECTOR ORGANIZATIONS FACING BUDGET TURBULENCE

TUGAS KELOMPOK
Diajukan sebagai salah satu syarat untuk memenuhi tugas mata kuliah
Seminar Riset Akuntansi Manajemen

Disusun oleh:

Arif Rahman NPM 1806278554


Elvira Andriyani NPM 1806278586
Yasir Ramadhan NPM 1806278623

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS


PROGRAM STUDI PASCASARJANA ILMU AKUNTANSI
DEPOK
MARET 2019
4

STATEMENT OF AUTHORSHIP

Kami yang bertandatangan di bawah ini menyatakan bahwa makalah/tugas terlampir adalah
murni hasil pekerjaan kami sendiri. Tidak ada pekerjaan orang lain yang kami gunakan tanpa
menyebutkan sumbernya.

Materi ini tidak/belum pernah disajikan/digunakan sebagai bahan untuk makalah/tugas pada
mata ajaran lain kecuali kami menyatakan dengan jelas bahwa kami menggunakannya.

Kami memahami bahwa tugas yang kami kumpulkan ini dapat diperbanyak atau
dikomunikasikan untuk tujuan mendeteksi adanya plagiarisme.

1. Nama : Arif Rahman


NPM : 1806278554
Tanda Tangan :

2. Nama : Elvira Andriyani


NPM : 1806278586
Tanda Tangan :

3. Nama : Yasir Ramadhan


NPM : 1806278623
Tanda Tangan :

Mata Ajaran : Seminar Riset Akuntansi Manajemen


Judul Makalah/Tugas : Paper Resume - The Appropriateness of Tight Budget Control In
Public Sector Organizations Facing Budget Turbulence
Tanggal : 4 Maret 2019
Dosen : Dr. Ancella A. Hermawan, MBA, CA

Universitas Indonesia
5

The Appropriateness of Tight Budget Control in Public Sector


Organizations Facing Budget Turbulence

1. Latar Belakang
Latar belakang peneltian yang dilakukan Johansson et al dapat dilihat pada gambar 1.

Gambar 1

Budgeting di sektor
publik dipandang
sebagai fundamental
things mengingat
tujuan utamanya
adalah menggunakan
sumber daya untuk
kesejahteraan warga
negara

Isu budget control: Sedikit penelitian tentang desain,


Adanya institutional penggunaan, dan efektifitas
Budget deviation di
dan political Perssure budget control system khusunya
sektor publik
di sektor publik

Hipotesis : Peneliti ingin mengisi gap


Kontrol penggaran tersebut dengan memfokuskan
secara ketat adalah pada peran budget control untuk
cara yang tepat yang mengontrol budget deviation
dilakukan oleh ketika menghadapi turbulansi
organisasi sektor ekonomi di sektor publik
publik ketika
mengalami kondisi
ekonomi yang sedang
tidak kondusif untuk
tetap mengawal
budgeting agar tetap
mencapai target

Universitas Indonesia
6

2. Analisis Research Gap


Peneliti dan
No Judul Penelitian Research Gap
Tahun Penelitian
1. Wildavsky (1975) Budgeting: A Comparative Theory of Mereka hanya meneliti
Budget Processes. Little, Brown and Co. hubungan antara
2. Jönsson (1982) Budget behaviour in local government–a budgeting control di
case study over 3 years. sektor publik yang
3. Boland and Pondy The micro dynamics of a budget-cutting berhubungan dengan
(1986) process: modes, models and structure. accounting changing
4. Covaleski and The use of budget symbols in the budget (NPM movement) dan
Dirshmit (1988) arena: an historical informed field study. proses pembuatan
keputusan
5. Khandwalla The effects of different types of Secara umum mereka
(1972) competition on the use of management mengatakan penguatan
controls pada budget control
6. Otley (1978) Budget use and managerial performance adalah langkah yang
7. Ezzamel (1990) The impact of environmental uncertainty, tepat dalam
managerial autonomy and size on budget menghadapi kondisi
characteristics ekonomi yang sedang
8. Gosh and Willinger Management control systems, bergejolak. Namun
(2012) environmental uncertainty and penelitian mereka
organizational slack: empirical evidence. lakukan pada private
Adv. Manage sector
9. Chenhall (2003) Management control systems design
within its organizational context: findings
from contingency-based research and
directions for the future
10. Gerdin and Greve Forms of fit in management accounting
(2004) research: a critical review

3. Inti penelitian (Research Question)


Pertanyaan penelitian dalam paper ini adalah:
Apakah penerapan budger control dengan ketat adalah cara yang tepat untuk dilakukan
pada saat kondisi ekonomi yang tidak kondusif?

4. Metode Penelitian
Penelitian ini dilakukan di salah satu kota di Swedia (Swedish municipalities), karena
kota ini punya peran sentral dalam budgeting, kemampuan untuk mengontrol cost dan
mencapai tujuan budgeting adalah hal yang sangat penting. Data yang digunakan terdiri
dari kombinasi survey dan archival data, hal ini digunakan untuk mencegah bias problem.

Universitas Indonesia
7

Metode penelitian ini menggunakan pendekatan Partial least squares (PLS) karena model
ini lebih kompleks dan bisa mengakomodir sampel.

5. Hasil Penelitian
a. Ketika ada turbulensi pada budget maka itu akan berpengaruh pada peningkatan buget
deviation.
b. Budget control yang ketat tidak mempunyai pengaruh secara langsung terhadap budget
deviation.
c. Budget control secar ketat dan budget turbulance tidak mempunyai korelasi.

Secara umum penelitian ini mendukung hipotesis penelitian bahwa dalam situasi
turbulansi, budget control secara ketat dapat mengurangi budget deviation.

6. Implikasi Penelitian terutama di Indonesia


Hasil penelitian ini memberikan tambahan insghit karena sebelumnya hanya sedikit
yang meneliti topik ini di sektor publik, berhubungan dengan itu, jika dilihat dari budaya
politik di Indonesia, seperti yang kita tau mereka cukup kritis terhadap budgeting di sektor
publik, mungkin penelitian ini dapat dilakukan dengan menelisik efektifitas dari budget
control itu sendiri dan kaitannya dengan budget economic turbulance atau mungkin bisa
dikaitkan secara langsung dengan situasi politik itu sendiri. Seperti yang kita tahu setiap
ada tahun politik tentunya politikus yang terlibat pada sektor publik (incumbent)
cenderung lebih mempunyai kewenangan, disini kita bisa isi apakah ada budget deviation
didalamnya? Menarik untuk dilihat.

7. Penelitian ke depan
a. Meneliti bagaimana efek budget control yang ketat terhadap operational target,
performance quality etc;
b. Menginvestigasi bagaimana pengaruh budget control yang ketat terhadap behavioural
dysfunctions seperti manipulasi data atau budget slack;
c. Membuat studi literatur tentang topik yang sama, pada public sector maupun private
sector lalu mebuat komparasi diantara keduanya;
d. Bagaimana penelitian ini dilakukan pada perusahaan di amerika yang notabene
menggunakan ABB dan perusahaan di eropa yang menggunakan BB;
e. Mencoba penelitian yang sama tetap di sektor publik namun berbeda negara seperti di
Indonesia dengan economic behavir yang tentunya berbeda.

Universitas Indonesia
8

References
Johansson, T. (2014). The appropriateness of tight budget control in public sector
organizations facing budget turbulence. Management Accounting Research.

Universitas Indonesia