Anda di halaman 1dari 3

Pengembangan Antena untuk Microwave Imaging Systems untuk Deteksi Kanker

Payudara

Samira Al'Habsi *, Thuraiya Al'Ruzaiqi, Khalid Al'Hadharami dan Sreelakshmi T. Gopinathan Departemen
Elektronika dan Komunikasi, Timur Tengah College, Kesultanan Oma

A. Latar Belakang

Microwave pencitraan untuk aplikasi biomedis adalah saat yang menarik sangat signifikan,
memiliki potensi memberikan informasi tentang kedua negara fisiologis dan struktur anatomi dari
jaringan manusia. Pencitraan dengan oven microwave memungkinkan evaluasi non-destruktif dari
jaringan biologi karena sifat non-pengion dari microwave, karena perubahan dalam sifat dielektrik
jaringan dapat berhubungan dengan kondisi fisiologis mereka. Kontras dalam permitivitas untuk
berbeda in-vivo jaringan (lemak, kelenjar, tumor ganas, jaringan pembuluh darah dll) yang lebih
tinggi untuk oven microwave.

Microwave pencitraan telah dikembangkan dan memiliki potensi untuk menjadi modalitas
melengkapi mamografi standar. Namun, hal itu tetap menjadi lapangan dengan banyak domain
yang belum dipetakan, dan teknik microwave pencitraan perlu untuk mengatasi banyak tantangan
dan ditingkatkan. Ini termasuk peningkatan baik hardware lebih canggih (antena, bagian
elektromekanis, dan RF-desain) serta perangkat lunak (algoritma pencitraan) dianggap sebagai
modalitas yang dapat diandalkan untuk aplikasi biomedis.

B. Landasan Teori

Penelitian yang dilakukan adalah sebuah studi kasis yang menggunakan dan
mengembangkan antenna microwave yang dapat digunakan sebagai pendeteksi kanker payudara
yang dialami semua wanita. Antena didasarkan pada studi parameter sehingga kinerja wideband
dapat ditingkatkan dalam prosedur yang sistematis. Studi parametrik dan desain antena vivaldi
microstrip-makan dihitung berdasarkan bahan substrat, ketebalan substrat, antena panjang, lebar
antena dan lebar slotline.
C. Masalah

Kanker payudara merupakan masalah kesehatan utama bagi perempuan dimana


menyebabkan persentase kematian perempuan yang cukup tinggi dari tahunan. Microwave
pencitraan adalah metode yang menjanjikan dalam aplikasi biomedis seperti deteksi kanker
payudara karena properti penetrasi yang baik, non-pengion dan non-invasif sifatnya yang memiliki
potensi untuk menjadi modalitas melengkapi mamografi standar. Oleh sebab itu, masalah ini
diangkat untuk mengembangkan antena microwave untuk mendeteksi kanker payudara.

D. Metode

Bidang utama dari proyek ini adalah pendekatan penelitian untuk memilih antena yang
paling optimal yang memenuhi persyaratan microwave pencitraan. Antena Magus dan CST
Microwave Studio Stimulator diusulkan untuk tujuan simulasi. Perangkat lunak ini diberikan
fleksibilitas yang besar dalam menanggulangi lebar berbagai aplikasi antena multi frekuensi, ia
menawarkan baik operasi frekuensi rendah serta bandwidth dan operasi bandwidth frekuensi yang
tinggi. sistem pencitraan perlu bekerja pada frekuensi operasi yang berbeda dan pola. Ada banyak
metode merancang antena multi-frekuensi.

Model yang diusulkan dirancang menggunakan gelombang dipandu perjalanan di jalur


transmisi Slot (slotline) dan gelombang pesawat, yang terpancar. transisi ini dicapai oleh lonjong
bertahap slotline tersebut. Dalam Vivaldi dengan pakan microstrip, garis microstrip dicetak pada
substrat dan slotline meruncing terukir di tanah pesawat di bawah microstrip.

E. Hasil

Simulasi nanoscope dilakukan melalui Antenna Magus Software dengan Vivaldi dimensi
desain seperti yang dijelaskan. Berbagai simulasi dilakukan untuk menyesuaikan, baik frekuensi
operasi diperlukan untuk microwave pencitraan harus menjadi Ultra-Wide-Band.

Antena dirancang ini dibuat dan diuji. Hal ini penting untuk dicatat karena kesulitan yang
terlibat selama fabrikasi antena dan ketika melakukan pengukuran nya. Beberapa komponen tes
yang diperlukan, bersama dengan komponen uji yang sesuai untuk menguji antena pada frekuensi
bandwidth yang lebih tinggi, sehingga frekuensi operasi yang dirancang dan disimulasikan
diturunkan untuk kemudahan fabrikasi. Dalam hal ini, rentang frekuensi yang lebih rendah dari
2,4 GHz disertakan. Komponen uji yang digunakan untuk pengujian antena (Analyzer HP 8753D
Network). Karena itu, hasil simulasi digunakan untuk membandingkan hasil tes yang sebenarnya
untuk akurasi pada frekuensi yang lebih tinggi dan hasil setelah fabrikasi menunjukkan hasil yang
lebih baik