Anda di halaman 1dari 4

PANCADARMA TAMANSISWA

PANCADARMA

KODRAT ALAM

Merupakan perwujudan kekuasaan Tuhan yang artinya manusia bersatu dengan alam.

Manusia tidak dapat lepas dari hukum-hukum alam.

Manusia mengalami kebahagiaan jika dapat menyatukan diri dengan hukum-hukum alam yang
mengandung segala kemajuan.

KEMERDEKAAN

Merupakan karunia Tuhan yang memberikan hak mengatur hidupnya sendiri.

Kemerdekaan diri harus mengingat syarat-syarat tertib damainya hidup bersama dalam
masyarakat.

Kemnerdekaan harus diartikan swa-disiplin atas dasar nilai-nilai hidup yang tinggi baik sebagai
individu maupun sebagai anggota masyarakat.

Menjadi dasar untuk mengembangkan pribadi yang kuat dan dasar dengan keseimbangan dan
keselarasan dalam hidup bermasyarakat.

KEBUDAYAAN

Keharusan memelihara nilai-nilai dan bentuk-bentuk kebudayaan nasional.

Membawa kebudayaan nasional kearah kemajuan yang sesuai dengan kecerdasan zaman dan
kemajuan dunia untuk kepentingan rakyat lahir-batin menurut zaman dan keadaanya.

KEBANGSAAN
Rasa satu bersama bangsa sendiri dalam suka, duka dan kehendak dalam mencapai kebahagiaan
hidup lahir-batin seluruh bangsa.

Kebangsaan tidak boleh bertentangan dengan asas kemanusisaan.

Kebangsaan harus menjadi sifat, bentuk dan laku kemanusiaan yang nyata.

Kebangsaan tidak mengandung arti permusuhan terhadap bangsa-bangsa lain.

Kebangsaan merupakan bagian (sebagian) dari kemanusiaan (manusia) pada umumnya.

KEMANUSIAAN

Kemanusiaan ialah darma tiap manusia dari keluhuran akal-budinya.

Keluhuran akal-budi menimbulkan rasa dan laku kasih-sayang terhadap sesame manusia dan
semua makhluk.

Rasa kasih sayang tampak sebagai kesimpulan untuk berjuang melawan segala rintangan
kemajuan selaras dengan kehendak alam.

Ciri khas Pancadarma

Yang dimaksud dengan Pancadarma adalah : Kodrat alam, Kebudayaan, Kemerdekaan,


Kebangsaan, dan Kemanusiaan. Pancadarma itu disusun oleh Panitia yang diketuai oleh Ki S.
Mangunsarkoro.Ditetapkan dalam Kongres Tamansiswa tahun 1947 sebagai dasar perjuangan
Tamansiswa.

Pada Kongres 1984, karena dalam berbangsa dan bernegara Tamansiswa menggunakan
Pancasila sebagai asas organisasinya, maka Pancadarma ditetapkan sebagai ciri khas usaha
Tamansiswa.
Sebagai ciri khas usaha Tamansiswa, Pancadarma diartikan bahwa dalam mengusahakan
kelestarian dan pengembangan kebudayaan serta dalam mewujudkan masyarakat tertib damai
salam dan bahagia Tamansiswa menggunakan : kodrat alam, kebudayaan, kemerdekaan,
kebangsaan dan kemanusiaan.

Pelaksanaan usaha yang berciri khas Pancadarma antara lain sebagai berikut:

Berdasarkan Kodrat Alam, maka dalam melakukan usaha, Tamansiswa harus menjunjung tinggi
hukum-hukum alam sebagai perwujudan kodrat Tuhan Yang Maha Esa.Hukum alam itu
contohnya adalah : air mengalir ke bawah, angin selalu ingin mengisi semua ruang, matahari
terbit dari timur, manusia berharkat dan bermartabat sebagai makhluk hidup yang paling
sempurna, dan berkodrat sebagai makhluk pribadi sekaligus makhluk sosial.

Berdasar Kebudayaan artinya dalam berusaha, Tamansiswa dengan mempertajam daya cipta,
rasa, karsa secara seimbang agar menjadikan manusia yang berbudi pekerti luhur.

Berdasar Kemerdekaan artinya dalam usaha, Tamansiswa harus memerdekakan pikiran dan
perbuatan manusia, sejauh tidak mengganggu tertib damainya hidup bersama. Kemerdekaan
merupakan karunia Tuhan yang harus dikembangkan oleh setiap manusia.

Berdasar Kebangsaan artinya dalam berusaha tidak boleh melupakan persatuan kesatuan bangsa.
Hasil usaha harus ditujukan untuk kesejahteraan dan kebahagiaan diri tiap manusia, seluruh
bangsa Indonesia, dan seluruh umat manusia sedunia.

Berdasar Kemanusiaan artinya dalam melakukan usaha, Tamansiswa selalu menjunjung tinggi
kodrat, harkat, dan martabat manusia.

Bila setiap usaha Tamansiswa seperti usaha pendidikan, ekonomi, sosial dan lain-lain selalu
berciri khas Pancadarma, maka hasilnya akan mewujudkan masyarakat tertib damai, salam
bahagia Sebaliknya bila usaha tersebut meninggalkan Pancadarma, maka hasilnya tidak akan
sesuai dengan tujuan Tamansiswa.