Anda di halaman 1dari 55

PT GRAHAMAS CITRAWISATA Tbk. DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARY LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN/ CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

Untuk Periode-Periode Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2018 dan 31 Desember 2017/ For The Periods Ended September 30, 2018 and December 31, 2017

TIDAK DIAUDIT/ UNAUDITED

PT GRAHAMAS CITRAWISATA Tbk. DAN ENTITAS ANAK DAFTAR ISI

PT GRAHAMAS CITRAWISATA Tbk. AND SUBSIDIARY TABLE OF CONTENTS

Halaman/

 

Page

SURAT PERNYATAAN DIREKSI

DIRECTORS’ STATEMENT LETTER

LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Pada tanggal 30 September 2018 dan 31 Desember 2017 serta untuk periode-periode yang berakhir pada tanggal tersebut.

CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of September 30, 2018 dan December 31, 2017 and for the periods then ended.

Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian

1 2

Consolidated Statements of Financial Position

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian

3

Consolidated Statements of Profit or Loss and Other Comprehensive Income

Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian

4

Consolidated Statements of Changes in Shareholdders’ Equity

Laporan Arus Kas Konsolidasian

5

Consolidated Statements of Cash Flows

Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian

6 -

52

Notes to Consolidated Financial Statements

PT. GRAHAMAS CITRAWISATA Tbk. DAN ENTITAS ANAK LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 SEPTEMBER 2018 DAN 31 DESEMBER 2017 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

PT. GRAHAMAS CITRAWISATA Tbk. AND SUBSIDIARY CONSOLIDATED STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION SEPTEMBER 30, 2018 AND DECEMBER 31, 2017 (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

 

Catatan/

30 September / September 30,

31 Desember / December 31,

Notes

2018

2017

ASET

ASSETS

ASET LANCAR Kas dan setara kas Piutang usaha - pihak ketiga (Setelah dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai per 30 September 2018 dan 31 Desember 2017 masing-masing sebesar

2d,3

115.702.694

593.690.769

CURRENT ASSETS Cash and cash equivalents Trade receivable - third parties (Net of allowance for impairment losses per September 30, 2018 and December 31, 2017 amounted to Rp 48,615,671, respectively Other receivables Third parties Related parties Inventories Prepaid expenses

Rp 48.615.671 Piutang lain-lain Pihak ketiga Pihak berelasi Persediaan

2e,2f,4

1.227.639.048

888.754.042

2e,2f,5

155.773.419

151.063.792

2e,2f,2t,5,25

7.280.269.141

7.364.662.668

2g,2o,6

183.390.881

392.281.563

Biaya dibayar dimuka Jumlah Aset Lancar

2h,7

504.649.342

623.787.756

9.467.424.526

10.014.240.590

Total Current Assets

ASET TIDAK LANCAR Aset tetap (Setelah dikurangi akumulasi penyesuaian per 30 September 2018 sebesar Rp 39.234.981.436 dan Rp 37.166.661.062 per 31 Desember 2017 Aset pajak tangguhan Aset lain-lain Jumlah Aset Tidak Lancar

2i,8

24.930.436.174

26.992.653.667

NON - CURRENT ASSETS Property, plant and equipment (Net of accumulated depreciation September 30, 2018 amounted to Rp 39,234,981,436 and Rp 37,166,661,062 in December 31, 2017 Deferred tax assets Other assets

2q,14c

1.606.134.010

1.606.134.010

9

11.420.000

11.420.000

26.547.990.184

28.610.207.677

Total Non - Current Assets

JUMLAH ASET

36.015.414.710

38.624.448.267

TOTAL ASSETS

Catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian tak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian

Accompanying notes to the consolidated financial statements which are an integral part of these consolidated financial statements

1

PT. GRAHAMAS CITRAWISATA Tbk. DAN ENTITAS ANAK LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN

30 SEPTEMBER 2018 DAN 31 DESEMBER 2017 (Lanjutan) SEPTEMBER 30, 2018 AND DECEMBER 31, 2017 (Continued)

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

(Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

PT. GRAHAMAS CITRAWISATA Tbk. AND SUBSIDIARY CONSOLIDATED STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION

 

Catatan/

30 September / September 30,

31 Desember / December 31,

Notes

2018

2017

LIABILITAS DAN EKUITAS

LIABILITIES AND EQUITY

LIABILITAS

LIABILITAS JANGKA PENDEK Utang usaha - pihak ketiga Beban yang masih harus dibayar Utang pajak Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun Utang bank Utang sewa pembiayaan Pendapatan diterima dimuka Liabilitas keuangan jangka pendek lainnya Pihak ketiga Pihak berelasi Jumlah Liabilitas Jangka Pendek

 

LIABILITIES

CURRENT LIABILITIES Trade payables - third parties Accrued expenses Taxes payable Current maturities of long-term liabilities Bank loan Finance lease payable Prepaid income Other short-term financial liabilities Third parties Related parties

2e,2k,10

1.025.090.461

843.109.563

11

3.909.339.666

3.488.256.067

2q,14a

978.768.777

794.891.010

2e,17

4.215.000.000

2.400.000.000

2r,12

193.286.809

173.501.784

2n,16

3.187.500

14.437.500

13

5.792.260.767

6.275.869.434

2t,15,25

997.424.080

725.444.072

17.114.358.060

14.715.509.430

Total Current Liabilities

LIABILITAS JANGKA PANJANG Utang bank Utang sewa pembiayaan Pendapatan diterima dimuka Liabilitas imbalan kerja Jumlah Liabilitas Jangka Panjang

17

8.945.000.000

13.685.000.000

NON CURRENT LIABILITIES Bank loan Finance lease payable Unearned income Employee benefit liabilities Total Non Current Liabilities

2r,12

619.682.518

767.224.686

2n,16

-

-

2l,18

2.111.004.000

2.111.004.000

11.675.686.518

16.563.228.686

JUMLAH LIABILITAS

28.790.044.578

31.278.738.116

TOTAL LIABILITIES

EKUITAS Modal dasar 187.500.000 saham, nilai nominal Rp 800 (dalam satuan Rupiah) per saham. Modal ditempatkan dan disetor 58.839.958 lembar saham Premi saham Penghasilan komprensif lain Saldo rugi Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Kepentingan non pengendali JUMLAH EKUITAS

19

58.839.958

EQUITY Authorized capital 187,500,000 share, nominal value Rp 800 (in Rupiah) per share Issued and paid

47.071.966.400

47.071.966.400

58.839.958 shares Premium shares Other comprehensive income

33.600

33.600

719.232.000

719.232.000

(40.566.861.868)

(40.446.521.849)

Accumulated losses Equity attributable to the company Non controlling interest TOTAL EQUITY

7.224.370.132

7.344.710.151

20

1.000.000

1.000.000

7.225.370.132

7.345.710.151

JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS

36.015.414.709

38.624.448.267

TOTAL LIABILITIES AND EQUITY

Catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian tak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian

The accompanying notes to the consolidated financial statements which are an integral part of these consolidated financial statements

2

PT. GRAHAMAS CITRAWISATA Tbk. DAN ENTITAS ANAK LAPORAN LABA RUGI KOMPREHENSIF KONSOLIDASIAN UNTUK PERIODE-PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2018 DAN 2017 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

PT. GRAHAMAS CITRAWISATA Tbk. AND SUBSIDIARY CONSOLIDATED STATEMENTS OF COMPREHENSIVE INCOME FOR THE PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2018 AND 2017 (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

 

Catatan/

30 September / September 30,

30 September / September 30,

Notes

2018

2017

PENDAPATAN

2p,21

22.966.934.578

19.767.840.104

REVENUES

BEBAN POKOK PENDAPATAN

2p,22

8.116.778.256

6.240.592.338

COST OF SALES

LABA BRUTO

14.850.156.323

13.527.247.766

GROSS PROFIT

BEBAN USAHA Beban pemasaran Beban umum dan administrasi

2p,23

963.573.249

787.151.427

OPERATING EXPENSES Marketing expenses General and administrative expenses

2p,24

9.780.252.937

9.160.351.330

 

10.743.826.186

9.947.502.758

PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN Laba penjualan aset tetap Pendapatan bunga Biaya bank Beban bunga Lain-lain - bersih Jumlah Pendapatan (Beban) Lain-lain

 

-

-

OTHERS INCOME (EXPENSES) Gain on sale of fixed assets Interest income Bank expenses Interest expenses Others - net Total Other Income (Expense)

1.092.115

1.018.590

(3.985.000)

(3.371.732)

(1.502.502.399)

(1.718.050.761)

(2.721.274.871)

(1.158.281.008)

(4.226.670.156)

(2.878.684.912)

Laba (Rugi) Sebelum Pajak Penghasilan

(120.340.019)

701.060.096

Income (Loss) Before Income Tax

PENGHASILAN (BEBAN) PAJAK Pajak kini

2q,14b

-

-

INCOME (EXPENSES) TAX Current taxes

Pajak tangguhan Jumlah Penghasilan (Beban) Pajak

2q,14c

-

-

Deferred taxes Total of Income (Expenses) Tax

-

-

LABA (RUGI) BERSIH TAHUN BERJALAN

(120.340.019)

701.060.096

GAIN (LOSS) FOR THE YEAR

PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN:

OTHER COMPREHENSIVE INCOME:

Keuntungan (kerugian) aktuarial dari

Gain (loss) from actuary program

defined benefit pension TOTAL COMPREHENSIVE INCOME

program pensiun manfaat pasti JUMLAH LABA KOMPREHENSIF

2p,18

-

-

(120.340.019)

701.060.096

JUMLAH LABA KOMPREHENSIF YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:

TOTAL COMPREHENSIVE INCOME ATTRIBUTABLE TO:

Pemilik entitas induk Kepentingan non pengendali LABA (RUGI) BERSIH

 

(120.340.019)

701.060.096

Owners of the Companies Non controlling interest NET INCOME (LOSS)

 

-

-

 

(120.340.019)

701.060.096

LABA (RUGI) BERSIH PER SAHAM DASAR DAN DILUSIAN

2s,29

(2,05)

11,91

EARNING (LOSS) PER SHARES AND DILUTED

Catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian tak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian

Accompanying notes to the consolidated financial statements which are an integral part of these consolidated financial statements

3

PT. GRAHAMAS CITRAWISATA Tbk. DAN ENTITAS ANAK LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2018 DAN 31 DESEMBER 2017 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

PT. GRAHAMAS CITRAWISATA Tbk. AND SUBSIDIARY CONSOLIDATED STATEMENTS OF CHANGES IN SHAREHOLDERS' EQUITY FOR THE YEARS ENDED SEPTEMBER 30, 2018 AND DECEMBER 31, 2017 (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

Saldo laba

Pendapatan

komprehensif

 

Agio saham/ Capital paid in excess of par value

belum ditentukan

lain/

Kepentingan

penggunaannya/

Other

Non Pengendali/

Jumlah Ekuitas

 

Modal saham/

Unappropriated of

comprehensive

Jumlah/

Non-controlling

Total

Capital stock

retained earnings

income

Total

Interest

Equity (Deficit)

Saldo pada tanggal 1 Januari 2017

47.071.966.400

33.600

(41.009.991.486)

947.704.000

7.009.712.514

1.000.000

7.010.712.514

Balance as of Januari 1, 2017

Laba periode berjalan

-

-

563.469.637

-

563.469.637

-

563.469.637

Profit for current period

Keuntungan (kerugian) aktuarial atas liabilitas imbalan pasca kerja

-

-

-

(228.472.000)

(228.472.000)

-

(228.472.000)

Gains (losses) on actuarial liabilities post-employment benefits

Saldo pada tanggal 31 Desember 2017

47.071.966.400

33.600

(40.446.521.849)

719.232.000

7.344.710.151

1.000.000

7.345.710.151

Balance as of December 31, 2017

Laba periode berjalan

-

-

(120.340.019)

-

(120.340.019)

-

(120.340.019)

Profit for current period

Keuntungan (kerugian) aktuarial atas liabilitas imbalan pasca kerja

-

-

-

-

-

-

-

Gains (losses) on actuarial liabilities post-employment benefits

Saldo pada tanggal 30 September 2018

47.071.966.400

33.600

(40.566.861.868)

719.232.000

7.224.370.132

1.000.000

7.225.370.132

Balance as of June 30, 2018

Catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian tak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian

Accompanying notes to the consolidated financial statements which are an integral part of these consolidated financial statements

4

PT. GRAHAMAS CITRAWISATA Tbk. DAN ENTITAS ANAK LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2018 DAN 2017 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

PT. GRAHAMAS CITRAWISATA Tbk. AND SUBSIDIARY CONSOLIDATED STATEMENTS OF CASH FLOWS FOR THE YEARS ENDED SEPTEMBER 30, 2018 AND 2017 (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

 

30 September / September 30,

30 September / September 30,

2018

2017

ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI Penerimaan kas dari operasional Pembayaran kepada pihak ketiga Pembayaran kepada pegawai Pembayaran beban usaha Pembayaran lainnya Arus kas bersih diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas operasi

 

CASH FLOWS FROM OPERATING ACTIVITIES

22.628.049.572

19.506.110.897

Cash receipts from operational Payment to third parties Payment to third employees Payment to operating expenses

(4.490.971.362)

(4.426.640.256)

(7.326.993.040)

(5.022.265.603)

(4.613.939.471)

(5.956.940.892)

(3.971.647.286)

(3.767.403.912)

Other payment Total net cash provided by (used in) operating activities

2.224.498.413

332.860.235

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI Penjualan aset tetap Perolehan aset tetap Arus kas bersih diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas investasi

 

CASH FLOWS FROM INVESTING ACTIVITIES

-

-

Selling of fixed assets

(6.102.881)

-

Acquisition of fixed assets Total net cash provided by (used in) investing activities

(6.102.881)

-

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN Pinjaman pihak yang berelasi Penerimaan utang pihak yang berelasi Sewa pembiayaan Pinjaman bank Arus kas bersih diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas pendanaan

-

595.407.019

CASH FLOWS FROM FINANCING ACTIVITIES Related parties loan Approval payable from related parties Lease payables Bank loan Total net cash provided by (used in) funding activities

356.373.535

520.800.574

(127.757.143)

(69.571.338)

(2.925.000.000)

(2.160.000.000)

(2.696.383.608)

(1.113.363.745)

PENURUNAN BERSIH KAS DAN SETARA KAS

(477.988.076)

(780.503.510)

NET DECREASE IN CASH AND CASH EQUIVALENTS

SALDO KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN

593.690.769

1.024.098.508

BEGINNING BALANCE OF CASH AND CASH EQUIVALENTS

SALDO KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN

115.702.693

243.594.998

ENDING BALANCE OF CASH AND CASH EQUIVALENTS

Saldo kas dan setara kas pada akhir tahun terdiri dari:

Cash and cash equivalents at the end of the year consists of:

Kas

27.108.937

32.680.161

Cash on hand

Bank

88.593.757

210.914.837

Cash in banks Total

Jumlah

115.702.694

243.594.998

Catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian tak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian

5

Accompanying notes to the consolidated financial statements which are an integral part of these consolidated financial statements

PT GRAHAMAS CITRAWISATA Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN UNTUK PERIODE-PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2018 DAN 31 DESEMBER 2017 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

PT GRAHAMAS CITRAWISATA Tbk. AND SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS FOR THE PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2018 AND DECEMBER 31, 2017 (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

1.

UMUM

a. Pendirian dan Informasi Umum

PT. Grahamas Citrawisata Tbk ("Perusahaan") didirikan di Jakarta dengan akta Notaris Saidus Sjahar, SH No. 74 tanggal 14 September 1989. Akta pendirian Perusahaan disahkan oleh Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan nomor C2- 1367.HT.91 tanggal 18 April 1991 dan diumumkan dalarn Berita Negara Republik Indonesia No. 69 tanggal 27 Agustus 1991 Tambahan No. 2722.

Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa perubahan, terakhir berdasarkan Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Pernyataan Keputusan Rapat Umum. Pemegang saham Luar Biasa, Nomor 02 tanggal 4 Desember 2015, yang dibuat di hadapan Yurisa Martanti, SH, M.H., Notaris di Jakarta, penyesuaian Anggaran Dasar Perusahaan dengan peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 32/POJK.04/2014 tentang rencana dan penyelenggaraan rapat umum pemegang saham perusahaan terbuka dan peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor: 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik yang keduanya ditetapkan pada tanggal 8 Desember 2014. Perubahan anggaran dasar tersebut telah disetujui Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor: AHU-AH.01.03-0992233, tanggal 30 Desember 2015.

Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan terutama bergerak di bidang industri perhotelan dan jasa akomodasi atau penyewaan ruangan yang berhubungan dengan kegiatan perhotelan serta melakukan dan mengerjakan segala sesuatu yang berhubungan dengan bidang tersebut baik secara langsung maupun tidak langsung.

Perusahaan berkedudukan di Jakarta dengan alamat Gedung Medco, Jl. Ampera Raya No. 18 - 20, Jakarta 12560. Sedangkan unit usaha hotel nya berlokasi di Jl. Laras Datuk Bandaro, Bukittinggi, Sumatera Barat.

Perusahaan memulai kegiatan usahanya komersialnya pada bulan Nopember 1995 dan memperoleh sertifikat Hotel Berbintang Empat pada tanggal 9 Nopember 1995. Perusahaan memperoleh ijin usaha tetap hotel dengan Surat Keputusan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal No. 483/T/PARIWISATA/2001 tanggal 11 Desember 2001.

6

1.

GENERAL

a.

Establishment and General Information

PT. Grahamas Citrawisata Tbk ("Company") was established in Jakarta based on notarial deed No. 74 dated September 14, 1989 from Notary Saidus Sjahar, S.H. The deed of establishment was approved by the Minister of Law and Human Right of the Republic of Indonesia in his Decision Letter No. C2-1367.HT.91 dated April 18, 1991 and was published in Supplement No. 69 to the State Gazette of the Republic of Indonesia No. 2722 dated August 27, 1991.

The Articles of Association have been amended several changes, most recently by Deed of Minutes of General Meeting of Shareholders General Meeting Statement. Extraordinary shareholders, No. 02 dated December 4, 2015, made before Yurisa Martanti, SH, MH, Notary in

Jakarta, the adjustment of the Company's Articles by the Financial Services Authority regulation No. 32/POJK.04/2014 of the plan and the holding of the general meeting shareholders of the public company and the Financial Services Authority regulation No. 33/POJK.04/2014 of the Board of Directors and Board of Commissioners of Public company which are both set on December 8,

2014. This amendment has been approved by the

Minister of Law and Human Rights of the Republic

of Indonesia No. AHU-AH.01.03-0992233, dated December 30, 2015.

According to article 3 of the Company's articles of association the Company engaged its business in hotel and accommodation or lease facilities related to the hotel business. It is also engaged in activities related to the aforementioned business, whether directly or indirectly.

The Company is domiciled in Jakarta at Medco Building, Jl. Ampera raya No. 18 - 20, Jakarta 12560. While its hotel business unit located in Jl. Laras Datuk Bandaro, Bukittinggi, West Sumatera.

The Company started its commercial business

operations in November 1995 and obtained the certificate of Four Star hotels on November 9,

1995. The company obtained a business license

remains with the Decree of the Head of the

Investment Coordinating Board No. 483/T/PARIWISATA/2001 dated December 11, 2001.

PT GRAHAMAS CITRAWISATA Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN UNTUK PERIODE-PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2018 DAN 31 DESEMBER 2017 (Lanjutan) (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

PT GRAHAMAS CITRAWISATA Tbk. AND SUBSDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS FOR THE PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2018 AND DECEMBER 31, 2017 (Continued) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

1. UMUM (Lanjutan)

b. Penawaran Umum Saham Perusahaan

Pada tanggal 23 Desember 1994, Perusahaan memperoleh persetujuan dari Ketua Badan Pengawas Pasar Modal (BAPEPAM) dalam

suratnya No. 5-2065/PM/1994 untuk menawarkan

8.750.000 lembar sahamnya di bursa efek.

Perusahaan telah mencatatkan seluruh sahamnya pada Bursa Efek Surabaya pada tanggal 14 Februari 1995, sejak bulan Desember

2007 telah terjadi penggabungan antara Bursa

Efek Jakarta menjadi Bursa Indonesia, sehingga

demikian saham Perusahaan tercatat pada Bursa

Efek Indonesia.

1.

GENERAL (Continued)

b.

Company’s Public Offering

On December 23, 1994, the Company obtained

approval from the Chairman of Capital Market Supervisory Agency (Bapepam) in his letter No. 5-

2065 / PM / 1994 to offer 8.75 million shares on

the stock exchange sheet. The Company has listed all its shares in the Surabaya Stock

Exchange on February 14, 1995, since December

2007 there has been a merger of Jakarta Stock

Exchange became Indonesia Stock Exchange, so that such shares are listed on the Indonesia Stock Exchange.

Berdasarkan Rapat Umum Tahunan Para Pemegang Saham tanggal 30 Juni 1999 yang

Based on the Annual General Meeting of Shareholders dated June 30, 1999 which is

diaktakan dengan Akta Notaris II Asmawel Amin, S.H., No. 95, pemegang saham Perusahaan selanjutnya menyetujui pembagian saham bonus yang berasal dari kapitalisasi agio saham sebanyak 2.187.458 saham dengan nilai nominal Rp 800 per saham. Bonus saham ini di umumkan

notarized under Deed II Asmawel Amin, SH, No. 95, the Company's shareholders subsequently approved the distribution of bonus shares through capitalization of share premium as much as 2,187,458 shares with a nominal value of Rp 800 per share. Bonus shares is announced

di

Bursa efek Surabaya pada tanggal

at the Surabaya Stock Exchange on September

30

September 1999.

30, 1999.

Berdasarkan Akta Rapat Umum Pemegang

Saham tanggal 30 Juni 1999 yang dibuat di hadapan H. Asmawel Amin. SH. Notaris di Jakarta, pemegang saham Perusahaan menyetujui pembagian saham bonus yang berasal dari kapitalisasi agio saham sebanyak 2.187.458 saham dengan nilai nominal Rp 800 per saham dimana setiap pemilik atas setiap atas setiap kelipatan 200 saham akan memperoleh saham bonus dalam jumlah proporsional dengan jumlah saham yang dimiliki yakni jumlah saham yang dimiliki dibagi 200 dikali 25 saham bonus. sehingga jumlah saham Perusahaan meningkat menjadi 19.687.458 lembar saham. Bonus saham ini diumumkan pada Bursa Efek Surabaya tanggal

30 September 1999.

Berdasarkan Akta Berita Acara Rapat Pemegang Saham Luar Biasa PT. Grahamas Citrawisata

No. 22 tanggal 29 September 2005 di buat oleh Yurisa Martanti, S.H., Notaris di Jakarta. Perusahaan telah melakukan konversi dari utang menjadi modal, dimana jumlah uang hilang sebesar Rp 31.322.000.000 dikonversi menjadi

39.152.500 lembar saham yang diberikan kepada

pihak Tophams Finance Limited mendapatkan

21.533.875 saham dan Pihak McCloud Investment Limited mendapatkan 17.618.625 saham, sehingga jumlah saham Perusahaan menjadi 58.839.958 lembar saham.

7

Based on the Deed General Meeting of Shareholders dated June 30, 1999 made in presence of H. Asmawel Amin. SH. Notary in

Jakarta, the shareholders approved the distribution of bonus shares through capitalization of share premium as much as 2,187,458 shares with a nominal value of Rp 800 per share which each owner on each on each multiple of 200 shares will receive bonus shares in an amount proportionate to the number of shares owned by the number of shares owned divided by 200 multiplied by 25 shares bonus. so the number of shares of the Company increased to 19,687,458 shares. Bonus shares was announced on the Surabaya Stock Exchange dated September 30,

1999.

Based on the Deed of Minutes of Extraordinary Meeting of Shareholders of PT. Grahamas Citrawisata No. 22 September 29, 2005 made by Yurisa Martanti, SH, Notary in Jakarta. The Company has made the conversion of debt to equity, where the amount of money lost Rp 31,322,000,000 converted to 39.152,500 shares granted to parties Tophams Finance Limited acquire 21,533,875 shares, and Party McCloud Investment Limited acquire 17,618,625 shares, bringing the total number Company shares into 58,839,958 shares.

PT GRAHAMAS CITRAWISATA Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN UNTUK PERIODE-PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2018 DAN 31 DESEMBER 2017 (Lanjutan) (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

PT GRAHAMAS CITRAWISATA Tbk. AND SUBSDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS FOR THE PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2018 AND DECEMBER 31, 2017 (Continued) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

1. UMUM (Lanjutan)

1.

GENERAL (Continued)

c.

Susunan

Dewan

Komisaris,

Pengurus

dan

c.

Boards

of

Commissioners,

Directors

and

Karyawan

Employees

 

Berdasarkan Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Grahamas Citrawisata Nomor 28 tanggal 31 Mei 2018 yang dibuat oleh Yurisa Martanti, SH, Notaris di Jakarta dan telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Reoublik Indonesia Nomor AHU- AH.01.03-0216969 tanggal 29 Juni 2018 dan berdasarkan Akta Notaris Yurisa Martanti, SH, MH, Nomor 05 tanggal 19 November 2017 dan telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU- AH.01.03-0195514 tanggal 28 November 2017, susunan Dewan Komisaris dan Direksi pada tanggal 30 September 2018 dan 31 Desember 2017 adalah sebagai berikut:

Based on the Deed of minute the Annual Meeting of Shareholders of PT Grahamas Citrawisata No. 28 May 31, 2018 made by Yurisa Martanti, SH, Notary in Jakarta and was approved by the Minister of Justice and Human Rights of the Republic Indonesia No. AHU-AH.01.03-0216969 dated June 29, 2018 and based on Deed Yurisa Martanti, SH, No. 14 dated June 26, 2015 and was approved by the Minister of Justice and Human Rights of the Republic of Indonesia No. AHU-AH.01.03-0947746 dated July 2, 2015, the Board of Commissioner and Directors on September 30, 2018 and December 31, 2017 are as follows:

 

30 September 2018

31 Desember 2017

Dewan Komisaris Komisaris Utama Wakil Komisaris Utama Komisaris

:

Dedi Sjahrir Panigoro Tonny Djayalaksana Panchar Nirwana Siddik

Dedi Sjahrir Panigoro Tonny Djayalaksana Panchar Nirwana Siddik

:

Board of Commissioners President Commissioner Vice President Commissioner Commissioner

:

:

:

:

Komisaris Komisaris Independen Komisaris Independen Komisaris Independen Komisaris Independen

:

Ery Yunasri -- E.M. Masdi Syahar

Ery Yunasri Zulhefi E.M. Masdi Syahar

:

Commissioner Independent Commissioner Independent Commissioner

:

:

:

:

:

Endy W. Suryokusumo

Endy W. Suryokusumo

:

Independent Commissioner

:

Nilma Evi

-

:

Independent Commissioner

Dewan Direksi Direktur Utama Wakil Direktur Utama Direktur Direktur Direktur Independen

:

Yusadha Adhimukti Ilham Wardhana Siregar Fajar Nurmansyah Rachmad Agung Chairul Anwar

Yusadha Adhimukti Ilham Wardhana Siregar Fajar Nurmansyah Rachmad Agung Chairul Anwar

:

Board of Directors President Director Vice President Director Director Director Independent Director

:

:

:

:

:

:

:

:

Susunan komite audit perusahaan pada tanggal

30 September 2018 dan 31 Desember 2017

adalah sebagai berikut:

30 September 2018

The audit committee the company on September 30, 2018 and December 31, 2017 are as follows:

31 Desember 2017

Ketua

:

E.M. Masdi Syahar

E.M. Masdi Syahar

:

Chairman

Anggota

:

Azwir Anwar

Azwir Anwar

:

Members

Anggota

:

Agung Nurmansyah

Agung Nurmansyah

:

Members

Remunerasi yang dibayarkan kepada Dewan

Komisaris pada periode 30 September 2018 dan

31 Desember 2017 masing-masing sebesar Rp

225.000.000 dan Rp 292.500.000. Sedangkan

Remunerasi yang dibayarkan kepada Dewan Direksi pada periode 30 September 2018 dan 31 Desember 2017 masing-masing sebesar Rp 260.000.000 dan Rp 338.000.000. Jumlah remunerasi tersebut ditetapkan berdasarkan kinerja Perusahaan, tingkat inflasi dan faktor ekonomi lainnya.

Remuneration paid to the Board of Commissioners in September 30, 2018 and December 31, 2017 respectively amounting to Rp 225,000,000 and Rp 292,500,000. While the remuneration paid to the Board of Directors at September 30, 2018 and December 31, 2017 respectively amounted to Rp 260,000,000 and Rp 338,000,000. The total remuneration is determined based on the Company's performance, the rate of inflation and other economic factors.

8

PT GRAHAMAS CITRAWISATA Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN UNTUK PERIODE-PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2018 DAN 31 DESEMBER 2017 (Lanjutan) (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

PT GRAHAMAS CITRAWISATA Tbk. AND SUBSDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS FOR THE PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2018 AND DECEMBER 31, 2017 (Continued) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

1. UMUM (Lanjutan)

1.

GENERAL (Continued)

c. Susunan

Dewan

Komisaris,

Pengurus

dan

c.

Boards

of

Commissioners,

Directors

and

Karyawan (Lanjutan)

 

Employees (Continued)

 

Sekretaris Perusahaan pada tanggal 30 September 2018 dan 31 Desember 2017 adalah Ngakan Putu Adhiriana.

 

Secretary of the Company on September 30, 2018 and December 31, 2017 is Ngakan Putu Adhiriana.

Jumlah karyawan Perusahaan pada 30 September 2018 dan 31 Desember 2017 masing- masing sebanyak 95 dan 92.

The number of employees of the Company on September 30, 2018 and December 31, 2017 respectively as 95 and 92.

d. Entitas Anak

 

d.

Subsidiary

 

Kepemilikan Langsung

 

Direct Ownership

 

PT Minang Nagari Mandiri

PT. Minang Nagari Mandiri, didirikan berdasarkan akta No. 16 tanggal 19 Juli 2008 dari Fathiah Helmi, S.H., di Jakarta dengan modal dasar berjumlah Rp 20.000.000.000 yang terdiri dari 20.000 lembar saham dengan nilai nominal Rp 1.000.000 per lembar saham dan telah disahkan oleh Menteri Kehakiman dan Hak Azasi Manusia Republik Indonesia Nomor C1598.HT.01.01-Th 2009 tanggal 6 Nopember 2009. Jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh sebanyak 50.000 saham dengan nilai nominal sebesar Rp 5.000.000.000. Komposisi kepemilikan saham Perusahaan di PT Minang Nagari Mandiri pada tanggal 31 Desember 2016 adalah 99,98% atau sebesar Rp 4.999.000.000.

Maksud dan tujuan pendirian Anak Perusahaan tersebut adalah bergerak dalam bidang pariwisata dan properti. Dengan kegiatan usaha utama yaitu meliputi perhotelan, biro perjalanan dan bidang properti dan sampai saat ini perusahaan belum beroperasi.

Modal ditempatkan dan disetor penuh direalisasikan pada tahun 2009, sehingga laporan keuangan konsolidasian disajikan dimulai pada tahun 2009.

Jumlah aset dan pendapatan perusahaan anak sebelum jurnal dieleminasi adalah sebagai berikut:

Nama Perusahaan/

Aset/Assets

PT Minang Nagari Mandiri

PT. Minang Nagari Mandiri, established by deed No. 16 dated July 19, 2008 from Fathiah Helmi, SH, in Jakarta with an authorized capital amounted to Rp 20,000,000,000 consisting of 20,000 shares with nominal value of Rp 1,000,000 per share and has been approved by the Minister of Justice and Human Rights of the Republic of Indonesia Number C1598.HT.01.01-Th 2009 dated November 6, 2009. the number of issued and fully paid as much as 50,000 shares with nominal value of Rp 5,000,000,000. The composition of company’s shares in PT Minang Nagari Mandiri in December 31, 2016 is 99,98% or equivalent to Rp 4,999,000,000.

The purposes and objectives of establishment of the subsidiaries is engaged in the tourism and property. With the main business activities which include hospitality, travel agency and property and so far the company has not operated.

Issued and fully paid capital realized in 2009, thus the consolidated financial statements are presented starting in 2009.

Total assets and income of subsidiaries before journals were eliminated as follows:

Pendapatan/Income

Companies

30 September 2018

31 Desember 2017

30 September 2018

31 Desember 2017

PT. Minang Nagari Mandiri

10.345.762.616

10.345.852.615

-

-

9

PT GRAHAMAS CITRAWISATA Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN UNTUK PERIODE-PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2018 DAN 31 DESEMBER 2017 (Lanjutan) (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

PT GRAHAMAS CITRAWISATA Tbk. AND SUBSDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS FOR THE PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2018 AND DECEMBER 31, 2017 (Continued) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

2.

IKHTISAR

PELAPORAN YANG SIGNIFIKAN

KEBIJAKAN

AKUNTANSI

DAN

a.

Dasar Penyusunan dan Pengukuran Laporan Keuangan Konsolidasian

Laporan keuangan konsolidasian telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia yang meliputi Pemyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan lnterpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan - lkatan Akuntan Indonesia (IAI). serta Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dari Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) No. VIII.G.7 (Revisi 2000) tentang "Pedoman Penyajian Laporan Keuangan" dan Keputusan No. VIII.G.7 dan ketentuan akuntansi lainnya yang lazim berlaku di Pasar Modal.

Laporan keuangan konsolidasian disusun berdasarkan asumsi kelangsungan usaha serta atas dasar akrual, kecuali laporan arus kas konsolidasian yang rnenggunakan dasar kas. Dasar pengukuran dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian ini adalah konsep biaya perolehan, kecuali beberapa akun tertentu yang didasarkan pengukuran lain sebagaimana dijelaskan dalam kebijakan akuntansi masing- masing akun tersebut.

Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan arus kas ke dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.

Mata uang pelaporan yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian ini adalah Rupiah.

b.

Penerapan

Standar

Akuntansi

Keuangan

(SAK) Baru

Dewan Standar Akuntansi Keuangan Indonesia telah mengeluarkan beberapa standar akutansi keuangan dan interpretasi baru atau revisi di bawah ini, yang relevan dengan laporan keuangan Perusahaan yang dimulai pada tanggal 1 Januari 2017 sebagai berikut:

10

2.

ACCOUNTING

POLICIES AND REPORTING

a. Basis of Preparation and Measurement of the Consolidated Financial Statements

The consolidated financial statements have been prepared and presented in accordance with Financial Accounting Standards in Indonesia which includes the Statement of Financial Accounting Standards (SFAS) and lnterpretation Financial Accounting Standards (IFAS) issued by the Financial Accounting Standards Board - Indonesian Institute of Accountants (IAI) and Market Supervisory Agency capital of Financial Institutions (Bapepam-LK) No. VIII.G.7 (Revised 2000) "Guidelines on Financial Statement Presentation", and Decision No. VIII.G.7 and other accounting provisions of the prevailing capital market.

SUMMARY

OF

SIGNIFICANT

The consolidated financial statements have been prepared on the going concern assumption and on the accrual basis, except for the consolidated statements of cash flows that typically uses a cash basis. The basis of measurement in the preparation of these consolidated financial statements is the historical cost basis, except for certain accounts which are based other measurements as explained in the accounting policies of each account.

The consolidated statements of cash flows prepared using the direct method by classifying cash flows into operating, investing and financing activities.

The reporting currency used in the preparation of these consolidated financial statements is Rupiah.

b. Application

of

New

Standards (IFRSs)

Financial

Accounting

The Indonesian Financial Accounting Standards Board has issued several new standards and interpretations or revisions below, which are relevant to the Company’s financial statements beginning on January 1, 2017 as follows:

PT GRAHAMAS CITRAWISATA Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN UNTUK PERIODE-PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2018 DAN 31 DESEMBER 2017 (Lanjutan) (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

PT GRAHAMAS CITRAWISATA Tbk. AND SUBSDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS FOR THE PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2018 AND DECEMBER 31, 2017 (Continued) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

2.

IKHTISAR

PELAPORAN YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan)

KEBIJAKAN

AKUNTANSI

DAN

b.

Penerapan

(SAK) Baru (Lanjutan)

Standar

Akuntansi

Keuangan

PSAK 1 (amandemen): Penyajian Laporan Keuangan tentang Prakarsa Pengungkapan

Perusahaan menerapkan amandemen ini untuk pertama kalinya pada tahun berjalan Amandemen tersebut mengklarifikasi bahwa suatu entitas tidak perlu menyediakan pengungkapan yang spesifik yang disyaratkan oleh suatu PSAK jika informasi yang dihasilkan dari pengungkapan tersebut tidak material, dan memberikan panduan atas dasar penggabungan dan pemisahan informasi untuk tujuan pengungkapan. Namun, amandemen tersebut menyatakan lagi bahwa entitas mempertimbangkan untuk memberikan pengungkapan tambahan jika pemenuhan atas persyaratan spesifik dari suatu PSAK tidak cukup membantu pengguna laporan keuangan dalam memahami dampak dari transaksi tertentu, kejadian dan kondisi lain terhadap posisi keuangan dan kinerja keuangan entitas.

Selanjutnya, amandemen tersebut mengklarifikasi bahwa bagian entitas dari penghasilan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan ventura bersama yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas harus disajikan secara terpisah dari penghasilan komprehensif lain dari Perusahaan dan harus dipisahkan ke dalam bagian pos yang berdasarkan masing - masing PSAK: (i) tidak akan direklasifikasi lebih lanjut ke laba rugi dan (ii) akan direklasifikasi lebih lanjut ke laba rugi ketika kondisi tertentu terpenuhi

Mengenai

amandemen tersebut memberikan contoh pengurutan sistematik atau pengelompokan catatan.

struktur laporan keuangan,

Penerapan amandemen ini tidak berdampak pada kinerja atau posisi keuangan konsolidasian Perusahaan.

Penerapan amandemen dan interpretasi standar berikut tidak memiliki pengaruh signifikan atas pengungkapan atau jumlah yang dicatat di dalam laporan keuangan konsolidasian pada tahun berjalan dan tahun sebelumnya:

11

2.

SUMMARY

POLICIES AND REPORTING (Continued)

OF

SIGNIFICANT

ACCOUNTING

b.

Application of New Financial Accounting Standards (IFRSs) (Continued)

PSAK 1 (amendment): Presentation of Financial Statements about Disclosure Initiative

The Company has applied these amendments for the first time in the current year. The amendments clarify that an entity need not provide specific disclosure required by a PSAK if the information resulting from that disclosure is not material, and give guidance on the bases of aggregating and disaggregating information for the disclosure purposes. However, the amendments reiterate that an entity should consider providing additional disclosure when compliance with the specific requirements in PSAK is insufficient to enable users of financial statements to understand the impact of particular transactions, events and conditions on the entity’s financial position and financial performance.

In addition, the amendments clarify that an entity’s share of the other comprehensive income of associates and joint ventures accounted for using the equity method should be presented separately from those arising from the Group, and should be separated into the share of items that, in accordance with other PSAKs: (i) will not be reclassified subsequently to profit or loss and (ii) will be reclassified subsequently to profit or loss when specific conditions are met.

As regards to the structure of the financial statements, the amendments provide examples of systematic ordering or grouping of the notes.

The application of these amendments has not resulted in any impact on the consolidated financial performance or financial position of the Company.

The application of the following amendments and intepretation to standards have not resulted to material impact to disclosures or on the amounts recognized in the current and prior year consolidated financial statements:

PT GRAHAMAS CITRAWISATA Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN UNTUK PERIODE-PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2018 DAN 31 DESEMBER 2017 (Lanjutan) (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

PT GRAHAMAS CITRAWISATA Tbk. AND SUBSDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS FOR THE PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2018 AND DECEMBER 31, 2017 (Continued) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

2.

IKHTISAR

PELAPORAN YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan)

Standar

b.

KEBIJAKAN

AKUNTANSI

Akuntansi

DAN

Penerapan

(SAK) Baru (Lanjutan)

Keuangan

2.

SUMMARY

POLICIES AND REPORTING (Continued)

OF

SIGNIFICANT

ACCOUNTING

b.

Application of New Financial Accounting Standards (IFRSs) (Continued)

PSAK 24: (penyesuaian), Imbalan Kerja,

 

PSAK 24: (improvement), Employee Benefits

PSAK 58: (penyesuaian), Aset Tidak Lancar yang Dimiliki Untuk Dijual dan Operasi yang Dihentikan,

PSAK 58: (improvement), Non-current Assets Held for Sale and Discontinued Operations,

PSAK

60:

(penyesuaian),

Instrumen

PSAK

60:

(improvement),

Financial

Keuangan: Pengungkapan,

 

Instruments: Disclosures,

 

ISAK 31: Interpretasi atas Ruang Lingkup

ISAK 31: Scope Interpretation of PSAK 13:

PSAK 13: Properti Investasi, dan

Investment Property, and

 

ISAK

32:

Definisi

dan

Hierarki

Standar

ISAK 32: Definition and Hierarchy of

Akuntansi Keuangan.

 

Financial Accounting Standards.

Standar

dan

interpretasi

telah

diterbitkan

tapi

Standards

and

interpretations

issued

not

yet

belum diterapkan

 

adopted

Standar baru dan amandemen standar yang relevan terhadap operasional Perusahaan berikut efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2018, dengan penerapan dini diperkenankan yaitu:

PSAK 2: (amandemen), Laporan Arus Kas tentang Prakarsa Pengungkapan,

PSAK 13: (amandemen), Properti Investasi tentang Pengalihan Properti Investasi,

PSAK 15: (penyesuaian), Investasi pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama,

PSAK 46: (amandemen), Pajak Penghasilan tentang Pengakuan Aset Pajak Tangguhan untuk Rugi yang Belum Direalisasi,

PSAK 53: (amandemen), Pembayaran Berbasis Saham tentang Klasifikasi dan Pengukuran Transaksi Pembayaran Berbasis Saham, dan

PSAK 67: (penyesuaian), Pengungkapan Kepentingan dalam Entitas Lain.

Interpretasi standar berikut efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2019, dengan penerapan dini diperkenankan yaitu:

PSAK 33: Transaksi valuta asing dan imbalan dimuka

12

New standards and amendments to standards relevant to the Company operations that are effective for periods beginning on or after January 1, 2018, with early application permitted are:

PSAK 2: (amendment), Statement of Cash Flows about Disclosure Initiative,

PSAK 13: (amendment), Transfers of Investment Property,

PSAK 15: (improvement), Investments in Associates and Joint Ventures,

PSAK 46: (amendment), Income Tax: Recognition on Deferred Tax Assets for Unrealized Losses,

PSAK 53: (amendment), Classification and Measurement of Share-based Payment Transactions, and

PSAK 67: (improvement), Disclosures of Interest in Other Entities.

Interpretation to standard effective for periods beginning on or after January 1, 2019, with early application permitted are:

ISAK

33:

Foreign

currency

advance consideration

transactions

and

PT GRAHAMAS CITRAWISATA Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN UNTUK PERIODE-PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2018 DAN 31 DESEMBER 2017 (Lanjutan) (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

PT GRAHAMAS CITRAWISATA Tbk. AND SUBSDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS FOR THE PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2018 AND DECEMBER 31, 2017 (Continued) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

2.

IKHTISAR

PELAPORAN YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan)

KEBIJAKAN

AKUNTANSI

DAN

2.

SUMMARY

POLICIES AND REPORTING (Continued)

OF

SIGNIFICANT

ACCOUNTING

b.

Penerapan

Standar

Akuntansi

Keuangan

b.

Application of New Financial Accounting

(SAK) Baru (Lanjutan)

 

Standards (IFRSs) (Continued)

Standar dan amandemen standar yang relevan terhadap operasional Perusahaan berikut efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2020, dengan penerapan dini diperkenankan yaitu:

 

Standards and amendments to standards relevant to the Company operations that are effective for periods beginning on or after January 1, 2020, with early application permitted are:

PSAK 15: (amandemen), Investasi pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama :

PSAK 15: (amendment), Investments in Associates and Joint Ventures: Long Term

tentang Kepentingan Jangka Panjang pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama,

 

Interest in Associate and Joint Ventures,

PSAK 71: Instrumen Keuangan,

 

PSAK 71: Financial Instruments,

PSAK 71: (amandemen), Instrumen

 

PSAK

71:

(amendment), Financial

Keuangan tentang Fitur Percepatan Pelunasan dengan Kompensasi Negatif,

 

Instruments: Prepayment Features with Negative Compensation,

PSAK 72:, Pendapatan dari Kontrak dengan

PSAK 73: Sewa.

 

PSAK

72:

Revenue

from Contracts with

Pelanggan, dan

Customers, and PSAK 73: Leases.

Sampai dengan tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasian, dampak dari standar dan interpretasi tersebut terhadap laporan keuangan konsolidasian tidak dapat diketahui atau diestimasi oleh manajemen

As of the issuance date of the consolidated financial statements, the effect of adoption of these standards, amendments and interpretations of the consolidated financial statements is not known nor reasonably estimable by management.

c.

Prinsip-prinsip konsolidasi

 

c.

Principles of consolidation

 

Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Perusahaan dan entitas anak.

Entitas anak adalah entitas dimana Perusahaan memiliki kekuasaan untuk mengatur kebijakan keuangan dan operasional. Metode akuisisi digunakan untuk mencatat akuisisi entitas anak oleh Perusahaan. Biaya perolehan termasuk nilai wajar imbalan kontinjensi pada tanggal akuisisi. Dalam kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap. Perusahaan mengukur kembali kepemilikan ekuitas yang dimiliki sebelumnya pada nilai wajar tanggal akuisisi dan mengakui keuntungan atau kerugian yang dihasilkan dalam laporan laba rugi konsolidasian. Perubahan dalam bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian dicatat sebagai transaksi ekuitas. Ketika pengendalian atas entitas anak hilang, bagian kepemilikan yang tersisa di entitas tersebut diukur kembali pada nilai wajarnya dan keuntungan atau kerugian yang dihasilkan diakui dalam laporan laba rugi konsolidasian.

13

The consolidated financial statements include the financial statements of the Company and its subsidiaries.

Subsidiaries are entities in which the Company has the power to govern the financial and operating policies. The acquisition method used to account for the acquisition of subsidiaries by the Company. Cost includes the fair value of contingent consideration at the acquisition date. In a business combination is achieved in stages. Company remeasure previously held equity interest at acquisition date fair value and recognize the resulting gain or loss in the consolidated statements of income. Changes in the ownership of the parent entity in subsidiaries that do not result in loss of control are accounted for as equity transactions. When control of a subsidiary is lost, the remaining ownership interest in the entity is remeasured at fair value and the resulting gains or losses are recognized in the consolidated income statement.

PT GRAHAMAS CITRAWISATA Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN UNTUK PERIODE-PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2018 DAN 31 DESEMBER 2017 (Lanjutan) (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

PT GRAHAMAS CITRAWISATA Tbk. AND SUBSDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS FOR THE PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2018 AND DECEMBER 31, 2017 (Continued) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

2.

IKHTISAR

PELAPORAN YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan)

KEBIJAKAN

AKUNTANSI

DAN

2.

SUMMARY

POLICIES AND REPORTING (Continued)

OF

SIGNIFICANT

ACCOUNTING

c. Prinsip-prinsip konsolidasi (Lanjutan)

c.

Principles of consolidation (Continued)

Seluruh transaksi saldo keuntungan dan kerugian intra kelompok usaha yang belum direalisasi dan material telah dieliminasi.

All transactions balance of advantages and disadvantages of intra-group unrealized and have been eliminated.

Pengendalian bersama entitas adalah suatu entitas dimana Perusahaan memiliki pengendalian bersama dengan satu venturer atau lebih. Entitas asosiasi adalah suatu entitas, yang bukan merupakan entitas anak ataupun pengendalian bersama entitas, tetapi Perusahaan memiliki pengaruh signifikan. Entitas asosiasi dan pengendalian bersama entitas dicatat dengan menggunakan metode ekuitas.

Jointly controlled entity is an entity in which the Company has joint control with one or more venturers. An associate is an entity, which is not a subsidiary or a jointly controlled entity, but the Company has a significant influence. Associates and jointly controlled entities are accounted for using the equity method.

Setiap akhir periode pelaporan Perusahaan melakukan pengujian penurunan nilai, apakah terdapat bukti obyektif bahwa investasi pada entitas asosiasi dan pengendalian bersama entitas mengalami penurunan nilai.

Each end of the reporting period the Company made impairment testing, whether there is objective evidence that the investment in associates and jointly controlled entities is impaired.

Kepentingan non pengendali merupakan proporsi atas hasil usaha dan aset bersih entitas anak yang tidak diatribusikan pada Perusahaan.

Non-controlling interests are proportionate share of the operating results and net assets of subsidiaries that are not attributable to the Company.

Hasil usaha entitas anak, entitas asosiasi dan pengendalian bersama entitas dimasukkan atau

Results of operations of subsidiaries, associates and jointly controlled entities incorporated or

di

keluarkan di dalam laporan keuangan

issued in the consolidated financial statements

konsolidasian masing-masing sejak tanggal

 

from the date of each acquisition or date of

akuisisi atau tanggal pelepasan.

disposal.

d. Kas dan Setara Kas

d.

Cash on Hand and Cash Equivalents

Kas

terdiri dari kas dan bank. Setara kas adalah

Cash consists of cash on hand and bank. Cash

semua investasi yang bersifat jangka pendek dan sangat likuid yang dapat segera dikonversikan

 

equivalents are investments that are short term, highly liquid that are readily convertible to cash

menjadi kas dengan jatuh tempo dalam waktu tiga bulan atau kurang sejak tanggal penempatannya

with original maturities of three months or less from the date of placement and are not used as

dan

yang tidak di jaminkan serta tidak dibatasi

collateral and are not restricted in use.

penggunaannya.

 

e. Aset Keuangan

e.

Financial Assets

Aset keuangan diakui di dalam laporan posisi keuangan konsolidasian jika, dan hanya jika, Perusahaan dan entitas anak menjadi pihak di dalam provisi kontraktual instrumen keuangan.

Selain dari aset keuangan di dalam hubungan lindung nilai kualifikasian kebijakan akuntansi Perusahaan dan entitas anak untuk setiap kategori adalah sebagai berikut:

14

Financial assets are recognized in the consolidated statement of financial position when, and only when, the Company and its subsidiary become a party to the contractual provisions of the financial instrument.

Other than the financial assets in a qualifying hedging relationships, the Company and its subsidiary's accounting policy for each category is as follows:

PT GRAHAMAS CITRAWISATA Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN UNTUK PERIODE-PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2018 DAN 31 DESEMBER 2017 (Lanjutan) (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

PT GRAHAMAS CITRAWISATA Tbk. AND SUBSDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS FOR THE PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2018 AND DECEMBER 31, 2017 (Continued) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

2.

IKHTISAR

PELAPORAN YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan)

e. Aset Keuangan (Lanjutan) e. Financial Assets (Continued)

KEBIJAKAN

AKUNTANSI

DAN

2.

SUMMARY

OF

SIGNIFICANT

ACCOUNTING

POLICIES AND REPORTING (Continued)

Pengakuan dan pengukuran awal Initial recognition and measurement

Ketika aset keuangan diakui pertama kali, aset keuangan tersebut diukur pada nilai wajar, ditambah, dalam hal aset keuangan tidak diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi, lansung biaya transaksi yang dapat diatribusikan. Perusahaan dan entitas anak menentukan klasifikasi asset keuangan pada pengakuan awal dan, apabila diizinkan dan jika diperbolehkan dan sesuai, akan dievaluasi kembali setiap akhir tahun keuangan.

When financial assets are recognized initially, they are measured at fair value, plus, in the case of financial assets not at fair value through profit or loss, directly attributable transaction costs. The Company and its subsidiary determine the classification of its financial assets at initial recognition and, where allowed and appropriate, revaluates this designation at the end of each reporting period.

Perusahaan dan entitas anak mengklasifikasikan aset ke dalam satu kategori sebagai didiskusikan di bawah ini, bergantung kepada tujuan suatu aset diperoleh.

The Company and its subsidiary classifies its financial assets into one of the categories discussed below, depending on the purpose for which the asset was acquired.

Pengukuran setelah pengakuan awal

Pengukuran setelah pengakuan awal aset keuangan bergantung pada klasifikasi sebagai berikut:

Subsequent measurement

The subsequent measurement of financial assets depends on their classification as follows:

i. Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi

Kategori ini meliputi aset keuangan “yang dimiliki untuk diperdagangkan‟ dan aset keuangan yang ditetapkan pada nilai wajar melalui laporan laba rugi pada awal penentuan.

i. Financial assets at fair value through profit or loss

This category includes financial assets “held for trading” and those designated at fair value through profit or loss at inception. A financial asset is classified as held for trading if acquired principally for the purpose of selling in the short term.

Suatu aset keuangan diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual apabila secara prinsip diperoleh untuk tujuan dujual dalam jangka pendek. Aset keuangan yang ditetapkan pada nilai wajar melalui laporan laba rugi pada saat penetapan awal adalah aset keuangan yang dikelola, dan kinerjanya dievaluasi berdasarkan nilai wajar, sesuai dengan suatu strategi investasi yang terdokumentasi. Derivatif juga dikategorikan sebagai investasi yang dimiliki untuk tujuan diperdagangkan, kecuali ditetapkan sebagai lindung nilai efektif. Aset yang termasuk dalam kategori ini diklasifikasikan sebagai aset lancar apabila aset tersebut baik dimiliki untuk diperdagangkan atau diharapkan untuk direalisasikan dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan setelah akhir periode pelaporan. Aset keuangan,yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi diukur pada nilai wajar, dan segala perubahan nilai wajar diakui pada laporan laba rugi.

Financial assets designated at fair value through profit or loss at inception are those that are managed, and their performance evaluated on a fair value basis, in accordance with a documented investment strategy. Derivatives are also categorized as held for trading, unless they are designated as effective hedges. Assets in this category are classified as current assets if they are either held for trading or are expected to be realized within 12 (twelve) months after the end of the reporting period. Financial assets, at fair value through profit or loss are measured at fair value, and any fair value changes are recognized in profit or loss.

15

PT GRAHAMAS CITRAWISATA Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN UNTUK PERIODE-PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2018 DAN 31 DESEMBER 2017 (Lanjutan) (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

PT GRAHAMAS CITRAWISATA Tbk. AND SUBSDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS FOR THE PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2018 AND DECEMBER 31, 2017 (Continued) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

2.

IKHTISAR

KEBIJAKAN

AKUNTANSI

DAN

2.

SUMMARY

OF

SIGNIFICANT

ACCOUNTING

PELAPORAN YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan)

 

POLICIES AND REPORTING (Continued)

e.

Aset Keuangan (Lanjutan)

 

e.

Financial Assets (Continued)

 

Pengukuran

setelah

pengakuan

awal

Subsequent measurement (Continued)

(Lanjutan)

Selain dari instrumen keuangan derivatif yang tidak dimaksudkan sebagai instrumen lindung nilai, Perusahaan dan entitas anak tidak memiliki aset yang dimiliki untuk diperdagangkan dan Perusahaan dan entitas anak tidak secara sukarela mengklasifikasikan aset keuangan sebagai nilai wajar melalui laba-rugi.

ii. Pinjaman dan Piutang

Pinjaman dan piutang merupakan aset keuangan nonderivatif dengan pembayaran tetap dan dapat ditentukan dan tidak memiliki kuotasi harga di pasar aktif. Secara mendasar, pinjaman dan piutang muncul dari pemberian barang dan jasa kepada para pelanggan (misalnya, piutang dagang), namun juga terkait dengan jenis lain aset moneter kontraktual.

Aset tersebut diukur dengan menggunakan biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif dikurangi provisi bagi penurunan nilai aset. Keuntungan dan kerugiannya diakui di dalam labarugi pada saat pinjaman dan piutang dihentikan pengakuannya atau mengalami penurunan nilai, sebagaimana melalui proses amortisasi.

Dari waktu ke waktu, Perusahaan dan entitas anak memilih untuk menegosiasi ulang persyaratan piutang dagang kepada pelanggan yang memiliki transaksi masa lalu yang baik. Negosiasi ulang tersebut cenderung mengubah jangka waktu pembayaran dibandingkan dengan jumlah yang terutang dengan konsekuensi arus kas yang diharapkan di masa depan akan didiskontokan pada suku bunga efektif awal dan segala perbedaan yang timbul terhadap nilai tercatat akan diakui di dalam laporan laba rugi sebagai laba operasi.

Pinjaman dan piutang Perusahaan dan entitas anak terdiri dari piutang dagang dan piutang lain-lain dan kas dan setara kas di dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.

16

Other than derivative financial instruments which are not designated as hedging instruments, the Company and its subsidiary do not have any assets held for trading nor does it voluntarily classify any financial assets as being at fair value through profit or loss.

ii.

Loans and receivables

Loans and receivables are non-derivative financial assets with fixed or determinable payments that are not quoted in an active market. They arise principally through the provision of goods and services to customers (e.g. trade receivables), but also incorporate other types of contractual monetary asset.

Such assets are carried at amortized cost using the effective interest method less provision for impairment. Gains and losses are recognized in profit or loss when the loans and receivables are derecognized or impaired, as well as through the amortization process.

From time to time, the Company and its subsidiary elects to renegotiate the terms of trade receivables due from customers with which it has previously had a good trading history. Such renegotiations will lead to changes in the timing of payments rather than changes to the amounts owed and, in consequence, the new expected cash flows are discounted at the original effective interest rate and any resulting difference to the carrying value is recognised in the consolidated statements of profit or loss (operating profit).

The Company and its subsidiary's loans and receivables comprise trade and other receivables and cash and cash equivalents in the consolidated statements of financial position.

PT GRAHAMAS CITRAWISATA Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN UNTUK PERIODE-PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2018 DAN 31 DESEMBER 2017 (Lanjutan) (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

PT GRAHAMAS CITRAWISATA Tbk. AND SUBSDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS FOR THE PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2018 AND DECEMBER 31, 2017 (Continued) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

2.

IKHTISAR

KEBIJAKAN

AKUNTANSI

DAN

2.

SUMMARY

OF

SIGNIFICANT

ACCOUNTING

PELAPORAN YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan)

 

POLICIES AND REPORTING (Continued)

e.

Aset Keuangan (Lanjutan)

 

e.

Financial Assets (Continued)

 

Pengukuran

setelah

pengakuan

awal

Subsequent measurement (Continued)

(Lanjutan)

Piutang dagang, piutang lain-lain, dan kas dan setara kas, dikelompokkan ke dalam aset lancar, kecuali apabila mereka memiliki jatuh tempo lebih dari 12 (dua belas) bulan setelah berakhirnya periode pelaporan, yang diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar.

iii. Investasi dimiliki hingga jatuh tempo

iii.

Aset keuangan “dimiliki sampai jatuh tempo” merupakan aset keuangan non derivatif dengan pembayaran tetap atau telah ditentukan dengan jatuh tempo tetap dimana manajemen Perusahaan dan entitas anak memiliki tujuan dan kemampuan positif untuk memiliki investasi sampai jatuh tempo.

Investasi dimiliki sampai jatuh tempo diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, dikurangi segala kerugian penurunan nilai. Keuntungan dan kerugiannya diakui di dalam laporan laba rugi pada saat investasi dimiliki sampai jatuh tempo dihentikan pengakuannya atau mengalami penurunan nilai, sebagaimana halnya melalui proses amortisasi.

Perusahaan dan entitas anak tidak memiliki aset keuangan yang diklasifikasikan sebagai investasi dimiliki sampai jatuh tempo.

iv. Aset keuangan tersedia untuk dijual iv.

Aset keuangan non derivatif yang tidak termasuk ke dalam kategori-kategori di atas, diklasifikasikan sebagai investasi tersedia untuk dijual yang terdiri terutama di dalam investasi strategis Perusahaan dan entitas anak di dalam entitas yang bukan merupakan entitas anak, entitas asosiasi maupun entitas sepengendali. Investasi tersedia untuk dijual diukur pada nilai wajar dengan perubahan nilai wajar, selain dari perubahan nilai wajar yang timbul dari fluktuasi nilai tukar dan bunga dihitung dengan menggunakan suku bunga efektif, yang diakui di dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan ke dalam cadangan investasi tersedia untuk dijual. Perubahan nilai tukar pada investasi didenominasi di dalam mata uang asing dan bunga yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga efektif, diakui di dalam laporan laba rugi.

17

Trade receivables, other receivables, and cash and cash equivalent, they are included in current assets, except those maturing more than 12 (twelve) months after the end of the reporting period, which are classified as noncurrent assets.

Held-to-maturity investments

Financial assets "held-to-maturity" are non derivative financial assets with fixed or determinable payments and fixed maturities that the Company and its subsidiary's management has the positive intention and ability to hold the investment to maturity.

The Held-to-maturity investments are measured at amortized cost using the effective interest method, less any impairment losses. Gains and losses are recognized in profit or loss when the held-to maturity investments are derecognized or impaired, as well as through the amortization process.

The Company and its subsidiary do not have any financial assets classified as held-to- maturity.

Available-for sale financial assets

Non-derivative financial assets not included in the above categories are classified as available-for-sale and comprise principally the Company and its subsidiary's strategic investments in entities not qualifying as subsidiary, associates or jointly controlled entities. They are carried at fair value with changes in fair value, other than those arising due to exchange rate fluctuations and interest calculated using the effective interest rate, recognised in other comprehensive income and accumulated in the available-for sale reserve. Exchange differences on investments denominated in a foreign currency and interest calculated using the effective interest rate method are recognised in profit or loss.

PT GRAHAMAS CITRAWISATA Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN UNTUK PERIODE-PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2018 DAN 31 DESEMBER 2017 (Lanjutan) (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

PT GRAHAMAS CITRAWISATA Tbk. AND SUBSDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS FOR THE PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2018 AND DECEMBER 31, 2017 (Continued) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

2.

IKHTISAR

KEBIJAKAN

AKUNTANSI

DAN

2.

SUMMARY

OF

SIGNIFICANT

ACCOUNTING

PELAPORAN YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan)

 

POLICIES AND REPORTING (Continued)

e.

Aset Keuangan (Lanjutan)

 

e.

Financial Assets (Continued)

 

Pengukuran

setelah

pengakuan

awal

Subsequent measurement (Continued)

(Lanjutan)

Investasi di dalam instrumen ekuitas dengan nilai wajar yang tidak dapat diukur dengan andal, diukur pada biaya perolehan dikurangi kerugian penurunan nilai.

Pada saat penjualan investasi tersedia untuk dijual, keuntungan atau kerugian kumulatif yang diakui di dalam pendapatan komprehensif lain, direklasifikasi dari cadangan investasi untuk dijual ke laba rugi.

Penghentian pengakuan

Suatu aset keuangan dihentikan pengakuannya apabila hak untuk menerima arus kas aset telah berakhir. Pada penghentian aset keuangan secara keseluruhan, selisih antara nilai tercatat dengan jumlah yang akan diterima dan semua kumulatif keuntungan atau kerugian yang telah diakui di dalam pendapatan komprehensif lainnya diakui di dalam laporan laba rugi.

Semua penjualan dan pembelian yang lazim aset keuangan diakui dan dihentikan pengakuannya pada saat tanggal perdagangan, yaitu tanggal di mana Perusahaan dan entitas anak berkomitmen untuk membeli atau menjual aset. Pembelian atau penjualan yang lazim (reguler) adalah pembelian atau penjualan aset keuangan berdasarkan kontrak yang mensyaratkan penyerahan aset dalam kurun waktu yang ditetapkan dengan peraturan atau kebiasaan yang berlaku dipasar.

Penurunan nilai aset keuangan

Perusahaan dan entitas anak menilai pada tiap akhir periode pelaporan apakah terdapat bukti objektif suatu aset keuangan atau kelompok aset keuangan mengalami penurunan nilai.

18

Investments in equity instruments whose fair value cannot be reliably measured are measured at cost less impairment loss.

On sale, the cumulative gain or loss recognised in other omprehensive income is reclassified from the available-for-sale reserve to profit or loss.

Derecognition

A financial asset is derecognized when the rights to receive cash flows from the asset have expired. On derecognition of financial asset in its entirety, the difference between the carrying amount and the sum of the consideration received and any cumulative gain or loss that had been recognized in other comprehensive income is ecognized in profit or loss.

All regular way purchases and sales of financial assets are recognized or derecognized on the trade date i.e., the date that the Company and its subsidiary commits to purchase or sell the asset. Regular way purchases or sales are purchases or sales of financial assets that require delivery of assets within the period generally established by regulation or convention in the marketplace concerned.

Impairment of financial leases

The Company and its subsidiary assess at the end of each reporting period whether there is any objective evidence that a financial asset or Company and its subsidiary of financial assets is impaired.

PT GRAHAMAS CITRAWISATA Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN UNTUK PERIODE-PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2018 DAN 31 DESEMBER 2017 (Lanjutan) (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

PT GRAHAMAS CITRAWISATA Tbk. AND SUBSDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS FOR THE PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2018 AND DECEMBER 31, 2017 (Continued) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

2.

IKHTISAR

PELAPORAN YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan)

e. Aset Keuangan (Lanjutan)

KEBIJAKAN

AKUNTANSI

DAN

2.

SUMMARY

POLICIES AND REPORTING (Continued)

OF

SIGNIFICANT

ACCOUNTING

e.

Financial Assets (Continued)

v.

Aset

yang

dinilai

dengan

biaya

perolehan

v.

Assets carried at amortized cost

diamortisasi

 

Untuk aset keuangan yang dinilai pada biaya perolehan diamortisasi, pertama, Perusahaan dan entitas anak menilai aset keuangan tersebut secara individual untuk menentukan apakah terdapat bukti penurunan nilai aset keuangan secara individual bagi aset yang signifikan secara individual maupun secara kolektif bagi aset keuangan yang tidak signifikan secara individual. Apabila Perusahaan dan entitas anak menentukan tidak terdapat bukti objektif penurunan nilai yang terjadi bagi aset keuangan yang dinilai secara individual, apakah signifikan atau tidak, maka aset tersebut dikategorikan ke dalam aset keuangan yang memiliki karakteristik risiko kredit yang serupa dan menilai aset keuangan tersebut secara kolektif. Aset yang dinilai secara individual untuk penurunan nilai dan di mana kerugian penurunan nilai terjadi, atau melanjutkan untuk diakui, tidak dikategorikan ke dalam penilaian kolektif penurunan nilai.

Apabila terdapat bukti objektif penurunan nilai aset keuangan yang dinilai pada biaya perolehan diamortisasi, telah terjadi, jumlah kerugiannya diukur sebagai selisih antara nilai tercatat aset dan nilai kini diskonto arus kas di masa depan pada suku bunga efektif awal aset keuangan. Apabila suatu pinjaman memiliki suku bunga variabel, maka suku bunga diskonto untuk mengukur semua kerugian penurunan nilai adalah suku bunga efektif. Jumlah tercatat aset dikurangi melalui penggunaan akun penyisihan. Kerugian penurunan nilai diakui di dalam laporan laba- rugi.

Ketika aset menjadi tidak tertagih, nilai tercatat aset keuangan yang mengalami penurunan nilai langsung dikurangi atau apabila suatu jumlah dibebankan kepada akun penyisihan, jumlah yang dibebankan kepada akun penyisihan dihapuskan terhadap nilai tercatat aset keuangan.

19

For financial assets carried at amortized cost, the Company and its subsidiary first assesses individually whether objective evidence of impairment exists individually for financial assets that are individually significant, or collectively for financial assets that are not individually significant. If the Company and its subsidiary determine that no objective evidence of impairment exists for an individually assessed financial asset, whether significant or not, it includes the asset in a group of financial assets with similar credit risk characteristics and collectively assesses them for impairment. Assets that are individually assessed for impairment and for which an impairment loss is, or continues to be recognized are not included in a collective assessment of impairment.

If there is objective evidence that an impairment loss on financial assets carried at amortized cost has been incurred, the amount of the loss is measured as the difference between the asset's carrying amount and the present value of estimated future cash flows discounted at the financial asset's original effective interest rate. If a loan has a variable interest rate, the discount rate for measuring any impairment loss is the current effective interest rate. The carrying amount of the asset is reduced through the use of an allowance account. The impairment loss is recognized in profit or loss.

When the asset becomes uncollectible, the carrying amount of impaired financial assets is reduced directly or if an amount was charged to the allowance account, the amounts charged to the allowance account are written off against the carrying value of the financial asset.

PT GRAHAMAS CITRAWISATA Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN UNTUK PERIODE-PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2018 DAN 31 DESEMBER 2017 (Lanjutan) (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

PT GRAHAMAS CITRAWISATA Tbk. AND SUBSDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS FOR THE PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2018 AND DECEMBER 31, 2017 (Continued) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

2.

IKHTISAR

PELAPORAN YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan)

e. Aset Keuangan (Lanjutan)

KEBIJAKAN

AKUNTANSI

DAN

Penurunan nilai aset keuangan (Lanjutan)

Untuk menentukan apakah terdapat bukti objektif suatu kerugian penurunan nilai aset keuangan yang telah terjadi, Perusahaan dan entitas anak mempertimbangkan faktor faktor seperti kemungkinan ketidakmampuan untuk membayar atau kesulitan keuangan signifikan debitur dan wanprestasi atau penundaan signifikan di dalam pembayaran.

Apabila di dalam periode berikutnya, jumlah kerugian penurunan nilai menurun dan penurunan tersebut dapat dikaitkan secara objektif kepada peristiwa yang terjadi setelah kerugian penurunan nilai diakui, maka kerugian penurunan nilai yang diakui sebelumnya dibalikkan nilainya kepada nilai tercatat aset selama tidak melebihi biaya diamortisasinya pada saat tanggal pembalikkan. Jumlah yang dibalikkan nilainya diakui di dalam laporan laba rugi.

vi. Aset yang dinilai pada biaya perolehan

Apabila terdapat bukti objektif (seperti memburuknya lingkungan bisnis di mana entitas penerbit menjalankan bisnisnya, kemungkinan ketidakmampuan di dalam membayar atau kesulitan keuangan signifikan entitas penerbit) di mana kerugian penurunan nilai aset keuangan dinilai berdasarkan biaya yang terjadi, jumlah kerugian dihitung sebagai selisih nilai tercatat dan nilai kini arus kas yang didiskontokan pada tingkat pengembalian yang berlaku di pasar untuk aset keuangan yang serupa. Kerugian penurunan nilai tersebut tidak dapat dibalikkan nilainya pada periode berikutnya.

vii. Aset keuangan tersedia untuk dijual

Penurunan yang signifikan atau penurunan jangka panjang di dalam nilai wajar lebih rendah dari biaya perolehan, kesulitan keuangan signifikan entitas penerbit atau entitas peminjam, dan hilangnya pasar aktif perdagangan merupakan bukti objektif investasi ekuitas diklasifikasikan sebagai aset keuangan tersedia untuk dijual yang mungkin mengalami penurunan nilai “Signifikan‟ akan dievaluasi terhadap biaya awal investasi dan jangka panjang‟ terhadap periode dimana nilai wajar lebih rendah dari biaya awalnya.

20

2.

SUMMARY

POLICIES AND REPORTING (Continued)

OF

SIGNIFICANT

ACCOUNTING

e.

Financial Assets (Continued)

Impairment of financial leases (Continued)

To determine whether there is objective evidence that an impairment loss on financial assets has been incurred, the Company and its subsidiary considers factors such as the probability of insolvency or significant financial difficulties of the debtor and default or significant delay in payments.

If in a subsequent period, the amount of the impairment loss decreases and the decrease can be related objectively to an event occurring after the impairment was recognized, the previously recognized impairment loss is reversed to the extent the carrying amount of the asset does not exceed its amortized cost at the reversal date. The amount of reversal is recognized in profit or loss.

vi.

Assets carried at cost

If there is objective evidence (such as significant adverse changes in the business environment where the issuer operates, probability of insolvency or significant financial difficulties of the issuer) that an impairment loss on financial assets carried at cost has been incurred, the amount of the loss is measured as the difference between the asset's carrying amount and the present value of estimated future cash flows discounted at the current market rate of return for a similar financial asset. Such impairment losses are not reversed in subsequent periods.

vii.

Availale-for-sale financial assets

Significant or prolonged decline in fair value below cost,significant financial difficulties of the issuer or obligor, and the disappearance of an active trading market are objective evidence that equity investments classified as available-for sale financial assets may be impaired “Significant‟ is to be evaluated against the original cost of the investment and “prolonged‟ against the period in which the fair value has been below its original cost.

PT GRAHAMAS CITRAWISATA Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN UNTUK PERIODE-PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2018 DAN 31 DESEMBER 2017 (Lanjutan) (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

PT GRAHAMAS CITRAWISATA Tbk. AND SUBSDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS FOR THE PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2018 AND DECEMBER 31, 2017 (Continued) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

2.

IKHTISAR

PELAPORAN YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan)

e. Aset Keuangan (Lanjutan)

KEBIJAKAN

AKUNTANSI

DAN

Penurunan nilai aset keuangan (Lanjutan)

Di mana terdapat bukti penurunan nilai, kumulatif kerugian - diukur sebagai selisih antara biaya akuisisi dan nilai wajar kini, dikurangi semua kerugian penurunan nilai pada investasi yang sebelumnya diakui pada laporan laba rugi - dikeluarkan dari pendapatan komprehensif lain dan diakui di dalam laporan laba rugi. Kerugian penurunan nilai pada investasi ekuitas tidak dibalikkan nilainya melalui laporan laba rugi; kenaikan di dalam nilai wajar setelah penurunan nilai diakui langsung di dalam pendapatan komprehensif lainnya.

Dalam hal instrumen utang diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual, penurunan nilai diuji berdasarkan kriteria yang sama dengan aset keuangan yang dinilai berdasarkan biaya perolehan diamortisasi. Namun demikian, jumlah tercatat bagi penurunan nilai adalah kerugian kumulatif yang diukur sebagai selisih antara biaya perolehan diamortisasi dan nilai wajar kini, dikurangi segala kerugian penurunan nilai pada investasi yang sebelumnya diakui di dalam laporan laba rugi. Apabila di dalam tahun berikutnya, nilai wajar instrumen utang meningkat dan peningkatan tersebut dapat secara objektif dikaitkan dengan peristiwa yang terjadi setelah kerugian penurunan nilai yang diakui di dalam laporan laba rugi, maka kerugian penurunan nilai tersebut dibalikkan nilainya di dalam laporan laba rugi.

2.

SUMMARY

POLICIES AND REPORTING (Continued)

OF

SIGNIFICANT

ACCOUNTING

e.

Financial Assets (Continued)

Impairment of financial leases (Continued)

Where there is evidence of impairment, the cumulative loss - measured as the difference between the acquisition cost and the current fair value, less any impairment loss on that investment previously recognized in profit or loss - is removed from other comprehensive income and recognized in profit or loss. Impairment losses on equity investments are not reversed through profit or loss; increases in their fair value after impairment are recognized directly in other comprehensive income.

In the case of debt instruments classified as available-forsale, impairment is assessed based on the same criteria as financial assets carried at amortized cost. However, the amount recorded for impairment is the cumulative loss measured as the difference between the amortized cost and the current fair value, less any impairment loss on that investment previously recognized in profit or loss. If in a subsequent year, the fair value of a debt instrument increases and the increases can be objectively related to an event occurring after the impairment loss was recognized in profit or loss, the impairment loss is reversed in profit or loss.

f. Piutang Usaha dan Piutang Lain-lain f. Trade Receivables and Other Receivables

Piutang usaha merupakan jumlah yang terutang dari pelanggan atas penjualan barang dan jasa dalam kegiatan usaha normal. Jika piutang diperkirakan dapat ditagih dalam waktu satu tahun atau kurang (atau dalam siklus operasi normal jika lebih panjang), piutang diklasifikasikan sebagai aset lancar. Jika tidak, piutang disajikan sebagai aset tidak lancar.

Piutang usaha pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode bunga efektif apabila dampak pendiskontoan signifikan, dikurangi provisi atas penurunan nilai. Tidak terdapat efek material atas penurunan nilai wajar atas piutang usaha.

Trade receivables are amounts due from customers for the sale of goods and services in the normal course of business. If the receivables expected to be collected within one year or less (or in the normal operating cycle if longer), receivables are classified as current assets. Otherwise, receivables are classified as noncurrent assets.

Trade receivables are recognized initially at fair value and subsequently measured at amortized cost using the effective interest method if the impact of discounting is significant, less provision for impairment. There are no material effect on the decline in fair value of accounts receivable.

21

PT GRAHAMAS CITRAWISATA Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN UNTUK PERIODE-PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2018 DAN 31 DESEMBER 2017 (Lanjutan) (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

PT GRAHAMAS CITRAWISATA Tbk. AND SUBSDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS FOR THE PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2018 AND DECEMBER 31, 2017 (Continued) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

2.

IKHTISAR

PELAPORAN YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan)

KEBIJAKAN

AKUNTANSI

DAN

2.

SUMMARY

POLICIES AND REPORTING (Continued)

OF

SIGNIFICANT

ACCOUNTING

g. Persediaan

g.

Inventories

Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara harga perolehan dan nilai realisasi bersih. Biaya perolehan ditentukan dengan metode rata-rata bergerak yang meliputi biaya- biaya yang terjadi untuk memperoleh persediaan tersebut serta membawanya ke lokasi dan kondisi yang sekarang. Nilai bersih yang dapat direalisasikan adalah taksiran harga jual yang wajar setelah dikurangi dengan taksiran biaya untuk menyelesaikan dan menjual persediaan tersebut.

Inventories are stated at the lower of cost or net realizable value. Cost is determined using the moving average method which includes costs incurred to acquire the inventories and bringing them to the location and condition. Net realizable value is the estimated selling price is reasonable, less the estimated costs to complete and sell the inventory.

h. Beban dibayar dimuka

h.

Prepaid expenses

i.

Beban di bayar dimuka di bebankan selama masa manfaat dengan menggunakan rnetode garis lurus.

Aset Tetap

Perusahaan memilih model biaya sebagai kebijakan akuntansi pengukuran aset tetap untuk penerapan PSAK No. 16 (Revisi 2011) mengenai Aset Tetap.

Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutannya. Aset tetap secara keseluruhan disusutkan berdasarkan metode garis lurus (straight line method) berdasarkan taksiran rnasa manfaat aset tetap sebagai berikut :

i.

Taksiran Masa

Prepaid expenses charged over the useful life using the straight-line method.

Property, Plant and Equipment

The Company chose the cost model as the accounting policy for the measurement of fixed assets for the implementation of SFAS No. 16 (Revised 2011) regarding Fixed Assets.

The fixed assets are stated at cost less accumulated depreciation. Overall fixed assets are depreciated based on the straight-line method based on the estimated rnasa benefits of the assets as follows:

 

Manfaat/Estimated

 

Type of Property, Plant and Equipment

Jenis Aset Tetap

Useful lives

Hak atas Tanah Bangunan dan Prasarana Peralatan Kantor Perlengkapan Hotel Kendaraan

 

30 tahun/years

Landrights Buildings and Infrastructure Office Equipment Hotel Equipment Vehicles

20 tahun/years

10 tahun/years

5 tahun/years

5 tahun/years

Tanah diukur berdasarkan biaya prolehan dan tidak disusutkan kecuali bila kualitas tanah tidak layak lagi digunakan atau sifat operasi utama meninggalkan tanah begitu saja apabila proyek selesai. Biaya yang berhubungan dengan proses pembaharauan hak hukum atas tanah meliputi biaya legal audit. biaya notaris dan biaya-biaya lainnya, ditangguhkan dan diamortisasi sepanjang umur hukum atau umur ekonomis aset tanah, yang mana lebih pendek dengan menggunakan metode garis lurus (straight-line method).

Land is measured based on the cost prolehan and are not depreciated unless soil quality no longer worthy to be used or the nature of the primary surgery left the ground just like that when the project is completed. The costs associated with the process pembaharauan land rights such as legal fees audit. notary fees and other costs, are deferred and amortized over the legal term or economic life of the land assets, whichever is shorter by using the straight-line method.

Hak atas tanah diamortisasi selama masa berlakunya hak yang didasarkan atas perjanjian dengan Pemerintah Daerah Sumatera Barat.

Landright is amortized over the period of validity of the rights based on an agreement with the Government of West Sumatra.

 

22

PT GRAHAMAS CITRAWISATA Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN UNTUK PERIODE-PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2018 DAN 31 DESEMBER 2017 (Lanjutan) (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

PT GRAHAMAS CITRAWISATA Tbk. AND SUBSDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS FOR THE PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2018 AND DECEMBER 31, 2017 (Continued) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

2.

IKHTISAR

PELAPORAN YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan)

KEBIJAKAN

AKUNTANSI

DAN

2.

SUMMARY

POLICIES AND REPORTING (Continued)

OF

SIGNIFICANT

ACCOUNTING

i. Aset Tetap (Lanjutan)

i.

Property, Plant and Equipment (Continued)

Pengeluaran-pengeluaran yang berkaitan dengan aset tetap yang telah dimiliki, sepanjang tidak menambah masa manfaat atau kapasitas asset yang bersangkutan, dibebankan sebagai biaya tahun berjalan. Sedangkan pengeluaran- pengeluaran yang dapat menambah masa manfaat atau kapasitas aset yang bersangkutan, dikapitalisasi sebagai aset tetap.

Expenses related to fixed assets that were owned, provided they do not add to the useful life or the capacity of the relevant asset, are charged as an expense of the current year. While expenditures that can add to the useful life or the capacity of the asset, are capitalized as fixed assets.

Nilai residu dan umur manfaat asset ditelaah dan jika perlu disesuaikan pada setiap akhir periode pelaporan.

The residual value and useful lives of assets are reviewed and if necessary adapted at the end of each reporting period.

Apabila aset tetap dilepas, maka nilai tercatat dan akumulasi penyusutannya dikeluarkan dari laporan posisi keuangan konsolidasian dan keuntungan atau kerugian yang dihasilkan diakui dalam laporan laba rugi konsolidasian.

When assets is removed, then the carrying value and accumulated depreciation are removed from the consolidated statement of financial position and profit or loss are recognized in the consolidated income statement.

j. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan

j.

Impairment of Non Financial Asset

Aset tetap dan aset tidak lancar lainnya, termasuk aset tak berwujud, ditelaah untuk mengetahui apakah telah terjadi penurunan nilai bilamana terdapat kejadian atau perubahan keadaan yang mengindikasikan bahwa nilai tercatat aset tersebut tidak dapat diperoleh kembali. Kerugian akibat penurunan nilai diakui sebesar selisih antara nilai tercatat aset dengan nilai yang dapat diperoleh kembali dari aset tersebut.

Fixed assets and other non-current assets, including intangible assets, are reviewed to determine whether there has been a decline in value whenever events or changes in circumstances indicate that the carrying amount of the asset may not be recoverable. Impairment losses are recognized as the difference between the carrying values of assets with recoverable value of these assets.

Nilai yang dapat diperoleh kembali adalah nilai yang lebih tinggi antara nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual dan nilai pakai aset. Dalam rangka mengukur penurunan nilai, aset dikelompokkan hingga unit terkecil yang menghasilkan arus kas terpisah.

Values of recoverable is the higher value between fair value less costs to sell and value in use of assets. For purposes of assessing impairment, assets are grouped at the lowest levels for which separately identifiable cash flows.

Penurunan (pemulihan) nilai aset diakui sebagai beban (pendapatan) pada laporan laba rugi komprehensif konsolidasian periode berjalan.

Decrease (recovery) asset value is recognized as an expense (income) in the consolidated statement of comprehensive income for the period.

k. Utang Usaha

k.

Trade Accounts Payables

Utang usaha pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi.

23

Trade payables are recognized initially at fair value and subsequently measured at amortized cost.

PT GRAHAMAS CITRAWISATA Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN UNTUK PERIODE-PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2018 DAN 31 DESEMBER 2017 (Lanjutan) (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

PT GRAHAMAS CITRAWISATA Tbk. AND SUBSDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS FOR THE PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2018 AND DECEMBER 31, 2017 (Continued) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

2.

IKHTISAR

PELAPORAN YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan)

KEBIJAKAN

AKUNTANSI

DAN

2.

SUMMARY

POLICIES AND REPORTING (Continued)

OF

SIGNIFICANT

ACCOUNTING

l. Imbalan Kerja

l.

Employee benefits

Imbalan pasca kerja

Post-employment benefits

Imbalan kerja jangka panjang dan imbalan pasca kerja, seperti pensiun uang pesangon, uang penghargaan dan imbalan lainya, dihitung berdasarkan "Peraturan Perseroan" yang telah sesuai dengan Undang - Undang Ketenagakerjaan No. 13/2003 ("UU 13/2003").

Long-term employee benefits and post-retirement benefits, such as pensions, severance, gratuity and other rewards, calculated based on the "Regulations of the Company" which has been in accordance with the Law - Labor Law No. 13/2003 ( "Law 13/2003").

Kewajiban imbalan pasca-kerja yang diakui di laporan posisi keuangan dihitung berdasarkan nilai kini dari estimasi kewajiban imbalan pasca- kerja di masa depan yang timbul dari jasa yang telah diberikan oleh karyawan pada masa kini dan masa lalu, dikurangi dengan nilai wajar aset bersih dana pensiun. Perhitungan dilakukan oleh aktuaris independen dengan metode Projected- unit-credit.

Post-employment benefits liabilities are recognized in the statement of financial position is calculated based on the present value of estimated liabilities post-employment benefits in the future arising from services rendered by employees on the present and the past, less the fair value of the net assets of pension funds. The calculation is performed by an independent actuary using the Projected-unit-credit.

Ketika imbalan pasca-kerja berubah, porsi kenaikan atau penurunan imbalan sehubungan dengan jasa yang telah diberikan oleh karyawan pada masa lalu dibebankan atau dikreditkan ke dalam laporan laba rugi komprehensif dengan menggunakan metode garis lurus (Straight line - method) selama rata - rata sisa masa kerja karyawan hingga imbalan pasca-kerja menjadi hak karyawan (Vested). Imbalan pasca - kerja menjadi hak karyawan diakui segera sebagai beban dalam laporan laba rugi komprehensif.

When the post-employment benefits changed, the portion of the increase or decrease in compensation in connection with services rendered by employees in the past charged or credited to the income statement using the straight-line method for the average - average remaining working lives employees to post- employment benefits become vested. Other post - employment benefits become vested immediately recognized as an expense in the income statement.

Keuntungan atau kerugian aktuaria diakui sebagai pendapatan atau beban apabila akumulasi keuntungan atau kerugian aktuaria bersih yang belum diakui pada akhir tahun pelaporan sebelumnya melebihi 10% dari nilai kini imbalan pasca - kerja pada tanggal tersebut. Keuntungan atau kerugian diakui dengan menggunakan metode garis lurus selama sisa masa kerja rata-rata karyawan. Jika tidak, keuntungan atau kerugian aktuaria tidak diakui.

Gains or losses are recognized as income or expense when the net actuarial gains or losses are not recognized at the end of the previous reporting year exceed 10% of the present value for post - employment on that date. Gains or losses are recognized on a straight-line basis over the average remaining average employee. Otherwise, gains or losses are not recognized.

m. Saham

m.

Shares

Biaya estimasi saham disajikan sebagai pengurang akun tambahan modal disetor dan tidak diamortisasi.

Cost estimates are presented as a deduction stock additional paid-in capital and are not amortized.

n. Pendapatan Diterima Di muka

n.

Unearned Revenues

Pendapatan diterima dimuka diamortisasi selama masa manfaatnya.

24

Unearned income is amortized over its useful life.

PT GRAHAMAS CITRAWISATA Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN UNTUK PERIODE-PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2018 DAN 31 DESEMBER 2017 (Lanjutan) (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

PT GRAHAMAS CITRAWISATA Tbk. AND SUBSDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS FOR THE PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2018 AND DECEMBER 31, 2017 (Continued) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

2.

IKHTISAR

KEBIJAKAN

AKUNTANSI

DAN

2.

SUMMARY

OF

SIGNIFICANT

ACCOUNTING

PELAPORAN YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan)

 

POLICIES AND REPORTING (Continued)

 

o. Cadangan

untuk

Penggantian

Perabot

dan

o.

Reserves

for

Replacement

Furniture

and

Peralatan Hotel

 

Equipment Hotel

 

Perusahaan membentuk cadangan untuk penggantian perabot dan peralatan hotel pada saat pendapatan terealisasi sebesar 3% dari pendapatan. Penyisihan untuk penggantian peralatan usaha (barang dan perlengkapan hotel) dibebankan pada laporan laba rugi konsolidasian berdasarkan taksiran nilai penggantian dari peralatan yang hilang atau rusak.

 

The Company set up a reserve for replacement of furniture and equipment hotel at the time realized revenues of 3% of revenue. Reserve for replacement of business equipment (goods and hotel supplies) are charged to the consolidated income statement based on the estimated replacement value of the equipment lost or damaged.

p. Pengakuan Pendapatan dan Beban

 

p.

Revenue and Expenses Recognition

 

Pendapatan diakui bila besar kemungkinan manfaat ekonomi akan diperoleh oleh Perusahaan dan Entitas Anak dan jumlahnya dapat diukur secara handal tanpa memperhitungkan kapan pembayaran dilakukan. Pendapatan diukur pada nilai wajar pembayaran yang diterima atau dapat diterima, tidak termasuk diskon, rabat dan Pajak Pertambahan Nilai (“PPN”).

 

Revenue is recognized to the extent that it is probable that the economic benefits will flow to the Company and Subsidiary and the revenue can be reliably measured, regardless of when the payment is being made. Revenue is measured at the fair value of the consideration received or receivable, excluding discounts, rebates and Value Added Taxes (“VAT”).

Pendapatan dari hunian kamar diakui berdasarkan periode terhuninya. Pendapatan dari makanan dan minuman diakui pada saat pesanan diserahkan. Pendapatan dari ruang serba guna diakui pada saat acara diselenggarakan. Pendapatan dari jasa hotel lainnya diakui pada saat jasa atau barang diserahkan kepada pelanggan.

Room revenue is recognized based on actual occupancy. Food and beverages revenue is recognized when the orders are served. Revenue fromconvention is recognized when the event takes place. Revenue from other hotel services is recognized when the services are rendered or the goods are delivered.

Beban diakui pada saat terjadinya dengan dasar

Expenses

are

recognized

as

incurred

on

an

akrual.

accrual basis.

 

q. Perpajakan

q.

Taxation

Pajak kini

Current tax

 

Aset dan/atau liabilitas pajak kini terdiri dari kewajiban kepada, atau klaim dari kantor pelayanan pajak terkait dengan periode kini dan periode sebelumnya pelaporan, yang belum dibayar pada tanggal laporan posisi keuangan. Pendapatan aset dan/atau liabilitas pajak dihitung

Current income tax assets and/or liabilities comprise those obligations to, or claims from, tax authorities relating to the current or prior reporting period, that are unpaid at the statement of financial position date. They are calculated according to the tax rates and tax laws applicable

sesuai dengan tarif pajak dan ketentuan

to

the fiscal periods to which they relate, based

perpajakan yang berlaku pada periode fiskal yang

on

the taxable profit for the period. All changes to

terkait, berdasarkan laba kena pajak periode

current tax assets or liabilities are recognized as

berjalan. Semua perubahan aset atau liabilitas pajak kini diakui sebagai komponen beban pajak penghasilan di dalam laporan laba rugi.

component of income tax expense in the statements of profit or loss.

a

25

PT GRAHAMAS CITRAWISATA Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN UNTUK PERIODE-PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2018 DAN 31 DESEMBER 2017 (Lanjutan) (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

PT GRAHAMAS CITRAWISATA Tbk. AND SUBSDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS FOR THE PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2018 AND DECEMBER 31, 2017 (Continued) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

2.

IKHTISAR

PELAPORAN YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan)

KEBIJAKAN

AKUNTANSI

q. Perpajakan (Lanjutan)

Pajak tangguhan

DAN

Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui bagi perbedaan temporer antara basis komersial dan basis fiskal aset dan liabilitas pada setiap tanggal pelaporan. Aset pajak tangguhan diakui bagi seluruh perbedaan temporer yang dapat dikurangkan yang memiliki kemungkinan tersedianya laba kena pajak di masa depan terhadap perbedaan temporer yang dapat dikurangkan yang dapat diutilisasi. Liabilitas pajak tangguhan diakui bagi seluruh perbedaan kena pajak temporer. Manfaat pajak di masa depan, seperti saldo rugi fiskal yang belum digunakan juga diakui apabila besar kemungkinan manfaat pajak tersebut dapat direalisasi.

Aset dan liabilitas aset pajak tangguhan diukur dengan tarif pajak yang diharapkan berlaku pada tahun ketika aset direalisasi atau liabilitas diselesaikan, berdasarkan tarif pajak (dan peraturan perpajakan) yang telah berlaku atau secara substansial berlaku pada tanggal laporan posisi keuangan interim.

Hal-hal perpajakan lainnya

Perubahan kewajiban perpajakan dicatat ketika surat ketetapan pajak diterima dan/atau, apabila keberatan terhadap dan/atau banding terhadap Entitas dan Entitas Anak, ketika putusan keberatan dan/atau banding ditetapkan.

r. Sewa

Sewa pembiayaan Perusahaan merupakan pihak yang menyewa

Perusahaan menyewa aset tetap tertentu. Sewa aset tetap dimana Perusahaan rnemiliki secara substansi seluruh risiko dan manfaat kepemilikan aset, diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan. Sewa pembiayaan dikapitalisasi pada awal masa sewa sebesar nilai terendah antara nilai wajar aset tetap sewaan atau nilai kini pembayaran sewa minimum.

Setiap pembayaran sewa dialokasikan antara porsi pelunasan kewajiban dan beban keuangan. Jumlah kewajiban sewa, setelah dikurangi beban keuangan, disajikan sebagai liabilitas jangka panjang kecuali untuk bagian yang jatuh tempo dalam waktu 12 bulan atau kurang yang disajikan sebagai liabilitas jangka pendek.

26

2.

SUMMARY

POLICIES AND REPORTING (Continued)

OF

SIGNIFICANT

ACCOUNTING

q.

Taxation (Continued)

Deferred tax

Deferred tax assets and liabilities are recognized for temporary differences between the financial and the tax bases of assets and liabilities at each reporting date. Deferred tax assets are recognized for all deductible temporary differences to the extent that it is probable that future taxable profit will be available against which the deductible temporary difference can be utilized. Deferred tax liabilities are recognized for all taxable temporary differences. Future tax benefits, such as the carry-forward of unused tax losses, are also recognized to the extent that realization of such benefits is probable.

Deferred tax assets and liabilities are measured at the tax rates that are expected to apply to the year when the asset is realized or the liability is settled, based on tax rates (and tax laws) that have been enacted or ubstantially enacted at the interim statements of financial position date.

Tax assessments

Amendments to tax obligations are recorded when an assessment letter is received and/or, if objected to and/or appealed against by the Company and Subsidiary, when the result of the objection and/or appeal is determined.

r.

Leases

Lease financing - The Company is a party to hire

The Company leases certain fixed assets. Leases of fixed assets where the Company rnemiliki substantially all the risks and rewards of ownership are classified as finance leases. Finance leases are capitalized at the inception of the lease at the lower of fair value of leased fixed assets or the present value of the minimum lease payments.

Each lease payment is allocated between the portion of liability and finance charges. The corresponding rental obligations, net of finance charges, are presented as long-term liabilities except for maturities within 12 months or less presented as current liabilities.

PT GRAHAMAS CITRAWISATA Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN UNTUK PERIODE-PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2018 DAN 31 DESEMBER 2017 (Lanjutan) (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

PT GRAHAMAS CITRAWISATA Tbk. AND SUBSDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS FOR THE PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2018 AND DECEMBER 31, 2017 (Continued) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

2.

IKHTISAR

PELAPORAN YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan)

KEBIJAKAN

AKUNTANSI

DAN

2.

SUMMARY

POLICIES AND REPORTING (Continued)

OF

SIGNIFICANT

ACCOUNTING

r. Sewa (Lanjutan)

r.

Leases (Continued)

Unsur bunga dalam beban keuangan dibebankan ke laporan laba rugi konsolidasian selama masa sewa yang menghasilkan tingkat suku bunga konstan atas saldo kewajiban. Aset tetap yang diperoleh melalui sewa pembiayaan disusutkan selama jangka waktu yang lebih pendek antara umur manfaat aset dan masa sewa.

The interest element of the finance cost is charged to the consolidated statement of income over the lease term that produces a constant rate of interest on the remaining balance of the liability. Fixed assets acquired through finance leases are depreciated over the shorter of the estimated useful life of the asset and the lease term.

s. Laba per saham

s.

Earning per shares

Laba (rugi) per saham dihitung dengan membagi laba (rugi) bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik dengan jumlah rata-rata tertimbang saharn Perusahaan yang beredar pada tahun yang bersangkutan.

Earnings (loss) per share is computed by dividing income (loss) attributable to owners by the weighted average number of saharn Company's outstanding during the year.

t. Transaksi dengan Pihak Berelasi t. Transaction with related parties

Pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Perusahaan.

a) Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang tersebut;

b)

atau

pengecualian bersama atas entitas pelapor

2. Memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau

3. Personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk entitas pelapor

Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut:

1. Memiliki

pengendalian

1. Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya entitas induk, entitas anak, dan entitas anak berikutnya terkait dengan entitas lain).

2. Suatu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha yang mana entitas lain tersebut adalah anggotanya).

3. Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama.

4. Suatu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari

27

A related party is a person or entity related to the Company.

a) The person or the member's family is related to a reporting entity if that person;

1. Having a mutual exclusion control or over the reporting entity

2. Has significant influence over the reporting entity; or

3. The key management personnel of the reporting entity or the parent of the reporting entity

b) An entity is related to a reporting entity if it meets one of the following:

1. The entity and the reporting entity are members of the same group (meaning a parent, subsidiary and fellow subsidiary is related to the others).

2. An entity is an associate or joint venture of the other entity (or an associate or joint venture of a member of a group which the other entity is a member).

3. Both entities are joint ventures of the same third party.

4. An entity is a joint venture of a third entity and the other entity is an associate of

PT GRAHAMAS CITRAWISATA Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN UNTUK PERIODE-PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2018 DAN 31 DESEMBER 2017 (Lanjutan) (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

PT GRAHAMAS CITRAWISATA Tbk. AND SUBSDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS FOR THE PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2018 AND DECEMBER 31, 2017 (Continued) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

2.

IKHTISAR

PELAPORAN YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan)

KEBIJAKAN

AKUNTANSI

DAN

2.

SUMMARY

POLICIES AND REPORTING (Continued)

OF

SIGNIFICANT

ACCOUNTING

t. Transaksi dengan Pihak Berelasi (Lanjutan)

t.

Transaction with related parties (Continued)

5. Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pascakerja untuk imbalan kerja dari salah satu emitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor adalah entitas yang menyelenggarakan program tersebut, maka entitas sponsor juga

dikendalikan bersama oleh orang yang

5. The entity is a post-employment benefit plan for the benefit of employees of either the reporting entity or an entity related to the reporting entity. If the reporting entity is itself such a plan, the sponsoring employers are also related to the reporting entity.

berelasi dengan entitas pelapor. 6. Entitas yang dikendalikan atau

6. The entity is controlled or jointly controlled by a person identified in subparagraph (a).

7.

diidentifikasi dalam huruf (a). Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) 1. memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas).

7. The person identified in subparagraph (a) 1. to have significant influence over the entity or key management personnel of the entity (or the parent of the entity).

Semua transaksi dengan pihak berelasi, baik yang dilakukan dengan atau tidak dengan persyaratan dan kondisi yang sama sebagaimana dilakukan dengan pihak ketiga, diungkapkan dalam laporan keuangan.

 

All transactions with related parties, whether or not conducted with the same terms and conditions as those done with third parties, are disclosed in the financial statements.

u. Pelaporan Segmen

u.

Segment Reporting

Segmen operasi dilaporkan dengan cara yang konsisten dengan pelaporan internal yang diberikan kepada pengambil keputusan operasional. Pengambil keputusan operasional bertanggung jawab untuk mengalokasikan sumber daya, menilai kinerja segmen operasi dan membuat keputusan strategis.

Operating segments are reported in a manner consistent with the internal reporting provided to the chief operating decision maker. Chief operating decision maker is responsible for allocating resources, assessing performance of the operating segments and making strategic decisions.

v. Penggunaan Estimasi

v.

Use of Estimates

Penyusunan Laporan Keuangan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum, mengharuskan Perusahaan membuat estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah aset dan kewajiban yang di laporkan dan pengungkapan aset dan kewajiban kontijensi pada tanggal laporan keuangan serta jumlah pendapatan dan beban selama periode pelaporan. Realisasi dapat berbeda dengan jumlah yang diestimasi.

Estimasi dan asumsi yang digunakan tersebut ditelaah kembali secara terus-menerus. Revisi atas estimasi akuntansi diakui dalam periode yang sama pada saat terjadinya revisi estimasi atau pada periode masa depan yang terkena dampak.

28

The preparation of financial statements in accordance with generally accepted accounting principles, requires the Company to make estimates and assumptions that affect the amounts of assets and liabilities in the reporting and disclosure of contingent assets and liabilities at the date of the financial statements and the amounts of revenues and expenses during the reporting period. Actual results could differ from those estimates.

Estimates and underlying assumptions are reviewed on an ongoing basis. Revisions to accounting estimates are recognized in the same period when the estimate is revised and in any future periods affected.

PT GRAHAMAS CITRAWISATA Tbk. DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN UNTUK PERIODE-PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2018 DAN 31 DESEMBER 2017 (Lanjutan) (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

PT GRAHAMAS CITRAWISATA Tbk. AND SUBSDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS FOR THE PERIODS ENDED SEPTEMBER 30, 2018 AND DECEMBER 31, 2017 (Continued) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI DAN

2.

SUMMARY

OF

SIGNIFICANT

ACCOUNTING

PELAPORAN YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan)

POLICIES AND REPORTING (Continued)

v.

Penggunaan Estimasi (Lanjutan)

v.

Use of Estimates (Continued)

 

Informasi mengenai ketidakpastian yang melekat pada estimasi dan pertimbangan yang mendasari dalam penerapan kebijakan akuntansi yang memiliki dampak signifikan terhadap jumlah- jumlah yang diakui dalam laporan keuangan komprehensif konsolidasian.

Information about the uncertainty inherent in the estimates and critical judgments in applying accounting policies that have significant effect on the amounts recognized in the consolidated financial statements.

3. KAS DAN SETARA KAS

3.

CASH AND CASH EQUIVALENTS

 

30 September 2018 31 Desember 2017

Kas

27.108.937

57.181.721

Cash on hand

Bank

Cash in banks

Pihak ketiga

Third parties

Rupiah

Rupiah

PT Bank Negara Indonesia

PT Bank Negara Indonesia

(Persero) Tbk

16.998.057

437.403.328

(Persero) Tbk

PT Bank Central Asia Tbk

25.021.674

42.154.081

PT Bank Central Asia Tbk

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

37.935.197

42.036.925

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

PT Bank Syariah Bukopin

5.623.328

5.713.328

PT Bank Syariah Bukopin

PT Bank Nagari

1.411.934

-

PT Bank Nagari

PT Bank CIMB Niaga Tbk

553.683

1.159.683

PT Bank CIMB Niaga Tbk

Sub jumlah

87.543.873

528.467.345

Subtotal

Pihak berelasi

Related parties

PT Bank Woori Saudara Indonesia

PT Bank Woori Saudara Indonesia

1906 Tbk

1.049.884

8.041.703