Anda di halaman 1dari 21

Jika anda membaca Sub Judul e – book ini dan ada kalimat “

MESIN UANG “ bukan artinya mesin yang bisa keluar uang seperti
ATM ya..

Tapi lebih sebagai cara agar bagaimana Aplikasi Chat seperti


Whatsapp bisa mendatangkan income rutin bagi anda.

Tentunya dengan berjualan hehehe.

Berjualan apa mas ??

Berjualan Produk apapun atau produk dari bisnis yang sedang


anda jalankan.

Kalau jualan kita dibeli oleh konsumen, maka otomatis


mendatangkan income bagi kita.

Dan jika income yang dihasilkan rutin, maka kita seperti


memiliki MESIN UANG.

Kebayang ya..

Banyak dari kita mengenal Whatsapp hanya sebagai aplikasi


pengirim pesan, baik berupa text, gambar atau video.

Padahal kalau anda mau belajar dan memahami Whatsapp


Marketing, maka Whatsapp bisa menjadi media yang sangat
Powerfull untuk menghasilkan Omset ratusan juta bahkan
milyaran, atau profit jutaan, puluhan juta, ratusan juta.

Wow.. keren bukan ??

Gimana Caranya mas ??


Tenang, saya akan share pengalaman saya menghasilkan Omset
penjualan ratusan juta hanya dengan memanfaatkan Whatsapp
sebagai senjata utama dalam pemasaran Produk saya..

Penasaran ??

Yuk langsung saja buka halaman berikutnya.


KENAPA WHATSAPP ???

Kenapa bukan, Telegram, bukan Line@, atau mungkin Facebook


atau Instgram ?

Sebelum saya jawab perlu diketahui, aplikasi Media Sosial itu


terbagi dalam 2 jenis, yaitu :

- Media Sosial, Seperti Facebook dan Instagram


- Media Pesan, Seperti Whatsapp, email, Line@, Telegram,
dll

Perbedaan signifikan Media Sosial dan Media Pesan adalah


kecepatan dan responnya.

Media Sosial ini cenderung lambat.

Maksudnya, misalkan kita Posting status di Facebook sekarang,


belum tentu semua orang yang menjadi teman kita bisa melihat
isi status kita. Dan Juga ada algoritma yang mengatur, jadi
hanya yang berinteraksi dengan kita sajalah yang dapat melihat
isi status kita. Tentu ini jadi kelemahan tersendiri bagi kita
yang ingin berjualan secara organik ( tanpa berbayar ).

Berbeda jika di Media Pesan..

Di media Pesan kita bisa menyampaikan pesan kita langsung ke


seluruh teman Whatsapp kita tanpa dibatasi oleh Algoritma.

Tapi bukan artinya Facebook dan Instagram gak bagus ya untuk


jualan.

Hanya masalah kecepatan penyampaian pesan aja yang berbeda.


Justru saya selama ini memadukan Media Sosial dan Media Pesan.
Agar omset jualan saya bisa terus naik.

Media Pesan ( aplikasi Chat ) kan banyak mas.. tapi kenapa


Whatsapp ??

Ini Beberapa alasannya :

1. Ramai atau Banyak yang Pakai


2. Traffic bisa kita miliki dan Bisa kita Kontrol
3. Fitur jualan yang lengkap dan
4. Murah bahkan Gratis

Yuk Kita bahas satu persatu

1. Ramai atau banyak yang pakai.

Ini penting, karena prinsip ekonomi ada di sini. Ada Keramaian


maka ada Peluang. Hehehe

Menurut data dari comScore, maret 2017 Whatsapp adalah


aplikasi yang paling banyak terinstal di device smartphone
setelah Google Playstore.

Ketika itu penggunanya mencapai hampir 36 juta.

Dan kabarnya sekarang sudah di atas 50 juta pengguna / users.

Masuk akal sih.. Anak saya yang masih SD dan ibu saya yang
usia 60+ saja familiar dengan Whatsapp.
Jadi kalau di pakai jualan, wah peluang nya bukan Cuma besar,
tapi Buessaaarrr Banget..

2. Traffic bisa kita miliki dan Bisa kita Kontrol

Traffic itu apa sih mas ??

Simpelnya adalah Calon Pembeli, atau Target market.

Sebenarnya media jualan ada berbagai tipe.

- Trafficnya bisa kita Miliki tapi tidak bisa kita kontrol.


Contoh nya, Facebook dan instagram.

Maksudnya, tidak semua teman di FB atau IG kita dapat


melihat pesan promosi kita. Karena hanya yang
berinteraksi dengan kita saja yang bisa lihat pesan
status kita.

Nah kalo yang lihat sedikit, gimana mau laris dong


hehehe.
- Trafficnya tidak bisa kita miliki tapi bisa kita kontrol.
Yang ini contohnya seperti iklan FB Ads dan IG Ads.

Trafficnya punya Facebook, bahkan bukan teman kita pun


bisa melihat pesan kita..

Wah yang ini enak banget mas.

Eits.. tunggu dulu!! Yang ini kelemahannya adalah anda


harus bayar untuk menjalankan Pesan promosi.

Ibarat ada Uang, iklan Tayang,


Tak ada Uang, ya gak jadi tayang hehehe..

- Trafficnya bisa kita miliki dan bisa kita Kontrol

Kalau yang ini enak banget, kapanpun kita mau Promosi


atau ngiklan kita bisa lakukan tanpa keluar uang dan
pesannya sampai pula kepada mereka.

Nah ini apa contoh nya : Whatsapp, E – Mail, Line @, BBM.

No WA adalah salah satu Traffic yang Anda miliki dan bisa


Anda kontrol.

Enak ya.. mau Promo tinggal kirim pesan.

Beli atau tidak urusan belakangan hehe..

3. Fitur Jualan yang lengkap.

Fitur yang lengkap bisa memungkin kan kita berjualan dengan


Strategi yang Variatif.

Kalau biasanya minim fitur, startegi jualan mudah ditebak.


Nah fitur di Whatsapp ini cukup variatif dan lengkap. Jadi
strategi jualannya juga bisa berbagai macam.
Berikut adalah fitur di Whatsapp yang bisa kita pakai untuk
strategi Jualan kita.

 Whatsapp Grup

Fitur yang cukup populer, dan buat saya pribadi fitur ini
sangat powerfull untuk mengedukasi market sebelum nantinya
kita promosi ke Target market kita.

Cara buat Grup Whatsapp juga gampang kan ??

Dalam satu Grup ada 256 anggota / member yang bisa di


tampung.

 Pesan Siaran / Broadcast

Fitur ini berbeda dengan grup walau cara pembuatan Broadcast


list mirip dengan pembuatan Grup. Dengan jumlah maksimal
penerima pesan 256 orang dalam 1 broadcast list

Broadcast / pesan siaran ini memungkin anda mengirimkan


pesan kepada banyak kontak whatsapp anda secara langsung
dengan cukup 1 kali kirim pesan saja.
Enak bukan ??

Fitur ini sangat Powerfull untuk berjualan. Alasannya


sederhana, pesannya langsung sampai kepada target yang kita
tuju.

Ini adalah penampakan salahsatu Broadcast list yang saya


miliki

 Whatsapp Stories

Mirip dengan Facebook Stories dan IG stories. Memungkinkan


kita membuat status di Whatsapp dan dilihat oleh teman –
teman whatsapp kita.

Syaratnya, cukup saling simpan nomer maka anda dan kontak


whatsapp anda bisa saling melihat stories atau status yang
bersifat time line.

Batasnya selama 24 jam, status kita di Whatsapp dapat


dilihat oleh kontak Whatsapp kita.
 Link Auto reply Whatsapp
 Star message
 Whatsapp Web

Dah 3 fitur di atas yang belum saya jelaskan, akan saya


jelaskan lebih detail di buku terbaru saya tentang Whatsapp
marketing.. 

4. Murah bahkan Gratis

Sampai saat saya menuliskan e – book ini, beriklan di


Whatsapp masih GRATIS atau tidak bayar.

Berbeda dengan Broadcast di e-mail yang berbayar. Kirim


pesan broadcast di Whatsapp masih Gratis..

So.. selagi terjangkau dan memberikan banyak manfaat bagi


kita kenapa kita tidak optimalkan penggunaan Whatsapp ini.
Jangan hanya nyebar HOAXS, tapi sebarlah manfaat, sebarlah
promo biar dapat Profit dan Uang hehehe.

Itu tadi gambaran besar kenapa harus memakai Whatsapp untuk


meningkatkan penjualan kita.

Yang tak kalah lebih penting adalah bagaimana sih caranya agar
Whatsapp bisa menjadi Mesin Uang bagi penggunanya ??

Yuk simak..

Syarat Agar Whatsapp menjadi Mesin Uang :

1. Jumlah Kontak nya harus Banyak


2. Interaksinya harus kuat
3. Memahami dan menggunakan Sales Funneling di Whatsapp
4. Menguasai Tehnik Closing di Whatsapp

Kita bahas satu persatu secara singkat ya..

1. Jumlah Kontak nya harus Banyak

Percaya atau tidak , sebenarnya jualan itu hasilnya bisa


kita prediksi tanpa mendahului ketentuan Allah SWT.

Ya.. sebenarnya jualan itu mengacu kepada Statistik


probabilitas.

Jika calon pembeli nya banyak maka hasilnya banyak.


Salah satu guru pernah berkata, jualan ke 100 orang akan
berbeda hasilnya dengan jualan ke 10.000 orang.

Closing itu idaman para penjual baik yang jualan online


maupun offline.

Jika kita ibaratkan Closing itu seperti kita Mendapatkan


dadu angka 6. Maka kita perlu melempar dadu sebanyak banyak
nya agar bisa mendapatkan banyak dadu angka 6.

Begitu juga berjualan di Whatsapp, sarat utamanya adalah


Kontak list atau database nomer Whatsapp kita harus banyak.

Berapa banyak mas ???

Sebanyak – banyak nya.. hehehe

Coba anda cek berapa kontak whatsapp yang sudah anda miliki
??

100 kah, atau 500 kah atau 1000 kontak ??

Yuk mulai kumpulkan sebanyak – banyak nya list kontak


whatsapp.

Jadi, kalau ada no Whatsapp yang kita lihat di manapun kita


SAVE ya mas ??

Hehehe.. bukan begitu caranya..

Kita harus melakukan Whitelisting dong..


Apa tuh mas ??

Kontak list Whatsapp akan sangat berguna bagi anda, jika


Anda dan si pemilik kontak di list kontak Whatsapp anda
SALING MENYIMPAN no whatsapp.

Jika saling menyimpan maka Broadcast dan stories juga tidak


akan sampai ke kontak yang anda save.

Jadi Anda SAVE, dia SAVE juga.

Nah Proses saling SAVE inilah dinamakan Whitelisting..


kebayang sekarang kan ??

Tapi gimana mas caranya, agar mereka mau menyimpan kontak


Whatsapp kita ??

Jawabannya adalah berikan Umpan ( leads Magnet )

Apa itu ??

Sesuatu ang diberikan secara gratis dan Cuma – Cuma..


tujuannya adalah menukarkan leads Magnet tersebut dengan no
Whatsapp seseorang.

Leads Magnet bisa berupa :

- Video Tutorial Gratis


- E – book Gratis
- Program belajar Gratis
- Program Give away
- Kuliah Whatsapp Gratis
- Tips – tips Gratis
- Dll.

Ada gambaran ??

Silahkan praktek sesuai bisnis anda masing – masing ya..

Misal : Anda jualan hijab, anda bisa berikan video tutorial


Gratis bagi yang menukarkan dengan no whatsapp.

2. Interaksinya harus kuat.

Prinsip yang sama dengan yang di gunakan di Facebook. Tanpa


Interaksi, minim transaksi.

Di Whatsapp juga berlaku..

Jangan karena sudah menjadi Kontak List atau database maka


kita dengan seenaknya lakukan Promosi.

Kirim broadcast brutal atau ngiklan tiap hari..

Yang ada, mereka malah bisa memblokir kontak Whatsapp kita,


kalau sudah begitu maka kontak akan jadi berkurang. Dan
Kalau sudah berkurang maka akan sedikit jumlah kontak kita.
Ujung – ujung nya BONCOS ( rugi ).

Interaksi nya bagaimana jika di Whatsapp.. ?

- Buat program belajar/edukasi via Grup Whatsapp Khusus


- Program edukasi via Broadcast.
- Status pertanyaan via WA stories

Itu edukasinya mengenai apa ya mas ?

Mungkin sebagian anda bertanya seperti itu, edukasi yang di


maksud adalah edukasi seputar produk anda. Tapi bukan artinya
jualan lho.

Maksud saya Sharing – sharing lah yang ada hubungannya dengan


produk anda.

Misalkan anda jual produk herbal, sharing lah masalah


kesehatan dan gaya hidup sehat. Atau anda yang berjualan buku
edukasi anak, cobalah sharing seputar masalah parenting dan
tumbuh kembang anak. Begitu juga jika anda jual fashion atau
kosmetik, bisa sharing masalah life style dan kecantikan.

Semoga paham ya ..

Jika interaksi bagus, Trust akan terbentuk sendirinya. Dan


Closing juga semakin mudah.

Dan.. Profit makin naik deh.. Asyik...

3. Memahami dan menggunakan Sales Funneling di Whatsapp

Funnel ??

Ada yang bingung dengan kata Funnel ??

Funnel, adalah corong atau alur penjualan.


Masih bingung hehehe ??

Coba lihat gambar berikut ini ...

Saya mengelompokan Tarket market atau kontak database saya


berdasarkan Market Temperatur ( level trust )

Ada 4 buah Funnel :

- COLD MARKET
Semua kontak list atau database Whatsapp kita adalah COLD
MARKET pada awalnya. Karena sudah kenal dan berinteraksi
di Facebook belum tentu juga berinteraksi di Whatsapp.
Usahakan mengubah suhu atau temperatur mereka menjadi
Warm Market sebelum kita melakukan Promosi.

Caranya bagaimana mas ??

Undang mereka ikut kedalam program edukasi yang kita buat


baik melalui Kuliah Whatsapp Maupun Melalui Broadcast.

Contoh Program edukasi KULWA ( kuliah Whatsapp )


Dan berikut di bawah ini contoh Program Belajar via Broadcast
Whatsapp

Di harapkan dengan adanya Program tersebut maka interaksi bisa


terjalin, sehingga memunculkan trust.

- WARM MARKET

Berisi kontak list yang isinya adalah orang – orang yang sudah
berinteraksi melalui program edukasi melalui KULWA atau
Broadcast..
Kita kumpulkan mereka dalam sebuah Broadcast list khusus,
mereka ini sudah setingkat lebih dekat interaksi nya dengan
kita atau level trust nya jauh lebih baik.

Gambar di atas adalah Broadcast list warm market untuk kontak


database yang ikut program KULWA, yang ujung nanti Broadcast
list inilah saya gunakan untuk mengirim pesan Promosi.

- HOT MARKET

Nah ini berisi deretan Kontak list yang sudah pernah membeli
produk yang kita jual. Kelompokan mereka dalam satu Broadcast
list atau lebih.

Persis seperti warm market.

Fungsinya, ketika mengirimkan promosi maka akan lebih mudah di


terima di kategori ini, penulisan Copywritingnya juga bisa
lebih simpel di kategori ini.

- VERY HOT MARKET

Kalau yang ini, berisi kumpulan List para reseller anda.

Kenapa VERY HOT ??


Karena Reseller, bukan saja membeli Produk yang kita tawarkan
tapi mereka juga menjualkan produk yang kita tawarkan.

Semakin banyak Broadcast list yang berisi kontak Hot Market


dan Very Hot Market semakin besar kemungkinan penjualan yang
kita raih nantinya.

Dengan memahami Market temperature maka kita memahami juga


cara memperlakukannya.

Jika cara nya benar, maka hasilnya akan Besar.. InsyaAllah

4. Menguasai Tehnik Closing di Whatsapp

Tehnik Closing sangat dibutuhkan, karena seringkali percakapan


atau chat akhir sebelum akhirnya closing ada di Whatsapp.
Tidak jarang karena Chatnya salah maka yang terjadi adalah PHP
( pemberi Harapan Palsu )

Sebelkan ya.. Sudah Chat panjang kali lebar, anda jawab juga
sudah panjang eh tapi malah gak jadi beli.. Sabar.. sabar..

Yuk kita belajar Tehnik Closing di Whatsapp.


Saya mulai dari yang paling sering ditanyakan ke saya.

Ini pertanyaannya ?

“ Mas, kalau ada yang nanya harga kita langsung jawab harganya
atau bagaimana ? “

Yang sering terjadi pas jawab harga, eh si calon buyer malah


kabur..

Jika pertanyaan itu dilontarkan kepada saya, maka saya akan


jawab dengan cara ini.

“ PERTANYAAN DIJAWAB DENGAN PERTANYAAN “

Contoh :

Calon Buyer ( Andi ) : Mas, buku ini berapa harganya ?

Saya : Sebelum saya jawab harganya, mas Andi sudah tau manfaat
lengkap mengenai buku ini ??

Calon Buyer ( Andi ) : Belum mas,

Saya : Oh, begitu.. jadi begini mas, buku Easy Copy writing
ini jika di Pelajari dan di Praktekan secara konsisten akan
bla... bla.. bla... bla.. dan harga bukunya adalah XXXX
rupiah.

Nah mas andi, mau langsung isi data pemesanan sendiri atau
saya bantu ?? ( pertanyaan yang jawabannya Sama )

Calon Buyer ( Andi ) : oke saya isi formulir pemesannan nya


mas ( Closing yey.. )

Harap di ingat, jangan memberikan pertanyaan yang jawabannya


ada kemungkinan berkata Tidak.
Seperti : “ Jadi beli bukunya enggak mas ? “

Pertanyaan seperti itu sama seperti mengarahkan untuk enggak


beli.. ( gagal Closing )

Calon Buyer ( Andi ) : Wah, mahal ya mas ?

Saya : owh ya, kira – kira yang pantas untuk produk dengan
benefit seperti ini harganya berapa ya ?

Contoh jawaban, jika saya dapat keluhan masalah harga..

Masih banyak lagi contoh tehnik Closing di Whatsapp..

Bukan ngiklan sih, Cuma kasih tau.. contoh – contoh lainnya


akan ada di buku terbaru saya tentang Whatsapp Marketing..

Judulnya apa mas ??

Tungguin aja infonya di Billionaire Store atau resellernya


ya..

Sambil nunggu bukunya Pre Order.. praktek dulu yuk..

Salam Laris..

Wisnu Andrianto