Anda di halaman 1dari 7

ARTIKEL

PENGARUH LINGKUNGAN KELUARGA DAN MINAT BELAJAR TERHADAP


MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 NGADILUWIH TAHUN
2018/2019

Oleh:
TUTUT RETNO FALUPI
NPM :14.1.01.01.0170

Dibimbing oleh :
1. Rosalia Dewi Nawantara, M.Pd.
2. Laelatul Arofah, M.P.d

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN (FKIP)


UNIVERSITAS NUSANTARA PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA
UN PGRI KEDIRI
2018
Artikel Skripsi
Universitas Nusantara PGRI Kediri

Tutut Retno Falupi| 14.1.01.01.0170 simki.unpkediri.ac.id


FKIP – Bimbingan Konseling || 2||
Artikel Skripsi
Universitas Nusantara PGRI Kediri

PENGARUH LINGKUNGAN KELUARGA DAN MINAT BELAJAR TERHADAP


MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 NGADILUWIH TAHUN
2018/2019

Tutut Retno Falupi


14.1.01.01.0170
FKIP – Bimbingan Konseling
tututretno057@gmail.com
Rosalia Dewi Nawantara, M.Pd dan Laelatul Arofah, M.Pd
UNIVERSITAS NUSANTARA PGRI KEDIRI

Lingkungan keluarga dan minat belajar merupakan pendidikan yang pertama dan
utama. Latar belakang keluarga siswa yang berbeda-beda dengan faktor yang mempengaruhi
belajar siswa, baik dari segi ekonomi, kasih sayang orang tua, hubungan anggota keluarga.
Siswa yang kurang memiliki ketertarikan dalam belajar berpengaruh terhadap motivasi
belajarnya, siswa merasa kurang adanya dorongan dan bimbingan dari lingkubgan keluarga
dalam belajar.
Rumusan masalah penlitian ini adalah apakah terdapat pengaruh lingkungan keluarga
(X1), dan minat belajar (X2), terhadap motovasi belajar siswa kelas XI SMAN 1 Ngadiluwih
2019/2019 dengan jumlah populasi 189 siswa yang terdiri dari 6 kelas. Teknik pengambilan
sampel dengan menggunakan simpel random sampling. Untuk mendapatkan data lingkungan
keluarga, minat belajar dan motivasi belajar siswa.
Berdasarkan hasil penelitian pada siswa kelas XI SMAN 1 Ngadiluwih tahun pelajaran
2018/2019, lingkungan keluarga, minat belajar dan motivasi belajar siswa responden berada
dalam kategori ‘’kuat’’ hal tersebut terbukti dengan hasi jawaban responden, serta hasil uji
analisis regresi linier berganda hasil analisis data diatas menunjukkan F hitung (1.238) > F
tabel (0.244) dan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05. Dengan demikian Ho ditolak dan Ha
diterima. Dari hasil analisis tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa ada pengaruh yang
signifikan lingkungan keluarga dan minat belajar terhadap motivasi belajar siswa secara
bersama-sama(simultan).
Berdasarkan simpulan dari penelitian disarankan kepada guru BK dan orang
tua/keluarga sebagai pelaksana memiliki kewajiban untuk membina dan memberikan bekal
terhadap siswa yang memiliki minat belajar menurun dan motivasi yang berkurang.

Kata Kunci : Lingkungan keluarga, minat belajar, motivasi belajar

Tutut Retno Falupi| 14.1.01.01.0170 simki.unpkediri.ac.id


FKIP – Bimbingan Konseling || 3||
A. PENDAHULUAN sehingga peran orangtua sangat
Pendidikan sebagai suatu proses menetukan minat belajar anak dalam
yang dinamis dari waktu kewaktu, pada mencapai suatu keberhasilan dalam
kenyataanya mengalami perubahan dan belajar.
perkembangan sesuai dengan dinamika Menurut Slameto(2015) minat adalah
masyarakat. Pendidikan sangat penting suatu rasa lebih suka dan rasa
dan tidak bisa dipisahkan dari kehidupan ketertarikan pada suatu hal atau aktivitas,
seseorang, baik dalam masyarakat, dan tanpa ada yang menyuruh. Motivasi
bangsa. sangat berperan penting dalam proses
Secara umum lingkungan diartikan belajar, setiap siswa mempunyai karakter
sebagai kesatuan ruang dengan semua yang berbeda–beda. Dalam kegiatan
benda, daya, keadaan, dan mahluk hidup, belajar, motivasi dapat diartikan sebagai
termasuk manusia dan perilakunnya yang keseluruhan daya penggerak dalam diri
mempengaruhi kelangsungan peri siswa yang menimbulkan kegiatan belajar,
kehidupan dan kesejahteraan manusia yang menjamin kelangsungan dari
serta mahluk hidup lainnya (Munib dalam kegiatan belajar dan memberi arah
hanna, 2011). kegiatan belajar sehingga kegiatan yang
Bertitik tolak pada landasan dikehendaki tercapai Sardiman(2014).
teoritis yang dikemukakan oleh (Sobur, Dari pendapat ahli dapat disimpulkan
2016) kaitanya dengan prestasi belajar bahwa motivasi adalah keadaan internal
siswa, faktor keluarga mempunyai yang mendorong untuk berbuat sesuatu.
peranan penting. Keadaan keluarga akan Terdapat faktor–faktor yang
sangat menentukan berhasil atau tidaknya mempengaruhi motivasi yaitu faktor
anak dalam menjalani proses belajarnya. eksternal dan faktor internal (Sardiman,
Lingkungan keluarga dan minat belajar 2014). Anak akan menerima pengaruh
dapat berpengaruh sangat penting dalam dari keluarga berupa: cara orang tua
motivasi belajar siswa serta terhadap mendidik , relasi antar anggota keluarga,
keberhasilan siswa di lingkungan. suasana rumah tangga, dan keadaan
Orangtua berperan sebagai pendidik ekonomi keluarganya.
yang penting dan utama dalam lingkungan Menurut Slameto (2015) umumnya
keluarga. Mengenalkan anak kepada anak yang lingkungan keluarganya baik
budaya dan norma-norma kehidupan lebih banyak mendapat pengarahan dan
bermasyarakat dimulai dalam lingkungan perhatian dari orangtua. Sedangkan anak-
keluarga karena orangtua memiliki ikatan anak yang berlatar belakang keadaan
batin yang sangat kuat bagi anak, ekonomi rendah dan keharmonisan dalam
Artikel Skripsi
Universitas Nusantara PGRI Kediri

keluarga kurang baik, kurang mendapat keluarga dan minat belajar terhadap
pengarahan dan perhatian yang cukup dari motivasi belajar siswa.
orangtua, karena orang tua lebih sibuk populasi dalam penelitian ini
dengan pekerjaanya untuk memenuhi adalah siswa kelas XI SMAN 1
kebutuhannya. Ngadiluwih yang terdiri dari 189
B. METODE PENELITIAN peserta didik yang terdiri dari 6 kelas.
Di dalam penelitian ini terdapat Teknik pengambilan sampel yang
dua variabel yaitu: variabel bebas adalah digunakan dalam penelitian ini adalah
variabel yang mempengaruhi atau yang simple random sampling. Alasan
menjadi sebab perubahannya atau peneliti menggunakan teknik simple
timbulnya variabel dependen (Sugiyono, random sampling ini karena dilakukan
2016). Adapun variabel bebas dalam secara acak pengambilan anggota
penelitian ini ialah lingkungan keluarga sampel dari populasi. Menurut
(X1) dan minat belajar (X2). Kemudian Sugiyono (2017) simple random
variabel dependen adalah variabel yang sampling adalah teknik pengambilan
dipengaruhi atau yang menjadi akibat, sampel dari populasi dilakukan secara
karena adanya variabel bebas. (Sugiono, acak tanpa memperhatikan strata yang
2016) Adapun variabel terikat dalam ada dalam populasi itu dengan
penelitian ini adalah motovasi belajar presentase 35%.
siswa (Y). Metode pengumpulan data yang
Teknik penelitaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah
digunakan Penelitian korelasional skala psikologis sesuai dengan teknik
bertujuan untuk menyelidiki sejauhmana pengumpulan data yang ditetapkan
pada satu variabel berkaitan dengan adalah skala psikologis (Azwar 2015)
variabel satu atau lebih variabel, skala psikologis adalah seperangkat
berdasarkan koefisien korelasi. Dengan pertanyaan yang disusun dalam
studi korelasional ini peneliti dapat mengungkapkan atribut tertentu
memperoleh informasi mengenai taraf melalui respon terhadap pertanyaan
pengaruh yang terjadi (Azwar, 2015). tersebut. Skala psikologis digunakan
Sehingga penelitian ini menggunakan untuk mengungkapkan data tentang
jenis penelitian korelasional untuk lingkungan keluarga, minat belajar dan
mengetahui pengaruh lingkungan motivasi belajar siswa. Skala
psikologis diberikan kepada siswa

Tutut Retno Falupi| 14.1.01.01.0170 simki.unpkediri.ac.id


FKIP – Bimbingan Konseling || 5||
Artikel Skripsi
Universitas Nusantara PGRI Kediri

secara langsung yang berisi beberapa keseluruhan minat belajar siswa kelas XI.
pertanyaan yang sudah tersedia mayoritas berada dalam kategori baik.
alternatif jawabannya, skala ini Berdasarkan hasil pengujian
digunakan untuk memperoleh data. secara statistic dapat terlihat bahwa
secara parsial ( individu ) semua variable
C. HASIL DAN KESIMPULAN bebas berpengaruh terhadap variable
terikat. Pengaruh yang diberikan ketiga
Tabel 1. Distribusi Frekuensi Lingkungan
variable bebas tersebut bersifat positif
Keluarga
artinya semakin tinggi lingkungan
Interval f Persentase Kategor
i keluarga dan minat belajar maka
Sangat
92– 112 9 13.2 % mengakibatkan semakin tinggi pula
Baik
71 – 91 49 72.1 % Baik motivasi belajar siswa.
50 – 70 9 13.2 % Cukup Berdasarkan hasil penelitian yang
28 – 49 1 1.5 % Kurang
Jumlah 68 100 % berjudul pengaruh lingkungan keluarga
dan minat belajar terhadap motivasi
Berdasarkan Tabel 1 menunjukkan belajar siswa siswa kelas XI SMAN 1
bahwa frekuensi tertinggi terdapat pada Ngadiluwih 2018/2019, maka dapat
kategori baik. Sehingga dapat diambil kesimpulan ada pengaruh yang
disimpulkan bahwa secara keseluruhan signifikan antara variabel lingkungan
lingkungan keluarga siswa kelas XI. kelurga dan minat belajar terhadap
mayoritas berada dalam kategori baik. motivasi belajar siswa kelas XI SMAN 1
Tabel 2 Distribusi Frekuensi Minat Ngadiluwih tahun pelajaran 2018/2019.
Belajar Lingkungan keluarga, minat
Interval f Persentas Kategori belajar dan motivasi belajar siswa
e
responden berada dalam kategori ‘’kuat’’
Sangat
79 – 96 6 8.9 %
Baik hal tersebut terbukti dengan hasi jawaban
61 – 78 27 39.7 % Baik
responden, serta hasil uji analisis regresi
43 – 60 35 51.4 % Cukup
24 – 42 0 0% Kurang linier berganda hasil analisis data diatas
Jumlah 68 100 % menunjukkan F hitung (1.238) > F tabel
(0.244) dan tingkat signifikansi 0,000 <
Berdasarkan Tabel 1
0,05. Dengan demikian Ho ditolak dan
menunjukkan bahwa frekuensi tertinggi
Ha diterima.
terdapat pada kategori baik. Sehingga
dapat disimpulkan bahwa secara
Tutut Retno Falupi| 14.1.01.01.0170 simki.unpkediri.ac.id
FKIP – Bimbingan Konseling || 6||
Artikel Skripsi
Universitas Nusantara PGRI Kediri

D. DAFTAR PUSTAKA

Azwar, S. 2015. Penyusunan Skala

psikologis. Yogyakarta: Pustaka

Belajar.

Hanna. 2011. Pengaruh Lingkungan


Keluarga Dan Lingkungan Sekolah
Terhadap Motivasi Belajar Siswa
Kelas X Madrasah Aliyah Negeri
Ngawi. lingkungan keluarga (online),
tersedia: http://lib.unnes.ac.id
diunduh 8 november 2017.
Sardiman, A. 2014. Interaksi & Motivasi
Belajar Mengajar. Jakarta: PT
RajaGrafindo Persada.
Slameto. 2015. Belajar dan Faktor-Faktor
Yang Mempengaruhinya. Jakarta: PT
Rineka Cipta.
Sugiyono. 2016. Metode Penelitian
Pendidikan (Pendekatan Kuamtitatif,
kualitatif, dan R&D). Bandung:
Alfabeta
Sobur, A . 2016. Psikologi Umum. Bandung:

CV Pustaka Setia.

Tutut Retno Falupi| 14.1.01.01.0170 simki.unpkediri.ac.id


FKIP – Bimbingan Konseling || 7||