Anda di halaman 1dari 2

KKD 4.1.2.

2 PEMERIKSAAN FRENULUM DAN BLANCH TEST


Blanch test adalah pemeriksaan yang dilakukkan pada pasien untuk melihat kelainan anatomi pada
jaringan lunak yang mempengaruhi estetik.

Tujuan :
 Menentukan kelainan yang terdapat pada frenulum
 Merencanakan perawatan terhadap pasien

Prosedur Blanch Test


Alat dan Bahan :
1. Diagnostik set
2. Kasa Steril
3. Handscoon
4. Masker
Petunjuk untuk mahasiswa :
a. Lakukkan prosedur komunikasi dengan pasien dari penerimaan pasien dan anamnesis, di kursi
kerja.
b. Lakukan pemeriksaan lanjut, posisikan pasien di kursi gigi (dental chair)
c. Lakukkan persiapan diri (universal precaution) sebagai dokter gigi untuk melakukkan
pemeriksaan
d. Lakukkan penjelaskan prosedur pemeriksaan kepada pasien
e. Lakukkan pemeriksaan intra oral
f. Melakukkan blanch test :
- Menarik frenulum labialis ke atas, perhatikan papila interdental di daerah palatal (papila
palatinal) jika daerah tersebut tampak pucat, berarti diastema disebabkan oleh migrasi frenulum
(Frenulum tinggi)
g. Melakukkan identifikasi frenulumnya :

h. Sampaikan rencana perawatan terhadap pasien


Petunjuk untuk instruktur :
a. Instruktur mengawali kegiatan, dengan menyampaikan tujuan pembelajaran, memberikan
contoh cara melakukkan pemerikasaan blanch test
b. Instruktur mambagi mahasiswa dalam kelompok kecil untuk latihan KKD ini, Instruktur
meminta 2 mahasiswa, untuk berperan sebagai dokter dan sebagai pasien.
c. Setelah selesai, instruktur meminta respon dari mahasiswa yang lainnya untuk memberikan
evaluasi terhadap 2 mahasiswa yang melakukkan tugas pertama
d. Selanjutnya instruktur memastikan semua mahasiswa melakukan kegiatan secara bergantian.

No. Aspek yang dinilai Skor


0 1 2
1. Komunikasi : Penjelasan prosedur dan
informed concent kepada pasien
2. Melakukkan prosedure pemeriksaan IO :
inspeksi. Mahasiswa menyampaikan hasil
pemeriksaan secara verbal kepada
instruktur.
3. Melakukkan prosedur blanch test :
1. Menarik frenulum labialis ke atas
2. Inspeksi daerah papila interdental
palatina (di palatum)
4. Menyampaikan hasil pemeriksaan dan
rencana perawatan kepada pasien dan
instruktur

0 = Tidak Melakukan
1 = Melakukan, namun tidak benar
2 = Melakukan dengan Benar

SKENARIO 4.1.2

Seorang pasien laki-laki berusia 20 tahun datang ke dokter gigi dengan keluhan gigi yang tidak rata
dan gigi depan yang renggang. Pasien menginginkan perawatan ortodonti untuk merapikan giginya.
Setelah memeriksa pasien tersebut ada dua prosedur yang akan dilakukan oleh dokter gigi tersebut:
melakukan blanch test dan mencetak gigi pasien tersebut. Pada pertemuan berikutnya dokter gigi
menjelaskan pada pasien dengan model studi dengan langkah-langkah sebagai berikut.
1. Menentukan lengkung gigi pasien
2. Menentukan dan meyebutkan malposisi gigi individual
3. Mampu menentukan dan meyebutkan malposisi kelompok gigi
4. Menjelaskan kepada pasien tentang hasil pemeriksaan yang didapat (blanch test dan pemeriksaan
malposisi gigi)