Anda di halaman 1dari 3

II. 2.

Uraian bahan
1. CTM (Dirjen POM, 2014 Edisi V : 699)
Nama resmi : CHLORPHENIRAMINE MALEATE
Nama lain : klorfeniramin maleat
RM/ BM : C16H19CIN2. C4H4O4 /390,82
Rumus struktur :

Pemerian : Serbuk hablur, putih tidak berbau, larutan


mempunyai PH antara 4 dan 5
Kelarutan : Mudah larut dalam air, larut dalam etanol dan
dalam kloroform, sukar larut dalam eter dan dalam
benzen
Penyimpanan : Dalam wadah tertutup, tidak tembus cahaya
Kegunaan : Penggunaan Autihistaminikum

2. GG (Dirjen POM, 2014 Edisi V : 515)


Nama resmi : GLISERIL GUAIAKOLAT
Nama lain : Guaifenesin
RM/ BM : C10H14O4 / 198,22
Rumus struktur :
Pemerian : Serbuk hablur, putih sampai agak kelabu, bau khas
lemah, rasa pahit
Kelarutan : Larut dalam air, dalam etanol, dalam kloroform
dan dalam propilen glikon, agak sukar larut dalam
gliserin
Penyimpanan : Dalam wadah tertutup rapat
Kegunaan : Ekspekturan untuk batuk produktif

3. Paracetamol (Dirjen POM, 2014 Edisi V : 999)


Nama resmi : ACETAMINOPHENUM
Nama lain : Asetaminofen, parasetamol
RM/ BM : C8H9NO2 /151,16
Rumus struktur :

Pemerian : Hablur serbuk, putih tidak berbau, rasa sangat pahit


Kelarutan : Larut dalam air mendidih dan dalam natrium
hidroksida 1N, mudah larut dalam etanol
Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik, terlindung dari cahaya
Kegunaan : Analgetikum, antipratikum.

II. 3. Uraian obat


1. CTM
Indikasi : Meredahkan batuk berdahak disebabkan alergi
Kontra indikasi : Hipersensitif terhadap CTM dan komponen obat
tidak boleh diberikan kepada bayi
Efek samping : Mengantuk, mulut kering, tenggorokan kering,
tetensi urine, pusing, lesu, lelah, hilang nafsu
makan, muntah, gangguan pencernaan, konstipasi
Dosis : Anak (6-12 thn) ½ - 1 sendok takar (25 -5 ml) 3-4
kali sehari, dewasa dan anak > 12 th 1-2 sendok
takar (5-10 ml) 3-4 kali sehari

2. Gliseril Guaikolai
Indikasi : Batuk berdahak karena iritasi, alergi dan batuk
spasmodik
Kontra indikasi : Hipertiroidisme, hipertensi
Efek samping : Mengantuk, mulut kering, mual, pusing, dan
kejang epileptiform (Dosis tinggi)
Dosis : Dewasa sehari 3-4 kali 1 ½ - 2 sendok takar , anak
7-12 thn sehari 3-4 kali 1- 1 ½ sendok takar, 2-6 th
sehari 3-4 kali ½ - 1 sendok takar, bayi sehari 3-4
kali ¼ - ½ sendok takar

3. Paracetamol
Indikasi : Meringankan rasa sakit kepala, sakit gigi, nyeri
setelah operasi dan menurunkan demam
Kontra indikasi : Keracunan hati, anemia hemolitik,
methemoglobinemia, reaksi hematelogi
Efek samping : Mengantuk, mulut kering, tenggorokan kering,
tetensi urine, pusing, lesu, lelah, hilang nafsu
makan, muntah, gangguan pencernaan, konstipasi
Dosis : Dewasa 3-4 kali 4 sdt, anak 8-12 thn 3-4 kali 2-4
sdt, anak 1-6 tahun 3-4 kali 1-2 sdt, anak < 1 tahun
3-4 kali ½ - 1 sdt
Kemasan : Botol 60 ml

Anda mungkin juga menyukai