Anda di halaman 1dari 10

Praktikum Ekologi Akuatik

Kelompok (1) – IVA

PENCUPLIKAN AIR
Kelompok (1)-IVA1, Rizal Maulana Hasby2, Balqis Tri Oktaria3 Commented [A1]: Bold, Font 12pt, Times New Roman
1,2,3
Jurusan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati
Jl. A.H. Nasution, No. 105, Cibiru, Bandung 40614, telp. 022-7800525, faks. 022-7803936
e-mail: kelompokekotik1@gmail.com 1,rizal.maulana@fst.uin.ac.id 2, balqis.oktaria@gmail.com3

Abstrak: Italic, font 11pt, times new roman, maksimal 300 kata,, tersusun dari latar belakang, tujuan
praktikum, metode, hasil dan pembahasan, kesimpulan (justify)
Kata kunci: italic, font 11pt, times new roman, max. 5 kata kunci (align left)

PENDAHULUAN dilapangan seperti : pemeriksaan fisika, pH,


Teknik sampling adalah bagian dari
sisa klor (Bahri, 2014).
metodologi statistika yang berhubungan
dengan pengambilan sebagian dari populasi. Metode pengambilan contoh ini

Jika sampling dilakukan dengan metode yang dimaksudkan sebagai pegangan dalam

tepat, analisis statistik dari suatu sampel pengambilan contoh air di lapangan untuk uji

dapat digunakan untuk menggeneralisasikan kualitas air. Tujuan metode ini untuk

keseluruhan populasi. Metode sampling mendapatkan contoh yang andal. Metode

banyak menggunakan teori probabilitas dan pengambilan contoh ini meliputi persyaratan

teori statistika. Untuk mendapatkan sampel dan tata cara pengambilan contoh kualitas air

yang mewakili diperlukan seorang pengambil untuk keperluan perneriksaan kualitas air

sampel yang mampu melakukan prosedur yang mencakup pemeriksaan sifat fisik,

pengambilan dan pengawetan sampel dengan kimia, mikrobiologi, biologi dan lain-lain.

baik, agar hasil uji laboratorium nantinya Beberapa pengertian yang dimaksud dalam

mmerupakan hasil uji yang dapat metode ini meliputi :Sumber air adalah air

dipertanggungjawabkan kualitas dan permukaan, air tanah dan air meteorik. Air

kuantitasnya. Kemungkinan kandungan pada permukaan adalah air yang terdiri dari: air

sampel dapat hilang secara keseluruhan atau sungai, air danau, air waduk, air saluran, mata

sebagian jika prosedur pengambilan dan air, air rawa dan air gua / air karst. Air tanah

pengawetan sampel yang baik tidak diikuti babas adalah air dari akifer yang hanya

dengan benar. Pada waktu pengambilan sebagian terisi air dan terletak pada suatu

sampel air dilakukan segera/ dilakukan dasar yang kedap air serta mempunyai
Pencuplikan Air

permukaan bebas. Air tanah tertekan adalah Interval waktu pengambilan contoh
air dari akifer yang sepenuhnya jenuh air diatur agar contoh diambil pada Hari dan jam
dengan bagian alas dan bawahnya dibatasi yang berbeda sehingga dapat diketahui
oleh lapisan yang kedap air. Akifer adalah perbedaan kualitas air setiap hari maupun
suatu lapisan pembawa air. Epilimnion setiap jam. Caranya dilakukan dengan
adalah lapisan alas danau/waduk yang menggeser jam dan hari pengambilan pada
suhunya relatif sama. waktu pengambilan contoh berikutnya,
Termoklin/metalimnion adalah lapisan danau misalnya pengambilan pertama hari senin
yang mengalami penurunan suhu yang cukup jam 06.00 pengambilan berikutnya hari
besar (Iebih dari 1°C/m) ke arah dasar danau. selasa jam 07.00 dan seterusnya. Waktu
Hipolimnion adalah lapisan bawah danau pengambilan contoh dilakukan berdasarkan
yang mempunyai suhu relatif sama dan lebih keperluan. Untuk keperluan survei
dingin dari lapisan di atasnya, biasanya pendahuluan dalam rangka pengenalan
lapisan ini mengandung kadar oksigen yang daerah, waktu pengambilan contoh dapat
rendah dan relatif stabil. Air meteorik adalah dilaksanakan pada saat survey. Untuk
air meteorik dari labu ukur di stasion meteor, keperluan perencanaan dan pemanfaatan
air meteorik yang ditampung langsung dari diperlukan data pemantauan kualitas air,
hujan dan air meteorik dari bak penampung yang diambil pada waktu tertentu dan periode
air hujan (Afrianita,dkk., 2017). yang tetap, tergantung pada jenis sumber air
dan tingkat pencemarannya. Sungai/saluran
Urutan pelaksanaan pengambilan
yang tercemar berat, setiap dua minggu sekali
contoh kualitas air adalah pertama
selama setahun. Sungai/saluran yang
menentukan lokasi pengambilan contoh,
tercemar ringan sampai sedang, sebulan
menentukan titik pengambilan contoh
sekali selama setahun. Sungai/saluran alami
,melakukan pengambilan contoh, melakukan
yang belum tercemar, tiga bulan sekali
pemeriksaan kualitas air di lapangan,
selama setahun. Danau/waduk setiap dua
melakukan pengolahan pendahuluan dan
bulan sekali selama setahun. Air tanah setiap
pengawetan contoh, pengepakan contoh dan
tiga bulan sekali selama setahun. Air
pengangkutan ke laboratorium (Larat,dkk.,
meteorik sesuai dengan keperluan.. Untuk
2017).
studi dan penelitian, disesuaikan dengan

2
Pencuplikan Air

keperluan dan tujuan studi/penelitian tersebut Alat yang digunakan botol sampel
(Panjaitan,dkk., 2011). 300 ml,etanol 70%, sodium hipoklorit (100
mg NaOCL/L)
A.2 CARA KERJA
Pertama pilih kran yang paling dekat
dengan sumber utama , bila kran kotor karena
biofilm, bersihkan dengan sodium hipoklorit,
semprot udara di sekitar kran dengan etanol
70%, drain selama 2-3 menit dari kran
perhatikan debit air jangan terlalu besar dan
pastikan sampel di sumber air utama masih
mencukup, masukan air kran ke botol sampel
dengan jarak 5ncm dari kran dengan debit
kecil dan tidak menimbulkan cipratan,
hentikan pencuplikan saat air berjarak 2,5 cm
dari mulut botol tutup rapat, khusus untuk
analisis non mikrobiologis cuplikan air
hingga botol twpat penuh,beri label dan
perservasikan dengan baik.
B. PENCUPLIKAN SAMPEL PADA AIR
SUNGAI
B.1 ALAT DAN BAHAN
(Dipaparkan secara paragraf, Alat yang digunakan yaitu botol
deskriptif) Berisi latar belakang pelaksanaan
praktikum, dengan dikuatkan oleh tinjauan sampel 300 ml
pustaka. Kemudian dipaparkan tujuan dari B.2 CARA KERJA
praktikum (dari modul praktikum) diakhir
baris bab Pertama buka tutup botol dan
masukan ke dalam air dengan posisi mulut
METODE
A.PENCUPLIKAN PADA SAMPEL AIR botol menghadap ke bawah, pastikan mulut
KRAN botol tidak tersentuh tangan ,lalu celupkan
A.1 ALAT DAN BAHAN botol dengan kedalaman minimal 10 cm, lalu
miringkan botol sampai posisi horizontal

3
Pencuplikan Air

sehingga air masuk hadapkan mulut botol Alat yang digunakan yaitu lamote
berlawanan dengan arus air pastikan tidak botol sampel 300 ml
ada serasah atau pengotor yang masuk ,lalu D.2 CARA KERJA
angkat botol ke permukaan lalu buang sedikit Pertama pilih tempat yang
air di dalamnya sehingga menyisakan sedikit kedalamannya lebih dari 1 m, lalu buka kedua
ruang tutup rapat, khusus untuk analisis non penutup lamote kaitkan pada pengait tarik
mikrobiologis pastikan botol harus tepat messenger ke atas dan pegang dengan tangan,
penuh, lalu beri label dan preservasi dengan turunkan lamote tegak lurus dengan tali yang
baik. dipegang oleh tangan yang lainnya, turunkan
Catatan:pengambilan pada air permukaan hingga kedalaman yang diinginkan (minimal
dalamnya botol yang direndamkan kira-kira 1m) pastikan tali kencang dan lurus jatuhkan
20 cm dari permukaan air messenger dari atas hingga mengenai kait di
C. PENCUPLIKAN SAMPEL PADA AIR 23 badan lamote dan lamote tertutup, tarik
SUMUR GALI lamote dengan perlahan ke atas pastikan
C.1 ALAT DAN BAHAN lamote telah tertutup dikedalaman yang
Alat yang digunakan yaitu botol diingninkan, setelah sampai di atas masukan
sampel,tali selang keluaran ke dalam botol sampel, buka
C.2 CARA KERJA salah satu tutup lamote air akan mengalir
Pertama persiapkan botol sampel, lalu melalui selang keluaran, hentikan aliran
ikatkan botol dengan tali, turunkan botol ketika air sudah mencapai jarak 2,5 cm dari
dengan perlahan , isi botol dengan penuh, mulut botol, untuk analisis non mikrobiologis
angkat botol buang sedikit airnya hingga ada biarkan air masuk hingga air tepat penuh di
ruang udara, setelah itu panaskan mulut botol mulut botol, beri label dan preservasi dengan
kemudian tutp botol. baik. Sedapat mungkin sampel langsung di
Catatan:yang harus diperhatikan adalah kirim ke laboratorium (1 jam setelah
jangan sekali kali memegang kepala botol pengambilan dan tidak boleh lebih dari 12
setelah sampel di ambil dan segera jam).
dibungkus kembali dan dimasukan ke cool Dipaparkan: Waktu dan Tempat
Pelaksanaan praktikum, Alat dan Bahan,
box.
Prosedur Kerja.
D. PENCUPLIKAN AIR DANAU/LAUT
HASIL DAN PEMBAHASAN
D.1 ALAT DAN BAHAN

4
Pencuplikan Air

Pencuplikan air harus diambil dari ini kemudian dilakukan uji laboratorium dan
sumber karena pencuplikan sampel air harus dianalisis hasilnya.
representative yakni sampel mewakili
Prosedur untuk pencuplikan sampel
keseluruhan pada daerah terserbut. Sumber
pada air kolam yakni dengan dibuka tutup
air merupakan salah satu komponen utama
botol dan dipegang pada tangan kiri.
yang ada pada suatu sistem penyediaan air
Kemudian dimasukkan kedalam air dengan
bersih, karena tanpa sumber air maka suatu
posisi mulut botol menghadap ke bawah.
sistem penyedia air bersih tidak akan
Lalu dicelupkan botol dengan posisi miring
berfungsi (Nurhatati, J, 2013). Menurut
45º hingga posisi horizontal dengan
Sudarmaji dkk, (2016) bahwa, sumber air
berlawana arus air. Diangkat perlahan,
atau mata air ini dimanfaatkan untuk
ditutup dan diberi label. Hal ini sesuai dengan
masyarakat untuk keperluan rumah
literature pada lifepatch.
tangganya.Sehingga ini dapat kita jadikan
sampel untuk diuji. Menurut Radiyta, C (2010) bahwa,
botol yang akan digunakan untuk mengambil
Prosedur yang kami lakukan pada
sampel harus bersih, telah dibilas dengan air
pencuplikan air kran. Peratama dipilih kran
suling dahulu, kemudian dengan cairan yang
yang paling dekat dengan sumber air terlebih
akan mengisi botol tersebut, dan kering
dahulu, kemudian jika kran terdapat
(kalau mungkin). Catatan yang sama berlaku
biomfilm dibersihkan dahulu dengan Sodium
untuk alat pengambilan sampel: pipa, pompa
hipoklorit. Lalu disemprotkan etanol dan
dan lain-lain dimana sampel akan mengalir,
dibuka kran sampai debit airnya tidak terlalu
harus bersih dan tidak boleh mengandung
besar maupun tidak terlalu kecil dan
sisa-sisa dari bekas sampel terdahulu.
dipastikan juga airnya cukup untuk diambil
Terutama tumbuhnya lumut dan jamur harus
sampel. Lalu dimasukkan air kedalam botol
dicegah. Sekaligus kontaminasi dari logam
sampel dengan jarak kira-kira 5 cm dan
atau bahan alat pengambilan sampel, yang
dihentikan pencuplikan air ketika saat air
dapat larut dalam sampel, harus dicegah.
berjarak 2,5 cm dari mulut botol dan ditutup
Sampel dapat diambil secara terpisah, dengan
rapat kemudian diberi label dan dipreservasi.
menggunakan ember, botol palstik atau kaca
Menurut Suseno, N, V, (2017) bahwa
(terbuka dan diperberat, misalnya dengan
penentuan unit sampel dilakukan dengan
cin"cn timah hitam pada lehernya) yang
metode purposive sampling. dilakukan
diikat dengan tali, kemudian dimasukkan
dengan metode purposive sampling.
kemudian dalam sungai, saluran sumur dan
Pengambilan sampel sumber air baku yaitu
sebagainya,sampai terisi penuh dengan
waduk dilakukan di titik hisap pipa PDAM
sampel. Untuk mengambil sampel pada
dengan dasar penelitian hanya fokus terhadap
kedalaman yang tertentu,disediakan botol
air yang digunakan untuk PDAM. Sampel
tertutup yang dapat membuka bila sampai
yang diambil di instalasi pengolahan air
pada kedalaman yang dikehendaki. Cara lain
PDAM dilakukan dimana air dari sumber air
adalah dengan menggunakan sejenis pompa
baku ditampung. Pengambilan sampel pada
yang mengisap, kemudian menekankan
kran pelanggan PDAM dilakukan dengan
sampel melalui pipa masuk kemudian botol
memperhitungkan jarak dari sumber instalasi
sampel, demikian sampel dapat diambil pada
pengolahan air PDAM. Data yang didapatkan
kedalaman tertentu. Sampel dari kran air

5
Pencuplikan Air

dapat diambil dengan beker terbuka atau tidak terjadi turbulensi dan gelembung
yang akan ditutup, tergantung dari rencana udara pada saat pengisian botol.
analisa. Sampel sebaiknya atau pada
umumnya harus mengisi botol pengambilan Sumber air merupakan salah satu komponen
hingga penuh dan botol tersebut harus ditutup utama yang ada pada suatu sistem
dengan baik untuk menghindari kontak penyediaan air bersih, karena tanpa sumber
dengan udara. Salah satu cara pengawetan air maka suatu sistem penyediaan air bersih
sampel yang umum adalah suasana dingin, tidak akan berfungsi. Macam- macam
sampel diangkut dalam kotak isotermis yang sumber air dapat dimanfaatkan sebagai
mengandung es biasa atau es kering (CO2) sumber air bersih antara lain: air laut, air
lalu disimpan di kulkas atau freezer. hujan, air permukaan (sungai, rawa, danau)
Prodesedur pengambilan sampel air kran dan air tanah salah satunya dengan sumur
adalah sebagai berikut: kran dibuka penuh gali. (Hapsari, 2015 ).
dan dibiarkan mengalir selama 2-3 menit atau
dalam waktu yang dianggap cukup untuk Untuk pengambilan sampel air sungai
membersihkan pipa persil, kemudian ditutup. diambil menggunakan botol sampel
Kran dipanaskan/ diaseptis dengan nyala api sebanyak 500 ml selanjutnya ditambahkan
dari alkohol atau spiritus Kran dibuka 1-2 dengan asam nitrat (HNO3) lalu dimasukkan
menit kemudian penutup botol dilepas ke dalam ice box dan dibawa ke
dengan tangan kiri dan botol dipegang laboratorium untuk dianalisis menggunakan
dengan tangan kana. Botol diisi sampai 2/3 AAS (Atomatic Absorption
volume botol ( lebih besar dari 100 ml). Botol Spectrophotometer) (Ramessur et al., 2001).
yang telah berisi contoh air, dibungkus
kembali dengan kertas pembungkus seperti Sumur gali adalah satu konstruksi sumur
sediakala, diikat pada bagan leher botolnya, yang paling umum dan meluas dipergunakan
kemudian diberi label/keterangan yang untuk mengambil air tanah bagi masyarakat
meliputi: a)Jenis air, misalnya air perpipaan, kecil dan rumah-rumah perorangan sebagai
air sumur gali dll, b)lokasi dan waktu air minum dengan kedalaman lebih kurang
pengambilan, c) pengawetan yang diberikan, 15 meter dari permukaan tanah. Sumur gali
d)nama dan tanda tangan pengambil sampel. menyediakan air yang berasal dari lapisan
Catatan: air harus jelas berasal dari pipa tanah yang relatif dekat dari permukaan
persil yang dihubungkan dengan pipa induk , tanah, oleh karena itu dengan mudah
contoh sebaiknya diambil dari kran yang
terkena kontaminasi melalui rembesan.
sering dipakai, dihindarkan pengambilan
Umumnya rembesan berasal dari tempat
contoh air dari alat-alat tambahan yang
buangan kotoran manusia kakus / jamban
dipasang pada kran atau dari kran yang bocor.
dan hewan, juga dari limbah sumur itu
sendiri, baik karena lantainya maupun
Dipaparkan Hasil praktikum dalam saluran air limbahnya yang tidak kedap air.
bentuk paragraf (disertakan tabel pengamatan
Keadaan kontruksi terbuka dan pengambilan
dengan dokumentasi gambar, yang diperkuat
dengan sumber literatur lain jika diharuskan). air sumur pun dapat merupakan sumber
Alasan mengapa saat pengambilan sampel kontaminasi, misalnya sumur dengan
air mulut botol harus dimiringkan yaitu agar

6
Pencuplikan Air

kontruksi terbuka dan pengambilan air sistematik. Untuk mendapatkan sampel yang
dengan timba (Yolanda, 2014). homogen dilakukan pengambilan sampel
yang representatif, dengan pengambilan
Pada sumur gali, sampel diambil pada sampel yang representatif data hasil
kedalaman 20 cm di bawah permukaan air. pengujian dapat menggambarkan kualitas
Pengambilan sampel sebaiknya dilakukan lingkungan yang mendekati kondisi
pada pagi hari. Untuk pengambilan sampel sesungguhnya.
air sumur gali pertama siapkan botol steril
Simpulan dari Hasil dan Pembahasan
yang tutupnya terbungkus kertas aluminium, praktikum. Dibuat satu paragraf, deskriptif
kemudian ikat botol dengan tali dan pasang tidak bentuk poin.
pemberat di bagian dasar botol, buka tutup
botol dan turunkan botol perlahan-lahan ke DAFTAR PUSTAKA
dalam permukaan air, tarik tali sambil Afrianita Reri, Tivany Edwin, dan Aroiya
digulung, buang sebagian isi botol hingga Alawiyah. 2017. Analisis Intrusi Air
volumenya ±¾ volume botol, dan bakar
Laut Dengan Pengukuran Total
bagian mulut botol, kemudian botol tutup
lagi. Dissolved Solids (Tds) Air Sumur Gali
Di Kecamatan Padang Utara. Jurnal
KESIMPULAN Dampak. 14(1): 62-72.
Dari hasil praktikum dapat
disimpulkan bahwa Sebelum dan sesudah Bahri Syamsul. 2014.Pengaruh Ukuran
pengambilan sampel air, botol yang
digunakan harus steril. Jenis air sampel yang Sampel Makrozoobentos Bioindikator
digunakan ada sampel air kran, sampel air Terhadap Penilaian Tingkat
kolam ,Pengambilan contoh air harus
dihindarkan dari alat-alat tambahan yang Pencemaran Air Sungai. Jurnal
terdapat pada kran atau dari kran yang bocor, Sumber Daya Air. 10(2): 10- 24.
Selang waktu untuk pemeriksaaan
bakteriologis minimal 1 jam dari https://lifepatch.org/Metode_Pengambilan_S
pengambilan harus sudah dilakukan ampel_Air. . Diakses 11 Maret 2019
pemeriksaan. Namun dapat dipertahankan Pukul 08.20.
lebih lama lagi asal disimpan dalam lemari
pendingin kurang lebih 30 jam.Pada saat Hapsari, D. 2015. Kajian Kualitas Air Sumur
melakukan pencuplikan harus dengan Gali dan Perilaku Masyarakat di Sekitar
tenang, hati-hati, agar tidak terkontaminasi, Pabrik Semen Kelurahan Karangtalun
Dalam pembuatan label sampel air terutama
Kecamatan Cilacap Utara Kabupaten Cilacap.
kode label, dan sebagai berikutnya harus
teliti, dan juga tidak boleh bercanda atau Jurnal Sains dan Teknologi. Vol. 7 (1).
bermain-main saat pencuplikan
berlangsung.hal yang paling penting dalam
pencuplikan sampel sebelum ke lapangan Larat Roberto, Markus Lasut, dan Robert
adalah menyusun perencanaan dalam suatu
Bara. 2017. Kondisi Kualitas Air
dokumen yang membantu dalam setiap
tahapan pengambilan sampel secara jelas dan (Aspek Mikroorganisme) Di Perairan

7
Pencuplikan Air

Sekitar Pulau Bunaken, Sulawesi Suseno, N.V. 2017. Analisis Kualitas Air
Utara. Jurnal Pesisir dan Laut Tropis. PDAM Tirta Mangar Kota Balikpapan.
Journal Bumi Indonesia. Vol 6 (1): 2.
3(1): 1-17.
Yolanda, D.S, M. Simanjuntak, A.D. Siswanto.
Nurhartati, J. (2013). Studi Tentang Kualitas 2014. Studi Konsentrasi Nitrat di
Pelayanan Publik pada Kantor Perairan Gresik, Jawa Timur. Prosiding.
Perusahaan Daerah Air Minum Seminar Nasional Perikanan dan
(PDAM) Kota Balikpapan. Journal Kelautan. UGM. Yogyakarta
Administrasi Negara. Vol. 1(2), 654-
668.

Daftar tinjauan pustaka yang


digunakan (yang digunakan dalam
Panjaitan Poltak BP, Supriyono Eko
penyusunan laporan, baik pada pendahuluan,
Wardoyo, dan Sofian Rodian. 2011. metode dan hasil pembahasan, termasuk
literatur gambar).
Pemantauan Kualitas Air Di Bagian
Hulu Sungai Cisadane Dengan
Sumber:
Indikator Makroinvertebrata. Jurnal - Jurnal Nasional (11 tahun kebelakang,
Sains Natural. 1(1): 1- 10. sebanyak-banyaknya)
- Jurnal Internasional (Min. 3 jurnal)
Raditya, C. 2010. Pengambilan Sampel Air. - Buku (Maksimal terbitan 80)
- Internet (Website resmi, dilarang blog)
https://www.academia.edu/36775995/
PENGAMBILAN_SAMPEL_AIR. Tata Penulisan DAPUS:
Diakses 11 Maret 2019 Pukul 08.20.
Buku:
Ramessur RT., Parry SJ. and Ramjeawon T.
2001. The relationship of dissolved Pb to Effendi, H. (2003). Telaah Kualitas Air Bagi
some dissolved trace metals (Al, Cr, Mn and Pengelolaan Sumber Daya dan
Zn) and to dissolved nitrate and phosphate Lingkungan Perairan. Yogyakarta:
in a freshwater aquatic system in Mauritius. Kanisius.
Environment International, No.4, Vol 26, 223-
230. Artikel jurnal:
Maurya, A. P. (2012). Inhibition Spectrum,
Purification and Characterization of
Sudarmadji, Darmanto, D., Widyastuti, M., Bacteriocin from Leuconostoc NT-1.
dan Lestari, S. 2016. Pengelolaan Mata Current Science, 103(12), 1405–1407.
Air Untuk Penyediaan Air Rumah
Tangga Berkelanjutan Di Lereng Maurya, A. P. & Thakur, R. L. (2012).
Inhibition Spectrum, Purification and
Selaran Gunung Api Merapi. Jurnal
Characterization of Bacteriocin from
Manusia dan Lingkungan. Vol 23 (1): Leuconostoc NT-1. Current Science,
103. 103(12), 1405–1407.

8
Pencuplikan Air

Pappa, E. C., Bontinis, T. G., Tasioula-


Margari, M. & Samelis, J. (2017). Internet:
Microbial Quality of and Biochemical
Changes in Fresh Soft, Acid-Curd Hanna Instrument. (2018). Portable
Xinotyri Cheese Made from Raw or Dissolved Oxygen Meter. Diakses di
Pasteurized Goat’s Milk. Food http://hannainst.com [7 Maret 2018:
Technology and Biotechnology, 55(4), 14.30 WIB].
496–510

Isi Laporan diketik dengan font Times New Roman ukuran 12 pt (dari Pendahuluan sampai
Daftar Pustaka). Setiap awal baris paragraf baru menjorok 5 ketukan (1 tab kalau di Ms.
Word)

Email
Dosen:
Bpk. Rizal Maulana Hasby: rizal.maulana@fst.uinsgd.ac.id

Asisten Dosen:
IV A
Balqis Tri Oktaria: balqis.oktaria@gmail.com
Nurina Hidayanti: nurinahidayanti@gmail.com

IV B
M. Sutan Alfaobeth: obiobeth@gmail.com
Zulkifli Gumilang Rahayu: stungwhr@gmail.com

Lampiran
Foto Keterangan

Proses pencuplikan air kran dengan


diberi jarak antara mulut botol dan kran
skitar 5 cm.

(Dok. Pribadi, 2019)

Pelabelan sampel sebelum dipreservasi.

9
Pencuplikan Air

(Dok. Pribadi, 2019)

Proses pencuplikan air danau dengan


menyentuhkan mulut botol terlebih
dahulu pada permukaan air, kemudian
air dicuplik dengan posisi botol
dihorizontalkan.

(Dok. Pribadi, 2019)

10