Anda di halaman 1dari 10

PERTANYAAN DAN SOAL-SOAL

1. Jelaskan karakteristik pendapatan pada usaha perhotelan!


Jawab:
Karakteristik yang membentuk pengertian pendapatan, yaitu :
a. Aliran masuk atau kenaikan aset
Untuk dapat dikatakan bahwa pendapatan ada atau timbul adalah harus terjadi
transaksi atau kejadian yang menaikkan asset atau menimbulkan aliran masuk
asset. Paton dan Littleton (1970, hlm. 47) menyebutkan bahwa aset dapat
bertambah karena transaksi pendanaan yang berasal dari kreditor atau
investor,laba yang berasal dari kegiatan investasi, hadiah, donasi, atau temuan,
revaluasi aset yang telah ada, serta penyediaan atau penyerahan produk.
b. Kegiatan yang mempresentasi operasi utama atau sentral yang menerus
Kegiatan utama atau sentral yang menerus atau berlanjur merupakan karakteristik
yang membatasi kenaikan aset yang dapat disebut pendapatan. Kegiatan utama
dalam hal ini lebih dikaitkan dengan tujuan utama perusahaan yaitu menghasilkan
produk atau jasa untuk mendatangkan laba dan bukan untuk membatasi jenis
produk menjadi produk utama dan produk samping.
c. Pelunasan, penurunan, atau pengurangan kewajiban
Pendapatan tidak hanya didefinisi dari sudut kenaikan aset tetapi juga dari
penurunan atau pelunasan kewajiban. Hal ini terjadi bila suatu entitas telah
mengalami kenaikan aset sebelumnya, misalnya menerima pembayaran di muka
dari pelanggan.
d. Suatu entitas
Ekuitas secara konseptual adalah utang perusahaan kepada pemilik. Oleh karena
itu, naiknya aset karena pendapatan akan mengakibatkan naiknya ekuitas. Ekuitas
naik karena pendapatan. Jadi naiknya ekuitas merupakan konsekuensi bukan
sumber pendapatan sehingga pendapatan tidak dapat didefinisi sebagai kenaikan
ekuitas.
e. Produk perusahaan
Paton dan Littleton menyatakan bahwa pendapatan adalah produk perusahaan.
Pendapatan terbentuk atau terhimpun bersamaan dengan atau selama kegiatan

1
produktif tanpa harus menunggu kejadian atau saat penyerahan produk kepada
pelanggan. Ada dua aliran yang berkaitan dengan pendapatan yaitu :
1. Aliran Fisik
Kegiatan menghasilkan dan menjual output.
Obyek kegiatan yang berupa produk itu sendiri.
2. Aliran Moneter
Peristiwa naiknya nilai perusahaan karena kegiatan produksi atau penjualan
output.
Obyek peristiwa yang berupa jumlah rupiah aktiva yang dihasilkan atau
dijual.
f. Pertukaran produk
Paton dan Littleton memasukkan kata pertukaran dalam definisinya karena
pendapatan akhirnya harus dinyatakan dalam satuan moneter untuk dicatat dalam
sistem pembukuan. Satuan moneter yang paling objektif adalah kalu jumlah
rupiah tersebut merupakan hasil transaksi.
g. Menyandang beberapa nama atau mengambil beberapa bentuk
Pendapatan adalah konsep yang bersifat generik dan mencakupi semua pos
dengan berbagai bentuk dan nama apapun. Pendapatan untuk perusahaan
perdagangan disebut dengan penjualan. Untuk perusahaan jasa, pendapatan diberi
nama misalnya pendapatan sewa, pendapatan bunga, dll

2. Sebutkan dan jelaskan fungsi dari bagian-bagian yang terkait dengan sistem penjualan
pada usaha perhotelan.
Jawab:

Fungsi-fungsi yang terkait pada prosedur penjualanpada sebuah hotel adalah sebagai
berikut:

1) Penjualan Kamar

a. Reservation, bertugas menerima reservasi dari tamu dan memberikan informasi


pada Front Office, Room Boy dan House Keeping serta bagian kredit.
b. Front Office, bertugas menerima tamudan menyiapkan Guest Bill.

2
c. Bell Boy, bertugas membantu mengantarkan tamu ke kamar.
d. Room Boy, bertugas membersihkan dan menyiapkan kamar untuk tamu.
e. House Keeping, bertugas menyiapkan perlengkapan kamar.
f. Night Audit, bertugas membuat laporan penjualan harian pada malam hari dan
mencocokkan penjualan pada hari tersebut.
g. Income Audit, bertugas melakukan pengecekan ulang dan pencatatan atas
penjualanyang terjadi.
h. Bagian Kredit, bertugas memberikan persetujuan kredit baik secara langsung
maupun tidak langsung.
i. Account Receivable, bertugas mencatat penjualan kredit dan menyiapkan faktur
tagihan.

2) Penjualan Makanan dan Minuman

a. Waiter/Waitress, bertugas memberikan pelayanan kepada tamu, dari menerima


order, meneruskan order ke dapur dan menyajikan order serta memberikan
innformasi pada kasir.
b. Kasir, bertugas menyiapkan bill dan menerima pembayaran dari tamu.
c. Kitchen, bertugas menyiapkan order.
d. Income Auditor, bertugas mengecek penjualan dan mencatat penjualan.
e. Bagian Kredit, bertugas memberikan persetujuan kredit.
f. Account Receivable, bertugas mencatat penjualan kredit dan menyiapkan faktur
tagihan

3. Sebutkan bagian yang menjadi titik pengendalian pada sistem pendapatan usaha
perhotelan, berikut sertakan pada fungsi bagian tersebut dalam melakukan pengendalian!
Jawaban :
Pengendalian intern meliputi struktur organisasi dan semua cara serta alat yang
dikoordinasikan dan digunakan dalam perusahaan dengan tujuan untuk menjaga
keamanan harta milik perusahaan, memeriksa ketelitian dan kebenaran data akuntansi,
meningkatkan efisiensi di dalam operasi, dan membentu menjaga dipatuhinya kebijakan
manajemen yang telah ditetapkan.

3
Secara garis besar pengendalian intern hotel dikelompokkan menjadi dua, yaitu :
1) Pengendalian akuntansi
Pengendalian akuntansi terdiri dari struktur organisasi dan semua prosedur serta
catatan yang berkaitan dengan pengamanan aktiva dan dapat dipercayainya
catatan keuangan. Dalam pengendalian ini mencakup prosedur pengesahan dan
persetujuan, pemisahan tugas antara pihak yang mencatat dan membuat laporan
dengan pihak pelaksana atau penyimpanan aktiva, pengawasan fisik atas aktiva,
dan internal auditor.
2) Pengendalian administratif.
Pegendalian administratif terdiri dari struktur organisasi dan semua metode dan
prosedur yang berkaitan dengan efisiensi operasi dan dipatuhinya kebijakan
manajemen yang telah ditetapkan. Pengendalian ini mencakup analisa statistik,
program pelatihan karyawan, kontrol kualitas pelayanan, dan lain-lain.

4. Sebutkan dokumen yang digunakan dalam sistem penjualan kamar, sertakan kegunaan
dari dokumen tersebut!
Jawab:
1) Penjualan kamar
a. Guest bill, digunakan untuk mencatat transaksi penjulan yang dilakukan oleh
tamu selama menginap dihotel dan sebagai bukti tagihan kepada tamu, terdiri
dari:
1. Master bill, umtuk mencatat transaksi penjualan kamar
2. Extra bill, untuk mencatat transaksi penjualan yang lain selain kamar.
b. Form A, digunakan untuk mencatat data pribadi tamu yang menginap dan sebagai
laporan pada pihak kepolisisan, formulir ini biasanya juga digunakan sebagai
registration form
c. Reservation form, untuk mencatat reservasi tamu sebelum kedatangan tamu
d. Voucher agent, sebagai bukti reservasi dari agent dan digunakan untuk melakukan
tagihan pada pihak agent.
e. Contract rate, merupakan perjanjian yang menunjukkan kesapakatan kerja sama
antara pihak hotel dan agent, yang mencakup harga kamar, jumlah kamar yang

4
tersedia untuk agent, pada saat tertentu (allotment), jangka waktu kesepakatan,
dan hal-hal lainnya.
f. Room count sheet, untuk mengecek jumlah kamar yang terisi pada hari itu
g. Room sales recapitulation, untuk mencatat penjualan kamar pd hari itu
h. Remittance of found, merupakan sebuah amplop yang digunakan untuk
melaporkan dan menyetorkan hasil penjualan pada hari itu
2) Penjualan Makanan dan Minuman
a. Restaurant and bar order digunakan untuk mencatat pesanan tamu
b. Restaurant and bar check/bill, digunakan sebagai faktur penjualan
c. Restaurant and bar summary of sales digunakan untuk mencatat penjualan baik
tunai maupun kredit pada masing-masing shift
d. Remittance of found merupakan sebuah amplop yang digunakan untuk
melaporkan dan menyetorkan hasil penjualan pada masing-masing shift

5. Gambar dan Jelaskan Prosedur Penjualan Makanan dan Minuman pada usaha
perhotelan!

5
1) Tamu datang ke restoran disambut dan dipersilahkan duduk oleh waiter, yang
selanjutnya menyodorkan menu dan menyiapkan restoran and bar order (RBO), serta
mencatat setiap order tamu pada RBO.
2) RBO diserahkan ke kitchen untuk menyiapkan menu yang diminta, dan ke kasir
outlet untuk menyiapkan restoran and bar bill (RBB).
3) Setelah selesai, tamu akan menyelesaikan pembayaran di kasir, jika tamu tidak
membayar tunai maka tamu akan diminta untuk menandatangani RBB untuk nantinya
dikirim Front Office agar diposting ke bill tamu.
4) Pada akhir shift, kasir membuat restoran and bar summary of sales (RBSS) dan
memasukkan hasil penjualan ke dalam ROF, kemudian menitipkannya pada safe
deposit box yang ada di Front Office, untuk dikirim ke Back Office pada keesokan
harinya.

6
KASUS

1. Coba perhatikan hotel atau restoran di lingkungan sekitar anda. Identifikasi dan sebutkan
hotel atau restaurant yang telah menggunkan sistem informasi POSS.
Jawaban:
Beberapa sistem nirkabel POS untuk restoran tidak hanya memungkinkan untuk
memproses pembayaran mobile, namun juga memungkinkan server untuk memproses
urutan yang benar seluruh makananyang dipesan. Kebanyakan sistem ritel POS
melakukan lebih dari sekedar tugas “titik penjualan”. Bahkan untuk pengecer yang lebih
kecil, banyak POS sistem sudah mencakup akuntansi yang terpadu, manajemen
persediaan, peralaman permintaan pembelian, manajemen hubungan pelanggan (CRM),
manajemen pelayanan, sewa, dan modul penggajian.Karena berbagai fungsi tersebut,
pemasok kadang-kadang melihat POS sebagai perangkat lunak manajemen ritel atau
perangkat lunak manajemen bisnis.
Sebagian besar pengecer besar menggunakan software POS atau sistemperangkat
keras POS dengan antarmuka yang telah distandardisasioleh pemasok dan pengecer yang
bekerjasamauntuk melakukan standarisasi pengembangan sistem komputerisasi dan
menyederhanakan interkoneksi POS. Titik penjualan dalam industri restoran banyak
ditemukan dalam pelayanan dan penjualan makanan cepat saji. Sejumlah restoran
mempekerjakan rantai sistem yang menggunakan jaringan komputer. Dalam teknologi
terbaru, register adalah komputer virtual, yang kadang-kadang menggunakan layar
sentuh. Register akan terhubung ke server yang sering disebut sebagai pengendali toko
atau unit kontrol pusat. Printer dan monitor juga ditemukan pada jaringan. Selain itu,
server remote akan terhubung untuk menyimpan jaringan dan memantau penjualan dan
menyimpan data lainnya. Efisiensi sistem tersebut berakibat penurunan waktu pelayanan
dan peningkatan efisiensi pesanan.Saat ini, sistem POS diproduksi dan dilayani oleh
beberapa perusahaan.
Dalam industri makanan cepat saji, sejumlah konfigurasi dapat digunakan dalam
membantu dalam kecepatan operasi. Register sendiri mungkin dilakukan didepan
counter, melalui atau berjalan melalui cashiering dan order taking mode. Front register
counter akan mengambil dan melayani pesanan di terminal yang sama. Contohnya
restoran cepat saji seperti Mcd dan KFC

7
2. Sebuah hotel menawarkan harga kamar dalam sebuah baliho sebesar Rp 1.500.000,-/hari.
Tarif kamar tersebut sudah termasuk breakfast. Harga breakfast sebesar Rp100.000,-.
Pada baliho tersebut ada tanda (++) dan di hotel menyebutkan (nett). Apa maksud dari
iklan baliho tersebut :
Jawaban :
Hotel sebagai salah satu industri bidang jasa pariwisata mempunyai hitungan
tersendiri mengenai harga jual jasanya karena adanya dua tambahan komponen harga jual
yaitu service charge dan pajak pembangunan (PB 1). Service charge adalah tambahan
biaya jasa yang hanya ada di dunia industri jasa perhotelan yang besarannya ditetapkan
sebesar 10% dari harga jual.
Penggunaan pendapatan service charge ini biasanya dibagi 3.
1) Sebagai tambahan penghasilan pekerja. Pendapatan service charge yang terkumpul
selama satu bulan biasanya akan dibagikan rata kepada pekerja yang berstatus
karyawan tetap dan atau karyawan kontrak pada bulan berikutnya.
2) Corporate Social Responsibility. Sebagai sumber dana bagi hotel untuk melakukan
fungsi sosialnya entah dalam bentuk bantuan kepada pekerja atau masyarakat sekitar
yang membutuhkan bantuan. Bisa melalui program yang sifatnya reguler atau
insidentil.
3) Loss & Breakage. Dipakai oleh hotel sebagai dana cadangan guna menggantikan
barang-barang hotel yang berpotensi hilang dan rusak namun bukan merupakan
barang fixed asset. Biasanya seperti gelas, piring, sendok, garpu, atau mangkok.

Pajak pembangunan (PB 1) ditetapkan besarannya sebesar 10% dari total penerimaan
hotel atau 11% dari harga pokoknya. stilah harga nett sebenarnya agak berbeda antara
hotel dengan pelanggan. Bagi hotel harga nett adalah harga yang dicantumkan hotel
sebagai harga yang akan diterima sebagai pendapatan bersih hotel karena sudah tidak
harus menyisihkan service charge dan pajak, sedangkan bagi pelanggan harga nett adalah
harga keseluruhan yang sudah termasuk service charge dan pajak.

Berdasarkan kasus tersebut Jika ada harga 1.500.000, ++ maka bagi hotel yang
disebut harga nett adalah yang 1.500.000 sedangkan pelanggan harga nett-nya
adalah 1.500.000 + 150.000(service) + 11.000 (tax) = 165.000.

8
3. Hasil akhir dari prosedur penjualan hotel adalah informasi akuntansi atau bagian dari
informasi akuntansi. Sebutkan informasi akuntansi yang dihasilkan dari prosedur
penjualan kamar, makan dan minum sebuah hotel!
Jawaban:
Hasil akhir dari suatu prosedur adalah informasi, Adapun informasi yang dihasilkan
dari prosedur penjualan kamar, makanan dan minuman adalah:
1. Penjualan kamar, laporang yang dihasilkan adalah rooms sales recapitulations
2. Penjualan makanan dan minuman laporan yang dihasilkan berupa restaurant and bar
summay of sales
3. Daily of sales, disiapkan oleh income auditor, yang berisi laporan penjualan hotel
secara keseluruhan

4. Buatlah jurnal khusus untuk penjualan kamar, makan dan minum sebuah hotel!
Contoh Soal :
Aston Star Hotel adalah sebuah hotel yang terletak di kota medan, hotel ini
menjual kamar jenis super deluxe dengan harga Rp1.000.000 / Malam. Setiap tamu yang
menginap sudah mendapatkan breakfast dengan harga Rp100.000. harga ini belum
termasuk goverment tax dan service charge sebesar 21%.
Perhitungan :
Penjualan Rp1.000.000
10
Service charge x Rp100.000 Rp 100.000
100

DPP Rp1.100.000
10
Government tax 100 x Rp1.100.000 Rp 110.000

Rp1.210.000
Untuk mencatat ayat jurnalnya sebagai berikut :
1. Saat penginap membayar tunai kamar hotel :
Cash Rp1.210.000
Room Revenue Rp900.000
Food revenue meal coupon Rp100.000
Service Charge Rp100.000
Government Tax Rp110.000
9
2. Saat Penginap membayar saat check out :
Jurnal Piutang :
Account Receivable Guest/ City Ledger Rp1.210.000
Room Revenue Rp900.000
Food Revenue meal coupon Rp100.000
Service Charge Rp100.000
Government Tax Rp110.000

Penginap membayar ketika check out :


Cash Rp1.210.000
Account Receivable Guest/City Ledger Rp1.210.000

3. Saat penginap membayar uang muka :


Cash Rp1.210.000
Deposit from Guest Rp1.210.000
Setelah penginap check out, maka jurnal penyesuaiannya :
Deposit from Guest Rp1.210.000
Room Revenue Rp900.000
Food Revenue meal Coupon Rp100.000
Service Charge Rp100.000
Government Tax Rp110.000

10

Anda mungkin juga menyukai