Anda di halaman 1dari 8

PENGENALAN ALAT LABORATORIUM EKOLOGI TERESTRIAL

Maria Ulfa M.R1), Rahmat Taufiq MA2), 3)Eva Zakiyah


Jurusan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Jl. A.H. Nasution no. 105, Cibiru, Kota Bandung
Email: ulfamaura@gmail.com

ABSTRAK
Ekologi merupakan ilmu tentang hubungan timbal balik atau interaksi antara makhluk hidup dengan
lingkunganya. Pengetahuan alat merupakan salah satu faktor yang penting untuk mendukung kegiatan praktikum.
Pengenalan alat-alat laboratorium penting dilakukan untuk keselamatan kerja saat melakukan penelitian. Tujuan
dilakukannya praktikum ini adalah untuk mengetahui nama, fungsi, prinsip, dan cara penggunaan alat-alat
laboratorium ekologi terrestrial. Metode yang dilakukan dalam penelitian yaitu memperhatikan pemaparan dari
dosen pengampu mulai dari nama, fungsi, prinsip, dan pemeragaan alat-alat laboratorium. Hasil pengamatan alat
laboratorium ekologi yaitu anemometer, hygrometer, soil tester, pH meter, GPS, meteran, lux meter, DO meter,
thermometer digital, kompas, klinometer, dan teleskop.

Kata Kunci : Alat laboratorium, Ekologi, Ekologi terestrial.

PENDAHULUAN kimia, mahasiswa yang menguasai alat


dengan baik akan lebih terampil dan teliti
Ekologi memfokuskan kajian pada
dalam praktikum sehingga mahasiswa
interaksi antara organisme dan
memperoleh hasil praktikum seperti yang
lingkungannya. Interaksi yang berhubungan
diharapkan (Laila, 2006).
ini akan menyusun bentuk kehidupan di
ekosistem. (Kurniawan, 2018). Pengenalan alat-alat laboratorium
penting dilakukan untuk keselamatan kerja
Pengetahuan alat merupakan salah satu
saat melakukan penelitian. Alat-alat
faktor yang penting untuk mendukung
laboratorium biasanya dapat rusak atau
kegiatan praktikum. Mahasiswa akan
bahkan berbahaya jika penggunaannya tidak
terampil dalam praktikum apabila mereka
sesuai dengan prosedur. Sebab pentingnya
mempunyai pengetahuan mengenai alat-alat
dilakukan pengenalan alat-alat laboratorium
praktikum yang meliputi nama alat, fungsi
adalah agar dapat diketahui cara-cara
alat dan cara penggunaannya. Pengetahuan
penggunaan alat-alat tersebut dengan baik
alat yang kurang akan mempengaruhi
dan benar, sehingga kesalahan prosedur
kelancaran saat praktikum. Sebagai contoh,
pemakaian alat dapat diminimalisir sesedikit
selama praktikum mahasiswa dilibatkan
mungkin. Hal ini penting supaya saat
aktif dengan pemakaian alat dan bahan
melakukan penelitian, data yang didapat
akan benar pula. Data-data yang tepat akan HASIL DAN PEMBAHASAN
meningkatkan kualitas penelitian seseorang.
Berdasarkan hasil pengamatan pada
Untuk memudahkan dalam memahami alat-
praktikum Ekologi Terestrial mengenai
alat laboratorium yang dapat digunakan
pengenalan alat-alat laboratorium ekologi
dalam waktu relatif lama dan dalam keadaan
yang telah dilakukan, semua alat-alat
baik, maka diperlukan pemeliharaan dan
tersebut berbeda cara pemakaiannya karena
penyimpanan yang memadai. Untuk itu
teknik pembuatannya berbeda. Berikut nama
penting bahwa kita harus mengenal dan
alat-alat praktikum ekologi beserta fungsi
mengetahui nama alat serta spesifikasi alat
dan cara kerjanya:
tersebut. Bukan hanya itu saja kita pun harus
memahami bagaimana prinsip dan cara kerja 1. Anemometer

alat tersebut (Wijosoemarto, 2004).


Foto
Alat-alat laboratorium juga dapat
berbahaya jika terjadi kesalahan dalam
prosedur pemakaiannya. Maka diadakannya
pengenalan alat-alat laboratorium agar
penggunaan alat tersebut dapat
dipergunakan dengan fungsi dan prosedur
yang baik dan benar. (Soetarto, 2008)
Anemometer adalah sebuah perangkat
Oleh karena itu tujuan dilakukannya
yang digunakan untuk mengukur kecepatan
praktikum ini adalah untuk mengetahui
angin. Menurut Sitompul (2011), prinsip
nama, fungsi, prinsip, dan cara penggunaan
kerja anemometer adalah memanfaatkan
alat-alat laboratorium ekologi terrestrial.
tenaga angin yaitu anemometer ini
METODE mengikuti prinsip tabung pitot, yaitu
dihitung dari tekanan statis dan tekanan
Pengenalan alat-alat laboratorium
kecepatan sehubungan dengan adanya
dilakukan dengan memperhatikan
perbedaan kecepatan angin dari berbagai
pemaparan dari dosen pengampu mulai dari
ketinggian yang berbeda maka tinggi
nama, fungsi, prinsip, dan pemeragaan alat-
pemasangan anemometer ini biasanya
alat laboratorium.
disesuaikan dengan tujuan atau
kegunaannya.
2. Hygrometer
3. Soil Tester
Foto
Foto

Soil tester digunakan untuk mengukur


pH dan kelembaban tanah. Menurut
Alaydrus (2013), mekanisme dan prinsip
kerja dari alat ini adalah logam sensitif yang
Hygrometer ialah alat yang Digunakan terdapat di ujung alat tersebut menangkap
untuk mengukur kelembaban udara relative partikel-partikel air yang terdapat di dalam
(R/H), dengan prinsip kerjanya diletakkan di tanah sehingga dapat mengetahui kadar
tempat yang akan diukur kelembabannya, kelembaban serta pH yang terkandung di
kemudian tunggu dan bacalah skalanya. dalam partikel-partikel air tersebut.
skalakelembaban biasanya ditandai dengan
% dan kalau suhu dengan derajatb celcius.
5. DO meter

4. pH meter Foto

5. Foto

a
a b
Keterangan :
c
a) Layar LCD
d b) Batang probe

DO meter berfungsi untuk mengukur


Keterangan : kadar oksigen dalam air. Sebelum digunakan
a) Layar LCD c) Elektroda untuk mengukur kadar oksigen dalam air,
b) Tombol on/off d) Penutup Elektroda DO meter harus dikalibrasi terlebih dahulu
pH meter adalah alat elektronik yang
ke titik nol. Dalam penggunaannya, batang
digunakan untuk mengukur pH (keasaman
probe DO meter harus terendam seluruhnya,
atau alkalinitas) dari cairan (meskipun probe
lalu kemudian akan muncul nilai pada layar.
khusus terkadang digunakan untuk
mengukur pH zat semi-padat). Alat pH 6. GPS

meter mempunyai prinsip kerja mengukur Foto


derajat keasaman berdasarkan potensial
elektro kimia yang muncul antara larutan
dalam elektroda gelas dengan larutan di luar
elektroda gelas yang tidak diketahui.
GPS atau Global Positioning System Biasanya meteran mencapai 5-100 meter
adalah alat yang berfungsi untuk menandai panjangnya.
(Positioning) suatu tempat. Menurut
Lumbangaol (2011), GPS memiliki 3 (tiga)
komponen utama yaitu : Satelite, Station dan 8. Lux meter

User. Satelit yang beredar mengelilingi bumi Foto


berjumlah 24 buah, dimana 21 aktif dan 3
sebagai cadangan, sedangkan Station diatur
oleh Departemen of Defense United States
of America. Ketiga komponen ini
bekerjasama dalam menentukan lokasi
secara akurat.
Keterangan :
7. Meteran

Foto Lux Meter, alat yang digunakan untuk


mengukur besarnya intensitas cahaya di
suatu tempat. Besarnya intensitas cahaya ini
perlu untuk diketahui karena pada dasarnya
manusia juga memerlukan penerangan yang
cukup.

Menurut Rahmadiansyah (2017), dalam


Meteran, adalah alat yang biasa kita percobaan intensitas cahaya yang
gunakan untuk mengukur panjang suatu menyelidiki hubungan iluminasi cahaya dan
vegetasi dalam praktikum ekologi. Memiliki jarak dari sumber cahaya dengan
prinsip kerja seperti roll atau gulungan yang menggunakan lux meter. Untuk mengetahui
terbuat dari seng tipis dan elastis. Sehingga besarnya intensitas cahaya ini maka
saat kita tarik sepanjang batas diperlukan sebuah sensor yang cukup peka
maksimumnya pun tidak akan putus dan dan linier terhadap cahaya. Sehingga cahaya
akan tergulung kembali dengan mudah. yang diterima oleh sensor dapat diukur dan
ditampilkan pada sebuah tampilan digital.
Pada tombol range ada yang dinamakan Keterangan :
kisaran pengukuran. Terdapat 3 kisaran
pengukauran yaitu 2000, 20.000, 50.000 Kompas berfungsi untuk mengetahui
(lux). arah mata angin. Prinsip kerja kompas
adalah penutup kompas dibuka, diposisikan
9. Termometer Digital
dengan stabil, ditunggu hingga jarum
Foto menunjukkan arah mata angin tertentu.

11. Klinometer

Foto

Keterangan :

Termometer adalah alat yang


berfungsi untuk mengukur suhu disuatu Keterangan :
ruangan, prinsip kerja dari alat ini ialah
dengan diletakan pada suatu ruangan Klinometer, merupakan alat yang
terntentu untuk dilihat suhu ruangan digunakan untuk mengukur tinggi tajuk
tersebut. suatu vegetasi. Menurut Sari (2018),
pengukuran tinggi pohon dengan
10. Kompas
menggunakan klinometer sebaiknya
Foto dilakukan pada jarak datar minimal setinggi
pohon tersebut atau pada kelerengan
maksimal 70% karena akan mempengaruhi
akurasi atau tingkat ketelitian dari
pengukuran tinggi pohon tersebut.
Meteran berfungsi untuk mengukur jarak
atau panjang. Lux meter berfungsi untuk
mengukur intensitas cahaya. DO meter
untuk megukur kadar oksigen dalam air.

12. Teleskop Termometer digital berfungsi untuk


mengukur suhu. Kompas berfungsi untuk
Foto
menentukan arah. Klinometer berfungsi
untuk mengukur kemiringan. Teleskop
berfungsi untuk mengamati benda objek
yang jauh.

DAFTAR PUSTAKA
Alaydrus, dkk. 2013. Pengenalan Alat-Alat
Praktikum . Jurnal Biologi 1(1): 1-8.
Keterangan :
Teleskop berfungsi untuk melihat Kurniawan, A. 2018. Ekoogi Sistem Akuatik.
benda-benda yang sangat jauh. Teleskop Malang: UB Press.
bekerja dengan cara menangkap gambar Laila, K. 2006. Pengenalan Alat-Alat
melalui bantuan radiasi elektromagnetik Laboratorium. Semarang:
panjang gelombang yang bisa menembus Universitas Negeri Semarang.
lapisan atmosfer. Lumbangaol. 2013. Laporan GPS dalam
Ekologi Pertanian. Jurusan
KESIMPULAN
Agroekoteknologi. Universitas
Berdasarkan praktikum yang telah Sriwijaya Sumatra Selatan.
dilakukan dapat disimpulkan bahwa alat Rahmadiansyah, dkk. 2017. Perancangan
ekologi yang digunakan adalah anemometer Sistem Telemetri untuk mengukur
berfungsi untuk mengukur kecepatan angin. Intensitas Cahaya. Jurnal Electrical
Hygrometer berfungsi untuk mengukur & Electronical Engineering 1(1):1-9.
kelembaban udara . Soil tester berfungsi Sari, D.R & Ariyanto. 2018. Analisi Waktu
untuk mengukur kelembaban & pH tanah. Kerja Pengukuran Tinggi Pohon
pH meter untuk mengukur derajat keasaman Menggunakan Klinometer &
atau pH dalam air. GPS berfungsi untuk
menentukan letak di permukaan bumi.
Hagameter. Jurnal Hutan Tropis
2(2): 79-84.
Sitompul, Rislima. 2011. Teknologi Energi
Terbarukan yang tepat untuk
Aplikasi di Masyarakat Pedesaan.
Jakarta: PNPM Mandiri.
Soetarto, dan Suhartini. 2008. Petunjuk
Praktikum Mikrobiologi. Yogyakarta:
Umbreit
Wirjosoemarto, K. 2004. Teknik
Laboratorium Universitas
Pendidikan Indonesia. Bandung:
UPI.

Anda mungkin juga menyukai