Anda di halaman 1dari 2

KRITISI JURNAL

A. Profile Penelitian:
 Judul penelitian: Penurunan Perilaku Kekerasan Pada Klien Skizoprenia Dengan
Assertiveness Training (AT).
 Pengarang/ Author/s: Dyah Wayuningsih, Budi Anna Keliat, Sutanto Priyo Hastono
 Major/ Minor subject (Key Words): Assertiveness Training, prilaku kekerasan,
schizoprenia
 Abstract:
Perilaku kekerasan adalah periiaku mencederai diri sendiri, orang Jain, dan
iingkungan. Ini menjadi alasan utama klien dirawat di rumah sakit. Salah satu terapi
klien dengan perilaku kekerasan yaitu Assertiveness Training. Peneiitian ini bertujuan
mengetahui pengaruh Assertiveness Training terhadap perilaku kekerasan pada klien
skizoprenia. Desain peneiitian ini kuasi eksperimen pre post tes with control group.
Sampel sebesar 72, diambil secara random sampling. Perilaku kekerasan meliputi
respon perilaku, sosial dan fisik diukur melalui observasi, serta kognitif dengan
kuesioner. Perbedaan perilaku kekerasan dianalisis dengan t test. Hasil peneiitian
menunjukkan perilaku kekerasan pada respon perilaku, kognitif, sosial dan fisik pada
kelompok yang mendapatkan Assertiveness Training dan terapi generalis menurun
seeara bermakna (p= 0,00, a= 0,05). Assertiveness training terbukti menurunkan
perilaku kekerasan klien Skizoprenia. Peneiitian tentang penerapan Assertiveness
Training pada kasus selain perilaku kekerasan diperlukan untuk melengkapi informasi
tentang manfaat terapi ini.
 Tanggal Publikasi :
Maret 2011
 Tujuan penelitian: mengetahui pengaruh Assertiveness Training terhadap perilaku
kekerasan pada klien skizoprenia..
 Desain penelitian: kuasi eksperimen pre post tes with control group.
 Pengumpulan data : Penelitian dilakukan di ruang rawat sebuah Rumah Sakit di
Banyumas selama lima minggu. Alat pe- ngumpul data perilaku kekerasan berupa
kuesioner untuk respon kognitif dan lembar observasi untuk respon perilaku, sosial
dan fisik.
B. Deskripsi penelitian berdasarkan metode PICO:
 Populasi/ sample: Populasi penelitian adalah semua pasien yang berumur 18-60 tahun
degan diagnosa keperawatan prilaku kekerasan yang sudah melewati fase krisis.
 Intervention: Kelompok intervensi diberikan perlakuan berupa terapi generalis dan
Assertiveness Training se- banyak lima sesi.
 Comparator
Kelompok kontrol hanya diberikan perlakuan terapi generalis.
 Outcomes/ Findings/ Hasil Penelitian:karakteristik klien orilaku kekerasan lebih
dominan yaitu laki-laki, memiliki riwayat kekerasan sebelumnya, tipe skizoprenia
paranoid dan frekuensi dirawat 3 kali atau lebih. Perilaku kekerasan yang dilakukan
baik respon perilaku, sosial, kogitif, dan fisik sebelum Assertiveness Training berada
di rerata tinggi. Assertiveness Training dan terapi generalis berpengaruh signifikan
menurunkan respon perilaku kekerasan respon sosial, kognitif, fisik dan komposit
perilaku kekerasan. Perilaku kekerasan pada kelompok yang mendapat terapi
generalis dan Assertiveness Training mengalami penurunan lenih rendah dari pada
kelompok yang hanya mendapat terapi generalis.
C. Validitas Internal
Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat (chi square, uji t-paired, uji 1
independent, uji anova) dan multivariat (regresi linierganda).
D. ValiditasEksternal

E. Kelebihan-Kelemahan penelitian
perlu adanya penelitian kualitatif dan penelitian penerapan pada kasus lain sebagai
tindak lanjut untuk melengkapi informasi tentang penurunan respon perilaku kekerasan
setelah terapi.
F. Manfaat Hasil Penelitian bagi Keperawatan:
Manfaat Praktis: Digunakan sebagai dasar menerapkan tindakan keperawatan mandiri
dalam menurunkan perilaku kekerasan.
Manfaat Teoritis: Sebagai dasar penyusunan standart operasional tindakan (SOP) yang
terkait dengan terapi Assertiveness Training.