Anda di halaman 1dari 2

Dilema etika yang terjadi pada kasus ini adalah tentang masalah privasi penggunanya.

Para pengguna
facebook banyak yang tidak mengetahui dan memahai bagaimana facebook mendapatkan keuntungan
dari penggunanya yang beranggapan bahwa menggunakan facebook itu gratis. Sehingga banyak
penggunanya yang memposting tentang data pribadi tanpa sadar memberikan informasi yang itu
menjadi sebuah keuntungan besar untuk facebook. Dengan adanya data informasi pengguna, facebook
dapat dengan mudah memetakan sebuah layanan iklan agar dapat diterima dengan baik oleh
penggunanya. Hal yang lebih berbahaya lagi, facebook dapat menjadikan data privasi penggunanya
sebagai boomerang yang dapat membahayakan penggunanya terkait privasi.

Facebook itu berupaya untuk memperoleh keuntungan dari mengelola dan menghindari tuntutan privasi
yang disuarakan oleh penggunanya dan pembuat undang-undang.

Menggunakan aktifitas online pengguna untuk mengembangkan akurasi yng sangat mengerikan dalam
menggambarkan hidup pengguna.

§ Facebook dapat menyebarkan privasi pengguna kepada pihak yg berkepentingan tanpa persetujuan
penggunanya.

§ Facebook meminta email kepada pengguna sehingga setiap hari aka n ada spam yang masuk ke email
pengguna

Faktor yang mempengaruhi Antara lain :

1) Dari segi manajemen

Facebook dapat hidup dari iklan iklan yang di pasang. Setiap iklan akan membutuhkan data data target
pasarnya, manajemen facebook dengan mudahnya untuk menyebarkan privasi penggunanya untuk
kepentingan iklan

2) Dari segi organisasi

Facebook memiliki pelindung bagi pengunanya seperti undang undang yang sangat rendah untuk
melindungi. Sehingga banyak peretas di facebook yang dengan sangat mudah meretas sebuah akun

3) Dari segi teknologi

facebook memiliki aplikasi fitur penyimpanan aktifitas pengguna serta otomatis ter simpan di server.
Teknologi ini dapat menjadi suatu ker ugian bagi pengguna karena aktifitas di media sosialnya terasa
tidak privat dan terasa diawasi
Mungkin, dengan menambahkan sistem keamanan yang ketat dan menerapkan peraturan khusus terkait
hak privasi namun facebook dapat menggunakan data privasi untuk memperoleh keuntungan. Selain
memperketat sistem keamanan, facebook dapat melakukan penghapusan history penggunanya dengan
cepat dan atas persetujuan penggunanya setelah data tersebut telah digunakan oleh facebook, dengan
demikian data-data privasi pengguna tidak akan mudah tersebar.

1. Facebook membantu pengguna Internet untuk tetap terhubung dengan teman, keluarga dan rekan
dengan memfasilitasi orang mengekpresikan diri dengan memberikan opini, ide, foto dan
aktivitas.•Namun Facebook sebenarnya mengumpulkan informasi pribadi pengguna sebanyak-
banyaknya dan membagikannya kepada pengiklan dan mendapatkan penghasilan atas itu.•Dilema etis
yang terjadi adalah facebook mencermati pelanggan dan menjual informasinya kepada pengiklan dan
pengembang aplikasi.

2. Privasi adalah Model Bisnis Facebook. Seluruh model bisnis Facebook adalah berasal dari
pemanfaatan informasi pengguna. Facebook memberikan orang-orang platform sosial gratis untuk
digunakan dan sebaliknya memanfaatkannya dengan menjual data-data dan hasil analisis mereka
mengenai pengguna kepada pengiklan.

3.Kelemahan di balik isu-isu privasi Facebook adalah kurangnya komunikasi antara Facebook dan
penggunanya•Manajemen, organisasi dan teknologi dapat dibilang tidak memberikan kontribusi secara
penuh untuk kelemahan-kelemahan tersebut, dikarenakan upaya mereka untuk mengurangi
penyerangan privasi tersebut tidak berarti banyak terhadap serangan terhadap privasi pengguna
facebook

4.Facebook tidak akan dapat memiliki model bisnis yang sukses tanpa menyerang privasi. Hal ini dapat
kita ketahui karena privasi dari pengguna adalah segalanya untuk facebook, bahkan mayoritas
penghasilan facebook adalah dari privasi yang dipertontonkan dan disebarkan melalui sebuah feeds