Anda di halaman 1dari 54

PEMANFAATAN ASBUTON LAWELE GRANULAR

SEBAGAI SUBSTITUSI ASPAL MINYAK UNTUK


PEMBANGUNAN DAN PEMELIHARAAN JALAN BERASPAL

Jakarta, 2 September 2010


3M MUTU – MUDAH – MURAH

PEMANFAATAN ASBUTON LAWELE GRANULAR

SEBAGAI SUBSTITUSI ASPAL MINYAK UNTUK

PEMBANGUNAN DAN PEMELIHARAAN JALAN


BERASPAL

Jakarta, 2 September 2010


SALAH SATU SOLUSI

ASPAL ALAM DARI BUTON

ASBUTON ???
PETA LOKASI DEPOSIT ASBUTON
DI PULAU BUTON - SULAWESI TENGGARA
TAMBANG ASPAL BUTON
Lawele Lawele Kabungka Kabungka

Lawele Kabungka
Lokasi tambang :Lawele, 74 km dari Bau-Bau

Lawele
Kabungka
POTENSI CADANGAN ASBUTON

ASPAL BUTON (ASBUTON), ADALAH SUMBER DAYA ALAM INDONESIA


BERUPA ASPAL ALAM YANG TERKANDUNG DALAM DEPOSIT BATUAN
YANG TERDAPAT DI PULAU BUTON DAN SEKITARNYA. JUMLAH
DEPOSIT DIPERKIRAKAN 660 JUTA TON, BERASAL DARI TAMBANG
KABUNGKA DAN TAMBANG LAWELE :

1. TAMBANG KABUNGKA (SEJAK 1924) DENGAN SIFAT ASPAL :


• PENETRASI RENDAH < 10
• KADAR AIR TINGGI (> 10 %)
• KADAR ASPAL 12 – 25 %

1. TAMBANG LAWELE (SEJAK 2003) DENGAN SIFAT ASPAL :


• PENETRASI SETARA ASPAL MINYAK
• KADAR AIR RENDAH
• KADAR ASPAL 25 – 35 %
KEBIJAKAN PEMANFAATAN ASBUTON

 KONSEP SPESIFIKASI ASBUTON CAMPURAN PANAS


DEP. KIMPRASWIL,

 SPESIFIKASI KHUSUS CAMPURAN BERASPAL DENGAN


ASBUTON PANAS, HANGAT DAN DINGIN, LPMA
JENIS PRODUK ASBUTON

 ASBUTON BUTIR
 BUTON GRANULAR ASPHALT (BGA)

 LAWELE GRANULAR ASPHALT (LGA)

 ASBUTON YANG MEMODIFIKASI ASPAL MINYAK


(ASBUTON PRE BLENDING/SEMI EKSTRAKSI)
 RETONA (REFINE BUTON ASPHALT)

 BNA (BUTON NATURAL ASPHALT)

 ASBUTON MURNI HASIL EKSTRAKSI


PEMANFAATAN ASBUTON LAWELE GRANULAR
DALAM CAMPURAN BERASPAL

 KONSEP INI MEMANFAATKAN KANDUNGAN BITUMEN YANG


TINGGI PADA ASBUTON LAWELE DENGAN SIFAT-SIFAT YANG
SANGAT BAIK SEBAGAI ADDITIVE MAUPUN SUBSTITUSI UNTUK
MENGURANGI PEMAKAIAN ASPAL MINYAK DALAM CAMPURAN
BERASPAL

 ASBUTON LAWELE PERLU DIKONDISIKAN TERLEBIH DAHULU


AGAR DAPAT DIGUNAKAN SEBAGAI ADDITIVE MAUPUN
SUBSTITUSI ASPAL MINYAK DALAM CAMPURAN BERASPAL
JENIS ASBUTON LAWELE

ASBUTON LAWELE LIQUID

ASBUTON LAWELE PADAT


HASIL UJI KIMIA BITUMEN ASBUTON LAWELE

Hasil Uji
Jenis pengujian Persyaratan Asbuton
Lawele

Nitrogen (N),% - 30,08


Acidafins (A1), % - 6,60
Acidafins (A2), % - 8,43
Parameter Maltene (aromatik Resin), % 0.4 – 1.7 2,06
Nitrogen/Parafin, N/P - 3,28
Kandungan Asphaltene, % 15 - 25 46,92
Sumber : Puslitbang Jalan dan Jembatan Bandung
SIFAT-SIFAT BITUMEN ASBUTON LAWELE

 KUAT, KOKOH DAN KERAS (ASPHALTENE TINGGI)

 LENGKET DAN LENTUR/FLEKSIBLE (MALTENE/RESIN


TINGGI

 TAHAN TERHADAP PERUBAHAN TEMPERATUR


(SOFTENING POINT CUKUP TINGGI)

 TAHAN TERHADAP PERUBAHAN BENTUK/DEFORMASI

 AWET/DURABILITY TINGGI SEHINGGA UMUR


PELAYANAN LEBIH LAMA
SIFAT-SIFAT BITUMEN ASBUTON LAWELE
FUNGSI ASBUTON LAWELE GRANULAR
DALAM CAMPURAN BERASPAL

 SEBAGAI ADDITIVE UNTUK MEMPERBAIKI


KARAKTERISTIK/SIFAT-SIFAT CAMPURAN BERASPAL

 SEBAGAI SUBSTITUSI UNTUK MENGURANGI


PEMAKAIAN ASPAL MINYAK DALAM CAMPURAN

 TINGKAT SUBSTITUSI ASBUTON LAWELE TERHADAP


ASPAL MINYAK
 LAPEN MACADAM (LPMAL) 100 %
 RMA 70 – 80 %
 CAMPURAN PANAS 50 – 70 %
JENIS PRODUK ASBUTON LAWELE

 LAWELE GRANULAR ASPHALT (LGA)


JENIS PRODUK ASBUTON LAWELE

 READY MIX ASPHALT LAWELE (RMA-LAWELE)


SPESIFIKASI LGA

LAWELE GRANULAR ASPHALT (LGA)

Specification
Description Test Method
LGA (Lawele Granular Asphalt)
type 60/30

Bitumen Content; (%) SNI 03-3640-1994 25-35

Softening Point; (0C) SNI 06-2434-1991 Min. 50

Bitumen Penetration at 25 0C, 100 g, 5 sec, 0,1 mm SNI 06-2456-1991 50-70

Ductility; (cm) SNI 06-2432-1991 > 100

Flash Point; (0C) SNI 06-2433-1991 > 200

Granular Size; (mm) SNI 03-1969-1990 < 3/8”

Moisture Content; (%) SNI 06-2490-1991 Max. 5


Hasil Uji Laboratorium LGA

Jenis Pengujian Metoda uji Hasil uji Spek Satuan


Kadar aspal SNI 03-3640- 30,6 25 - 35 %
Kadar air 1994 4.6 Maks. 5 %
SNI-06-2490-1991

Propertis Bitumen hasil ekstraksi:

Penetrasi pada 25 oC, 100 g, 5 dtik SNI 06-2456-91 68 50 - 70 0,1 mm

Titik lembek SNI 06-2434-91 51,0 Min. 50 oC

Daktilitas pada 25 oC, SNI 06-2432-91 > 140 Min. 100 cm

Kelarutan dalam CCL4 AASHTO T 44-90 99,58 Min 99 %

Titik nyala SNI 06-2433-91 220 Min 200 oC

Berat Jenis SNI 06-2432-1991 1.079 Min. 1.0 -

Penurunan berat asbuton(TFOT), dari asli SNI 06-2441-1991 4.62 Maks. 5 %

Penetrasi setelah TFOT SNI 06-2456-91 51 Min. 40 0.1 mm

Titik lembek setelah TFOT SNI 06-2434-91 57.1 - oC

Daktilitas setelah TFOT SNI 06-2432-91 120 Min. 50 cm

Penurunan berat bitumen (RTFOT), dari SNI 06-2440- 3.29 Maks. 5 %


asli 1991

Ukuran
Sumberbutir Asbuton, Jalan
: Puslitbang Inchi dan Jembatan Bandung
SNI 03-1968- Lolos # 3/8”- Maks. inchi
1990 3/8”
APLIKASI ASBUTON LAWELE GRANULAR

 LAWELE GRANULAR ASPHALT (LGA)

 CAMPURAN BERASPAL PANAS DENGAN ASBUTON LAWELE

 LAPIS PENETRASI MACADAM ASBUTON LAWELE

 READY MIX ASPHALT BUTON LAWELE (RMA-


LAWELE)
CAMPURAN BERASPAL PANAS
DENGAN ASBUTON LAWELE GRANULAR

CAMPURAN BERASPAL PANAS DENGAN ASBUTON


GRANULAR ADALAH CAMPURAN ANTARA AGREGAT
DENGAN BAHAN PENGIKAT JENIS BITUMEN CAMPURAN
ANTARA ASBUTON GRANULAR DAN ASPAL KERAS PEN
60/70 YANG DICAMPUR DI UNIT PENCAMPUR ASPAL
(UPA), DIHAMPAR DAN DIPADATKAN DALAM KEADAAN
PANAS PADA TEMPERATUR TERTENTU
KOMPOSISI UMUM BAHAN
CAMPURAN BERASPAL PANAS DENGAN LGA

ASBUTON CAMPURAN PANAS


100 %

LGA
10 – 15 %

ASPAL MINYAK AGREGAT


2.5 – 3 % 82 – 87.5 %

ASBUTON LAWELE
PROSES PRODUKSI CAMPURAN BERASPAL PANAS DENGAN LGA

ADDITIVE SOLID

TAHAP GRANULARISASI
ASBUTON MIXING LGA

AGREGAT (170 – 180 Oc) MIXING

ASPAL MINYAK (150 – 160 Oc) MIXING ASBUTON CAMPURAN PANAS

TAHAP MIXING
KARAKTERISTIK MARSHALL
CAMPURAN BERASPAL PANAS DENGAN LGA
TIPE AC-WC

URAIAN KARAKTERISTIK

TUMBUKAN 2 X 75

STABILITAS MARSHALL (kg) MIN. 1000

RONGGA TERISI ASPAL (%), VFB MIN. 65

RONGGA DALAM CAMPURAN (%), VIM MARSHALL 3.5 – 5.5

VIM PRD MIN. 2.5

RONGGA DALAM AGREGAT (%), VMA MIN. 15

KELELEHAN (mm) MIN. 3

MARSHALL QUOTIENT (kg/mm) MIN. 250

STABILITAS DINAMIS (lint/mm) MIN. 2500


HASIL UJI KARAKTERISTIK MARSHALL
CAMPURAN BERASPAL PANAS DENGAN LGA

Uraian KARAKTERISTIK MARSHALL Spesifikasi Satuan


CAMPURAN BERASPAL PANAS AC-WC AC-WC *)
Aspal Pen 60 Asbuton LGA
(10%)
Kadar Aspal Optimum 5.9 6.1 - %
Kepadatan 2.325 2.285 - Gr/cc

VMA 17.0 19.2 Min. 15 %


VFB 72.0 74.0 Min. 65 %

VIM Marshall 4.4 5.0 3.5 – 5.5 %


VIM PRD 3.5 2.9 Min. 2.5 %

Stabilitas 930.0 1030.0 Min. 800 kg


Kelelehan 3.2 4.1 Min. 3 mm
Hasil Bagi Marshall 300.0 260.0 Min. 250 kg/mm

Tebal Film Aspal 9.8 11.8 Min. 8 mikron


Stabilitas Sisa 87.8 92.6 Min. 75 %

Stabilitas Dinamis 1431.8 3500.0 Min. 2500.0 Lintasan//mm

Sumber : Puslitbang Jalan dan Jembatan Bandung


Hasil Pengujian
Stabilitas Dinamis dengan Alat Wheel Tracking Machine
(Metoda Uji JRA, 1980)

Waktu Lintasan Deformasi Campuran Beraspal Panas


(menit) AC-WC (mm)

Aspal Pen 60 Asbuton Lawele

0 0 0,00 0,00
1 21 0,85 1,05
5 105 1,54 1,55
10 210 1,99 1,81
15 315 2,32 1,99
30 630 3,01 2,31
45 945 3,53 2,51
60 1260 3,97 2,69

DO = Deformasi Awal, (mm) 2,21 1,97


RD = Kecepatan Deformasi, (mm/menit) 0,0293 0,0120
DS = Stabilitas Dinamis, (lintasan/mm) 1431,8 3500,0

Sumber : Puslitbang Jalan dan Jembatan Bandung


Hasil Pengujian
Stabilitas Dinamis dengan Alat Wheel Tracking Machine
(Metoda Uji JRA, 1980)

6.00
5.50
5.00
4.50
4.00
Pen 60
3.50
3.00
2.50
2.00
DEFORMASI ( MM )
1.50 Asbuton Lawele
1.00
0.50
0.00
0 200 400 600 800 1000 1200 1400

LINTASAN

Sumber : Puslitbang Jalan dan Jembatan Bandung


PENGARUH PENAMBAHAN ASBUTON LAWELE
TERHADAP DEFORMASI

4.00

3.50

3.00

2.50

2.00

1.50

1.00

0.50
Deformasi permanen (mm)
0.00
0 200 400 600 800 1000 1200 1400

Jumlah lintasan
0% asbuton 5% asbuton 10% asbuton

Sumber : Puslitbang Jalan dan Jembatan Bandung


LEBIH BANYAK ASBUTON LAWELE
LEBIH TINGGI MODULUS RESILIENT

6000
5163
5000 0%asb 5%asb 10%asb

4000
3480
3000 2710
2302
2000
Modulus resilien (MPa) 1498 1474
1000 791 853
371
0
25 35 45
temperatur uji (oC)

Sumber : Puslitbang Jalan dan Jembatan Bandung


LAPIS PENETRASI MACADAM
ASBUTON LAWELE

 LAPIS PENETRASI MACADAM ASBUTON LAWELE ADALAH LAPIS


PERKERASAN YANG TERDIRI DARI AGREGAT POKOK DAN AGREGAT
PENGUNCI BERGRADASI SERAGAM YANG ASBUTON LAWELE
GRANULAR SEBAGAI BAHAN PENGIKAT (SUBSTITUSI ASPAL
MINYAK) DENGAN CARA DIHAMPARKAN DIATAS AGREGAT POKOK.
PEMADATANNYA DILAKUKAN LAPIS DEMI LAPIS. SETELAH AGREGAT
PENGUNCI DIPADATKAN DIHAMPAR ASBUTON LAWELE GRANULAR
KEMBALI DIBERI AGREGAT PENUTUP DAN DIPADATKAN KEMBALI

 LAPIS PENETRASI MACADAM ASBUTON LAWELE INI


DIPERUNTUKKAN BAGI RUAS-RUAS JALAN YANG MELAYANI LALU
LINTAS RENDAH (LALU LINTAS RENCANA < 500.000 ESA) DAN
KENDARAAN TRUK KURANG DARI 5 % DENGAN BEBAN SUMBU
MAKSIMUM 5 TON, SEPERTI JALAN-JALAN PEDESAAN, KECAMATAN
DAN KABUPATEN
PELAKSANAAN PEKERJAAN LAPEN MACADAM ASBUTON LAWELE

PERSIAPAN LAPANGAN
PEMBERSIHAN
PEMASANGAN LAPIS RESAP PENGIKAT (PRIME COAT)
ATAU LAPIS PENGIKAT KE 1 (TACK COAT)

PENEBARAN AGREGAT POKOK


KERINGKAN APABILA AGREGAT POKOK BASAH,
HAMPARKAN AGREGAT POKOK DENGAN KUANTITAS
SESUAI SPEKTEK
PADATKAN DENGAN PEMADAT RODA BESI
SEBANYAK MINIMAL 6 LINTASAN DAN PEMASANGAN
LAPIS PEREKAT KE 2 ( PRIME COAT)

ASBUTON
LAWELE HAMPAR ASBUTON LAWELE DENGAN
GRANULAR TAKARAN SESUAI SPEKTEK

PENEBARAN AGREGAT PENGUNCI


ASBUTON LAWELE GRANULAR KERINGKAN APABILA AGREGAT PENGUNCI BASAH
HAMPARKAN AGREGAT PENGUNCI DENGAN KUANTITAS
OLAHAN/PABRIKAN SESUAI SPEKTEK
PADATKAN DENGAN PEMADAT RODA BESI
SEBANYAK MINIMAL 6 LINTASAN

TIPIKAL KONSTRUKSI
PENETRASI MACADAM
HAMPAR ASBUTON LAWELE DENGAN
TAKARAN SESUAI SPEKTEK

PENEBARAN AGREGAT PENUTUP


KERINGKAN APABILA AGREGAT PENUTUP BASAH
HAMPARKAN AGREGAT POKOK DENGAN KUANTITAS
Lapis resap ikat / SESUAI SPEKTEK
Lapis perekat PADATKAN DENGAN PEMADAT RODA BESI
SEBANYAK MINIMAL 6 LINTASAN
CAMPURAN RMA ASBUTON LAWELE

CAMPURAN RMA DENGAN ASBUTON LAWELE GRANULAR


ADALAH CAMPURAN ANTARA AGREGAT DENGAN BAHAN
PENGIKAT JENIS BITUMEN CAMPURAN ANTARA ASBUTON
LAWELE GRANULAR DAN ASPAL MODIFIER KHUSUS YANG
DICAMPUR DI UNIT PENCAMPUR ASPAL (UPA) DALAM
KEADAAN PANAS PADA TEMPERATUR TERTENTU, DIHAMPAR
DAN DIPADATKAN DALAM KEADAAN PANAS ATAU DINGIN
PADA TEMPERATUR TERTENTU (APLIKASI TUNDA)
.

KEUNGGULAN RMA_Lawele

1. RMA_lawele mempunyai kualitas hampir setara dengan hotmix


aspal minyak

1. Teknis aplikasi penghamparan dan pemadatan dapat dilakukan


pada kondisi panas maupun dingin (aplikasi tunda)

1. Teknis aplikasi penghamparan dan pemadatan dapat dilakukan


secara manual maupun mekanis

1. dapat digunakan untuk jalan nasional, propinsi, kabupaten dan


pedesaan serta kompleks pemukiman, area pergudangan,
pelabuhan, dll.

1. Dapat menghemat biaya konstruksi jalan karena biaya lebih murah


dibandingkan dengan hotmix aspal minyak

1. RMA sangat cocok untuk patching(penambalan jalan) maupun overlay :


Mutunya sudah teruji, dibanding dengan aspal lainnya. Mudah
aplikasinya, langsung buka kemasan terus dihampar dan dipadatkan.
Murah biayanya, pengguna tanpa harus memproses melalui AMP
KOMPOSISI UMUM BAHAN
READY MIX ASPHALT - LAWELE (RMA-LAWELE)

RMA LAWELE
100 %

AGREGAT + ASPAL MODIFIER ASBUTON LAWELE


80 – 85 % 15 - 20 %

ASPAL MODIFIER AGREGAT ASBUTON LAWELE ADDITIVE SOLID


2 – 2.5 % 77.5 – 83 % 90 - 95 % 5 - 10 %
PROSES PRODUKSI RMA-LAWELE

ADDITIVE SOLID
TAHAP GRANULARISASI

ASBUTON LAWELE MIXING LGA

AGREGAT (140 – 150 Oc) MIXING

ASPAL MODIFIER (140 – 150 Oc) MIXING CAMPURAN RMA LAWELE

TAHAP MIXING
KARAKTERISTIK MARSHALL CAMPURAN RMA-LAWELE

Tipe Campuran AC - WC RMA

Rongga Dalam Campuran, % 3.5 – 5.5

Rongga Dalam Agregat (VMA), % Min. 15

Rongga Terisi Aspal , % Min. 65

Stabilitas Marshall, kg Min. 600

Pelelehan, mm Min. 3

Marshall Quotient, kg/mm Min. 250

Stabilitas Marshall sisa (%) setelah perendaman


selama 24 jam, 60 oC pada VIM 7 % Min. 80

Rogga dalam campuran (%) pada kepadatan Min 2.5


membal (refusal)
ANALISA KEEKONOMIAN
ASBUTON LAWELE TERHADAP ASPAL MINYAK

ANALISA KEEKONOMIAN ASBUTON LAWELE TERHADAP ASPAL MINYAK

ASUMSI-ASUMSI :
1 Harga aspal Minyak Rp/kg 6,500.00
2 Harga Asbuton lawele Rp/kg 1,100.00
3 Kadar bitumen asbuton lawele % 25.00
4 Substitusi asbutton lawele terhadap aspal minyak 1:4

Perbandingan biaya/ton hotmix asbuton lawele dan aspal minyak


AC - WC (kadar aspal optimum 5.8 %)
Hotmix aspal minyak Hotmix asbuton lawele + aspal minyak
No. Jenis Bahan Jumlah (kg) Harga (Rp/kg) Biaya No. Jenis Bahan Jumlah (kg) Harga (Rp/kg) Biaya
1 Aspal Minyak 58.00 6,500.00 377,000.00 1 Aspal Minyak 25.00 6,500.00 162,500.00
2 Asbuton Lawele 132.00 1,100.00 145,200.00
3 CTP Coat 0.25 35,000.00 8,750.00
316,450.00
4 penghematan abu batu 99.00 100.00 9,900.00
377,000.00 306,550.00

Jadi ada penghematan sebesar Rp. /ton hotmix 70.450.00

Perbandingan biaya/ton hotmix asbuton lawele dan aspal minyak


HRS - WC (kadar aspal optimum 6.5 %)
Hotmix aspal minyak Hotmix asbuton lawele + aspal minyak
No. Jenis Bahan Jumlah (kg) Harga (Rp/kg) Biaya No. Jenis Bahan Jumlah (kg) Harga (Rp/kg) Biaya
1 Aspal Minyak 65.00 6,500.00 422,500.00 1 Aspal Minyak 30.00 6,500.00 195,000.00
2 Asbuton Lawele 140.00 1,100.00 154,000.00
3 CTP Coat 0.30 35,000.00 10,500.00
345,500.00
4 penghematan abu batu 105.00 100.00 10,500.00
422,500.00 349,000.00

Jadi ada penghematan sebesar Rp. /ton hotmix 73,500.00


KESIMPULAN
KESIMPULAN
KESIMPULAN

 CAMPURAN BERASPAL PANAS ASBUTON LAWELE DENGAN BAHAN DAN GRADASI YANG

MEMENUHI MASING-MASING PERSYARATAN DAPAT MENGHASILKAN KARAKTERISTIK

CAMPURAN YANG MEMENUHI PERSYARATAN DAN BAHKAN RELATIF LEBIH TINGGI DARI

KARAKTERISTIK CAMPURAN BERASPAL PANAS ASPAL MINYAK PEN 60.

 KEUNGGULAN DARI CAMPURAN BERASPAL PANAS ASBUTON LAWELE ADALAH

MESKIPUN PADA TINGKAT KEPADATAN YANG RELATIF LEBIH RENDAH DAN VIM YANG

LEBIH TINGGI (LEBIH POROUS) NAMUM MEMILIKI NILAI STABILITAS MARSHALL DAN

NILAI STABILITAS SISA (STABILITAS MARSHALL SISA SETELAH PERENDAMAN 24 JAM

PADA TEMPERATUR 60 O
C) YANG LEBIH TINGGI DIBANDING CAMPURAN BERASPAL

PANAS ASPAL MINYAK PEN 60.

 HAL INI DITUNJANG PULA DENGAN NILAI STABILITAS DINAMIS 3500 LINTASAN/MM

ATAU LEBIH TINGGI DIBANDING NILAI STABILITAS DINAMIS CAMPURAN BERASPAL

PANAS ASPAL MINYAK PEN 60 YANG MEMILIKI NILAI 1431,6 LINTASAN/MM


KESIMPULAN
STOCK PILE LAWELE DI LOKASI CMP
ALAT PENGHANTAR LGA KE AMP

MALUKU UTARA MAKASAR

BOGOR LAMPUNG
Pencampuran LGA Campuran Panas
Penghamparan dan Pemadatan
LGA Campuran Panas

LGA diproses melalui AMP


Digelar dan dipadatkan secara mekanis/finisher,
di Jln. Kota Bau-Bau, SULTRA
3M MUTU – MUDAH - MURAH
LGA Campuran Panas

PENGAMBILAN CONTOH INTI DENGAN MESIN CORE DRILL

Lubang bekas contoh inti


LGA Campuran Panas
Aplikasi RMA-LAWELE – Mekanis
Aplikasi RMA-LAWELE – Mekanis
RMA - LAWELE
Aplikasi RMA-LAWELE – Mekanis

Kendari Kota Bau-Bau

Kendari
Kota Bau-Bau

Makasar

Kendari Makasar Makasar Kota Bau-Bau

3M MUTU – MUDAH - MURAH


Aplikasi RMA-LAWELE – Manual
(tanpa finisher)

Penggelaran RMA
Secara manual di perumahan
Ereke Kab. Buton Utara dan
Kota Bau-Bau - SULTRA

Mei’09, Juni’09 dan Juli’09

3M MUTU – MUDAH - MURAH


Aplikasi RMA-LAWELE – Manual
(tanpa finisher)

Lokasi : Raha Lokasi : Ereke

Penggelaran RMA secara manual atau


Tanpa menggunakan finisher.

Lokasi di jalan protokol kota Raha


Kab. Muna – SULTRA dan kota Ereke
Kab. Buton Utara – SULTRA

Mei’09 dan Juni’09

3M MUTU – MUDAH - MURAH


Aplikasi RMA untuk Patching

RMA sangat cocok untuk patching(penambalan jalan) :

1. Mutu nya sudah teruji, dibanding dengan aspal


lainnya.

1. Mudah aplikasinya, langsung buka kemasan terus


dihampar.

1. Murah biayanya, pengguna tanpa harus


memproses melalui AMP.

Lokasi : Badoka - Makasar Lokasi : Jln Airport – Kota Kendari

Lokasi : Jalan Kota - Kendari

Lokasi : Badoka - Makasar 3M MUTU – MUDAH - MURAH