Anda di halaman 1dari 6

Nama : Maria Ena Ngamul

Nim : 2017020137

Jurusan : S1 Manajemen

Tugas : Etika Profesi dan Bisnis

SOAL:

1 Mengapa mahasiswa manajemen/akuntansi perlu untuk mempelajari hukum bisnis....


2 Sebut dan jelaskan peran negara dalam perekonomian nasional...
3 Mengapa seorang perlu untuk mengrus legalitas usaha sebelum memulai kegiatan
bisnisnya serta jelaskan iji-ijin apa yang harus dipenuhi jika ingin mendirikan usaha...
4 Mengapa perjanjian/kontrak menjadi hal yang sangat penting bagi pihak-pihak yang
menjalankan kegiatan bisnis?
5 Sebutkan item-item yang harus tercantum dalam kotrak kerja...
6 Apa yang anda ketahui tentang HAKI (Hak Atas Kelayakan Intelektual) dan
mengapa hal tersebut perlu dilindungi...

JAWABAN:
1 Agar mahasiswa manajemen/akuntansi mengetahui tujuan dan fungsi dari hukum
bisnis. Dimana tujuan dan fungsi dari hukum bisnis tersebut antara lain:

Tujuan Hukum Bisnis

 Untuk menjamin berfungsinya keamanan mekanisme pasar secara efisien dan lancar
 Untuk melindungi berbagai suatu jenis usaha, khususnya untuk jenis Usaha Kecil
Menengah (UKM)
 Untuk membantu memperbaiki suatu system keuangan dan system perbankan
 Memberikan perlindungan terhadap suatu pelaku ekonomi atau pelaku bisnis
 Untuk mewujudkan sebuah bisnis yang aman dan adil untuk semua pelaku bisnis.

Fungsi Hukum Bisnis

 Bisa untuk dijadikan suatu sumber informasi bagi semua yang menggeluti para pelaku
bisnis.
 Pelaku bisnis bisa lebih mengetahui hak dan kewajbannya saat mambangun sebuah
usaha. agar usaha atau bisnis nya tidak menyimpang dari aturan yang ada didunia
perbisnisan yang udah tertulis di perundang-undangan dan tidak ada yang dirugikan.
 Untuk pelaku bisnis agar memahami suatu hak-hak dan kewajibannya dalam suatu
kegiatan bisnis
 Agar untuk terwujud suatu watak dan prilaku kegiatan dibidang bisnis atau kegiatan
usaha yang adil, jujur, wajar, sehat dan dinamis (yang dijamin suatu hukum bisnis).

2 Peran pemerintah dalam perekonomian nasiolan ialah sebagai pengatur ekonomi Yang
berperan
1. Melindungi masyarakat dari dampak negatif yang ditimbulkan karna adannya
perekonomian kurang stabil
2. Membangun modal modal sosial untuk mendukung perekonomian yang lebih
harmonis
3. Menciptakan dan memelihara keserasian pertumbuhan ekonomi yang mencakup
semua sektor produksi
3 Sebelum mendirikan usaha dalam bentuk CV, Firma, ataupun PT, Anda harus
mengurus dokumen atau surat terkait dengan izin usaha yang diperlukan untuk legalitas
perusahaan Anda. Di mana, dengan memiliki dokumen usaha lengkap, usaha yang
Anda kelola akan terhindar dari kendala di mata hukum yang berlaku. Berikut ini
adalah beberapa dokumen yang perlu disiapkan dalam mendirikan sebuah usaha sesuai
dengan hukum yang berlaku di Indonesia
a. Surat Keterangan Domisili Usaha (SKDU)
SKDU merupakan surat atau dokumen kelengkapan izin usaha yang dikeluarkan oleh
kantor kelurahan atau kecamatan di mana usaha Anda didirikan. Surat ini perlu diurus
untuk mempermudah Anda dalam membuat dokumen lain seperti SIUP, TDP, NPWP,
dan surat pendukung pendirian usaha lainnya. Jika persyaratan SKDU sudah lengkap,
Anda bisa mendapatkan dokumen ini dalam waktu satu hari.
b. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
Jika SKDU sudah Anda miliki, dokumen lain yang harus Anda urus adalah NPWP.
Nomor ini diberikan kepada wajib pajak sebagai sarana administrasi pajak sekaligus
sebagai identitas wajib pajak dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya.
Untuk mendapatkan dokumen ini, Anda dapat mengajukan permohonan ke Kantor
Pelayanan Pajak (KPP) terdekat atau melalui Kantor Penyuluhan dan Pengamatan
Potensi Perpajakan (KP4).
c. Izin Usaha Dagang (UD)
Usaha dagang biasanya dikelola oleh perorangan. Meski bukan badan usaha, Anda
sebagai pemilik usaha dagang juga membutuhkan izin Usaha Dagang (UD) sebagai
tanda bukti sah dan legalitas usaha Anda. Dokumen ini bisa Anda dapatkan dengan
mengajukan permohonan izin usaha melalui Kantor Wilayah Departemen Perindustrian
dan Perdagangan setempat
d. Surat Izin Tempat Usaha (SITU)
Surat ini merupakan dokumen wajib yang harus dimiliki oleh pemilik usaha
perorangan, perusahaan, maupun badan usaha sebagai bukti izin dan legalitas dari
tempat usaha sesuai dengan tata ruang wilayah yang diperlukan dalam rangka
penanaman modal. Dokumen ini bisa Anda dapatkan dengan membuat permohonon
yang ditujukan kepada Pemerintah Daerah dan berlaku selama 3 tahun.
e. Surat Izin Prinsip
Surat ini dikeluarkan oleh pemerintah daerah dan dibutuhkan untuk Anda yang ingin
mendirikan usaha di suatu daerah. Dengan dokumen inilah pemerintah daerah bisa
meningkatkan pendapatan sebagai sumber investasi daerah.
f. Surat Izin Usaha Industri (SIUI)
Jika Anda memiliki usaha yang bergerak di bidang industri dan memiliki modal sekitar
5-200 juta, surat ini harus Anda miliki untuk mendukung legalitas atau pemenuhan
berkas. Untuk mendapatkan dokumen ini, Anda dapat mengajukan permohonan ke
Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Daerah Tingkat II Kabupaten atau Kota. Namun,
jika usaha telah berkembang dan besar, Anda bisa mengurusnya ke Kantor Pelayanan
Perizinan Terpadu Tingkat 1 Provinsi atau BKPM.
g. Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)
Memiliki usaha perdagangan seperti koperasi, perusahaan, persekutuan, maupun
perseorangan berarti Anda harus memiliki surat ini. SIUP dikeluarkan oleh pemerintah
daerah berdasarkan domisili perusahaan dan berlaku di seluruh wilayah Indonesia.
h. Izin BPOM
Dokumen ini adalah surat izin usaha yang dikeluarkan oleh BPOM (Badan Pengawas
Obat dan Makanan) untuk melindungi masyarakat terhadap bahaya konsumsi produk
makanan, minuman, dan obat-obatan. Bagi Anda yang memiliki produk makanan atau
produk lain yang layak konsumsi, dokumen ini wajib dimiliki untuk mendapatkan izin
penjualan dan peredaran produk.
4 Sebuah perjanjian kemitraan merupakan kontrak kesepakatan antara dua individu atau
perusahaan untuk masuk ke dalam hubungan bisnis. Tetapi perlu digarisbawahi, bisnis
yang dibangun oleh para pihak pastinya tidak menutup kemungkinan akan munculnya
problematika.

Ada beberapa alasan mengapa pentingnya membuat surat perjanjian formal ini,
diantaranya :

 Perjanjian Kemitraan Sebagai Dasar Kerja Sama Usaha


 Mengatasi Masalah yang Mungkin Terjadi
 Sebagai Bentuk profesionalisme Kerja Sama
 Menyamakan Persepsi
5 Sebutkan item-item yang harus tercantum dalam kotrak kerja...
 Nama, alamat perusahaan, dan jenis usaha. Point satu ini diperuntukan untuk
direktur,presdir,maupun CEO dari perusahaan pemberi kerja
 Nama, jenis kelamin, umur, dan alamat pekerja/buruh. Point dua ini
diperuntukan untuk buruh/pekerja, atau tenaga kerja yang menerima kerja
 Jabatan atau jenis pekerjaan Point tiga ini perihal jabatan atau jenis pekerjaan
yang diterima oleh buruh,karyawan, pekerja atau tenaga kerja penerima kerja
 Tempat pekerjaan. Point empat ini mengenai tempat kedudukan perusahaan atau
pabrik yang akan ditempati oleh buruh,karyawan,pekerja, atau tenaga kerja
penerima kerja
 Besarnya upah dan cara pembayarannya. Point lima ini mengenai besarnya upah
dan cara pembayaran, yang harus diterima oleh buruh,karyawan,pekerja, atau
tenaga kerja penerima kerja
 Syarat-syarat kerja yang memuat hak dan kewajiban pengusaha dan
pekerja/buruh. Point lima ini mengenai hak – hak dan kewajiban – kewajiban
yang harus dipenuhi oleh perusahaan pemberi kerja dan
buruh,karyawan,pekerja, atau tenaga kerja penerima kerja, selama kontrak kerja
berlangsung mulai awal perjanjian kerja diberlakukan sampai masa perjanjian
kerja habis atau berakhir sesuai kesepakatan para pihak
 Mulai dan jangka waktu berlakunya perjanjian kerja. Point tujuh ini mengenai
kapan dan jangka waktu berlakunya pemenuhan hak – hak dan kewajiban –
kewajiban antara perusahaan pemberi kerja dan buruh,karyawan,pekerja, atau
tenaga kerja penerima kerja.
 Tempat dan tanggal perjanjian kerja dibuat. Point delapan ini menjelaskan
bahwa didalam pembuatan suatu perjanjian kerja harus mencantumkan tempat
dan tanggal perjanjian kerja supaya mempunyai kekuatan hukum yang tetap dan
bersifat mengikat antara para pihak.
 Tanda tangan para pihak dalam perjanjian kerja. Point sembilan ini merupakan
inti ataupun pangkal dari pembuatan suatu perjanjian kerja, karena sesuai
dengan ketentuan pasal 1320 KUHPerdata, bahwa salah satu syarat syahnya dari
suatu perjanjian haruslah ada kata sepakat dari kedua belah pihak dalam hal isi
perjanjian ini kata sepakat bisa ditentukan dengan tanda tangan para pihak
dalam perjanjian kerja,
6 HAKI adalah hak eksklusif yang diberikan suatu hukum atau peraturan kepada
seseoarang atau sekelompok orang atas karya ciptanya.
HAKI perlu dilindungi karena:

1. Hak yang diberikan kepada seorang pencipta di bidang ilmu pengetahuan, seni, dan
sastra atau inventor di bidang teknologi baru yang mengandung langkah inventif
merupakan wujud pemberian suatu penghargaan dan pengakuan atas keberhasilan
manusia dalam melahirkan karya-karya inovatifnya.
2. Sistem perlindungan HAKI yang dengan mudah dapat diakses pihak lain. Penemunya
berkewajiban menguraikan penemuannya tersebut secara rinci, yang memungkinkan
orang lain dapat belajar atau melaksanakan penemuannya tersebut. Untuk itu,
merupakan suatu kewajaran dan keharusan untuk memberikan suatu hak ekslusif
kepada inventor dalam jangka waktu tertentu menguasai dan melakukan eksploitasi
atau penemuannya itu.
3. HAKI merupakan hasil cipta atau penemuan yang bersifat rintisan yang dapat
memungkinkan pihak lain untuk mengembangkan lebih lanjut penemuannya. Oleh
karena itu penemuan-penemuan mendasar pun harus dilindungi.