Anda di halaman 1dari 5

Program Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

Program perilaku hidup bersih dan sehat adalah upaya untuk memberikan pengalaman belajar bagi perorangan, kelompok dan
masyarakat dengan cara membuka jalur komunikasi memberikan informasi dan melakukan edukasi guna meningkatkan
pengetahuan, sikap dan perilaku pendekatan advokasi, bina suasana dan melakukan gerakan pemberdayaan masyarakat sehingga
dapat menerapkan cara hidup bersih dan sehatdalam rangka menjaga, memelihara, melindungi dan meningkatkan kesehatannya.
D. PHBS di Rumah Tangga
Adalah upaya untuk memberdayakan anggota rumah tangga agar tahu, mau dan mampu melakukan perilaku hidup bersih dan
sehat serta berperan aktif dalam gerakan kesehatan di masyarakat.
E. Rumah Tangga Ber-PHBS
Adalah rumah tangga yang memenuhi 10 indikator PHBS berdasarkan penilaian sesuai dengan pendataan dirumah tangga,
indikator-indikator inilah yang menjadi tolak ukur dalam pendataan PHBS yang ada dimasyarakat.
2. Indikator PHBS
A. Berikut 10 indikator PHBS disertai rumus perhitungan per indikatornya sebagai berikut;
1) Persalinan
Persalinan yang dimaksud dalam indikator yang pertama ini adalah persalinan yang ditolong oleh bidan / Petugas kesehatan,
bilamana persalinan ditolong oleh dukun bayi/dukun kampung maka gugurlah indikator pertama.
Perhitungan pencapaian PHBS indikator tunggal untuk persalinan adalah sebagai berikut :

2) Asi Eksklusif
Asi ekslusif yang dimaksud adalah pemberian Air susu ibu kepada bayinya sejak dilahirkan sampai usia 6 bulan. Apabila pemberian
Asi kurang dari 6 bulan maka gugurlah indikator tentang Asi Ekslusif, sedangkan untuk penghitungan indikator tunggal untuk Asi
eksklusif adalah sebagai berikut ;

3) Penimbangan Bayi dan Balita


Indikator ke tiga adalah penimbangan bayi dan balita, apabila bayi dan balita dalam rumah tangga di timbang setiap bulannya
sesuai dengan format pada buku KMS maka indikator nya terpenuhi, sedangkan bila tidak ditimbang maka dengan sendirinya
indikator ini gugur dan tidak dapat di nilai, sedangkan perhitungan indikator tunggal untuk penimbangan bayi dan balita adalah ;

4) Air Bersih
Dalam indikator keempat ini rumah tangga yang memenuhi syarat indikator air bersih adalah rumah tangga yang menggunakan air
bersih dengan sumber PDAM ataupun Sumur Pompa yang memenuhi syarat, apabila rumah tangga yang menggunakan air selain
PDAM / Sumur Pompa / Sumur Gali maka gugur penilaian pada indikator air bersih.
Adapun perhitungan indikator tunggal pada penggunaan air bersih adalah sebagai berikut ;

5) Cuci Tangan
Cuci tangan yang dimaksud dalam indikator ini adalah cuci tangan menggunakan sabun dan air bersih, cuci tangan yang dilakukan
pada saat sebelum makan, sesudah buang air besar dan aktifitas lainnya yang berhubungan dengan makanan dan minuman,
adapun perhitungan indikator tunggalnya adalah sebagai berikut ;

6) Jamban
Jamban yang memenuhi syarat dalam indikator ini adalah jamban dengan model leher angsa baik model Wc duduk ataupun Wc
Jongkok dan dilengkapi dengan sanitasi pembuangan menggunakan septic tank sehingga kotoran tidak dapat mencemari
lingkungan sekitarnya dan jarak septic tanknya jauh dari sumber air minum (yang memiliki sumur gali) yaitu minimal 10 meter dari
sumber air minum dengan sumur gali.
adapun perhitungan indikator tunggal untuk jamban adalah sebagai berikut ;

7) Bebas Jentik
Bebas jentik yang dimaksud adalah rumah tangga yang dikunjungi oleh petugas pendata PHBS (Petugas Poskesdes / PKK ) yang
dirumahnya ada penampungan air terbebas dari jentik nyamuk/tidak ada jentik nyamuknya sehingga dapat dikategorikan rumah
tangga yang memberantas jentik.

Adapun perhitungan indikator tunggal untuk rumah tangga yang bebas jentik adalah sebagai berikut ;

8) Jamban
Sesuai dengan indikator makan sayur dan buah mengkonsumsinya haruslah setiap hari, sayur dan buah yang dikonsumsi tidak
perlu yang mahal tapi terjangkau daya beli masyarakat, konsumsi sayur dan buah sangat penting bagi masyarakat untuk memenuhi
kebutuhan akan multivitamin yang terkandung dalam buah dan sayur.
Adapun perhitungan indikator tunggal untuk konsumsi sayur dan buah adalah sebagai berikut ;

9) Melakukan aktifitas Fisik


Adapun yang dimaksud melakukan aktifitas fisik setiap hari sebagaimana yang dimaksud dalam panduan PHBS adalah adanya
kegiatan olahraga bagi rumah tangga / keluarga yang dilakukan setiap hari kurang lebih 30 menit, tetapi dalam hal ini kegiatan fisik
yang dilakukan khususnya warga ampen medang kita konversikan ke kegiatan sehari-hari misalnya berkebun, memancing,
mencangkul, anak-anak bermain, dsb, kita anggap sebagai kegiatan fisik (melakukan aktifitas).
Adapun perhitungan indikator tunggal pada kegiatan aktifitas fisik adalah sebagai berikut ;

10) Tidak Merokok Di dalam Rumah


Adapun indikator tidak merokok didalam rumah terbagi menjadi dua pada format pendataannya yaitu Tidak Merokok dan Tidak
merokok didalam rumah, Jika anggota keluarga tidak ada yang merokok maka secara otomatis pada kolom pendataan PHBS kolom
berikutnya tidak perlu diisi, tetapi apabila ada yang merokok maka kolom berikutnya perlu di tanyakan pada si Pelaku (Perokok)
apakah merokok didalam rumah atau tidak, jika merokok didalam rumah maka diisi sesuai dengan petunjuk pengisian pendataan
PHBS sebagaimana yang telah disosialisasikan oleh petugas kesehatan. Adapun perhitungan tunggal pada indikator ini adalah
sebagai berikut ;

B. Indikator Gabungan Rumah Tangga Ber- PHBS


Adapun perhitungan gabungan untuk menentukan banyaknya jumlah rumah tangga yang ber-PHBS di dalam sebuah kampung
adalah sebagai berikut ;

Rumah tangga yang dikatakan ber-PHBS adalah rumah tangga yang pada saat pendataan PHBS semua indikatornya terpenuhi
atau dengan kata lain jika ada satu indikator yang gagal didalam penilaian PHBS di rumah tangga-nya maka tidak dapat
diklasifikasikan rumah tangga ber-PHBS.

Krist@2011
Email ; Bajaumundu@yahoo.com