Anda di halaman 1dari 5

1. Apa nama lain dari luka arterial yang di sebabkan karena peripheral arterial disease?

A. Traumatic ulcer
B. Ischemic ulcer
C. Limfatik ulcer
D. Neuropathic ulcer
E. Diabetic ulcer
2. Seorang perawat luka sedang melakukan asuhan keperawatan kepada seorang pasien
dengan luka arteri karena adanya emboli di arteri femoralis. Berdasarkan pengkajian
perawat, terdapat jaringan berwarna hitam di luka pasien. Perawat meminta persetujuan
pasien untuk memotong jaringan hitam tersebut. Kewajiban apakah yang sudah dilakukan
perawat tersebut?
A. Tidak merugikan pasien
B. Menghormati hak pasien
C. Melakukan perawatan dengan baik
D. Melakukan informed consent
E. Menyimpan rahasia sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku
3. Seorang laki-laki 29 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan nyeri di ekstremitas
kanan bawah. Nyeri bertambah saat berjalan dan tidak berkurang saat istirahat. Hasil
pengkajian: pasien merokok 3 bungkus per hari, riwayat kolesterol tinggi. Hasil
pemeriksaan: waktu pengisian kapiler melambat (>4 detik), tensi 134/98mmHg, napas
19x/menit, nadi 90x/menit, suhu 37.6 C. Diagnosis medis: peripheral arterial disease. Apa
masalah utama pada kasus di atas?
A. Dyslipidemia
B. Demam
C. Aterosklerosis
D. Hipertensi
E. Perokok
4. Lapisan pembuluh darah berikut merupakan area yang paling sering terjadi pembentukan
plak aterosklerosis.
A. Tunica media
B. Tunica vena kava
C. Tunica externa
D. Tunica adventitia
E. Tunica intima
5. Seorang laki-laki berusia 37 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan nyeri di area
jari-jari kaki. Hasil pengkajian: kaki terlihat pucat, dingin dan pengisian kembali kapiler
lambat. Pasien mengaku mempunyai riwayat hipertensi dan merokok. Perawat
melakukan pemeriksaan ABI (ankle brachial index) dan didapatkan nilai ABI 0,5. Apa
tindakan selanjutnya pada kasus di atas?
A. Menganjurkan pasien untuk konsultasi ke ahli vaskular
B. Menganjurkan pasien untuk mondok
C. Menganjurkan pasien untuk pulang
D. Menganjurkan pasien untuk modifikasi gaya hidup
E. Menganjurkan pasien untuk berhenti merokok
6. Apa penyebab utama terjadinya aterosklerosis?
A. Jumlah HDL (high density lipoprotein) yang tinggi
B. Obesitas
C. Gaya hidup
D. usia
E. Jumlah LDL (low density lipoprotein) yang tinggi
7. Seorang laki-laki berusia 54 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan nyeri. Hasil
pengkajian: akral kaki kanan teraba dingin, pucat dan tidak tampak rambut di sekitar jari
kaki. Tampak ada lesi di jempol kaki kiri. Hasil pemeriksaan ABI kaki kanan 0,6 dan kaki
kiri 1,1. Pasien mengaku tidak mengetahui penyakitnya. Apa masalah keperawatan pada
kasus di atas?
A. Nyeri akut
B. Kerusakan integritas kulit
C. Kurang pengetahuan
D. Resiko perfusi jaringan perifer tidak efektif
E. Kerusakan integritas jaringan
8. Tindakan peripheral arterial disease dilakukan dengan membuat saluran pembuluh darah
baru agar darah bisa mengalir ke ujung perifer bagian tubuh di sebut?
A. Angioplasty
B. Angiography
C. Arterial bypass
D. Arterial stenting
E. Angiostomy
9. Tindakan invasive peripheral arterial disease yang dilakukan dengan memperlebar
penampang dalam pembuluh darah dan memasang jaring-jaring kecil agar plak-plak
arteri terperangkap di jaring-jaring tersebut sehingga aliran darah kembali lancer. Apa
nama tindakan invasive tersebut?
A. Arterial bypass
B. Angioplasty
C. Angiography
D. Angiostomy
E. Arterial stenting
10. Pembuluh darah yang berfungsi membawa darah dari jantung ke seluruh tubuh adalah…
A. Vanula
B. Arteri
C. Kapiler
D. Vena
E. Koroner
11. Adanya sumbatan dalam arteri pada femur menyebabkan penurunan aliran darah ke kaki
bagian bawah. Selanjutnya akan terjadi metabolism anaerob dan akan menghasilkan asam
laktat, sehingga akan menimbulkan tanda…
A. Kaki pucat
B. Atropi otot kaki
C. Rambut kaki rontok
D. Capillary refill time lambat
E. Nyeri
12. Ners mengajarkan pasien post bypass surgery untuk melakukan exercise pada kaki
kirinya. Tindakan keperawatan ini bertujuan untuk…
A. Mengurangi nyeri kaki
B. Mencegah kontraktur pada kaki
C. Meningkatkan relaksasi kaki
D. Melatih rentang gerak
E. Meningkatkan aliran darah ke kaki
13. Laki-laki usia 65 tahun menderita gagal ginjal kronis dan gagal jantung, GFR <20cc/menit/1.73m 2.
Berat badan pasien 65kg dan tinggi badan pasien 170cm. Ia menjalani hemodialisis sejak 1 tahun
yang lalu. Keluarga berencana mencarikan pendonor ginjal untuk pasien, namun dokter tidak
merekomendasikan karena ada kontraindikasi transplantasi ginjal untuk pasien tersebut.
Kontraidikasi tindakan transplantasi ginjal pada pasien tersebut adalah
A. Nilai GFR dan penyakit kardiovaskuler
B. Usia dan nilai GFR
C. Usia dan penyakit kardiovasculer
D. BMI
E. Pasien telah menjalani Hemodialisis
14. Wanita usia 45 tahun datang ke rumah sakit untu kontrol rutin pasca tranplantasi ginjal. Pasien
mengeluhkan adanya benjolan di payudaranya. Kondisi yang dialami tersebut disebabkan oleh
A. Penggunaan imunosupresi pada pasien pasca tranplantasi
B. Cemas berlebihan karena menjalani transplantasi
C. Transplantasi ginjal yang tidak sesuai prosedur
D. Usia pasien
E. Asupan nutrisi
15. Laki-laki usia 45 tahun menderita gagal ginjal kronis di rawat di bangsal penyakit dalam. Pada
saat pengkajian didapatkan data: TD 150/90mmHg, RR 24x/mnt, peningkatan berat badan 1kg
dalam satu hari, edem pada kedua tungkai. Berdasarkan data tersebut, manakah diagnosis
keperawatan yang tepat?
A. Peningkatan curah jantung
B. Ketikefektifan perfusi jaringan
C. Regimen Terapi Terapeutik yang tidak efektif
D. Kelebihan volume cairan
E. Ketidakseimbangan nutrisi: lebih dari kebutuhan tubuh
16. Laki-laki usia 40 tahun menderita gagal ginjal kronis, ia mengeluhkan mual sehingga tidak nafsu
makan. Penyebab mual pada pasien tersebut adalah
A. Pasien gagal ginjal mengalami oliguria
B. Ulkus gastrik
C. Akumulasi zat sisa di dalam darah
D. Ketidakseimbangan elektrolit
E. Kekuragan nutrisi
17. Laki-laki usia 50 tahun menjalani dialisis peritoneal. Saat proses dialisis selesai, klem di buka
untuk mengalirkan cairan dialisat. Total volume cairan dialisat yang harus mengalir 1500cc,
namun saat volume mencapai 500cc alirannya berhenti. Manakah dari intervensi yang tepat
untuk kondisi tersebut?
A. Hubungi dokter
B. Masukkan cairan dialisat lebih banyak
C. Massase area abdomen pasien
D. Periksa adanya obstruksi
E. Ubah posisi pasien
18. Laki-laki usia 55 tahun akan melakukan peritonial dialisis. Perawat akan membantu proses
peritoneal dialisis. Manakah rencana keperawatan untuk mencegah komplikasi utama yang
berhubungan dengan peritoneal dialisis?
A. Pantau tingkat kesadaran klien
B. Tambahkan heparin ke larutan dialisat
C. Ganti dressing sekitar kateter setiap hari
D. Jaga teknik aseptik
E. Oleskan betadin di sekitar kateter
19. Wanita 40 tahun sedang menjalani proses peritonial dialisis. Perawat sedang memantau proses
tersebut, dan menemukan bahwa aliran dialisat pada pasien kurang dari aliran masuk. Tindakan
yang tepat untuk kasus tersebut adalah
A. Reposisi pasien
B. Hubungi dokter
C. Cek adanya obstruksi
D. Massase area abdomen
E. Posisikan pasien supinasi
20. Wanita usia 40 tahun dengan diabetes mellitus memilih terapi peritonial dialisis untuk masalah
gagal ginjalnya. Perawat memberikan edukasi bahwa pasien harus mengganti cairan dialisat
sesuai jam yang sudah di tentukan. Komplikasi yang bisa muncul akibat tidak patuh dengan
edukasi tersebut adalah
A. Infeksi
B. Sindrom disekuilibrium
C. Infeksi
D. Peningkatan tekanan darah
E. Hiperglikemia
21. Laki-laki usia 47 tahun menderita gagal ginjal krosis, ia diajurkan oleh dokter untuk menjalani
CAPD. Pasien menanyakan kelebihan CAPD di banding terpi pengganti ginjal yang lain.
Penjelasan perawat yang tepat mengenai hal tersebut adalah
A. Prosesnya lebih cepat daripada hemodialisa
B. Pasien tidak perlu membatasi konsumsi cairan
C. CAPD memungkinkan pasien lebih mandiri
D. CAPD biayanya relatif lebih rendah
E. Pasien tidak perlu membatasi makanan
22. Laki-laki usia 50 tahun mengalami gagal ginjal dan diabetes mellitus. Pasien tersebut melakukan
peritonial dialisis untuk mengganti fungsi ginjalnya. Pasien mengamati terdapat komposisi
glukosa yang terkandung dalam cairan dialisat yang ia gunakan. Pasien bertanya apakah fungsi
glukosa yang ada dalam cairan dialisat tersebut. Perawat menyampaikan bahwa glukasa tersebut
berfungsi
A. Mengurangi resiko peritonitis
B. Mencegah sindrom disekuilibrium
C. Mencegah kekurangan glukosa pada pasien
D. Meningkatkan tekanan osmotik untuk menghasilkan ultrafiltrasi.
E. Menjaga kestabilan energi
23. Laki-laki usia 55 tahun menjalani proses peritonial dialisis. Perawat melakukan pengkajian untuk
mencegah terjadinya infeksi pada pasien tersebut. Tanda infeksi peritonial yang paling signifikan
adalah
A. Bengkak di kaki
B. Drainase yang buruk dari cairan dialisat
C. Kemerahan di area kateter
D. Teraba hangat di area kateter
E. Cairan dialisat berwarna keruh
24. Laki-laki usia 56 tahun mengalami gagal ginjal kronis. Pasien menggunakan CAPD untuk
menggantikan fungsi ginjalnya setelah awalnya menggunakan peritonial dialisis standar. Pasien
menanyakan apakah dietnya akan berubah terkait hal tersebut. Jawaban perawat yang tepat
terkait hal tersebut adalah
A. Pembatasan diet pasien dengan CAPD lebih kaku karena dialisis peritoneal standar adalah
teknik yang lebih efektif.
B. Pembatasan diet dengan CAPD lebih sedikit dibandingkan dengan dialisis peritoneal
standar karena dialisis konstan.
C. Pembatasan diet sama untuk CAPD dan dialisis peritoneal standar.
D. Pembatasan diet dengan CAPD lebih sedikit dibandingkan dengan dialisis peritoneal standar
karena CAPD bekerja lebih cepat.
E. Pasien dengan CAPD tidak perlu diet.