Anda di halaman 1dari 5

Step 1

1. Waham paranoid : keyakinan yang salah yang tidak sesuai dengan


kenytaan, biasanya dipertahan dalam waktu lama, dan bertentangan
dengan realita social.
Waham yang terlalu mencurigai seseorang.
2. Stereotipik : suatu tindakan yang menjadi kebiasaan diluar kesadaran,
memukul diri sendiri, bertepuk tangan, gyang goyang badan.
3. Halusinasi akustik phoneme : persepsi panca indra (pendengaran),
penderita seolah olah mendengar sesuatu, tetapi orang lain tidak
mendengarnya. Phoneme : kalimat.
Halusinais akustik akuasma : suara random.
4. Fungsi okupasi : suatu pelayanan kesehatan yang menangani orang orang
dengan gangguan fisik dan mental dengan tujuan meningkatkan derajat
kesehatan selanjutnya. Terapi okupasi mengajari pasien untuk melakukan
kegiatan sehari hari.
5. Fungsi psikososial : bagaimana seseorang berinteraksi dengan
lingkungannya.
6. Stressor psikososisal : keadaan dimana, terjadi suatu peristiwa yang
menyebabkan perubahan pada seseorang, sehingga orang tersebut harus
berdapatasi kembali.
Stressor = pemicu
7. Antipsikotik atipikal : obat pencegah stress
8. Zat psikoaktif : suatu zat yang bekerja selektif pada otak, yang
mempengaruhi persepsi seseorang.
Step 2
1. Apa Definisi Psikotik?
2. Apa definisi dan klasifikasi dari gangguna jiwa?
3. Apa Definisi fungsi global?
4. Mengapa pasien berbicara meracau dan sering marah marah selama 10
hari?
5. Apa gejala seseorang terkena gangguan jiwa?
6. Apa definisi dan macam macam waham?
7. Jelaskan mengenai Penilaian status mental!
8. Sebutkan perbedaan halusinasi dan ilusi!
9. Jelaskan tatalaksana dari scenario!
10. Jenis obat antipsikotik
Step 3
1. Apa definisi psikotik?
Kondisi gangguan jiwa dan mental yang berat, ditandai dengan hilangnya
daya nilai realita dan gangguan fungsi mental lain.
2. Apa gejala psikotik?
halusinasi, waham, waham inkoherensi, konfusi, disorientasi, gangguan
ingatan, perilaku teragitasi, dll.
Dapat mengganggu fungsi global penderita, missal fungsi peran, social,
dan pribadi.
3. Apa definisi dan klasifikasi dari gangguna jiwa?
Gangguan jiwa adalah suatu perubahan dalam fungsi jiwa yang
menyebabkan adanya gangguan pada fungsinya yang menimbulkan
pendertiaan pada individu dan menghambat dalam melaksanakan peran
social di lingkungannya.
Klasifikasi :
 Gangguan jiwa ringan ; adanya konflik jiwa yang terjadi tidak sesuai
dengan harapan. Pendertia masih sadar dengan perilaku yang tidak
beres, missal : phobia, histeris, dan kecemasan
 Gangguan jiwa berat (psikotik/psikosa):
 Organic : gangguan di bagian otak. E.g : delirium, demensia,
sindrom waham organic, dan sindroma kepribadian.
 Fungsional : penyebabnya tidak jelas, tidak aga gangguan di
otak. E.g : skizofrenia, gangguan paranoid, gangguan afektif
berat, psikosis non organic.
4. Apa Definisi fungsi global?
Fungsi global …
100 – 91 : fungsi superior dalam berbagai aktivitas, masalah kehidupan
tidak pernah keluar kendali, dicari orang lain karena kualitas positifnya
banyak. Tidak ada gejala
90 – 81 : tidak ada gejala (gejala minimal)
5. Mengapa pasien berbicara meracau dan sering marah marah selama 10
hari?
Adanya respon marah yang dipengaruhi kadar serotonin dalam otak, jika
kadar serotonin dalam otak rendah, akan membuat komunikasi anatara
daerah otak dan system limbik yang mengatur emosional atau amygdala,
dan lobus frontal itu lebih rendah disbanding kadar setorinin orang normal.

Kondisi ini menunjukan ketika serotonin rendah maka akan sulit bagi
daerah otak korteks prefrontal untuk mengontrol respon emosional
terhadap kemarahan yang dihasilkan dari amygdala tadi, jika komuniasi
lemah maka lebih sulit untuk korteks prefrontal untuk mengontrol perasan
marah yang dihasilkan oleh amygdala.
Jika kadar serotonin rendah akan cenderung agresif dan sensitive.

6. Apa gejala seseorang terkena gangguan jiwa?


 Gangguan kesadaran
o Kuantitatif : SUF (kesadaran seperti orang mengantuk) ,
somnolen (kesadaran seperti orang tidur, masih bisa
memberikan jawaban dan reaksi), sopor (kesadaran seperti
orang tidur lelap, ingatan dan orientasi sudah hilang, jika
dirangsang respon sedikit), koma (keadaan pingsan, tidak
respon sedikitpun), kesadaran meninggi (respon meninggi
terhadap suara, terdengar lebih keras, jika warna,
warnaanya lebih terang)
o Kualitatif : stupor, kesarang menyemoit, bingung,
disorientasi, delirium, disosiasi
 Gangguan perhatian
o Distractbility
o Selective
o Appresekssia
 Gangguan emosi
o Afek
o Mood
Gangguan psikomotor
Gangguan proses berpikir
Gangguan pembicaraan
Gangguan persepsi
Gangguan memory
Gangguan tilikan diri
7. Apa definisi dan macam macam waham?
Waham : keyakinan palsu
Syarat waham :
 Percaya 100% akan keyakinannya
 Selalu bertentangan dengan logika, realita, dan tidak dapat
dirubah orang lain.
 Selalu mengenai dirinya sendiri

Macam waham :
 Waham kejar/presecutor : merasa sedang diikuti, dimata matai
 Waham cemburu : merasa pasangannya ada hubungan gelap
 Waham dosa/bersalah : melakukan dosa yang besar
 Waham kebesaran : merasa dirinya hebat, kuat, memiliki kekuatan
super
 Waham somatic : merasa ada yang sakit
 Waham referensi/rujukan/curiga : merasa dibicarakan
 Pikiran : merasa pikirannya sedang dimanipulasi
 Penanaman : pikiran orang lain masuk ke pikirannya
 Siar : merasa orang bisa membaca pikirannya
 Waham Berserah diri : delution of passivity : merasa dirinya pasrah
yang mengatur dari luar
 Waham nihilistic : merasa bahwa dirinya salah, semua salah,
semua sudah berakhir.

8. Jelaskan mengenai Penilaian status mental!


 Penampilan : pria atau wanita, sesuai dengan usia atau tidak,
kebersihannya seperti apa
 Sikap/tingkah laku : koperatif atau tidak
 Tingkah laku : normo, hipo, hiperaktif
 Cara bicara : cukup atau kurang
 Mood : senang, sedih, depresi
 Menanyakan gangguan pikiran : ya atau tidak
 Kesadaran
 Daya ingat
 Konsentrasi serta perhatian
9. Sebutkan perbedaan halusinasi dan ilusi!
halusinasi ilusi
Persepsi panca indra tanpa Persepsi panca indra karna ada
rangsangan dan tanpa objek rangsangan dan adanya objek

10. Jelaskan tatalaksana dari scenario!


Tata laksana psikosis : terapi antipsikotik
Jenis obat antipsikotik :
Golongan fenotiazid
Clhoropromazine
Thiridazine (50 mg, 100 mg)
Trifluopromaizne
Fluphenazine

Golongan II
Haloperidol