Anda di halaman 1dari 1

Kunci Paket V

PPN dan PPnBM

A. Pilihan Ganda
1. Penyerahan BKP termasuk pengalihan BKP akibat perjanjian leasing, penyerahan konsinyasi atau sumbangan kepada masyarakat.
(A) Penyerahan BKP sebagai agunan kredit bank.
2. Hak cipta buku diklasifikasikan sebagai BKP-TB.
(B) Penyerahan Barang Kena Pajak Tidak Berwujud (BKP-TB).
3. Gas LPG diklasifikasikan sebagai barang tambang yang telah diolah dan siap dikonsumsi.
(B) Gas LPG.
4. Setiap makanan dan minuman yang disajikan di hotel atau restoran serta yang diserahkan oleh usaha katering tidak dikenai PPN.
(D) Disajikan di hotel atau restoran, baik yang dikonsumsi di tempat maupun tidak, serta yang diserahkan oleh usaha katering.
5. Jasa penyediaan tenaga kerja tidak dikenai PPN, sepanjang pengusaha tidak bertanggung jawab atas hasil kerja tenaga kerja.
Pengusaha tidak diwajibkan memberikan pelatihan.
(A) Jasa penyediaan tenaga kerja, sepanjang pengusaha tidak bertanggung jawab atas hasil kerja tenaga kerja.
6. Jasa perhotelan yang tidak dikenai PPN meliputi jasa penyewaan kamar, fasilitas perhotelan hanya untuk tamu yang menginap, serta
ruangan ruangan seperti ballroom.
(A) Jasa penyewaan kamar termasuk fasilitas terkait kegiatan perhotelan untuk tamu yang menginap.
7. Setiap senjata yang diperuntukkan bagi TNI dibebaskan dari pengenaan PPN.
(C) Diperoleh dari dalam negeri maupun impor.
8. Buku yang dibebaskan dari pengenaan PPN meliputi buku pelajaran umum, buku pelajaran agama, dan kitab suci.
(C) Buku umum.
9.
Cost 11,000
Insurance 550

Freight 220
CIF 11,770
Nilai Rupiah 111,815,000
BM 5,590,750

BM Lain 4,500,000
DPP PPN 121,905,750
(A) Rp 121.905.750,00
10. DPP PPN atas penyerahan antar cabang adalah harga perolehan. Apabila dilaksanakan pemusatan pajak terutang, PPN tidak
dikenakan.
(D) Senilai harga perolehan, kecuali dilaksanakan pemusatan pajak terutang.
11. Penyerahan BKP kepada pedagang perantara dikenai PPN dengan DPP sesuai harga kesepakatan.
(A) Dikenai PPN dengan DPP sesuai harga kesepakatan.
12. PPnBM dipungut satu kali saat impor atau pembelian dari produsen.
(A) Tidak terutang PPnBM.
13. PM yang belum dikreditkan tidak dapat dikreditkan apabila telah dilakukan pemeriksaan.
(B) Telah dilakukan pemeriksaan.
14. Penyerahan di Bulan September dilaporkan dalam SPT Masa PPN September, yang disampaikan paling lambat akhir Oktober.
(B) PK dilaporkan dalam SPT Masa PPN September, yang disampaikan paling lambat akhir Oktober.
15. Penyerahan kepada Pemungut PPN tetap dilaporkan sebagai PK yang telah dipungut, dan PM atas penyerahan dapat dikreditkan.
(D) PKP tetap melaporkan PK dalam SPT Masa PPN sebagai telah dipungut, dan PM atas