Anda di halaman 1dari 3

LIST KEBUTUHAN ALAT DAN BAHAN

No. Jenis Kebutuhan Jumlah


Alat listrik
1 Timbangan digital 1
2 Oven 1
3 Furnace 2
4 Microwave 1
5 Shaker 1
6 Spektro Uv Vis 1
7 Kompor Listrik 1
Alat non listrik
1 Spatula 2
Mengambil NaOH
Mengambil karbon aktif
2 Gelas arloji 2
3 Pipet ukur
a. Remazol 1
4 Pipet volume
a. Aquades 10 mL 1
5 Ball filler 1
6 Pipet tetes
a. NaOH 1
8 Gelas beker 100 mL
a. NaOH 1
10 Gelas beaker 250 mL (Pengaturan pH= 3, 7, 8, 12) 4
11 Gelas beker 1000 mL
12 Erlenmeyer 16
13 Pengaduk kaca 1
14 Sieve tray 500 mikron 1
15 Corong kaca 2
Bahan
1 NaOH 50 gram
2 Remazol Brilliant Blue
3 Aquades 10 L

1
Langkah kerja

1. Pembuatan karbon aktif


a. Eceng gondok yang sudah dijemur dioven dengan cara diletakkan ke
dalam loyang kemudian dimasukkan ke dalam oven. Eceng gondok
dioven selama 24 jam dalam suhu 105oC
b. Setelah 24 jam, eceng gondok dikeluarkan menggunakan penjepit loyang
dan sarung tangan kemudian didinginkan di ruangan
c. Eceng gondok yang telah dingin dikarbonisasi dengan cara dimasukkan ke
kurs porselen 125 mL hingga penuh, kemudian ditutup dengan aluminium
foil kemudian ditutup lagi dengan tutup kurs. Kurs porselen dimasukkan
ke dalam furnace kemudian difurnace dengan suhu 500C selama 30 menit
d. Hasil karbonisasi kemudian dikeluarkan dari furnace kemudian
didinginkan pada suhu ruang. Setelah dingin karbon ditimbang dengan
menggunakan timbangan digital untuk mengetahui yield karbon hasil
karbonisasi.
2. Impregnasi karbon
a. Karbon hasil karbonisasi diimpregnasi dengan larutan NaOH dengan rasio
1:1.75 w/w. NaOH sebanyak 8,75 gram dilarutkan dengan gelas beker 100
mL dalam 10 mL aquades yang diambil menggunakan pipet volume dan
diaduk dengan menggunakan pengaduk kaca.
b. Karbon direndam dalam larutan NaOH menggunakan gelas beker 100 mL
selama 24 jam, sambil sesekali diaduk dengan pengaduk kaca
c. Setelah 24 jam, karbon disaring dengan corong Buchner dan pompa
vakum, kemudian dikeringkan dengan menggunakan oven dengan cara
diletakkan di atas gelas arloji kemudian dimasukkan ke dalam Loyang dan
diletakkan di dalam oven pada suhu 90 C selama 24 jam.
3. Aktivasi karbon
Karbon hasil impregnasi kemudian diaktivasi dengan cara konvensional dan
microwave
a. Aktivasi konvensional
Karbon dimasukkan ke kurs porselen kemudian ditutup dengan
aluminium foil kemudian ditutup dengan tutup kurs lalu dimasukkan ke
dalam furnace. Dipanaskan pada suhu 500 C selama 1 jam. Kemudian
didinginkan pada suhu ruang.
Karbon dicuci dengan cara dimasukkan ke gelas beker 1000 mL
kemudian ditambahkan aquades hangat yang sudah dihangatkan
menggunakan kompor listrik, setelah itu disaring dengan corong kaca dan
kertas saring hingga pH netral. Untuk mengetahui pH, air bekas cucian

2
dimasukkan kertas indicator pH, jika air cucian sudah memiliki pH = 7
maka proses pencucian dihentikan.

b. Microwave activation
Karbon hasil impregnasi dimasukkan ke reactor microwave kemudian
dipanaskan dengan daya 640 W selama 8 menit dengan dialiri gas N2
200cm3/menit. Setelah 8 menit, karbon dikeluarkan dari microwave
dan dilakukan pencucian.
Karbon dicuci dengan cara dimasukkan ke gelas beker 1000 mL
kemudian ditambahkan aquades hangat, setelah itu disaring dengan
corong kaca dan kertas saring hingga pH netral. Untuk mengetahui pH,
air bekas cucian dimasukkan kertas indicator pH, jika air cucian sudah
memiliki pH = 7 maka proses pencucian dihentikan.