Anda di halaman 1dari 2

B.

Seleksi Bahan Baku


Seleksi bahan baku merupakan faktor penting untuk menunjang
ketersediaan bahan baku sesuai dengan jenis dan kualitas. Sehingga dapat
menghasilkan produk yang diharapkan dan sesuai dengan standar mutu. Seleksi
bahan baku yang dilakukan oleh PT. Cantela Dream Food yaitu pada Tepung
Sorgum.
Indonesia merupakan negara yang kaya akan bahan pangan dengan
karbohidrat non beras seperti sorgum, sagu, jagung, aren, ubi kayu, dan sebagainya.
Namun potensi-potensi sumber karbohidrat non beras tersebut, belum
dimanfaatkan secara optimal. Salah satu solusinya dapat dilakukan melalui
penyediaan alternatif sumber pangan bijian lain yang memiliki sifat fisiko-kimia
mendekati gandum yaitu tepung sorgum. Pemanfaatan sorgum di Indonesia masih
masih kurang popular dan belum optimal. Selama ini sorgum hanya dijadikan
sebagai pakan ternak, padahal sorgum sangat cocok untuk dijadikan sebagai
komoditas agroindustri karena ketahanannya yang tinggi pada komodisi kering,
daya adaptasi terhadap lahan tinggi biaya produksi yang rendah. Menurut Badan
Penelitian dan Pengembangan Pertanian (2010) potensi sorgum di Indonesia sangat
melimpah dengan jumlah produksi sekitar 18 ton/ha/tahun. Kelebihan yang paling
mendasar dari sorgum adalah budi dayanya yang mudah, murah, efisien, dan dapat
dikembangkan di lahan marginal. Dengan demikian, pengembangan sorgum dapat
meningkatkan ketahanan pangan pada daerah miskin nutrisi dan pangan fungsional.
Sedangkan, di Indonesia Karena alasan tersebutlah tepung sorgum dipilih sebagai
bahan baku pembuatan Cookies pada PT. Cantela Dream Food.
Tepung Sorgum merupakan tepung terbuat dari biji tanaman yang termasuk
di dalam famili Gramineae. Kandungan gizi dari sorgum tidak kalah dengan beras
dan terigu. Kandungan pati sorgum yang cukup tinggi, sangat berpotensi untuk
dijadikan sebagai tepung. Kandungan nutrien dalam sorgum bervariasi tergantung
pada varietas, tetapi umumnya mengandung protein kasar 8,9 – 10,48%, lemak 2,5
– 3,7%, serat kasar 1,2 – 3,01%, abu 1,2 – 6,94%, pati dan gula 61,24 – 76,6 %
dengan berat kering (BK) sekitar 88,94 – 93,31%. Komposisi asam amino sorgum
cukup lengkap baik asam amino esensial maupun non esensial dan juga
mengandung vitamin penting seperti vitamin A, vitamin K, vitamin B6, vitamin
B12 dan choline. Sedangkan, Kandungan gizi sorgum dapat dilihat pada Tabel 2.2
di bawah ini.
Tabel 2.2 Kandungan gizi tepung sorgum per 100 gram
No. Unsur Gizi Tepung Sorgum
1. Kalori (kal) 339
2. Protein (g) 11,3
3. Lemak (g) 3,3
4. KH (g) 74,6
5. Serat (%) 6,3
6. Ca (mg) 28
7. P (mg) 350
8. Fe (mg) 4,4
Sumber: USDA, 2009
Berdasarkan data diatas tepung sorgum memiliki nilai karbohidrat dan serat
yang tinggi, sehingga tepung sorgum dapat sebagai bahan baku pengganti tepung
beras dan terigu, diolah menjadi aneka pangan tradisional. Tepung sorgum dapat
diolah menjadi aneka jajanan pasar, aneka cake dan cookies. Sehingga dapat
mendukung sebagai bahan dasar pangan olahan kue. Dalam bidang kesehatan
tepung sorgum pun baik untuk penderita autis, karena tidak mengandung gluten.