Anda di halaman 1dari 2

Sesi Tanya Jawab KAD Tentang Penanggulanggan Titrasi Pengendapan :

Sesi 1 :
 Pertanyaan dari Anita Farlina
Gangguan pada titrasi pengendapan, salah satunya disebabkan oleh ion yang akan
mengendap lebih dulu dari AgCl, misalnya: F, Br, CNSˉ. Bagaimana cara mengatasinya ?
Berikan contoh dari presipitasi bukan argentometri !

Jawaban :
Gangguan pada titrasi pengendapan dapat dicegah dengan cara menghindari larutan perak
dari sinar matahari langsung ataupun sinar neon karena sinar-sinar tersebut bersifat
reduksi fotokimia yang menyebabkan larutan perak mengendap terlebih dahulu.
Contoh dari presipitasi bukan argentometri adalah Timbal, barium, dan raksa.

 Pertanyaan dari Sindy Oyutri


Jelaskan bagaimana prinsip kerja adsorbsi !

Jawaban :
Pada metode ini, suspense perak halogenida pada larutan yang mengandung ion halide
akan bermuatan negative karena mengadsorbsi ion halide tersebut dan kemudian akan
bermuatan positif apabila kelebihan ion perak. Indicator adsorbs tidak memberikan
perubahan warna dalam larutan, tetapi perubahan warna terjadi pada permukaan endapan.
Senyawa organic berwarna yang digunakan untuk mengadsorbsi pada permukaan suatu
endapan sehingga mengubah struktur organiknya dan warna tersebut masih
memungkinkan untuk mengubah diri menjadi lebih tua lagi sehingga sering digunakan
sebagai pendeteksi titik akhir pada endapan perak yang disebut sebagai indicator adsorbs

Sesi 2 :
 Pertanyaan dari Gita Dara Safitri
Pada metode Mohr, kenapa titrasi harus dilakukan pada keadaan netral atau sedikit alkalis
?

Jawaban :
Titrasi ini harus dilangsungkan dalam suasana netral atau sedikit alkali lemah, dengan pH
6,5-9,karena pada suasana asam akan terjadi reaksi pembentukan senyawa dikromat .

 Pertanyaan dari Oktavia Yunita


Apa pengertian hidrolisa dan mengapa pengaruh hidrolisa dapat meningkatkan kelarutan
?
Jawaban :
Hidrolisis adalah reaksi kimia yang memecah molekul air menjadi kation hidrogen (H+)
dan anion hidroksida (OH−) melalui suatu proses kimia. Proses ini biasanya digunakan
untuk memecah polimer tertentu, terutama yang dibuat melalui polimerisasi tumbuh
bertahap (step-growth polimerization). Kata "hidrolisis" berasal dari bahasa Yunani
hydro "air" + lysis "pemisahan".Biasanya hidrolisis merupakan proses kimia yaitu
penambahan satu molekul air ke zat kimia. Kadang-kadang penambahan ini
menyebabkan zat kimia dan molekul air berpisah menjadi dua bagian. Pada reaksi
semacam ini, satu pecahan dari molekul target (atau molekul induk) mendapat sebuah ion
hidrogen.
Pada titrasi ini, kedua zat direaksikan sehingga menghasilkan garam dari asam lemah.
Jika garam dari asam lemah dilarutkan dalam air maka akan dihasilkan perubahan
konsentrasi H+ dimana hal ini akan menyebabkan kation garam tersebut mengalami
hidrolisis dan hal ini akan meningkatkan kelarutan garam tersebut.