Anda di halaman 1dari 2

Nama : Stefani Amelia Sucianti

NIM : 30120115047

JURNAL REFLEKSI

Saya bisa berada di sini, karena panggilan dari tuhan, berjuang belajar apa yang di
sampaikan dan mempraktekan apa yang telah di berikan. Saya bisa bertahan sampai sekarang
karena kerja keras seorang ibu untuk anaknya. Awalnya saya juga takut untuk menjalaninya,
karena saya memang selalu takut sebelum menjalani sesuatu, dengan segala nasihat dari ibu
saya terus bertahan dan berjuang.

Ketika saya mati semua orang terdekat akan merasa sedih, dan banyak yang akan
datang ke rumah. Apabila saya mati saat ini, sayapun akan merasa sedih, karna berat rasanya
untuk meninggalkan ibu di rumah, hanya dengan adik saja, sedangkan kakak kerja.

Tujuan saya adalah membahagiakan orang tua, menjadi orang yang sukses dan bisa
berbagi pada orang yang membutuhkan. Bagi saya berbagi dengan orang lain itu indah, tidak
harus banyak, sedikit asal ikhlas juga pasti akan bermanfaat bagi orang lain. Saya juga ingin
menyalurkan hobi saya membuat kue, nantinya ingin mempunyai bisnis yang sesuai hobi
saya, selain menjadi perawat.

Mengapa ada penderitaan? Karena untuk mencapai suatu tujuan, kita akan melewati
berbagai macam rintangan, namun apabila kita terus berusaha dan berjuang, tuhan pasti akan
membantu, dan tuhan juga tidak akan membiarkan anaknya terus dalam penderitaan.
Penderitaan juga melatih kita untuk bisa bersabar dalam menjalani hidup, lebih bersyukur
pula atas apa yang di berikan Tuhan. Belajar bersyukur atas apa yang sudaj di miliki, agar
tidak menganggap bahwa itu adalah penderitaan yang di beri Tuhan.

Saya harus hidup segambar dengan Allah, berbagi kasih terdapat dalam firman Tuhan
“Demikianlah tinggal hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar
diantaranya ialah kasih”. Dan jangan khawatir karena semua sudah di atur oleh tuhan.

Saya adalah orang yang sering merasa takut sebelum melakukan sesuatu, saya juga
merasa bahwa saya gampang putus asa. Selain itu saya juga orang yang melow, sangat mudah
sekali tersentuh hatinya sehingga membuat saya mudah menangis.
Tuhan itu ada, dan Tuhan adalah Allah yang menciptakan saya dan semua makhluk
hidup, serta pengatur segala kejadian di alam semesta. Tuhan juga mahatahu, mahamulia dan
mahakuasa, sehingga apabila kita merasa sedih, susah, lemah, kita dapat berdoa padaNya.
Berdoa bukan hanya saat kita merasa susah, namun setiap saat kitapun harus berdoa, untuk
mengucap syukur kepada Tuhan atas apa yang telah di berikan pada kita. Tuhan selalu
memiliki rencana yang indah, dan ingin semua umatnya bahagia, walaupun kita harus
melewati banyak rintangan. Tuhan juga adalah tempat untuk berkeluh kesah, di saat aku
rindu dengan ayah yang sudah di panggil ke pangkuan Tuhan.