Anda di halaman 1dari 4

Gaga Sari Haryana (1712070370)

MODEL LINIER EFEK MARKETING MIX

Contoh soal 1.:


Sebuah perusahaan memproduksi Mesin Cuci dan menyalurkannya melalui dua saluran distribusi
yakni perusahaan yang berada di Malang (Q1) dan perusahaan yang berada di Surabaya (Q2).
Diperkirakan profit margin yang diperoleh dari masing-masing saluran distribusi tersebut adalah
Rp 25,00 dan Rp 20,00. digunakan dua marketing mix yakni personal selling dan advertensi.
Diperkirakan personal selling tersebut akan menghabiskan waktu sebanyak 5.000 jam untuk
masa 6 bulan yang akan datang, dan anggaran biaya advertensi yang tersedia untuk masa 6 bulan
yang akan datang Rp 16.000,00. Berdasarkan data masa lalu; setiap satu unit penjualan
memerlukan kontak dengan konsumen sebesar 0,75 jam untuk saluran Q1 dan 0,50 jam untuk
saluran Q2. Sedangkan untuk advertensi memerlukan Rp 2,00 untuk saluran Q1 dan Rp 4,00
untuk saluran Q2. Penjualan yang diharapkan masing-masing penyalur minimal 3.000 unit.

Diminta :
Tentukan kombinasi marketing mix optimal untuk mencapai laba optimal. Untuk
mengerjakan pertanyaan di atas maka dibutuhkan langkah-langkah penyelesaian adalah sebagai
berikt:
a. Menentukan fungsi tujuan, dalam hal ini adalah laba optimal dari masing-masing saluran
dengan berbagai kombinasi marketing mix yang dinyatakan sebagai fungsi laba (profit).
b. Menentukan persamaan fungsi pembatas (kendala) yakni batasan variabel marketing mix dan
juga batasan harapan permintaan masing-masing sauran.
c. Menggabungkan persamaan-persamaan pada langkah a dan b, maka akan diperoleh satu
daerah kemungkinan pencapaian laba optimum yang dibatasi oleh perpotongan garis-garis
dari persamaan langkah b. Daerah ini disebut daerah kemungkinan (feasible poygron/feasible
set).
d. Menggabungkan antara persamaan fungsi tujuan (langkah a) dengan titik-titik potong dan
feasible polygon akan dapat ditemukan kombinasi marketing mix yang akan mencapai laba
optimal.
Gaga Sari Haryana (1712070370)

Jawab:
Langkah-langkah tersebut jika ditunjukkan dalam perhitungan adalah:
a. Persamaan fungsi tujuan
Profit = 25 Q1 + 20 Q2
b. Persamaan fungsi pembatas
1. Personal selling
0,75 Q1 + 0,50 Q2 <= 5.000
2. Advertensi
2 Q1 = 4 Q2 <= 16.000
3. Permintaan
Q1 >= 3.000
Q2 >= 3.000
c. Langkah berikutnya adalah menggambarkan garis-garis fungsi pembatas dan mencari titik-
titik perpotongannya, dimana akan ditemukan daerah kemungkinan yakni seperti yang
disajikan di bawah ini.

Q2 Q1 = 3.000

16.000
0,75 Q1 + 0,50 Q2 = 5.000

8.000
Gaga Sari Haryana (1712070370)

Keterangan :
ABCD Daerah kemungkinan
Titik A (3.000, 3.000)
Titik B (6.500, 3.000)
Titik C (6.000, 4.000)
Titik D (3.000, 5.500)
d. Menggabungkan antara persamaan fungsi tujuan (fungsi profit) dengan titik-titik potong dari
daerah kemungkinan yakni titik A, B, C, dan D.
Profit = 25 Q1 + 20 Q2
Titik A profit 25 (3.000) + 20 (3.000) = 135.000
Titik B profit 25 (6.500) + 20 (3.000) = 222.500
Titik C profit 25 (6.000) + 20 (4.000) = 230.000
Titik D profit 25 (3.000) + 20 (5.500) = 185.000

Dari perhitungan di atas tampak bahwa pada titik C tercapai laba yang paling tinggi yakni
sebesar Rp 230.000,00. Dengan demikian perusahaan ini akan menyalurkan lewat Q1 sebesar
6.000 unit dengan program personal selling 4.500 jam (6.000 x 0,75) dan program advertensi
dengan biaya sebesar Rp 12.000,00 (6.000 x Rp 2,00) serta melalui saluran Q2 sebesar 4.000 unit
dengan program personal selling 2.000 jam (4.000 x 0,50) dan advertensi dengan biaya Rp
16.000,00 (4.000 x Rp 4,00).
Dengan kata lain kombinasi marketing mix optimal untuk mencapai laba optimal Rp
230.000,00 adalah:
a. Saluran distribusi Q1, dengan
 Personal selling selama 4.500 jam
 Advertensi dengan biaya Rp 12.000,00
b. Saluran distribusi Q2, dengan
 Personal selling selama 2.000 jam
 Advertnesi dengan biaya Rp 16.000,00
Gaga Sari Haryana (1712070370)

Contoh soal 2: