Anda di halaman 1dari 4

Jika ditinjau dari segi edukasi, Taman Nasional Baluran sangat cocok dijadikan obyek wisata yang

bermanfaat bagi para siswa untuk menambah pengetahuan tentang alam yang berada di Indonesia.
Taman Nasional Baluran sering dijadikan tempat observasi lingkungan oleh setiap sekolah yang berada di
provinsi Jawa Timur. Dengan berkunjung ke Taman Nasional Baluran kita dapat mengetahui juga flora
dan fauna yang berada disana dan kita juga dapat mengetahui langsung karakteristik dari fauna dan flora
tersebut karena memang flora dan fauna yang berada disana dibiarkan tumbuh begitu saja. Taman
Nasional ini memiliki sekitar 444 jenis tumbuhan dan di antaranya merupakan tumbuhan asli
yang khas dan mampu beradaptasi dalam kondisi yang sangat kering. Tumbuhan khas tersebut
adalah Widoro bukol (Ziziphus rotundifolia),Mimba (Azadirachta indica),Pilang (Acacia
leucophloea). Sehingga para pengunjung dapat mengetahui dan mengamati secara langsung flora
asli dari daerah kering. Taman Nasional Baluran juga dapat menjadi sarana pembelajaran bagi
para siswaa yang ingin mengetahui tentang ekosistem abiotic dan biotik yang ada di alam. Siswa
tak hanya dapat mengetahui dan mempelajari flora dan fauna yang ada di hutan saja tetapi juga
mereka dapat mengetahui dan bahkan melakukan observasi secara langsung pada flora dan fauna
yang ada di laut. Contohnya saja melakukan observasi terhadap terumbu karang yang ada di
Pantai Bama. Terdapat 26 jenis mamalia dan terdapat sekitar 155 jenis burung yang berada di
Taman Nasional ini.

If the terms of the education, Baluran National Park is a proper tourist attraction beneficial for
the students to gain knowledge about the nature residing in Indonesia. Baluran National Park is
often used as a place environmental observation by every school in the province of East Java. With a
visit to the National Park Baluran we can find also the flora and fauna that are there and we can also find
out directly the characteristics of the fauna and flora as indeed flora and fauna that are allowed to grow
for granted there. This National Park has about 444 species of plants and of whom is a native plant that
is unique and able to adapt to very dry conditions. The typical plant is Widoro bukol (Ziziphus ). So that
the visitors can know and observe directly the native flora of arid regions. Baluran National Park can also
be a learning tool for students who want to know about the abiotic and biotic ecosystems that exist in
nature. Students not only be able to know and study the flora and fauna in the forest, but also they can
find out and even direct observation on the flora and fauna of the sea. For example observe the coral
reefs in Bama Coast. There are 26 species of mammals and there are about 155 species of birds that are
in the park.

Dilansir oleh http://id.wikipedia.org/wiki/Taman_Nasional_Baluran &


http://www.dephut.go.id/INFORMASI/TN%20INDO-ENGLISH/tn_baluran.htm

Segi Alam dan Suasana. Taman Nasional Baluran memberika sensasi wisata tersendiri dan berbeda bagi
para pengunjung. Mengapa demikian? Karena Taman Nasional memiliki pesona alam yang sangat luar
biasa. Dengan semak belukar serta pantai yang eksotik khas pulau Jawa. Taman Nasional Baluran
menawarkan keindahan dan juga kenyamanan ketika kita melakukan travelling dan berwisata disana.
Hal inilah yang membedakan taman nasional baluran dengan taman nasional lain yang
kebanyakan berupa kawasan hutan tropis. Dengan adanya savana yang sangat luas ini membuat
taman nasional baluran banyak dikunjungi wisatawan karena lebih menyerupai hutan dikawasan
afrika daripada hutan di kawasan indonesia. Sehingga memberikan kesaan seolah-olah kita
berada di Kawasan Afrika yang hanya terbentang savana. Saat musim hujan, tempat ini akan
ditumbuhi banyak rerumputan hijau yang menjulang cukup tinggi sehingga membuat tempat ini
terlihat seperti hamparan kawasan hijau yang menyejukkan mata. Taman Nasional Baluran ini
merupakan ekosistem hutan kering di Pulau Jawa yang terdiri dari tipe vegetasi savana, hutan
mangrove, hutan musim, hutan pantai, hutan pegunungan bawah, hutan rawa, dan hutan yang
selalu hijau sepanjang tahun. Sehingga, Taman Nasional ini sangat cocok untuk dijadikan salah
stau tujuan wisata diakhir pekan dengan suasana alam dan udara yang masih sangat alami. Salah
satu tempat wisata yang pas untuk bersantai dan refreshing dari segala aktivitas.

Dilansir oleh http://fotowisata.com/taman-nasional-baluran-situbondo-jawa-timur/

In terms of nature and atmosphere. Baluran National Park tour gives the sensation of a separate and
distinct for the visitors. Why is that? Because the National Park has a natural charm that is extraordinary.
With shrubs and exotic beaches typical of the island of Java. Baluran National Park offers beauty and
comfort when we do the traveling and traveled there. This is what distinguishes a national park baluran
with other national parks, mostly in the form of tropical forest area. With the existence of this vast
savanna create a national park baluran much visited by tourists because it resembles a forest area of
Africa rather than the forest in Indonesia. Thus giving the impression as if we were in the African Region
which only unfolds savanna. During the rainy season, this place will be overgrown with a lot of green
grass towering high enough to make this place look like expanse of green areas soothing eye. Baluran
National Park is a dry forest ecosystem on the island of Java, which consists of savanna vegetation types,
mangrove forest, monsoon forest, coastal forest, lower montane forest, swamp forest and evergreen
forests throughout the year. Thus, the National Park is very suitable to serve as one of the
destinations end of the week with the natural atmosphere and the air is still very natural. One of
the tourist attractions that fit for relaxing and refreshing of all activities. If you want to enjoy the
scenery as a whole Bekol Savana, you can go up to the observation post 64 meters tall. To reach the
viewing post, you have to climb a flight of stairs first. But believe me, you feel fatigue when climbing
stairs will pay off when you see a view from above the savanna Bekol viewing post. With the help of
binoculars binoculars, you not only can see the beauty of the savanna Bekol, but also Bama Beach and
Mount Baluran.

Dari segi akses dan manfaat , Taman Nasional Baluran merupakan obyek wisata yang sangat mudah
diakses oleh para pengunjung karena tempatnya berada di pinggir jalan raya banyuwangi-situbondo.
Taman Nasional Baluran merupakan spot yang sangat menarik bagi para pecinta fotografi, waktu yang
cocok untuk berkunjung ke tempat ini adalah musim kemarau yakni antara bulan Juni hingga Agustus.
Pada bulan-bulan tersebut air di hutan akan kering dan rumput berwarna kuning. Nah, pada musim
kering ini satwa-satwa di hutan akan keluar menuju padang savana karena pihak pengelola Taman
Nasional akan menyediakan air dan kubangan. Tak lupa pula sunset dan sunrise yang ditawarkan di
Taman Nasional Baluran ini juga sangat indah. Taman Nasional juga tak hanya terdiri dari wisata alam
saja karena disini juga terdapat goa jepang dan makan putri maulana malik Ibrahim. Taman Nasional
Baluran sendiri saat ini sudah menjadi tempat wisata alami yang ada di Indonesia. Dengan dijadikanya
Baluran sebagai Tempat Wisata itu sangat menguntungkan bagi Indonesia sendiri. Hal itu dikarenakan
dapat memperkenalkan Taman Nasional Baluran ke Dunia Internasional. Sehingga semakin banyak
wisatawan asing yang kagum dan tertarik dengan keindahan alam Indonesia. Apalagi Taman Nasional ini
juga memberikan banyak keutungan bagi para pengunjung sehingga sangat layak sekali menjadi obyek
wisata. Apabila para wisatawan beruntung, di tempat ini para wisatawan dapat melihat tarian
burung merak saat memasuki musim kawin. Dari segi pengamanan dan pemandu wisata tak usah
diragukan. Taman nasional ini dibagi menjadi beberapa pos pengamatan. Pos di Taman Nasional
ini antara lain Batangan. Di sini terdapat peninggalan sejarah berupa goa Jepang, makam putra
Maulana Malik Ibrahim, atraksi tarian burung merak pada musim kawin (antara bulan
Oktober/November) dan berkemah. Fasilitas yang ada di sini antara lain pusat informasi dan
bumi perkemahan, Bekol dan Semiang. Di sini terdapat fasilitas pengamatan satwa seperti ayam
hutan, merak, rusa, kijang, banteng, kerbau liar, dan burung. Fasilitas yang adadi sini antara lain
wisma peneliti, wisma tamu, dan menara pandang, Bama, Balanan, dan Bilik. Di sini merupakan
lokasi wisata bahari, lokasi memancing, menyelam/snorkeling, dan atraksi perkelahian antar rusa
jantan (pada bulan Juli/Agustus) dan atraksi kawanan kera abu-abu yang memancing
kepiting/rajungan dengan ekornya pada saat air laut surut, Manting, dan Air Kacip. Di sini
terdapat sumber air yang tidak pernah kering sepanjang tahun, dan merupakan habitat macan
tutul, Popongan, Sejile, Sirontoh, Kalitopo. Di sini terdapat fasilitas untuk naik sampan di laut
yang tenang, melihat berbagai jenis ikan hias, dan lokasi pengamatan burung migran, Curah
Tangis. Di sini terdapat fasilitas untuk kegiatan panjat tebing dengan tinggi 10-30 meter, dan
kemiringan sampai 85%.

In terms of access and benefits, Baluran National Park is a tourist attraction that is very easily accessible
to visitors because it is located on the edge of the highway banyuwangi-situbondo. Baluran National Park
is a very attractive spot for lovers of photography, the ideal time to visit this place is the dry season
between June and August. In the months that the water in the forest is dry and yellow grass. Well, in this
dry season many animals in the forest will come out into the savanna as the manager of the national
park will provide water and puddles. There is also the sunset and sunrise are offered in Baluran National
Park is also very beautiful. National Parks are also not only consist of natural attractions because here
too there is a Japanese cave and eat daughter Maulana Malik Ibrahim. Baluran National Park itself is
now becoming a natural tourist spots in Indonesia. With the Places make a Baluran as it is very beneficial
for Indonesia itself. That's because the can introduce Baluran National Park to the World International.
So that more and more foreign tourists are amazed and attracted by the natural beauty of Indonesia.
Moreover, the National Park also provides many advantages for visitors so it is worth once a tourist
attraction. If the tourists are lucky, in this place, tourists can see the dance of the peacock when entering
the mating season. In terms of security and it goes without doubt a tour guide. The national park is
divided into several observation posts. Heading in the National Park include bars. Here there are
historical relics in the form of cave Japan, the tomb of the son of Maulana Malik Ibrahim, attractions
peacock dance in the mating season (between the months of October / November) and camping.
Existing facilities here include an information center and camping, Bekol and Semiang. Here there is a
wildlife observation facilities such as partridges, peacocks, deer, antelope, buffalo, wild buffalo, and
birds. Existing facilities here include researchers homeless, guest house, and a viewing tower, Bama,
Balanan, and Bilik. Here is the location of marine tourism, fishing location, diving / snorkeling, and the
attraction between male deer fight (in July / August) and attractions herd of monkeys gray crab fishing /
crab with its tail at low tide, Manting, and Air Kacip. Here there is a water source that never dry
throughout the year, and is a habitat for leopards, Popongan, Sejile, Sirontoh, Kalitopo. Here there are
facilities for canoeing on a calm sea, look at the various types of fish, and migratory birds observation
location, Bulk tears. Here there are facilities for rock climbing activity with 10-30 meters high, and slopes
up to 85%. In Indonesia, the number of peacocks estimated at 1,000 animals. In addition to Java, the
spread of the bird is in the country of India, Thailand, and the southwestern region of China. Now, nan
stunning animals is increasingly difficult to find, along with the loss of forest. Well, as a nature
conservation area, national park managers need to keep the population Baluran looking peacock. As is

the case with many protected animals. Carrying a lot of foreign tourists
who come to explore the natural beauty of Baluran National Park

http://www.dephut.go.id/INFORMASI/TN%20INDO-ENGLISH/tn_baluran.htm &
http://news.liputan6.com/read/115115/baluran-dan-merak-mencari-macan