Anda di halaman 1dari 7

ILMU UKUR WILAYAH

POLIGON TERBUKA

LALAN FALIUKA
J1B116013

PROGRAM STUDI TEKNIK PERTANIAN


FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
UNIVERSITAS JAMBI
2019
Hasil dan Pembahasan

1. Data dan Perhitungan


Tabel 1. Pengukuran poligon terbuka menggunakan theodolit dan rambu ukur
Sudut (°) Jarak Koordinat
Titik BA BW
Pengukuran Hasil (m) X Y
A 2,69 2,55 171°59’29” 171,99 14 341.508 9.814.977
B 1,63 1,55 201°49’15” 201,82 8 341.509,950843 9.814.963,136587
C 1,87 1,78 150°33’48” 150,56 9 341.506, 977307 9.814.955,709737
D 1,25 1,15 245°09’25” 245,16 10 341.497,902462 9.814.951,508879
E 1,63 1,47 184°09’52” 184,16 16 341.496,741791 9.814.935,551033

Tabel 2. Pengukuran poligon terbuka menggunakan kompas dan meteran

Koordinat
Titik Sudut (°) Jarak
X Y
A 174 13,82 341.508 9.814.977
B 207 11,27 341.509,444583 9.814.963,255707
C 151 8,52 341.504,328110 9.814.953,214063
D 238 9,93 341.508,458687 9.814.945,762303
E 184 14,38 341.500,037569 9.814.940,500204
Perhitungan:
Mencari titik koordinat menggunakan theodolit dan rambu ukur:
a. Titik A (341.508, 9.814.977)
𝑋𝑏=𝑋𝑎+𝑑𝑎𝑏 sin𝛼 𝑎𝑏 𝑌𝑏=𝑌𝑎+𝑑𝑎𝑏 cos𝛼 𝑎𝑏
𝑋𝑏=341.508+14 sin171,99 𝑌𝑏=9.814.977 +14 cos 171,99
𝑋𝑏= 341.509,950843 𝑌𝑏=9.814.963,136587

b. Titik B (341.509,950843, 9.814.963,136587)


𝑋𝑐=𝑋𝑏+𝑑𝑏𝑐 sin𝛼 𝑏𝑐 𝑌𝑐=𝑌𝑏+𝑑𝑏𝑐 cos𝛼 𝑏𝑐
𝑋𝑐= 341.509,950843 + 8 sin 201,82 𝑌𝑐= 9.814.963,136587 + 8 cos 201,82
𝑋𝑐= 341.506, 977307 𝑌𝑐= 9.814.955,709737
c. Titik C (341.506, 977307, 9.814.955,709737)
𝑋𝑑=𝑋𝑐+𝑑𝑐𝑑 sin𝛼 𝑐𝑑 𝑌𝑑=𝑌𝑐+𝑑𝑐𝑑 cos𝛼 𝑐𝑑
𝑋𝑑= 341.506, 977307 + 10 sin 245,16 𝑌𝑑= 9.814.955,709737+10cos245,16
𝑋𝑑= 341.497,902462 𝑌𝑑=9.814.951,508879

d. Titik D (341.497,902462, 9.814.951,508879)


𝑋𝑒=𝑋𝑑+𝑑𝑑𝑒 sin𝛼 𝑑𝑒 𝑌𝑒=𝑌𝑑+𝑑𝑑𝑒 cos𝛼 𝑑𝑒
𝑋𝑒=341.497,902462+ 16 sin 184,16 𝑌𝑒=9.814.951,508879 + 16 cos184,16
𝑋𝑒= 341.496,741791 𝑌𝑒= 9.814.935,551033

Mencari titik koordinat menggunakan meteran dan kompas:


a. Titik A (341508, 9814977)
𝑋𝑏=𝑋𝑎+𝑑𝑎𝑏 sin𝛼 𝑎𝑏 𝑌𝑏=𝑌𝑎+𝑑𝑎𝑏 sin𝛼 𝑎𝑏
𝑋𝑏= 341.508 + 13,82 sin 174 𝑌𝑏= 9.814.977 +13,82 cos 174
𝑋𝑏= 341.509,444583 𝑌𝑏=9.814.963,255707

b. Titik B (341.509,444583, 9.814.963,255707)


𝑋𝑐=𝑋𝑏+𝑑𝑏𝑐 sin𝛼 𝑏𝑐 𝑌𝑐=𝑌𝑏+𝑑𝑏 𝑐os𝛼 𝑏𝑐
𝑋𝑐= 341.509,444583 + 11,27 sin207 𝑌𝑐=9.814.963,255707+11,27cos207
𝑋𝑐=341.504,328110 𝑌𝑐= 9.814.953,214063

c. Titik C (341.504,328110,9.814.953,214063)
𝑋𝑑=𝑋𝑐+𝑑𝑐𝑑 sin𝛼 𝑐𝑑 𝑌𝑑=+𝑑𝑐𝑑 cos𝛼 𝑐𝑑
𝑋𝑑=341.504,328110+ 8,52 sin 151 𝑌𝑑= 9.814.953,214063+8,52cos151
𝑋𝑑= 341.508,458687 𝑌𝑑= 9.814.945,762303

d. Titik D (341.508,458687,9.814.945,762303)
𝑋𝑒=𝑋𝑑+𝑑𝑑𝑒 sin𝛼 𝑑𝑒 𝑌𝑒=𝑌𝑑+𝑑𝑑𝑒cos𝛼𝑑𝑒
𝑋𝑒=341.508,458687 + 9,93 sin 238 𝑌𝑒= 9.814.945,762303 +28,9 cos68
𝑋𝑒= 341.500,037569 𝑌𝑒=9.814.940,500204
2. Pembahasan
Pengukuran poligon terbuka pada saat praktikum ini menggunakan 2 alat
yaitu theodolit dan meteran, adapun dari praktikum yang telah dilakukan tersebut
penggunaan alat nya sebagai berikut.

1. Cara pengukuran menggunakan alat ukur Theeodolit:

a. Menentukan lokasi yang akan dilakukan pengukuran


b. Lakukan pemasangan patok pada titik-titik yang akan dilakukan pengukuran
jaraknya
c. Letakkan tripot theodolit di titik awal (patok 1), selanjutnya lakukan
penyentringan
d. Setelah selesai melakukan penyentringan alat ukur theodolit
selanjutnya mulailah pengukuran, hal yang dilakukan yaitu arahkan
theodolit ke arah utara kemudian setel arah theodolit dengan sudut
vertikal 90°00’00’’ dan sudut horizontal 0’00’00’’ kemudian kunci
arah tersebut agar data tidak berubah.
e. Kemudian putar theodolit ke arah jarum jam ke arah titik B (patok 2) yang
akan dijadikan tempat pengukuran pertama, sudut horizontal akan berubah dan
sudut vertikal tetap dan catatkan data-data sudut tersebut untuk penganalisa
perhitungan.
f. Selanjutnya lakukan pembacaan benang atas (BA) dan benang bawah (BB).
Catat hasil tersebut untuk menentukan jarak pengukuran dari titik awal (patok
1) ke titik B (patok 2).
g. Selesaikan pengukuran sampai ke titik akhir yang akan diukur dengan setiap
pemindahan alat ukur theodolit ke setiap titik lakukan tahapan kembali seperti
di atas.
h. Setelah selesai pengukuran dengan dengan theodolit, selanjutnya lakukan
pengukuran menggunakan alat ukur meteran pada titik yang sama dan dalam
pengukuran gunakan kompas untuk menentukan sudut dari pengukuran hal ini
untuk membandingan dengan penmgukuran menggunakan alat ukur theodolit.
i. Lakukan pengukuran dengan meteran hingga titik akhir yang sama dengan
pengukuran menggunakan theodolit, dan catat hasil pengukuran.
Pengukuran yang telah dilakukan mengunakan alat ukur theodolit dan
meteran diperoleh hasil pengukuran jarak dari setiap titik, dari pengukuran
tersebut didapat hasil yang dapat dilihat pada tabel 1 dan tabel 2 bahwa
pengukuran menggunakan theodolit dan meteran terdapat perbedaan jarak
pengukuran yang didapat dengan titik pengukuran yang sama. Perbedaan ini
dikarenakan beberapa faktor yang mempengaruhinya baik itu dari alat ukur
theodolit atau pita ukur

Hasil pengukuran menggunakan theodolit dan meteran mendapatkan hasil


yang berbeda. Perbedaan ini dikarenakan pada saat penggunaan theodolit hasil
yang diperoleh tersebut berdasarkan hasil pembidikan untuk mendapatkan data
nya sedangkan pada penggunaan meteran, nilai yang diperoleh berdasarkan
pengukuran jarak langsung dari titik ikat menuju titik selanjutnya sampai kepada
titik terakhir pengukuran. Sudut yang terbentuk dari penggunaan kedua alat
tersebut juga berbeda, dimana pada saat penggunaan alat theodolit sudu yang
terlihat dapat akurat karna kemampuan alat dalam membaca sudut, namu pada
saat penggunaan meteran sudut dilihat dari kompas sehingga kemungkinan salah
dalam membaca alat bisa terjadi.
Kesimpulan dan Saran

Kesimpulan

Adapun hasil yang diperoleh dari dilaksanakannya praktikum poligon


terbuka ini yaitu mendapatkan titik ikat (titik awal Xa dengan sudut 00 arah utara),
mendapatkan sudut azimut sesuai arah putaran dari titik ikat ke titik selanjutnya
serta mendapatkan nilai jarak antara titik ikat dengan titik selanjutnya.

Saran

Sebelum memulai praktikum sebaiknya persiapan peralatan dan bahan


yang akan digunakan dalam praktikum harus dalam keadaan lengkap serta proses
pengerjaan yang sesuai dan tepat untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
DOKUMENASI

Proses pembidikan Area pengukuran Pengukuran dengan


meteran

Pemasangan unting- Penentuan sudut Letak rambu ukur


unting

penyentringan pengukuran Penyentringan nivo