Anda di halaman 1dari 14

c 

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas


 
   
Langsung ke: navigasi, cari

Salah satu ciri anjing yang terkena rabies adalah terus-terusan mengeluarkan air liur

c  adalah penyakit infeksi akut pada susunan saraf pusat yang disebabkan oleh virus rabies.
[1]
Penyakit ini bersifat zoonotik, yaitu dapat ditularkan dari hewan ke manusia. [1] Virus rabies
ditularkan ke manusia melalu gigitan hewan misalnya oleh anjing, kucing, kera, rakun, dan
kelelawar. [1] Rabies disebut juga penyakit anjing gila. [

Sejarah

Rabies bukanlah penyakit baru dalam sejarah perabadan manusia. [4] Catatan tertulis mengenai
perilaku anjing yang tiba-tiba menjadi buas ditemukan pada Kode Mesopotamia yang ditulis
4000 tahun lalu serta pada Kode Babilonia Eshunna yang ditulis pada 2300 SM.[4] Democritus
pada 500 SM juga menuliskan karakteristik gejala penyakit yang menyerupai rabies.[2]

Aristotle, pada 400 SM, menulis di è   


    edisi 8, bab 22 [5]

Y YY 
Y Y YY    Y   Y 
Y  Y
Y  Y  Y
D Y
 Y Y  Y Y Y  Y 
ÿippocrates, Plutarch, Xenophon, Epimarcus, Virgil, ÿorace, dan Ovid adalah orang-orang yang
pernah menyinggung karakteristik rabies dalam tulisan-tulisannya. [5] Celsius, seorang dokter di
zaman Romawi, mengasosiasikan hidrofobia (ketakutan terhadap air) dengan gigitan anjing, di
tahun 100 Masehi. [4] Cardanus, seorang penulis zaman Romawi menjelaskan sifat infeksi yang
ada di air liur anjing yang terkena rabies.[5] Pada penulis Romawi zaman itu mendeskripsikan
rabies sebagai racun, yang mana adalah kata Latin bagi virus. [5] Pliny dan Ovid adalah orang
yang pertama menjelaskan penyebab lain dari rabies, yang saat itu disebut cacing lidah anjing
(à   ).[5] Untuk mencegah rabies di masa itu, permukaan lidah yang diduga
mengandung "cacing" dipotong. [5] Anggapan tersebut bertahan sampai abad 19, ketika akhirnya
Louis Pasteur berhasil mendemonstrasikan penyebaran rabies dengan menumbuhkan jaringan
otak yang terinfeksi di tahun 1885 [5] Goldwasser dan Kissling menemukan cara diagnosis rabies
secara modern pada tahun 1958, yaitu dengan teknik antibodi imunofluoresens untuk
menemukan antigen rabies pada jaringan.[4]

r  Peebab

Rabies disebabkan oleh virus rabies yang masuk ke keluarga c à à  dan genus

 . [6] Karakteristik utama virus keluarga c à à  adalah hanya memiliki satu utas
negatif RNA yang tidak bersegmen. [6] Virus ini hidup pada beberapa jenis hewan yang berperan
sebagai perantara penularan. [7] Spesies hewan perantara bervariasi pada berbagai letak geografis.
[7]
ÿewan-hewan yang diketahui dapat menjadi perantara rabies antara lain rakun ( 
  )
dan sigung (  ) di Amerika Utara, rubah merah () di Eropa, dan
anjing di Afrika, Asia, dan Amerika Latin. Afrika, Asia, dan Amerika Latin memiliki tingkat
rabies yang masih tinggi [7] ÿewan perantara menginfeksi inang yang bisa berupa hewan lain
atau manusia melalui gigitan. [2][1] Infeksi juga dapat terjadi melalui jilatan hewan perantara pada
kulit yang terluka. [2][1] Setelah infeksi, virus akan masuk melalui saraf-saraf menuju ke sumsum
tulang belakang dan otak dan bereplikasi di sana. [2] Selanjutnya virus akan berpindah lagi
melalui saraf ke jaringan non saraf, misalnya kelenjar liur dan masuk ke dalam air liur. [2] ÿewan
yang terinfeksi bisa mengalami rabies buas/ ganas ataupun rabies jinak/ tenang. [8] [9] Pada rabies
buas/ ganas, hewan yang terinfeksi tampak galak, agresif, menggigit dan menelan segala macam
barang, air liur terus menetes, meraung-raung gelisah kemudian menjadi lumpuh dan mati. [8][9]
Pada rabies jinak/tenang, hewan yang terinfeksi mengalami kelumpuhan lokal atau kelumpuhan
total, suka bersembunyi di tempat gelap, mengalami kejang dan sulit bernapas, serta
menunjukkan kegalakan [8][9]

Meskipun sangat jarang terjadi, rabies bisa ditularkan melalui penghirupan udara yang tercemar
virus rabies. [10] Dua pekerja laboratorium telah mengkonfirmasi hal ini setelah mereka terekspos
udara yang mengandung virus rabies. [10] Pada tahun 1950, dilaporkan dua kasus rabies terjadi
pada penjelajah gua di Frio Cave, Texas yang menghirup udara di mana ada jutaan kelelawar
hidup di tempat tersebut. [10] Mereka diduga tertular lewat udara karena tidak ditemukan sama
sekali adanya tanda-tanda bekas gigitan kelelawar. [10]

12.Yc 
Disebabkan oleh virus rabies. Rabies sebenarnya merupakan penyakit yang menyerang
hewan, misalnya anjing, kucing, dan kelelawar penghisap darah. ÿewan yang terkena dapat
menunjukkan tingkah laku agresif ataupun kelumpuhan.
Virus ditularkan pada manusia melalui gigitan binatang yang terinfeksi. Setelah masa
inkubasi yang sangat bervariasi, dari 13 hari sampai 2 tahun (rata-rata 20 - 60 hari), timbul gejaia
kesemutan di sekitar luka gigitan, gelisah, dan otot tegang. Gangguan fungsi otak, seperti
hilangnya kesadaran, terjadi kira - kira satu minggu kemudian, Rabies sering kali menyebabkan
kematian.
Sebagai panduan tentang rabies, dapat dipakai teori dari Vaughan sebagai berikut:
1) Jika hewan yang menggigit tidak menunjukkan gejala rabies dalam waktu 5 - 7 hari setelah
menggigit, dapat dianggap bahwa gigitan tidak mengandung virus rabies.
2) Tidak semua hewan berpenyakit rabies mengeluarkan virus rabies dalam ludahnya.
3) Gigitan kucing lebih berbahaya daripada gigitan anjing, karena kemungkinan adanya virus
pada ludah kucing yang terinfeksi rabies lebih besar (90%) daripada anjing (45%). Pencegahan
penyakit pada hewan dilakukan dengan cara vaksinasi
Diposkan oleh ISÿA
Y

c  
‰
Y 0   Y

  Y
  Y

 Y  
Y

  Y c Y
Y

Y  YY  Y
  Y
YY

YY  Y

Y
Y

Y  Y YY  Y

Y
  Y YY  Y

^       


Posted Tuesday, 06/08/2010 by admin



Rabies disebabkan oleh virus dari genus Lyssavirus (dari bahasa Yunani Lyssa, yang berarti
mengamuk atau kemarahan) family Rahbdoviridae (dar bahasa Yunani, Rhabdos, yang berarti
batang). Virus ini mendekati virus species Vesicular stomatitis Virus (VSV) dari genus
Vesiculovirus. Keduanya memiliki persamaan morfologi, sturktur kimia dan siklus hidup yang
mirip (Wunner, 2002).

Klasifikasi

Ordo : Mononegavirales

Famili : Rhabdoviridae

Genus : Lyssavirus

Spesies : Rhabdovirus (Virus Rabies)


Sturktur virus Rabies mirip dengan family Rhabdoviridae yang lain yaitu berbentuk batang
seperti peluru (seperti Rhabdoviridae yang lain)dengan ukuran rata-rata 180 nm panjang 75 nm
lebar dengan ukuran ukuran spike 10 nm. Virus ini terdiri dari RNA (2-3%), protein (67-74%),
lemak (20-26%) dan karbohidrat (3%) yang menyatu menjadi strukutur utama virus ini (Wunner,
2002).

Protein penyusun sturuktur pada virus Rabies pada utamanya disusun oleh 5 protein:, yaitu
:Nucleoprtein (N), Phosphoprotein (P), Matrix Protein (M), Glycoprotein (G) dan Polymerase
(L). Semua virus family Rhabdoviridae (termasuk species Lyssavirus) mempunyai dua
komponen utama yaitu inti dari rantai heliks (ribonucleoprotein core (RNP)), dan Amplop yang
menutupinya. Didalam RNP, genom RNA diselimuti oleh Nucleoprotein (N) sedangkan untuk
protein penyusun struktur virus lain seperti, Phosphoprotein (P) and polymerase (L) merupakan
salah satu komponen penyusun yang berhubungan dengan RNP. Glycoprotein (G) merupakan
protein penyusun permukaan virus yang berbentuk ³spike´ atau duri (berjumlah kurang lebih
400 duri) dari virus ini sedangkan M protein (M) bertanggung jawab sebagai struktur penyusun
Amplop dan membungkus RNP. Pada bagian tengah struktur tersebut terdapat genom dari virus
yang berupa protein RNA yang berbentuk helix yang tunggal, tidak bersegmen dan mempunyai
polaritas yang negatif (Wunner, 2002). Karakter yang menonjol dari Rhabdovirus ini
merupakan virus yang bersusun luas dengan rentang inang yang lebar. Virus ini merupakan jenis
virus uang mematikan. Kapsid melindungi genom dan juga memberikan bentuk pada virus.

Struktur dasar dari Lyssavirus dapat dilihat pada gambar dibawah ini

Gambar . 1. Virus Rabies Penampang Memanjang (a) dan Melintang (b)

(a)
(b)

Sumber: (Division of Viral and Rickettsial Diseases, 2010)

   c  
Genom Lyssavirus merupakai rantai tunggal, antisense, tidak bersegmen, mempunyai RNA
dengan ukuran 12 kb. Berdasarkan hasil squence Genom Lyssavirus terdiri dari 50 nucleotida
diikuti oleh gen untuk protein N, P, M, G dan L.

Gambar 2. Genom virus Rabies

Sumber : (Division of Viral and Rickettsial Diseases, 2010)

Genom Lyssavirus merupakan rantai tunggal, antisense, tidak bersegmen, mempunyai RNA
dengan ukuran 12 kb. Berdasarkan hasil squence Genom Lyssavirus terdiri dari 50 nucleotida
diikuti oleh gen untuk protein N, P, M, G dan L. Replikasi dari Lyssavirus diawali oleh
menempelnya bagian struktur amplon dari virus kedalam mebran sel dari inang. Proses ini
dikenal dengan sebutan adsorpsi. Proses ini merupakan hasil dari interaksi protein G dan
permukaan sel inang yang spesifik (Division of Viral and Rickettsial Diseases, 2010). Setelah
proses adsorpsi, kemudian melakukan proses penetrasi kedalam sel inang dan masuk ke dalam
sitoplasma sel dengan pinocytosis (via clathrin-coated pits). Virion kemudian berkumpul atau
masuk kedalam vesikel cytoplasmic. Viral membran kemudian masuk kedalam membran
endosome yang kemudian dikuti oleh lepasnya RNP kedalam sitoplasma. Virus rabies kemudian
akan membuat mRNA untuk menjalankan proses replikasinya dengan menggunakan genom
dengan mepengaruhi atau menyisipkan dengan proses dalam sel inang dan menginfeksi sel yang
lain (Division of Viral and Rickettsial Diseases, 2010).

Gambar 3. Siklus ÿidup Virus Rabies di dalam Sel Inang

Sumber : (Division of Viral and Rickettsial Diseases, 2010)

Berikut adalah siklus hidup dari virus Rabies : 1: Adsorpsi (receptors dan virion berinterkasi). 2:
Penetrasi (masuknya virus ke dlaam sel inang). 3: Uncoating (pengilangan bagian amplop virus).
4. Transkripsi (sintesis mRNAs). 5. Translasi (Sintesis dari struktur protein). 6. Prosesing (G-
protein gycosylation). 7. Replikasi (produksi genom RNA dari intermediate strand). 8. Assembli.
9: Budding (keluar virus complete dari sel inang) (Division of Viral and Rickettsial Diseases,
2010).

^  
Se 16 Mare 2009
ðY  Y
Y
   Y  Y  Y
YY 
Y Y Y  YY   Y  Y
  Y Y  Y!"#Y$Y%&YY 
Y  Y&YY Y  Y
YY'#Y(Y  Y
    YY) Y  Y *YYY 
Y
Y  Y Y  
Y  Y

Y  Y  Y  Y  Y+,ðY  Y  Y


Y   Y


Y Y
-Y Y  Y Y+,Y   Y   Y  Y
Y   Y
Y
Y
   Y. Y
Y/Y0##!1Y2   -  Y
 YY Y Y3 Y Y
,  Y Y  Y)   Y‰
 Y
Y4 YY  Y.,2ð1Y
  Y

Y Y  Y. Y Y Y0##!1YY


  Y    Y   Y  Y Y   Y * Y  Y YY
Y * Y
  Y
 Y * Y Y   Y
 Y  Y Y Y  Y  Y  Y
ðY
  Y
Y  Y Y Y  Y Y  Y  Y  Y Y Y
  Y   Y Y   Y   Y
Y  Y  Y Y  Y
YY  Y  Y
Y Y  Y  Y 
 Y 
Y Y-Y Y YY 
 Y  Y Y Y
    Y   Y   Y 
 Y  Y  Y
 Y
  Y Y
Yð  Y   Y
 Y
!1Y5 Y * Y Y Y
Y  Y  Y  Y
Y* Y&Y-Y%Y Y  Y Y

 Y
  Y * Y Y
Y  
YY  Y
01Y
Y  Y * Y   Y  Y    YY  Y
Y 
 Y
61Y YY Y   Y

Y Y Y   Y  Y
 YY
Y 
Y
Y Y  Y  Y Y  Y.7#81Y
Y
Y Y.'&81Y    Y  Y
Y * Y

  Y
 Y  Y  Y
ðY  Y  Y * Y
Y  Y Y Y * Y  * YðY
Y
 Y Y

YY Y Y Y  Y) Y
 Y Y 
 Y77"8Y  Y
Y  Y   Y
Y
 Y * Y   Y Y  Y Y Y
  Y  Y 
Y  Y Y
 Y
Y YY  Y   Y * Y   Y * Y   Y Y
Y
Y  Y.
Y
Y Y Y0##!1Y    Y  Y  Y
Y  Y
Y    Y  Y Y
  YY
Y Y  Y * Y  * Y
Y YY   Y Y
 
Y 
Y
Y Y Y Y
Y
 Y  Y  Y Y.'#8-"#81Y  Y
   Y
Y   Y Y
Y
Y  Y.!&8-'#81Y
Y   Y Y
Y
Y Y.&8-!#81Y
 Y Y  Y
Y * Y
Y  Y  Y   Y  YY Y   Y!Y9Y0Y Y
, Y  Y   Y  Y  Y
Y  Y  Y.!Y1Y  Y    Y Y  Y
 Y  Y
Y  Y Y Y
 Y  Y  Y Y    Y  Y
Y
 Y
 Y Y
Y
YYY
Y Y   Y  Y  YY  Y
Y  Y
  Y
Y  Y  Y Y: Y
Y Y   Y   Y  Y
Y Y Y

 Y   YY  Y  Y


Y Y. Y Y Y0##!1Y, Y
  Y   YY
Y  Y Y  Y
Y Y 
 Y   Y 
 Y Y -
 Y

Y YY  Y Y YðY  Y   Y  Y Y   Y  Y
Y Y  Y  Y2YY   Y   Y   Y
Y
Y  Y  Y)  Y
Y * Y  Y  Y  Y   Y  Y

YY  Y Y Y
 Y

  Y * Y  Y Y * Y  * YY


 Y Y Y  Y  Y.2 Y
!7%&Y
Y Y
Y Y Y Y0##!1Y
 Y Y  Y Y
Y   Y
Y  Y Y
  Y    Y Y  Y  YY)Y Y YY
 Y Y   Y
Y  Y
 Y
Y Y Y YðY  Y
  Y  Y
YY
Y   Y  Y  Y
  Y Y
Y Y Y * Y  * Y  Y  Y  Y
YY  Y  Y
Y
Y  Y:  Y   Y Y
Y  Y  Y Y
Y
Y   Y
 
 Y2    Y  Y   Y * Y Y
Y  Y  Y
Y Y+Y
    Y Y Y
Y Y
  YY YY4
  Y
 Y  Y 
Y, Y  Y    YY * Y  Y
Y Y;   <Y.

1Y
Y+
Y  Y Y Y Y  Y   Y
Y Y

Y   Y  Y - Y* Y YY Y


Y
 Y
   Y 
  Y 
 Y Y
 * YY  Y  Y Y Y  Y  Y=Y  Y
 Y 
Y
Y  YY
Y  Y  Y * YY  Y  Y Y  Y  Y Y
 Y    Y6Y> Y
 Y 
Y Y  Y
 Y    Y
YY Y  Y
Y Y  Y
 Y
 Y  Y 
Y   Y  Y   Y
  Y    Y
Y
Y YY  Y  Y   Y  Y Y   Y
 Y   Y Y Y  Y  Y   Y Y  Y 
Y    Y   Y

Y Y Y  Y  Y
YY 
Y  YY   Y  Y Y
Y
   Y  Y * Y
Y
Y * Y Y  Y)Y  Y 
YY    Y
Y
Y
 - Y  Y
Y
   Y   Y  Y 
Y) Y  Y
Y Y 
YY
 Y Y

  Y
Y Y 
Y Y
Y
Y 
Y Y  Y Y  Y
Y Y.  Y
!7"&?Y  Y Y !7%61Y
4  Y
YY
Y
 Y    Y  Y-Y  Y Y YY
  Y
  YY
Y  Y  Y  Y  Y
 Y
Y
Y
Y  Y Y
 Y  Y
   Y  Y
Y  Y Y
  Y  Y  Y Y  YY  Y
 
 Y  Y@YY  YY  Y Y
 Y
   Y
Y * - * Y
Y  Y YYY  Y   Y  Y Y
   Y  Y
Y  Y  YYY
 
Y  Y Y    Y * Y Y
  Y 
Y YYðYY Y
 Y
   Y  Y   Y  Y  Y Y  Y YYYY
4  Y
‰
YY    Y
  YY 

Y
 YY  Y
  YY 
Y.ðY  1Y
Y
ðY  Y  Y 
Y   Y Y YY Y  Y Y
 Y
Y *Y Y AY
 YY Y  Y Y
Y    YY * Y
   Y
Y   YðY  Y
Y YY  Y 
Y
Y
 Y Y
 Y Y
  YY
Y  Y Y Y
 Y Y
Y Y   Y Y Y
 Y 
Y
Y

Y
 
Y   Y  Y  Y  Y  Y Y 
   Y%&YY
$Y  Y!"#YY  Y
  Y Y Y Y
 Y
Y Y   Y
   Y!#YY
Y 
Y
Y  Y Y Y  Y Y+,Y   -  Y
.!0Y?Y2 Y'BY$Y!#B1Y Y  Y  Y
Y
Y   Y  YY  Y Y  Y

  Y Y.1Y  
Y    Y+,Y4Y
YY  YY
Y+,Y   Y
'8Y Y   YB%8Y 
Y   Y0B8Y
Y 
 Y   Y68Y 
Y  Y
   Y
Y  Y
YY  Y
Y Y  Y4   Y Y  Y
Y
 
YY   YY Y Y  Y
 Y  Y Y Y  Y
ðYY   Y YY Y   Y4 
Y 
Y Y
Y Y   Y
 Y
YY
Y
 Y 
Y
   -  YY  YY  Y  Y  Y   Y
Y

Y Y
 YðY  Y  Y
Y Y Y
Y   Y  Y    Y Y
 Y
 
Y   Y  Y  YYY  Y4 
 Y   Y 
YY
  Y Y

Y Y Y


Y  Y   YY Y Y
Y Y Y
Y  Y   Y

Y
 Y Y Y Y Y  Y Y 
 Y Y
Y  Y Y+,Y Y Y

  Y Y    Y+,Y  YY 


Y  Y  Y+,Y+,YYY
  
YY  Y YY YY   Y   YY    Y   Y Y
   Y   Y+,Y  Y+,Y Y  Y
 Y   YY
 Y
Y  Y  Y  
Y  Y  Y Y 
  Y Y
 Y   Y Y * Y Y
  Y Y YY  Y  Y
YY
Y Y    Y  Y
Y 
Y
Y Y  Y
Y  Y
Y  Y  -  Y Y  Y YY
Y
   Y
Y  Y
Y  YY Y Y  YYY  Y
Y Y Y
Y
  Y Y Y Y  Y4   Y Y
Y Y
YY  YY 
Y
Y
  Y
Y
ðY  Y  Y
Y
YY  Y  Y Y
Y  Y Y

Y 
 Y  Y  Y Y
Y  Y  Y
Y   Y
  Y Y Y  Y YðY  Y
Y
Y
Y 
 Y   Y Y  Y Y Y
  Y 
Y
Y  Y Y4   Y 
Y Y
Y  Y  Y  Y
Y  Y
  Y  Y Y YY Y   Y  Y  YY
Y Y Y Y
 Y   Y   Y
Y  Y Y Y
 YYY   Y
YY Y Y
 Y  Y Y: 
 Y  Y   Y Y YY
Y  Y Y Y Y 
Y

Y Y Y
Y
Y*  Y  Y  Y
Y
ðY  Y    Y Y  Y  Y Y
Y+ Y

Y Y  Y Y  Y,


 Y Y  YY  Y Y  Y  Y
Y
   Y
Y
 Y0#8Y Y4   YY
Y
 Y
Y+ Y
Y   Y
 Y
  YðY  Y    Y
Y
  Y Y  Y Y
Y
 Y   Y  Y
Y
 Y  Y
Y  Y Y
Y Y
Y
Y  Y Y
3
 Y
Y   Y
) Y
 Y
   Y 
Y!&###Y Y  Y Y
  Y Y
  Y  Y  Y4 
 YY   Y  Y 
Y
Y   Y   Y  Y=
  Y
  Y
  Y 
Y  Y Y Y Y  * YY  Y)Y4 
Y,  Y
  Y
Y *  Y3 Y2  YY  Y Y
 * Y Y Y
YY
 Y
 
 Y
+ Y  Y
 Y  Y Y Y * Y  Y YY Y
Y * Y)Y
,  Y Y  Y Y
  Y Y * Y Y Y   Y Y  Y

 Y  Y  Y Y


 Y Y  Y   Y  Y * Y  Y
Y,Y
Y    Y
   Y Y Y  YY Y Y Y  Y Y  Y
 
 Y
Y Y  Y
Y * Y  Y Y
   Y
Y
 Y   Y  Y   Y
 Y 
Y Y
    Y  Y
) Y Y!7"#-!7"6Y Y

 Y!"Y Y  Y  Y
Y,Y)  Y
   Y  
Y  Y%Y
Y7Y Y Y
  Y   Y  Y Y
  
YY Y   Y
 Y * YY
 Y Y 
Y  Y YY  Y
Y
 YY,Y
Y
Y
 YY   Y Y
Y   Y Y  Y * Y Y
  Y: Y

 Y * Y  Y Y Y Y


 Y, Y  Y
Y Y!7%#Y  Y Y Y
  Y
 * Y Y
 Y  Y
Y,Y  Y   YY  Y 
 Y Y

Y Y!7"!Y Y
Y%###Y Y  Y * Y Y
  Y   Y
 Y Y
  Y
Y,Y
Y   Y:Y Y * Y Y   Y
Y7%8Y Y
Y.B081Y * Y.!081Y Y.%81Y Y.B81YY.'81Y Y.681Y
Y Y.681Y) Y
 - YY"&8Y Y 
Y
Y * Y  Y
Y!&8Y
Y * Y   Y
4 * Y   Y  YY   Y   Y
 Y  * YY
  Y    Y   Y  Y  Y    Y  Y
Y Y
Y
    Y Y * Y Y  Y * Y Y
Y Y  Y4 * Y Y,  Y
  Y
 Y   Y  Y Y * Y  Y Y
Y
Y - Y4 * YY
Y
   Y
 Y   Y  Y
Y * Y   Y Y Y Y - YY
Y
  Y Y  Y Y4 * Y Y
 Y  
Y  YY  Y
Y   YY
 Y  Y Y= Y  Y
Y  Y Y  Y  Y  Y4 Y  Y Y
  Y
 Y  Y Y  Y   Y Y   Y4 Y Y   Y
Y
Y Y
  Y
 Y  Y Y  Y Y Y
Y 
 Y
Y  Y  Y  Y
  Y&#-"#Y Y 
 Y   Y Y  Y
 Y
   Y
Y Y Y  Y Y 
 Y  Y:  Y   Y   YY
Y  Y   YY

Tipe Antibodi Rabies

1. Globulin imun rabies, manusia

Merupakan globulin gama yang disiapkan melalui fraksionasi etanol dingin dari plasma manusia
terhiperimunisasi. Kandungan antibodi penetralisasi distandarisasi hingga 150 IU/ml. Dosisnya
20 IU/kg, separuh diberikan disekitar luka gigitan dan separuh yang lain secara intramuskuler.