Anda di halaman 1dari 19

Modul 3

BUNPO III
希望・意志・決意

A. Pendahuluan
Modul ini merupakan modul pembelajaran Bunpo (tingkat menengah atau
chukyu) yang di dalamnya memuat tentang beberapa pola kalimat atau kaidah
kaidah bahasa Jepang yang ditujukan untuk meningkatkan pemahaman
terhadap bahasa Jepang setara N3 Nihongo Noryoku Shiken. Pada Modul ini
disajikan ungkapan yang berkaitan dengan struktur kalimat bahasa Jepang yang
mengandung makna yang menyatakan keinginan, niat atau maksud, keputusa
bahasa Jepang disebut kibou, ishi, ketsui. Modul ini dilengkapi dengan
penjelasan masing masing pola kalimat yang disertai dengan berbagai contoh
kalimat yang tujuannya untuk menunjukkan pola kalimat dalam berbagai
konteks kalimat. Modul ini juga dilengkapi latihan untuk mengukur
pemahaman pola kalimat yang dimaksud.

B. Capaian Pembelajaran
1. Menguasai teori kaidah-kaidah bahasa Jepang sampai
tingkat madya atau setara dengan N3 Nihongo Nouryoku
Shiken (JLPT);
2. Memahami linguistik bahasa Jepang yang dapat
diaplikasikan ke dalam pengajaran bahasa Jepang.

C. Sub Capaian Pembelajaran


1. Menguasai kaidah-kaidah bahasa Jepang yang terkait dengan
tema untuk level menengah setara N3
2. Menguasai kosakata bahasa Jepang yang digunakan
dalam kehidupan sehari-hari;
3. Menguasai kaidah pola kalimat yang menunjukkan makna
keinginan, maksud/niat serta keputusan.

1
D. Uraian Materi
Dalam uraian materi modul kali ini, kita akan mempelajari beberapa kaidah
struktur kalimat bahasa Jepang level chukyu yang berkaitan dengan tema
きぼう い し けつい
「 希望 ・ 意志 ・ 決意 」 . Kaidah-kaidah pola kalimat yang dimaksud

dilengkapi contoh kalimat untuk memudahkan makna dari kaidah struktur


kalimat tersebut. Pertama mari kita mempelajari pola-pola kalimat yang
menunjukkan makna keinginan, diantaranya :

① ⽂型: N がほしいです

だいいちにんしょう よっきゅう きぼう あらわ あいて よっきゅう きぼう き


意味: 第 ⼀ ⼈ 称 の 欲 求 や希望 を 表 す。相⼿ の 欲 求 や希望 を聞 く
ばあい つか めうえ ひと つか ほう
場合にも使うが、⽬上の⼈に使わない⽅がいい。

Pola ini bila diterjemahkan menjadi “(saya) ingin....” . Pola kalimat ini
digunakan untuk mengungkapkan keinginan dari orang pertama terhadap sesuatu
atau digunakan untuk menanyakan keinginan mitra tutur. Namun kurang etis
digunakan untuk menanyakan keinginan orang yang statusnya lebih tinggi.
contohnya misalnya menanyakan keinginan sensei tentang makan *sensei, nani
ga hoshii desu ka ‘Sensei ingin apa?’ kalimat itu kurang etis digunakan. sebaiknya
menggunakan Sensei nani o meshiagarimasu ka. ‘ Sensei mau makan (bahasa
hormat ) apa?. Hoshii ini mengikuti perubahan konjugasi seperti kata sifat i
ikeiyoushi. Untuk mengungkapkan keinginan orang ketiga digunakan pola ~ ga
hoshii to itte imasu. seperti contoh kalimat 5 di bawah. Berikut adalah contoh
penggunaan pola kalimatnya.

1. 私は新しいパソコンがほしいです。

Watashi wa atarashii pasokon ga hoshii desu.


‘ Saya ingin komputer baru.’

2
2. 若い時は洋服やくつがほしかったですが、今はあまりほしくないで

す。

Wakai toki wa youfuku ga hoshikatta desu ga, ima wa amari hoshikunai


desu.
‘Waktu muda dulu menginginkan pakaian, tapi sekarang tidak begitu
menginginkan.’
3. 今⼀番ほしいものはなんですか。

Ima ichiban hoshii mono wa nan desu ka.


‘ Apa yang sekarang paling diinginkan ?’
4. 最近残業でいつも夜遅いので、寝る時間がほしいです。

Saikin zangyou de itsumo yoru osoi node, neru jikan ga hoshii desu.
‘(Saya) ingin waktu untuk tidur, karena selalu pulang larut akibat akhir
akhir ini lembur.’
5. アディさんは⽇本⼈の友達がほしいと⾔っています。

Adi san wa nihon jin no tomodachi ga hoshii to itte imasu.


‘Adi mengatakan ingin teman orang Jepang.’

② ⽂型 :〜V たいです。
どうしれんようけい
接続 :動詞連⽤形 たいです。

だいいちにんしょう よっきゅう きぼう あらわ あいて よっきゅう きぼう き ばあい


意味:第 ⼀ ⼈ 称 の 欲 求 や希望を 表 す。相⼿の 欲 求 や希望を聞く場合に
つか めうえ ひと つか ほう
も使うが、⽬上の⼈に使わない⽅がいい。「N がほしい」も同じ。

Pola ini bila diterjemahkan menjadi “(saya) ingin (melakukan)....” . Pola


kalimat ini digunakan untuk mengungkapkan keinginan dari orang pertama untuk
melakukan sesuatu atau digunakan untuk menanyakan keinginan mitra tutur.
Namun kurang etis digunakan untuk menanyakan keinginan orang yang statusnya
lebih tinggi. contohnya misalnya menanyakan keinginan atasan seperti Buchou,
yaitu *Buchou, nani ga kaitai desu ka ‘ Bapak kepala bagian, ingin membeli apa ?’

3
Yang tepat yaitu dengan menggunakan ragam bahas halus keigo yaitu menjadi
Buchou, nani o okaini narimasu ka. ‘Buchou,ingin membeli apa?’ Pembentukan
pola kalimat ~tai desu yaitu menggunakan verba bentuk sambung doushi
renyoukei + tai desu.~tai ini mengikuti perubahan konjugasi seperti kata sifat i
ikeiyoushi. Untuk mengungkapkan keinginan orang ketiga digunakan pola ~ tai to
itte imasu. seperti contoh kalimat 5 di bawah. Berikut adalah contoh penggunaan
pola kalimatnya.

1. ⽥舎にいる両親に会いたいです。

Inaka ni iru ryoushin ni aitai desu.


‘(Saya) ingin bertemu dengan orang tua di kampung.’
2. 先⽣はその論⽂を出版したいとおっしゃっています。

Sensei wa sono ronbun o shuppan shitai to osshatteimasu.


‘Sensei mengatakan ingin menerbitkan tulisan tersebut.’
3. 25 歳までに結婚したかったが、だめだった。

25 sai made ni kekkon shitakatta ga, dame datta.


‘ (Saya dulu ingin menikah sebelum umur 25 tahun tapi, gak bisa.’
4. 今年中にこの論⽂を書き上げたいです。

Kotoshi juu ni kono ronbun o kakiagetai desu.


‘(Saya ingin menyelesaikan skripsi ini dalam tahun ini’
5. アニさんは勉強のことを忘れて、のんびりしたいと⾔っています。

Ani san wa bennkyou no koto o wasurete, nonbiri shitai to itte imasu


‘Ani mengatakan ingin bersantai dan melupakan pelajaran.’


⽂型:〜がります

意味:「ほしい・Vたい・うれしい・かなしい・いやだ」などについ
だいさんにんしょう ようぼう きぼう しんたいてきかんかく かんじょう あらわ
て、第 三 ⼈ 称 の要望・希望・⾝体的感覚や 感 情 を 表 す。

4
Pola garimasu secara literal bisa diterjemahkan cenderung (ingin). Kata
garimasu. Secara morfologis, bisa disebut morfem derivasional karena bisa
mengubah kelas kata dari kata sifat menjadi kata kerja. Garimasu umumnya
melekat pada kata hoshii, ~tai, ureshii, kanashii, iya da dan lain –lain. Pola
garimasu ini digunakan untuk menyatakan keinginan atau perasaan dari orang
ketiga. akan tetapi kelas katanya berubah menjadi verba sehingga dalam struktur
kalimat seperti partikel ga pada kalimat Watashi wa kamera ga hoshii
desu.‘Saya ingin kamera.’ akan berubah menjadi o pada kalimat dengan subyek
orang ketiga seperti :Tanaka san wa kamera o hoshigatte imasu. ‘Tanaka
menginginkan kamera.’. Keinginan orang ketiga tunggalgarimasu umumnya
menggunakan konjugasi gatte imasu. seperti pada contoh (2) di bawah. Garimasu
digunakan untuk menyatakan keinginan orang secara umum. Seperti condoh
kalimat (4) yang menyatakan keinginan anak-anak pada umumnya atau biasanya.
Lebih jelasnya kita lihat contoh kalimatnya seperti berikut ini:
1. ⾚ちゃんがミルクを欲しがって、泣いています。

Akachan ga miruku o hoshigatte,naite imasu.


‘Adik bayi menangis karena menginginkan susu.’
2. 弟は⽇本に留学したがっています。

Otouto wa nihon ni ryuugaku shitagatte imasu.


‘Adik laki laki saya menginginkan studi ke luar negeri.’
3. ⽗が帰ってくると、⽝はうれしがって、部屋の中を⾛りまわります。

Chichi ga kaette kuru to, inu wa ureshigatte, heya no naka o


hashirimawarimasu.
‘Kalau ayah pulang, Anjing kegirangan dan berlari menngelilingi kamar.’
4. ⼦供は他のこどもの持っているものを欲しがります。

Kodomo wa hoka no kodomo no motte iru mono o hoshigarimasu.


‘Anak-anak umumnya menginginkan benda yang dimiliki anak-anak
lainnya.’
5. このごろ、たばこの煙を嫌がる⼈がおおくなりました。

Kono goro, tabako no kemuri o iyagaru hito ga ooku narimashita.


‘Belakangan ini telah banyak orang yang membenci asap rokok.’

5
6. ⼭⽥さんは東京にある本部に転勤したがっています。

Yamada san wa Tokyo ni aru honbu ni tenkin shitagatte imasu.


‘Yamada menginginkan pindah ke kantor pusat yang ada di Tokyo.’


⽂型 :〜Vて ほしい

〜Vないで ほしい

だいいちにんしょう あいて た ひと ものごと ようぼう ばあい


意味:第 ⼀ ⼈ 称 が相⼿や他の⼈、物事にたいして要望がある場合
つか
に使う。

Pola kalimat ini digunakan untuk menyatakan keinginan orang pertama


kepada orang lain atau mitra tuturnya untuk melakukan sesuatu bagi dirinya . Atau
menginginkan orang lain atau mitra tuturnya untuk tidak melakukan sesuatu. Pola
ini digunakan dengan mitra yang sederajat atau yang sudah akrab. ~te hoshii ini
bisa dipadankan maknanya dan pemakaiannya dengan ~te moraitai. Sedangkan
bila mitra wicaranya orang yang statusnya lebih tingi digunakan bentuk ~te
itadakitai desu. seperti Sensei ni paatii ni kite itadakitai desu ‘Saya menginginkan
sensei datang ke pesta.’ bukan dengan *Sensei ni paatii ni kite hoshii desu. Lebih
Jelas kit aperhatikan contoh kalimat berikut ini.
1. クラス会の予定が決まったら、知らせてほしいんですが、...宜

しくお願いします。

Kurasukai no yotei ga kimattara, shirasete hoshii n desu ga,…yoroshiku


onegaishimasu.
2. このことは⾔わないでほしいです。

Kono koto wa iwanai de hoshii desu.


3. 私たち国⺠は政府に税⾦を安くしてもらいたいです。

Watashitachi kokumin wa seifu ni zeikin o yasuku shite moraitai desu


4. (⼿紙)毎⽇寒い⽇が続いています。早く暖かくなってほしいです。

6
(Tegami) Mainichi samui hi ga tsuzuite imasu. Hayaku atatakaku natte
hoshii desu.
5. アリさんは病気です。早く元気になってほしいです。

Ari san wa byouki desu. Hayaku genki ni natte hoshii desu.


⽂型 :〜V る つもり

〜ない つもり
しょうらい なに はな い し よてい けいかく あらわ
意味: 将 来 、何かをするという話すひとの意志や予定や計画を 表

す。

Pola kalimat ini digunakan untuk menyatakan rencana atau niat dari si
penutur. Dibandingkan dengan hoshii dan ~tai pola ini menyatakan kemungkinan
realisasi terwujudnya lebih besar. Untuk bentuk negatifnya menggunakan
konjugasi verba negativehiteikei yaitu ~nai tsumori desu. Namun bisa juga
menggunakan pola ~tsumori wa arimasen. Sepintas terjemahan dalam bahasa
Indonesia sama menjadi ‘tidak berniat….’ Akan tetapi, nuansa makna dari kedua
bentuk negative tersebut berbeda, yaitu ~V ru tsumori wa arimasenmenyatakan
perasaan negative yang lebih kuat daripada V nai tsumori desu.Seperti watashi wa
sono hanashi o kikanai tsumori desu ‘ saya tidak berniat mendengar cerita
tersebut’ sedangkan watashi wa sono hanshi o kiku tsumori wa arimasen ‘ Sama
sekali saya tidak niat mendengar cerita tersebut.’ Maksudnya mendengar pun
tidak sudi apalagi yang lain. Selanjutnya sama halnya dengan hoshii , untuk
menyatakan niat orang pertama bila digunakan untuk menyatakan niat orang
ketiga bisa ditambahakan ~tsumori da sou desu, ~tsumori rashii desu, ~tsumori
da to itte imasu dan lainya. Lebih jelas mari kita perhatikan contoh pengunaan
pola kalimat ini .

1. この仕事はどうしても今⽇中に終わらせるつもりだ。

Kono shigoto wa doushitemo kyoujhuu ni owaraseru tsumori da.


‘Saya berniat akan menyelesaikan pekerjaan ini dalam sehari’

7
2. 若いころは医者になるつもりだった。

Wakai koro wa isha ni naru tsumoridatta.


‘Saat masih muda saya ingin menjadi dokter’
3. 明⽇の研究会には、私も出席しないつもりだ。

Ashita no kenkyu¯kai ni wa, watahi mo shusseki shinai tsumorida.


“Saya akan menghadiri pertemuan untuk penelitian besok”
4. 僕は⽗の会社に⼊るつもりはありません。

Boku wa chichi no kaisha ni hairu tsumori wa arimasen.


‘ Saya tidak ada niat sekali masuk ke perusahaan ayah saya.’
5. 返事がないところを⾒ると、⽥中君は参加しないつもりなのだろう。

Henji ga nai tokoro o miru to, Tanaka-kun wa sanka shinai tsumorina no


darou.
‘Kalau melihat tidak ada balasan saat ini, mungkin Tanaka tidak ingin ikut
serta.’

Pola tsumori juga memiliki makna bahwa menyatakan apa yang diinginkan itu
berbeda dengan hasil yang dicapai, bisa diterjemahkan niat saya sebenarnya
seperti itu, tapi malah hasilnya menjadi begini, . Untuk makna seperti ini sebelum
tsumori menggunakan verba bentul lampau kakokei dan bisa didahului kata sifat,
seperti contoh berikut:
6.「それは何の絵ですか。」「ねこを書いたつもりなんだけど...」

“Sore wa nan no e desu ka?”“ Neko o kaita tsumori na n dakedo…”


“ Itu lukisan apa ?”“Niatnya mau gambar kucing, tapi…”
7.⾃分ではただしいつもりでしたが。答えは間違っていました。

Jibun dewa tadashii tsumori deshita ga. Kotae wa machigatte imashita.


‘Kalau sendiri dalam niat sudah merasa betul, tapi jawabannya ternyata salah.’

⑥ どうしいこうけい
⽂型 :動詞意向形 ろう/よう

8
い し て き こうい あらわ どうし もち はな て こうどう い し おもて
意味 :意志的な⾏為を 表 す動詞をす⽤いて、話し⼿の⾏動の意志を 表 。

Pola ini menyatakan keinginan atau niat dari si pembicara. Pembentukan


pola kalimat ini yaitu mengubah predikat kalimat kata kerja ke dalam bentuk
keinginan ikoukei. Perubahan konjugasi verba seperti ini juga digunakan untuk
mengajak seseorang yang sudah akrab, seprti verba iku menjadi ikou bisa juga
bermakna menyatakan niat pembicara atau mengajak seseorang untuk pergi.
Penting untuk diperhatikan umumnya penggunaan pola kalimat ini digunakan
untuk menyatakan keinginan pembicara pada saat bergumam sendiri, niat dalam
hati, atau kerap digunakan dalam buku harian. Marilah kita perhatokan contoh
penggunaan pola kalimat ini.

1. あしたの朝は、学校に遅刻しないように早く起きよう。

Ashita no asa wa, gakko¯ ni chikoku shinai yo¯ ni hayaku okiyou¯


‘Saya hendak bangun pagi besok, agar tidak terlambat ke sekolah”
2. この仕事は約束通り今⽇中にやってしまおう。

Kono shigoto wa yakusoku-doori kon’nichijuu ni yatte shimaou.


hari ini saya akan melakukan pekerjaan seperti yang saya janjikan”
3. 夏休みになったら富⼠⼭に登ろう。

Natsuyasumi ni nattara Fujisanni noboru


‘Saya berniat mendaki gunung Fuji pada saat liburan musim panas’
4. よし、わかった。その役はぼくが引き受けよう。

Yoshi, wakatta. Sono yoku wa boku ga hikiukeyou.


‘Baiklah, saya mengerti. Saya akan menerima peran itu.’
5. 来週までに、必ず論⽂を書き上げよう。

Raishuu made ni, kanarazu ronbun o kakiageyou.


Saya berniat menyelesaikan skripsi sampai minggu depan.’

⑦ ぶんけい
⽂型:〜ろう/ようとおもいます
せつぞく どうしいこうけい
接続:動詞意向形 ろう/ようとおもいます

9
しょうらいなに はな ひと い し あらわ
意味:これから、または将 来 何 かをするという話す⼈の意志を 表

す。

Pola kalimat ini digunakan untuk menyatakan niat pembicara apa yang
akan dilakukan di sesudah ini atau di masa yang akan datang. Bentuk negatifnya
menjadi ~you/rou to omoimasen. Akan tetapi, beberapa ungkapan yang memiliki
makna yang mirip dengan ~rou to omoimasu yaitu :~rou/youto kangaete imasu,
‘saya berpikir….’~rou/youto keikaku shite imasu.‘Saya merencanakan’. Untuk
menyatakan niat orang ketiga maka harus ditambahkan ungkapan sou da, rashii
sesudah ~rou/youto omou sehingga akan menjadi ~rou/youto omou sou da.
‘katanya berniat untuk ….’seperti pada contoh kalimat (5,6) di bawah.

1. 明⽇は朝が早いから、今夜は早く寝ようと思う。

Ashita wa asa ga hayaikara, kon’ya wa hayaku neyou to omou.


“Saya akan pergi tidur lebih awal mala mini karena besok pagi”
2. この件については、⽥中君の意⾒も聞いてみようと思っている。

Kono-ken nitsuite wa, Tanaka-kun no iken mo kite miyou to omotte iru.


“Mengenai masalah ini, saya ingin menanyakan pendapat tuan Tanaka”
3. どんなに苦しくても、最後までやりぬこうと決⼼した。

Don’na ni kurushikute mo, saigo made yarinukou to kesshin shita.


Tidak peduli seberapa menyakitkan, saya memutuskan untuk mencoba
sampai akhir”
4. 彼は貯⾦をして、来年アメリカへ留学しようと計画しています。

Kare wa chokin o shite, rainen Amerika e ryu¯gaku shiyou to keikaku shite


imasu.
‘Dia berencana menghemat uang dan berencana pergi ke Amerika untuk
belajar tahun depan’
5. ⼭⽥君は会社をやめようと考えているらしい。

Yamada kun wa kaisha o yameyou to kangaete iru rashii.


‘Tampaknya Yamada sedang berpikir untuk berhenti dari perusahaan’
6. 彼は⼀度は⼤学進学をあきらめようと思ったそうだ。

10
Kare wa ichido wa daigaku shinngaku o akirameyou to omotta souda.
‘Dia mengatakan sepertinya berpikir untuk menyerah untuk melanjutkan
kuliah’

⑧ ぶんけい
⽂型:〜ろう/ようかとおもいます
せつぞく どうしいこうけい
接続:動詞意向形 ろう/ようかとおもいます

はな て こうい まよ い し き
意味 :話し⼿がその⾏為をしようかどうか迷ったり、意志が決ま
じょうたい あらわ
らないでいる 状 態 を 表 す。

Pola kalimat atau ungkapan ini digunakan untuk menyatakan suatu kondisi
keadaan dimana pembicara tidak bisa menentukan apaia akan melakukan apa
yang ia niatkan. Dengan kata lain menunjukkan kebimbangan pembicara apa
niatnya itu akan dilakukan.Bila diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menjadi
‘Apa saya melakukannya atau bagimana ...’Berikut adalah contoh kalimat
pemakaian pola kalimat ini:

1. 夜は頭があまり働かないので、朝早く起きて勉強しようかと思って

いる。

Yoru wa atama ga amari hatarakainode, asa hayaku okite benkyou shiyou


ka to omotte iru.
‘Karena otakku tidak bisa berpikir dimalam hari, apa aku bangun pagi-pagi
ya dan belajar’
2. 今、この会社をやめようかと思っている。

Ima, kono kaisha o yomeyou ka to omotte iru.


‘Sekarang, aku berniat apa berhenti ya dari perusahaan ini.’

11
3. ⼀週間ぐらい休みをとろうかと思う。

Isshuukangurai yasumi o torou ka to omou.


‘Apa saya ambil cuti ya selama seminggu.’
4. 今度の休みに富⼠⼭にのぼろうかと思っています。

Kondo no yasumi ni fuji san ni noborou ka to omotte imasu.


‘ Apa liburan nanti mendaki gunung Fuji saja ya.’


⽂型:〜 ろう/ようとします
せつぞく どうしいこうけい
接続:動詞意向形 ろう/ようとします
どうさこうい じつげん どりょく こころ
意味 :動作⾏為を実現しようと努⼒したり 試 みたりすることを
あらわ
表 します。

Ungkapan ini digunakan untuk menyatakan suatu niat usaha atau niat
untuk mencoba ingin merealisasikan apa yang hendak dilakukan. pembentukan
pola kalimat ini menggunakan konjugasi verba bentuk keinginan ikoukei.Bentuk
negatif yang digunakan dari pola ungkapan ini menjadi ~rou/you to shimasen
menyatakan keengganan orang ketiga untuk melakukan sesuatu yang
seseungguhnya diharapkan. Bentuk negatif ini tidak bisa digunakan untuk
pembicara atau orang pertama. Berikut adalah contoh kalimatnya :
1. 彼は体の調⼦が悪いのに、医者にみてもらおうとしない。

Kare wa karada no choushi ga warui noni, isha ni mite moraou to shinai.


‘Dia tidak berniat agar diperiksa dokter, meskipun kondisi badannya tidak
baik.’
2. いくら注意しても、いたずらをやめようとしない。

Ikura chuui shite mo, itazura o yameyou to shinai.


‘(Dia) gak berniat menghentikan perilaku jahilnya padahal sudah (saya)
peringatkan.’
3. あの事件は、忘れようとしても忘れることができない。

Ano jiken wa, wasureyou to shite mo wasureru koto ga dekinai.

12
‘Meskipun saya ingin melupakan peristiwa peristiwa tersebut, tetap tidak
bisa melupakannya.’
4. 花をつもうとして⾜をすべらし、川に落ちてしまった。

Hana o tsumou to shite ashi o ka kurashi, kawa ni ochite shimatta.


‘Saat Saya berusaha mengikat bunga kaki terpeleset sehinga terjatuh ke
sungai.’
5. 息⼦はガジャマダ⼤学に⼊ろうとしている。

Musuko wa Gajamada daigaku ni hairou to shite iru.


Anak laki-laki saya mencoba ingin masuk di UGM.’
6. 彼⼥は 25 歳になる前になんとか結婚しようとしている。

Kanojo wa 25-sai ni naru mae ni nantoka kekkon shiyou to shite iru.


‘Dia berusaha ingin menikah sebelum usianya menginjak 25 tahun.’
(注)次の例⽂は、上の例⽂とちがって、「今から〜する」という近い未

来を表します。

Pola ungkapan ini juga memiliki makna untuk menyatakan sesuatu yang akan
segera terjadi di waktu yang akan datang. Jadi maknanya berbeda dengan apa
yang dipaparkan di atas. Contohnya yaitu:

1. ⾚ん坊が今⽣まれようとしている。

akanbou ga ima umareyou to shite iru.


“Bayi akan segera lahir”
2. 出かけようとしていたときに、電話がかかってきた。

Dekakeyou to shite ita toki ni denwa ga kakatte kita.


‘Ada telpon saat saya akan segera beranjak pergi.’
3. ⽇は地平線の彼⽅に沈もうとしている。

Hi wa chiheisen no kanata ni shizumou to shite iru.


‘Matahari akan segera tenggelam di batas cakrawala.’

⑩ かたぶん
型⽂:〜ようにも〜れない/られない。
せつぞく どうしいこうけい かのうけいどうし ひていけい
接続:動詞意向形 ようにも 〜可能形動詞の否定形

13
意味 :「そうしようと思ってもできない」「どうしても...す

ることができない」という意味を表す。

Ungkapan pola kalimat ini digunakan untuk menyatakan makna


“ Meskipun berniat melakukannya tapi tidak bisa”atau “ Bagaimanapun mencoba
tidak akan bisa dilakukan.’ dalam struktur pola kalimat ini verba yang sama yang
menunjukkan keinginan diubah menjadi verba bentuk potensial dalam bentuk
negatif. Berikut adalah contoh penggunaan pola kalimatnya:

1. ⾦がなくては、買おうにも買えない。

Kane ga nakute wa, kaouni mo kaenai.


‘Tanpa uang, meskipun inginmembeli tetap tidak akan bisa beli.’
2. 論⽂がまだ完成しないので、遊びに⾏こうにも⾏けない。

Ronbun ga mada kansei shinai node, asobi ni ikou ni mo ikenai.


‘Karena Skripsi belum selesei, meskipun ingin pergi bermain tetap tidak
bisa pergi bermain’
3. ⼟砂崩れで道がふさがれており、それ以上進もうにも進めない状態

だった。

Doshakuzure de michi ga fusagarete ori, soreijou susumou ni mo


susumenai joutai datta.
‘Karena jalan itu terhalang oleh tanah longsor, sehingga saya ingin
melanjutkan perjalanan tetap tidak akan bisa maju.’
4. こんな恐ろしい事件は忘れようにも忘れられない。

Kon’na osoroshii jiken wa wasureyou ni wasurerarenai.


‘Meskipun Saya coba melupakan tapi tetap tidak bisa melupakankejadian
mengerikan seperti ini’
5. 少し休みたいけれど、忙しくて休もうにも休めない。

Sukoshi yasumitaikeredo, isogashikute yasumou ni mo yasumenai.

14
‘Saya ingin beristirahat sejenak, tetapi karena terlalu sibuk sehingga
meskipun berniat istirahat tetap tidak dapat beristirahat’
6. 助けを呼ぼうにも声が出ないので呼べない。

Tasuke o yobouni mo koegadenai node yobenai.


‘Karena suaranya tidak bisa keluar meskipun mencoba minta tolong tetap
tidak bisa memanggil.’

⑪ ぶんけい
⽂型:〜Vるまい
せつぞく じしょけい
接続 :辞書形 まい

い み しゅご
( 注 ) 「 〜 な い つ も り だ 」 「 〜 な い よ う に し ょ う 」 の 意味 。 主語 は
わたし しゅご 3 にんしょう かれ ひと おも
「 私 」。主語が3 ⼈ 称 (「彼」「あの⼈」など)のときには、「〜と思
い し て き どうさ
っているらしい」「〜と思っているようだ」などをつける。意志的な動作
あらわ どうし
を 表 す動詞にかぎる。

Pola ungkapan ini digunakan untuk menyatakan ketidakinginan pembicara.


Apabila diterjemahkan ungkapan ini bermakna ‘tidak ingin melakukan....’ atau
‘ tidak berniat untuk ingin melakukan...’. Bila digunakan untuk menyatakan
keinginan orang ketiga maka setelah mai ditambahkan ~to omotte iru rashii atau
to omotte iru you da, seperti contoh kalimat (6) di bawah.Pola kalimat ini
digunakan terbatas pada ishi doushi ‘ verba yang mengandung makna keinginan’
seperti kekkon suru, ‘menikah’ryuugaku suru‘belajar ke luar negeri’. Berikut
adalah contoh penggunaan pola kalimat ini:

15
1. 彼がいやだと⾔うなら、無理には頼むまい。

Kare ga yada to iunara, muri ni wa tanomumai.


‘Kalau dia mengatakan tidak suka, saya tidak akan memintanya secara
paksa’
2. もう彼のようなやつとは、決して⼝をきくまい。

Mou, kare no youna yatsu to wa kessite kuchi o kikumai.


‘saya tidak akan pernah berbicara dengan pria seperti dia’
3. つまらないことはもう考えまいと思っている。

Tsumaranai kotowa mou kangae mai to omotte iru.


‘Saya tidak berniat untuk memikirkan hal yang membosankan’
4. こんなまずいレストランにはもう来まい。(来るまい。)

Kon’na mazui resutoran ni wa mou komai. (kurumai)


‘Saya tidak akan datang ke restoran yang buruk (tidak akan datang)’
5. あんなばかなことはもう⼆度としまい。(するまい。)

An’na bakana koto wa mounidoto shimai. (surumai)


‘(saya) tidak berniat untuk mengulang hal yang bodoh seperti itu.’
6. 彼は、今⼤学院の試験の前なので、テレビなどは⾒まいと思ってい

るらしい。

Kare wa, ima daigakuin no shiken no maena node, terebi nado wa mimai
to omotte iru rashii.
Dia sepertinya berniat untuk tidak ingin menonton tv atau yang lainnya,
karena menjelang mengikuti ujian masuk pasca sarsajana.’

(注)「たぶん〜ないだろう」の意味。

Selain bermakna seperti apa yang telah dipaparkan sebelumnya yaitu menyatakan
ketidakinginan pembicara untuk melakukan suatu hal, Pola kalimat ini juga
digunakan untuk menyatakan makna “ mungkin tidak....”. berikut adalah contoh
kalimatnya.
1. 彼はあそこへは⼆度と⾏くまい。

Kare wa asoko e wa ni to ikumai.

16
‘ Kemungkinan dia tidak pergi ke sana.’
2. ⼗⼆⽉に桜の花は咲くまい。

Juuni gatsu ni sakura no hana wa saku mai.


‘Kemungkinan bunga sakura tidak akan mekar di bulan Desember.’
3. こんな難しい試験に満点をとる⼈なんか誰もいまい。

Konna muzukashii shiken ni manten o toru hito nanka dare mo imai.


‘Mungkin tidak ada orang yang akan mendapatkan nilai sempurna terhadat
tes yang sulitnya seperti ini.’
4. あの⼈はそんなことはしまい。(するまい。)

Ano hito wa sonna koto wa shimai (suru mai )


‘ Kemungkinan dia tidak melakukan hal seperti itu.’


ぶんけい ・
⽂型 :〜とします / 〜とされている
せつぞく めいし
接続 :名詞 とします/〜とされている

み き き い み
意味 :「〜と⾒なされている/と決める/決められる」という意味
あらわ
を 表 す。

Pola kalimat ini digunakan untuk menyatakan makna, seperti “dipandang,


ditetapkan sebagai atau menetapkan. pembentukan pola kalimat ini yaitu sebelum
to shimasu diisi dengan kata kelas kata benda atau nomina. Berikut adalah contoh
penggunaan dalam kalimat.

1. この試験は 60 点以上取れれば合格とします。

Kono shiken wa 60 ten ijou torereba goukaku to shimasu.


‘(Saya) menetapkan bisa lulus apabila mendapakan nilai lebih dari 60 pada
ujian ini.’
2. ⽇本では⼦供の養育は親の義務であるとされている。

17
Nihon dewa kodomo no youiku wa oya no gimu de aru to sarete iru.
‘Mengasuh anak ditetapkan (dalam undang-undang) sebagai kewajiban
orang tua di Jepang.’
3. 仏教で、⽣物を殺すのは⼗悪の⼀つとされてる。

Bukkyou de, seibutsu o korosu no wa juuaku no hitotsu to sarete iru.


‘Dalam agama Budha, membunuh mahluk dinyatakan sebagai salah satu
dari 10 mala (perbuatan jahat).’
4. 当時歌舞伎は⾵俗を乱すものとされ、禁⽌されている。

Touji kabuki wa fuuzoku o midasu mono to sare, kinshi sarete iru.


‘Pada awalnya seni Kabubi dilarang karena didipandang mencederai adat
kebiasaan.’
5. チョムスキーの理論では、⾔語能⼒は⼈間が⽣まれつき持っている

能⼒とされている。

Chomsky no riron dewa, gengo nouryoku wa ningen ga umaretsuki


motteiru nouryoku to sarete itu.
‘Dalam teori Chomsky, Kompetensi bahasa itu dianggap merupakan
kompetensi yang dibawa sejak lahir oleh manusia.’

残業 ざんぎょう Kerja lembur

両親 りょうしん Orang tua

のんびり のんびり Santai

留学 りゅうがく Kuliah ke luar negeri

煙 けむり Asap

政府 せいふ Pemerintah

税⾦ ぜいきん Pajak

研究会 けんきゅうかい Temu ilmiah

帰国する きこくする Pulang ke negara asal

遅刻する ちこくする Terlambat

18
義務 ぎむ Kewajiban

引き受ける ひきうける Menerima

計画する けいかくする Merencanakan

貯⾦ ちょきん Menabung

進学する しんがくする Melanjutkan studi

黙る だまる Diam

地平線 ちへいせn Batas horison

⼟砂崩れ どしゃくずれ Tanah Longsor

満点 まんてん Nilai sempurna

⽅針 ほうしん Harapan ke depan

解決 かいけつ Memutuskan

平和的 へいわてき Kedamaian

試案 しあん Proposal

理想論 りそうろん Idealisme

永住する えいじゅうする Tinggal menetap

⾵俗 ふうぞく Kebiasaan

禁⽌する 禁⽌する Melarang

19