Anda di halaman 1dari 4

SECTION NINE

97

Poin-Poin penting

Tantangan : Gangguan emosional setelah gagal siklus IVF

Latar belakang :

 banyak pasangan mengalami tingkatan subklinis dari gangguan,kecemasan atau gejala depresi
setelah gagal siklus IVF
 meskipun sebagian besar bisa disesuaikan dan ditangguhkan,beberapa orang mengalami
gangguan emosional serius dalam setahun terakhir
 memberikan berita buruk, seperti kegagalan IVF, biasanya memberikan kesusahan bagi dokter
yang merawatnya

Pilihan penanganan :

 Setelah gagal siklus IVF, dokter yang merawat seharusnya bertemu dengan kedua pasangan
untuk meninjau siklus dan menyediakan secara ringkas dan cukup informasi untuk memfasilitasi
pembuatan keputusan nya kedepannya
 menyediakan tulisan singkat dan ringkas mungkin membantu untuk pasangan yang mana
kewalahan dari segi emosional dan tidak dapat memproses informasi secara akurat saat ini
 pilihan dari konseling infertilitas seharusnya selalu didiskusikan dalam pertemuan
 dokter yang merawat mesti mengenali aspek gangguan dengan memberi tau berita buruk dan
perkembangan protocol klinik yang terlibat setelah kegagalan dalam pertemuan pengobatan,
dengan demikian menghindari perasaan ditinggalkan oleh pasangan dan menyediakan
pelayanan yang sukses merupakan bagian terbaik dari dokter

Pencegahan

 Identifikasi pasien yang rentan(sebagai contoh diagnosa yang sudah ada pada dokter)
 Persiapkan pasien untuk kemungkinan kegagalan IVF
 Partisipasi rutin oleh pasangan dalam rencana pengobatan dan setelah pengobatan, dan
membuat semua keputusan mengakhiri IVF adalah adalah upaya proses kolaborasi antara
dokter dan pasangan dalam berkerjarsama, dengan demikian menghindari respon yang tidak
diinginkan (menyalahkan/bersalah) setelah diobati dokter
98

Poin – Poin penting

Tantangan : berurusan dengan pasien IVF dengan prognasa sangat buruk dan sia sia

Latarbelakang:

 Perubahan kesuksesan diambil dengan pertimbangan oleh pasangan infertile dan klinis ART
sebelum memutuskan pengobatan
 Prognosis yang sia sia didefinisikan perubahan kesuksesan < 1% dan prognosa yang sangat buruk
>1 ke < 5%.
 Konflik bisa datang ketika pasangan dan dokter berbeda dalam mengambil keputusan tentang
memulai dan melanjutkan terapi

Pilihan penanganan :

 Dokter mempunyai hak untuk memutuskan apakah diberikan terapi atau tidak, berdasarkan
perkiraan kesempatan sukses dan setelah pasangan secara individu mempertimbangkan
keadaan
 Dokter mungkin setuju itu berbahaya, boros atau bahkan penipuan untuk melaksanakan
pengobatan yang tidak mungkin untuk sukses, dan mempertimbangkan menghindari
pengobatan yang bermasalah dengan integritas professional
 Sebagai alternative, dokter memutuskan untuk memberikan pengobotan, mungkin berdasarkan
dukungan pasien sendiri atau kepercayaan pasangan akan memperoleh beberapa keuntungan
psikologik dari itu
 Bagaimanapun juga keputusan dokter, itu seharusnya di diskusikan dengan pasangan secara
terus terang dan sepenuhnya sensitive, dengan dokumentasi yang layak dan persetujuan yang
lengkap
 Konsultasi dengan konselor infertilitas direkomendasikan untuk beberapa kasus

Pencegahan :

 Senter ART seharusnya mempunyai kebijakan tertulis ketika menpertahankan atau


menghentikan terapi dalam kasus yang sia-sia atau yang mempunyai prognosis yang sangat
buruk
 Kebijakan ini seharusnya menjadi cukup fleksibel untuk memperbolehkan perbedaan keadaan
di tiap individu pasangan
 Kebijakan ini seharusnya tersedia untuk pasiein yang prospektif dan seharusnya didiskusikan
pada tingkat nya sebelum pengobatan dengan semua pasangan
99

Poin-Poin Penting

Tantangan : Penurunan tidak terduga pada penilaian kehamilan dengan IVF

Latar belakang : mungkin terjadi pada tiap klinik IVF dan menjadi tantangan pemecahan masalah saat ini
untuk seluruh tim

Pilihan penanganan :

 Penyelesaian masalah seharusnya dilakukan dengan cara bertahap dan melibatkan klinik dan
laboratorium
 Penyelesaian masalah di klinik termasuk pengecekan dibawah ini :
o Perubahan kendali pada strategi stimulasi ovarium atau penanganan
o Protocol baru dan strategi adopsi
o Staf baru membuat keputusan klinis
o Factor terkait pasien
o Terkaiat masalah obat obatan dan,
o Kurang optimalnya transfer embrio
 Penyelesaian masalah dilaboratorium termasuk pengecekan dibawah ini :
o Staf yang tidak berpengalaman
o Perubahan protocol dan prosedur
o Staf yang sedikit : ratio beban kerja
o Incubator yang sedikit : ratio beban kerja
o Factor kenyamanan, kualitas udara yang buruk
o Kelembaban yang tidak terkontrol
o Masalah pada suplai tenaga
o Control suhu yang buruk
o pH control yang buruk
o kontaminasi dengan material beracun
o kolonisasi bakteri

Pencegahan : menjadi proaktif dan pengaturan rancangan kualitas system managemen menurunkan
resiko fluktuasi dan penurunan tidak terduga pada tingkat kehamilan
100

Poin –Poin penting

Tantangan : tingkat konsepsi alami setelah IVF/ICSI

Latar belakang :

 Tingkat kehamilan alami 11.2% setelah gagal siklus IVF


 Tingkat kehamilan alami 20.0% dan tingkat lahir hidup 16.4% setelah sukses IVF/ICSI
 Mendekati 75% dari semua kehamilan antara 2 tahun setelah melahirkan anak ART

Pilihan penangan :

 Untuk menasehati pasien tentang kemungkinan konsepsi alami dan kebutuhan menggunakan
konsepsi meskipun ada riwayat subfertilias
 Pasangan mesti memutuskan sendiri jika ada perubahan (atau resiko) konsepsi alami yang
dibutuhkan untuk metode kontrasepsi