Anda di halaman 1dari 7

Manfaat Kumis Kucing untuk Berbagai Penyakit

Selain bermanfaat menyembuhkan infeksi kandung kemih hingga asam urat, berikut ini manfaat kumis
kucing untuk mengatasi berbagai penyakit:

1. Membantu masalah pernapasan

Manfaat kumis kucing memberikan harapan besar dalam mengobati masalah pernapasan seperti asma
dan batuk. Untuk membuatnya efektif melawan menangkal masalah pernapasan, ramuan obat ini sering
dicampur dengan herbal kuat lainnya yang bertindak sangat baik terhadap masalah pernapasan.

2. Mengurangi tekanan darah tinggi

Manfaat kumis kucing membantu mengurangi tingkat tekanan darah karena kandungan bahan kimia
yang ada di dalamnya. Beberapa percaya bahwa tindakan anti-oksidan dan anti-inflamasi dari ramuan
adalah alasan untuk manfaat ini. Metilripariokromen yang terkandung dalam ramuan kimia dapat
menurunkan tekanan darah sistolik pada tikus.

3. Mengatasi sesak napas

Kumis kucing adalah ramuan yang luar biasa dengan banyak khasiat, ini adalah salah satu ramuan terbaik
yang tersedia di dunia. Manfaat daun kumis kucing lainnya termasuk mengobati sesak napas dan
masalah terkait saraf. Satu-satunya hal yang harus diperhatikan sebelum menggunakan ramuan ini
adalah dosisnya yang harus diperiksa secara hati-hati sebelum dikonsumsi. Karena dosis yang berlebihan
mungkin memiliki beberapa efek berbahaya bagi tubuh kita.

4. Pencegah pertumbuhan jamur

Manfaat kumis kucing dapat membantu mencegah pertumbuhan parasit dan inang asing (jamur) yang
hidup di tubuh karena kandungan senyawa di dalamnya. Mereka melakukannya dengan memotong
rantai suplai nutrisi dari jamur. Oleh karena itu kumis kucing dapat diterapkan ke area di mana infeksi
jamur telah terinfeksi.

5. Tindakan diuretik

Istilah ‘diuretik’ mengacu pada zat yang membantu meningkatkan aliran urine. Diperkirakan bahwa
sinensetin dan tetramethoxy-flavon yang ada dalam ramuan ini membantu meningkatkan aliran urine
dengan merelaksasi otot-otot dinding pembuluh internal. Tindakan diuretik dari ramuan ini juga dapat
dikaitkan dengan Methylripariochromene A. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan pada tikus
hyperuricemic, manfaat daun kumis kucing juga dapat mengurangi kadar serum urat. Hasilnya
menunjukkan efek diuretik dan hypouricemic dari ramuan ini (yang diuji pada tikus).

6. Menyembuhkan masalah kandung kemih

Karena kumis kucing dapat membersihkan traktat dan memudahkan sistem kerjanya, manfaat kumis
kucing sangat efektif dalam melawan infeksi di kandung kemih dan juga mencegah masalah kandung
kemih terjadi di masa depan.

7. Gangguan ginjal

Kumis kucing juga populer disebut sebagai tanaman ginjal, mungkin karena memiliki khasiat untuk ginjal.
Di Pulau Jawa, kumis kucing diyakini dapat secara efisien menghilangkan batu ginjal (hingga ukuran 5
cm). Manfaat kumis kucing ini telah diverifikasi dalam beberapa penelitian klinis juga. Ramuan ini
digunakan untuk mengobati infeksi ginjal akut dan kronis, infeksi kandung kemih, infeksi saluran kemih,
sering buang air kecil dan batu kandung kemih.

8. Bagus untuk detoks

Kumis kucing telah dikonsumsi di Pulau Jawa sejak dahulu begitu juga disebut sebagai Teh Jawa, alasan
orang Jawa mengonsumsi ramuan ini adalah karena sifat pembersihannya. Manfaat daun kumis kucing
bertindak sebagai pembersih alami dan karena itu menyapu tubuh kita dari racun yang tidak diinginkan
dan bahan asing.

9. Mengontrol diabetes

Manfaat kumis kucing juga ajaib untuk mengobati gula darah, beberapa penelitian ilmiah menunjukkan
bahwa kumis kucing secara efektif mengatur kadar glukosa dalam gula dan dengan demikian membantu
kita mengendalikan diabetes secara efisien. Perlu dicatat bahwa seseorang harus berkonsultasi dengan
dokter sebelum beralih sepenuhnya ke obat herbal ini.

10. Menurunkan berat badan


Manfaat kumis kucing telah ditemukan untuk membantu mengurangi berat badan. Karena nilai pasarnya
sebagai ramuan obat yang juga memiliki kelebihan dari penurunan berat badan, kumis kucing dijual di
pasar dalam berbagai bentuk seperti pil, kantong teh dan ekstrak.

11. Mengobati gusi bengkak

Banyak orang menderita masalah terkait dengan gusi bengkak yang dapat disebabkan oleh berbagai
alasan. Kabar baiknya, manfaat kumis kucing bisa digunakan untuk mengatasi gusi bengkak dengan
mudah.

12. Anti-bakteri

Manfaat daun kumis kucing dapat membantu mencegah pertumbuhan bakteri karena kumis kucing
terdiri dari beberapa senyawa seperti fenol dan asam caffenik. Dengan demikian itu dapat dengan
mudah diterapkan pada kulit untuk menyembuhkan luka, memar dan berbagai jenis infeksi lainnya.

13. Mengobati penyakit kulit

Kumis Kucing ketika diproses bisa menghasilkan minyak. Minyak ini cukup efektif dalam mengobati
berbagai macam infeksi kulit. Manfaat kumis kucing dalam bentuk minnyak ini juga dengan mudah
mengobati kulit kasar, kulit kering dan berbagai jenis infeksi kulit lainnya.

14. Menyembuhkan asam urat

Kumis kucing terdiri dari enzim yang bisa menyembuhkan asam urat atau encok. Kumis kucing memiliki
enzim seperti flavonoid dan asam alami yang mengurangi rasa sakit dan karena itu menghindari dari
semua jenis rasa sakit. Manfaat kumis kucing juga menunjukkan kemajuan dalam mengobati radang
sendi.

15. Mengatasi masuk angin

Jika Anda mengalami masuk angin yang diakibatkan makan tidak teratur, kurang tidur dan cuaca dingin,
manfaat kumis kucing juga bisa kondisi yang sering rasakan banyak orang.

Beragam Manfaat Daun Seledri


Berbagai penelitian dilakukan untuk membuktikan manfaat seledri, termasuk biji, batang dan daun
seledri. Untuk memahaminya lebih jauh, di bawah ini adalah beberapa potensi manfaat daun seledri
untuk kesehatan:

Menurunkan tekanan darah

Berdasarkan hasil penelitian, ekstrak seledri diyakini bisa membantu menurunkan tekanan darah pada
penderita hipertensi. Bahan ini dapat diolah dalam bentuk jus, hingga suplemen.

Mencegah kanker

Ekstrak daun seledri juga sering dimanfaatkan sebagai obat antikanker. Dalam suatu penelitian, ekstrak
daun seledri menunjukkan potensi untuk menghambat pertumbuhan dan penyebaran sel kanker di
sekitar perut.

Melancarkan pencernaan

Kandungan polisakarida berbasis pektin di dalam daun seledri bisa membantu melancarkan pencernaan,
mencegah penyakit maag, memperbaiki lapisan lambung yang rusak dan menjaga kesehatan saluran
pencernaan.

Meredakan nyeri haid

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi produk yang mengandung biji seledri dengan
campuran beberapa bahan lain, bisa mengurangi intensitas dan lamanya rasa nyeri yang dirasakan saat
haid.

Mengusir nyamuk

Menurut penelitian, gel pengusir nyamuk dengan kandungan ekstrak seledri mampu bertahan lebih dari
4 jam. Efektivitas seledri dengan campuran bahan antinyamuk lainnya, cukup tinggi dalam mengusir
nyamuk.

Selain beberapa manfaat di atas, seledri juga diduga dapat membantu mengatasi sakit kepala, tidak
nafsu makan, kelelahan, dan melancarkan buang air besar. Seledri juga diyakini dapat membuat tubuh
lebih rileks dan tidur lebih nyenyak, karena kemampuannya sebagai pelemas atau relaksan otot.

Meski memiliki banyak manfaat, Anda tetap perlu berhati-hati jika hendak mengonsumsi suplemen
ekstrak seledri, terutama bila sedang hamil, menyusui, memiliki riwayat alergi terhadap bahan ini,
menderita kelainan darah, gangguan ginjal, atau tekanan darah rendah.
. Menjaga kesehatan jantung

Daun selada kaya akan folat. Di dalam tubuh Anda, folat berfungsi untuk mengolah asam amino bernama
homosistein dalam darah. Sedangkan kadar homosistein dalam darah yang terlalu tinggi bisa
menimbulkan berbagai masalah pada jantung. Misalnya peyumbatan pembuluh darah. Hal tersebut
dapat meningkatkan risiko stroke, penyakit arteri koroner, dan emboli paru.

Di samping itu, selada juga mengandung vitamin A dan C. Keduanya berfungsi sebagai antioksidan yang
ampuh melawan radikal bebas sekaligus mencegah kerusakan sel-sel yang bisa berujung pada penyakit
jantung.

2. Merawat kecantikan kulit

Kekurangan asupan vitamin A dapat membuat warna kulit jadi tidak rata atau belang. Sedangkan
kekurangan vitamin C bisa membuat kulit cepat keriput, kendur, dan kusam. Nah, rutin mengonsumsi
daun selada yang kaya akan vitamin A dan C bisa membantu merawat kulit Anda agar tampak lebih
sehat, kencang, dan lembut. Kandungan air yang tinggi dalam daun selada juga bisa menjaga
kelembapan kulit Anda secara alami sehingga tidak kering atau bersisik.

3. Meningkatkan kekebalan tubuh

Berbagai vitamin dalam daun selada berfungsi untuk menjaga sel-sel imun dalam melawan virus dan
bakteri penyebab penyakit. Kandungan vitamin A juga mampu meredakan infeksi, peradangan, serta
kerusakan sel. Maka, rutin makan selada bisa membantu Anda mencegah penyakit umum yang
disebabkan oleh virus dan bakteri. Misalnya influenza dan diare.

4. Mencegah komplikasi kehamilan

Manfaat daun selada bagi ibu hamil dan janin tentu sayang kalau dilewatkan. Pasalnya, daun selada
adalah sumber folat yang tinggi. Senyawa folat terbukti dapat menekan risiko kecatatan pada janin.
Selada yang kaya akan vitamin K juga mampu mencegah perdarahan setelah persalinan. Pasalnya,
vitamin K berfungsi untuk menjaga agar darah ibu hamil dan janinnya tidak terlalu encer.

5. Menjaga kesehatan mata

Khasiat baik vitamin A bagi kesehatan mata tentu sudah tidak asing lagi buat Anda. Kekurangan vitamin A
bisa meningkatkan risiko glaukoma, katarak, dan menurunnya penglihatan karena proses penuaan.
Selada yang tinggi akan vitamin A bisa membantu Anda menjaga agar mata senantiasa sehat dan tajam
meskipun usia terus bertambah.

6. Mencegah tulang keropos

Pembentukan dan kepadatan tulang Anda sangat bergantung pada vitamin K serta kalsium. Jadi
mengonsumsi sayuran hijau seperti selada yang kaya akan vitamin K dan kalsium bisa mencegah
pengeroposan tulang, osteopenia, atau osteoporosis.

Manfaat Jahe Merah untuk Tubuh

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, kandungan zat gizi, fitonutrien dan minyak atsiri yang ada
pada jahe merah lebih unggul ketimbang dua jenis jahe lainnya.

Secara otomatis, tentu hal tersebut membuat fungsi dasar yang sudah ada pada jahe, yaitu kandungan
antioksidan, antiemetik, hingga antibakteri dan peradangan, lebih maksimal kadarnya pada jahe merah.

Berdasarkan sebuah studi, berikut manfaat jahe merah yang bisa didapatkan tubuh, antara lain:

Memiliki efek laksatif atau pencahar yang baik untuk pencernaan.

Mengurangi gejala demam dan flu.

Memiliki sifat antiemetik yang kuat, yaitu efektif mengurangi rasa mual, muntah dan mengatasi mabuk
perjalanan.

Mengurangi gejala rematik dan sakit pinggang.

Mengurangi radang pada tenggorokan dan bisa menjadi pelega tenggorokan.

Mulai diteliti manfaat jahe merah untuk mendukung optimalisasi fungsi paru-paru.

Mencegah hipertensi dan penyakit kardiovaskular.

Mencegah penyakit degeneratif pada saraf dan otak.

Mengatasi pusing yang disertai mual.