Anda di halaman 1dari 4

TUGAS KEPERAWATAN GAWAT DAN DARURAT

RESUME FILM

disusun sebagai pemenuhan tugas Keperawatan Gawat Darurat dengan dosen pengampu:

Ns. Muhammad Zulfatul A’la, M.Kep.

oleh

Khansa Salsabilla NIM 162310101106


Munazilatul Chasanah NIM
Anggara Hikmayani NIM 162310101215
Amelina NIM 162310101216
Dewi Wulandari NIM

PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN


FAKULTAS KEPERAWATAN
UNIVERSITAS JEMBER
2019
Kasus:
Laki-laki 24 tahun mengalami kecelakaan motor dan tidak memakai helm. Di bawa ke RS dengan
waktu tempuh perjalanan dari lokasi kecelakaan 5 menit. Diketahui mengalami cedera serius
dibagian kepala dan patah tulang paha terbuka dengan respon minimal. Pasien juga tampak
mengalami kesulitas bernafas dan terdapat suara rongkhi. GCS pasien 7, dengan Eye 2, Verbal 4,
Motorik 1. TD: 80/60 mmHg, HR 140 x/m, RR 40X/m.

Primary Survey
Aktivitas di primary survey:

A. Airway
Memberikan oksigen dengan konsentrasi tinggi dengan ambu bag, namun kondisi pasien
tidak membaik.
B. Breathing
Dilakukan trakeostomi untuk membuka jalan nafas
C. Circulation
- Berikan dua liter cairan IV
- Berikan tranfusi darah O negatif sebanyak dua kantong (Circulation)
D. Disability
Mengkaji kesadaran pasien (GCS = 7, coma)
E. Exposure
- Membalikkan pasien
- Melakukan pemeriksaan dengan x-ray untuk melihat kondisi dada, pelvis, tulang
belakang, femur
- Menyelimuti pasien supaya tidak hipotermia

Secondary Survey
1. Anamesa
S: sign & symtoms
A: Alergi
M: Medikasi
P: Past Illness
L: Last Meal
E: Event

2 Pemeriksaan Fisik (Head Toe Toe)


Pemeriksaan Fisik

a. Kepala
I: adanya luka depressed skull fracture, pupil reaktif dan sama
P: krepitus di area wajah, adanya bengkak

b. Maksilofasial
I: adanya fracture wajah, adanya jejas atau luka

c. Vertebra servikalis dan leher


I: tidak ada jejas atau luka, tidak ada penyumbatan pada daerah arteri karotis, terpasang
Cricorycoidotomy,leher simetris
P: tidak ada pembesaran tyroid

d. Toraks
I: adanya memar, pengembangan dada tidak simetris, chest x ray menunjukan adanya
hemothorax
P: adanya krepitus
P: suara tumpul
A: Suara nafas grugling

e. Abdomen
I: Abdomen lunak

f. Perineum/ rekrum/ vagina


g. Muskuloskeletal
h. Neurologis
I: Neurovaskular utuh, GCS 7

i. Ektremitas
Pada kasus: pendarahan terkontrol

3. Pemeriksaan tanda-tanda vital


Pada kasus:
TD: 99/66
SaO2: 97 %
HR: 110

Outcome :
1. Jalan nafas klien normal
2. Saturasi Oksigen meningkat (SpO2 = 97%)
3. Tanda – tanda vital meningkat dalam rentang 1 ke 3
Intervensi :
1. Bebaskan jalan nafas klien dengan menggunakan prosedur medis (trakeostomi)
2. Berikan Terapi Oksigen
3. Monitor Tanda – tanda vital
4. Berikan cairan melalui intravena
5. Berikan tranfusi darah sebanyak 2 kolf
6. Berikan selimut kepada klien
Rencana Tindak Lanjut
Dari pengkajian yang telah dilakukan klien mengalami penurunan kesadaran . Dengan pernafasan
yang gurgling dan fraktur pada wajah maka perlu dilakukan crichothyrotomy. Dan perlu ahli bedah
orthopedi dan bedah syaraf.