Anda di halaman 1dari 3

Nama : Sholana Paleta Pratama

NIM : 20160102160

1. Apa yang dimaksud dengan anggaran? Bagaimana


anggaran dapat digunakan didalam perencanaan dan
pengendalian jangka pendek perusahaan?
Anggaran merupakan rencana keuangan periodik yang disusun berdasarkan program
yang telah disahkan dan merupakan rencana tertulis mengenai kegiatan suatu
organisasi yang dinyatakan secara kuantitatif dan umumnya dinyatakan dalam satuan
moneter untuk jangka waktu tertentu.

 Anggaran dapat digunakan didalam perencanaan dan pengendalian jangka pendek


pendek perusahaan dengan melakukan kegiatan seperti berikut, antara lain:

 Anggaran dapat digunakan didalam perencanaan dan pengendalian jangka pendek


pendek perusahaan dengan melakukan kegiatan seperti berikut, antara lain:

 Manajer divisi harus menganalisis lingkungan umum industri.

 Divisi pemasaran harus menyiapkan ramalan penjualan untuk tiap-tiap produk.

 Divisi pabrik menyiapkan etimasi biaya untuk fasilitas baru pabrik dan produk.

 Para analisis keuangan mengevaluasi usulan pengeluaran modal, rencana-rencana


biaya operasi tiap divisi, dan menyajikan usulan sumber dan penggunaan dana.

 Untuk rencana 5 tahun harus dibuat oleh divisi perencanaan, dikoreksi oleh
manajer divisi, dan rencana ini belum merupakan rencana yang final.

 Rencana 5 tahunan itu kemudian diserahkan kepada ketua komisi perencanaan dan
seterusnya diajukan kepada dewan direktur untuk dimintakan persetujuan.

 jer divisi harus menganalisis lingkungan umum industri.

 Divisi pemasaran harus menyiapkan ramalan penjualan untuk tiap-tiap produk.

 Divisi pabrik menyiapkan etimasi biaya untuk fasilitas baru pabrik dan produk.
 Para analisis keuangan mengevaluasi usulan pengeluaran modal, rencana-rencana
biaya operasi tiap divisi, dan menyajikan usulan sumber dan penggunaan dana.

 Untuk rencana 5 tahun harus dibuat oleh divisi perencanaan, dikoreksi oleh
manajer divisi, dan rencana ini belum merupakan rencana yang final.

 Rencana 5 tahunan itu kemudian diserahkan kepada ketua komisi perencanaan dan
seterusnya diajukan kepada dewan direktur untuk dimintakan persetujuan.

2. Jelaskan bagaimana semua perusahaan dapat


memperoleh manfaat dari penyusunan anggaran!
Anggaran memiliki banyak manfaat dalam kegiatan perusahaan atau organisasi yaitu
antara lain :

 Dapat memotivasi pegawai.

 Menimbulkan rasa tanggung jawab terhadap pegawai.

 Dapat digunakan sebagai alat menilai kelebihan dan kekurangan pegawai.

 Segala bentuk kegiatan perusahaan dapat terarah sesuai dengan tujuan yang
ditetapkan.

 Alat pendidikan bagi manajer.

 Menghindari pemborosan dan pembayaran sesuatu yang tidak perlu.

 Memperbaiki sumber daya seperti peralatan, tenaga kerja, dan dana yang
digunakan dapat dimanfaatkan seefisien mungkin.

 Menghubungkan aktivitas perusahaan dengan trend dalam dunia usaha.

 Mengakibatkan pemakaian alat-alat fisik secara lebih efektif.

 Membantu dan menunjang kebijaksanaan suatu perusahaan atau organisasi.

 Mengerahkan seluruh tenaga kerja dalam perusahaan dalam menentukan arah


atu kegiatan yang paling menguntungkan.

 Membantu mengkoordinasikan faktor manusia dengan perusahaan.

 Menentukan tujuan-tujuan suatu perusahaan.

 Mengetahui kelemahan-kelemehan dalam suatu perusahaan atau organisasi.


 Mengawasi kegiatan-kegiatan perusahaan.

 Adanya suatu perencanaan yang terpadu dalam pekerjaan perusahaan.

3. Bedakah pengendalian ketat dan pengendalian


longgar? Dalam kondisi bagaimana kedua jenis
pengendalian tersebut diterapkan? Dan bagaimana
pengaruhnya terhadap perilaku anggota terhadap
penerapan kedua jenis pengendalian tersebut?
 Kontrol longgar atau kontrol ketat, pada pengendalian longgar efisiensi
dan ketepatan waktu relatif lebih longgar, sedangkan pengendalian ketat
lebih menekankan pada ketepatan waktu dan efisiensi.

 Gaya manager mempengaruhi tingkat dari pengendalian ketat vs pengendalian


longgar dalam situasi apapun. Manager dari pusat tanggungjawab produksi
rutin dapat dikendalikan dengan relative ketat atau longgar, dan pengendalian
actual mencerminkan gaya dari atasan manager. Dengan demikian, tingkat
ketetatan atau kelonggaran sering kali tidak diungkapkan oleh isi dari bentuk
atau aspek dari dokumen pengendalian formal, peraturan-peraturan atau
prosedur. Hal ini adalah faktor dari bagaimana alat-alat formal ini
dipergunakan.

 Tingkat kelonggaran cenderung meningkat pada tingkatan-tingkatan yang


lebih tinggi dalam hirearki organisasi: manager pada tingkatan yang lebih
tinggi biasanya cenderung untuk menaruh perhatian pada rincian dan lebih
menaruh perhatian lebih pada hasil keseluruhan (laba, dan bukannya rincian
mengenai bagaimana hasil tersebut diperoleh) tetapi generalisasi ini mungkin
tidak berlaku jika CEO tersebut mempunyai gaya yang berbeda.