Anda di halaman 1dari 2

Nama : Sholana Paleta Pratama

Nim. : 20160102160

1. PROSES ini memfokuskan pada bagaimana Perusahaan Multinasional


melakukan Sistem Pengendalian Manajemen terutama pada sistem kontrol
dan sisem koordinasi terhadap anak perusahaan mereka. Dalam penelitian ini
anak perusahaan dikelompokkan menjai 3 yaitu: anak perusahaan represif,
otonom dan aktif. Jelaskan apakah kelompok anak perusahaan tsb
mempengaruhi kontrol dan koordinasi yang diterapkan oleh Perusahaan
Multinasional?
1.Berdasarkan kelompok anak perusahaan dibedakan menjadi 3 yaitu:

1. Anak perusahaan represif : biasanya hanya melakukan sebagian kecil kegiatan, misalnya penjualan

2. Anak perusahaan otonom : sangat responsif terhadap kebutuhan pasar lokal dan banyak melakukan
aktivitas independen

3. Anak perusahaan aktif : memainkan peran penting daam jaringan perusahaan multinasional melakukan
banyak kegiatan termasuk R & D.

Dari ketiga kelompok tsb tentu saja akan mempengaruhi kontrol dan koordinasi yang diterapkan kantor
pusat, yaitu :

1. Pada anak perusahaan represif kantor pusat akan menggunakan pengaruh kontrol dan koordinasi paling
besar terutama mekanisme kontrol formalnya

2. Pada anak perusahaan otonom : akan banyak mendapat kebebasan dari kantor pusat untuk mengenali
dan merespon kebutuhan pasar lokal

3. Pada anak perusahaan aktif : mendapat banyak kebebasan dan mengembangkan hubungan multilateral

Jadi kelompok anak perusahaan akan mempengaruhi sistem kontrol dan koordinasi yang diterapkan
kantor pusat.

Soal dan jawaban diambil dari : Journal of Comparative International Management : Management Control
Systems in Subsidiaries of Multinationals in the Emerging Market of Central Eastern Europe
2. Ada 3 Model Teoritis Untuk Menjelaskan Hubungan Kausal Antara Adopsi
Teknologi Informasi Dan Perubahan Organisasi. Sebutkan Dan Jelaskan 3
Model Tersebut!
Model pertama disebut imperatif teknologi. Perspektif ini dilihat teknologi sebagai kekuatan eksogen
yang menentukan struktur organisasi. Model kedua disebut imperatif organisasi, yang menganggap
teknologi sebagai masalah pilihan informasi manajerial untuk memenuhi kebutuhan organisasi. Model
ketiga melibatkan sinergi antara teknologi informasi dan struktur organisasi. Perspektif sinergi
menunjukkan bahwa, di satu sisi, penerapan teknologi memelihara perubahan organisasi.