Anda di halaman 1dari 8

RANGKUMAN MATERI TENTANG PUSAT KARIR

A. Pengantar Peran, Tugas Pokok, Fungsi Pusat Karir


Pusat karir sebagai jembatan antara dunia kerja dan dunia pendidikan. Menurut orang
luar negeri “career center the most important unit in institution”. Jika perguruan tinggi ingin
membuat program studi baru harus sesuai kebutuhan dan kampus mampu menjembatani
lulusan.
1. Peran 1 Pusat Karir
Pusat Karir sebagai Jembatan/Penghubung Dunia Pendidikan dengan Dunia Kerja
 Jembatan (Penghantar) menyiapkan mahasiswa memasuki/menghadapi dunia
pasca lulus/dunia kerja/karir/masa depannya
 Jembatan (Penghubung) Dunia Pendidikan-Dunia Usaha Dunia
Industri/Kerja/Karir
 Jembatan (Fasilitator) supply dan demand
2. Peran 2 Pusat Karir
Pusat karir untuk meminimalisir gap. Gap yang dimaksud adalah:
 Dunia Pendidikan dan Dunia Kerja
 Supply dan Demand
 Penyediaan dan Kebutuhan
 Harapan dan Kenyataan
 Kepentingan dan Kepuasan
Menjadi salah satu unit kerja yang diperlukan untuk membantu menyiapkan softskill
mahasiswa. Menjadi salah satu bagian/unit people development center di Perguruan
Tinggi –penyiapan SDM yang unggul dan berkualitas. Karena keberhasilan suatu
mahasiswa diperoleh dari 80% softskill dan 20% hardskill.
3. Peran 3 Pusat Karir
Pusat Karir sebagai Penyedia Data, Riset dan Informasi Dunia Kerja dan Alumni.
4. Peran 4 Pusat Karir
Pusat Karir sebagai salah satu bagian People Development Center.
5. Peran 5 Pusat Karir
Pusat Karir sebagai unit usaha dan bisnis.
 Menjadi unit kerja di PT yang selain bisa memberi layanan (service) terbaik pada
dua steakholderutama (mahasiswa/alumni dan DUDI) juga menghasilkan
pendapatan (Bisnis) –Badan Usaha.
 Menjadi unit/lembaga untuk branding/image Perguruan Tinggi yang baik dan
positif.
 Menjadi unit/lembaga untuk marketing Perguruan Tinggi bila dikelola dengan
baik.

B. Sejarah Pusat Karir di Indonesia
Latar Belakang Pendirian Pusat Karir
1. Isu Akeditasi(Kebutuhan tracer study)
2. Isu Employability (Untuk memenuhi informasi kerja; Permintaan pegawai baru;
Kerjasama PT dengan Industri Seperti Campus Hiring/Recruitment/Career
Days/Job Fair/Bursa Kerja Online/Career EXPO; Kerjasama dengan Alumni,
Kerjasama dengan Asosiasi Profesi: HRF, Human Capital Forum, dll.)
3. Isu World Class University (compliance)
4. Isu Tuntutan Lembaga Donor (World Bank, ADB, dll)
5. Isu People Development (Magang, Coaching & Training), Sertifikasi)
6. Isu Entrepreneurship (Start Up Development)

Berdirinya Pusat Karir di perguruan tinggi


 ITB CC berdiri tahun 1998 pertama kali dengan nama Career Development
Center (CDC)
 Engineering Career Center Universitas Gadjah Mada atau ECC UGM lahir
pada14 Juli 2007 dari kesepakatan pada forum Keluarga Alumni Fakultas
Teknik Universitas Gadjah Mada (KATGAMA).
 CDC UNSRI berdiri tahun 2013 dengan nama Career Development Center
(CDC)
 CDA (Career Develop-mentand Alumni Affairs) IPB Bermula pada tahun1998,
di bawah LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengembangan Masyarakat) IPB,
dinamakan PJK, Pusat Jasa Ketenagakerjaan (PJK–LPPM–IPB). CDA IPB
adalah Direktorat Pengembangan Karir dan HubunganAlumni (DPKHA).
 Pusat Pengembangan Karir di Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya
(ITS) berawal dengan Student Advisory Center (SAC) yang terbentuk pada3
Juni1996.
 Binus Career, Berdiri tahun 2000
 Pusat Pembinaan Karir dan Kewirausahaan (PPKK) didirikan tahun 2002
dengan nama Job Placement Center (JPC).
 Tel U Career didirikan tahun 2013, bersamaan dengan berdirinya Telkom
University (disingkatTel –U)
 Pusat Pengembangan Karir (PPK) Universitas Katolik Parahyangan didirikan
tahun 2013

C. Memulai dan Mendirikan Pusat Karir


1. Manfaat Mendirikan Pusat Karir
 Mengetahui penyerapan, proses, dan posisi lulusan dalam dunia kerja.
 Menyiapkan lulusan sesuai dengan kompetensi yang diperlukan di dunia kerja.
 Membantu program pemerintah dalam rangka memetakan dan menyelaraskan
kebutuhan dunia kerja dengan pendidikan tinggi.
 Merupakan Unit yang dinilai dalam SIMKATMAWA dan Akreditasi.
2. Indikator Penilaian SIMKATMAWA
 Tersedia unit pengelola PK di PT.
 Tersedia program kerja dan/atau program terstruktur pembekalan karir
memasuki dunia kerja bagi mahasiswa/alumni.
 Terlaksananya point 2.
 Terlaksananya seminar/workshop pengelolaan karir mahiswa/alumni.
 Terlaksananya pendidkan dan pelatihan karir bagi mahasiswa/alumni.
 Terdapat website/sistem informasi untuk informasi dan pengelolaan karir
mahasiswa/alumni.
 Terselenggaranya tracerstudy.
 Terdapat website/SITS untuk alumni.

D. Membangun Layanan Karir dan Pengguna


1. Layanan Karir
Layanan karir di pusat karir terdiri dari Competency Mapping, Competency
Preparation, Graduates Placement.
- Competency mapping
Dalam Competency mapping mahasiswa diberikan layanan terdiri dari:
- Talent mapping: Identitas, TOEFL, Surat Keterangan Pedamping Ijazah,
Personal Skill, Keahlian, Penguasaan Bahasa, Pengalaman, dan Hasil Karya
- Assasment: Mengetahui sikap, perilaku, minat, bakat dan kemampuan
mahasiswa
- Coaching dan Konseling: Membantu dalam perjalanan karir mahasiswa
- Career Preparation
Selama masa pendidikan mahasiswa diharuskan mendapat pelatihan/training
persiapan karir. Persiapan karir mahasiswa terbagi menjadi 3 tingkat yaitu
- Basic (Job explore)
Pada tingkat basic ini mahasiswa diberikan materi tentang trend industri,
pilihan karir, jenjang karir, tugas, dan gaji di suatu perusahaan. Pada hal ini
perguruan tinggi mengundang perusahaan untuk memberikan materi
tentang career option.
- Middle (Career Preparation Training)
Pada tingkat Middle mahasiswa mendapatkan persiapan tecnikal,
pengembangan softskill dan hardskill. Persiapan teknikal ini mahasiswa di
sarankan mendapatkan training pembuatan CV (Curricullum Vitae),
wawancara, Forum Group Discussion, dan simuladi psikotest.
Pelatihan pengembangan softskill diperlukan terutama dengan
memberikan materi mengenai kepemimpinan dan komunikasi dalam dunia
kerja. Selain itu pengembangan hardskill diperlukan dengan memberikan
mahasiswa pelatihan sesuai kompetensi, contohnya BTCLS (Basic Trauma
Cardiac Life Support).
- Advance (Bootcamp)
Pada tingkat ini perusahaan bisa memberikan training kompetensi bagi
mahasiswa yang akan lulus dan kemudian diteruskan dengan proses
rekrutment. Dalam proses rekrutment ini perusahaan bisa melihat dan
mendapatkan talent terbaik dengan cara melihat hasil pre test dan post test.
- Graduates Placement
Pada tingkat ini pusat karir meberikan layanan memberikan informasi
lowongan pekerjaan melalui, website dan social media. Selain itu perguruan
tinggi diharuskan mengadakan campus recruitment dan atau jobfair/career
days. Beberapa tips agar suksesnya job fair yaitu waktu dan lokasi jobfair harus
ditetapkan saat awal tahun, perguruan tinggi saat dilaksanakannya jobfair tidak
mengadakan campus recruitment, dan mengajak perusahaan yang loyal dan
banyak merekrut lulusan.

2. Employer Relationship
Membina hubungan dengan perusahaan yang memberikan kerja, perguruan tinggi
bisa dengan melakukan company visit program ini dilaksanakan untuk mengenalkan
perguruan tinggi di suatu perusahaan agar perguruan tinggi dikenal oleh suatu
perusahaan dan perusahaan mau melakukan recruitment di perguruan tinggi tersebut.
Setelah perusahaan mengenal perguruan tinggi bisa dilakukan MoU atau kerjasama.
Setalah Perguruan tinggi bekerja sama dengan beberapa perusahaan dan atau
perusahaan yang sudah menggunakan lulusan perguruan tinggi, perguruan tinggi
dapat membuat suatu acara industrial gathering untuk selalu membina hubungan baik
dengan perusahaan yang sudah bekerja sama. Acara ini dapat dihadiri oleh CEO
suatu perusahaan ataupun manajer HRD, acara ini berkonsep diskusi interaktif yang
dipandu oleh moderator profesional untuk menggali informasi tentang kepuasan
perusahaan setelah meggunakan lulusan dan memberikan berbagai saran agar
lulusan di perguruan tinggi tersebut semakin baik.
Perlu adanya suatu penghargaan bagi perusahaan yang sudah menggunakan
lulusan dari suatu perguruan tinggi agar hubungan antara perusahaan dan perguruan
tinggi tetap terjalin, penghargaan tersebut bisa dibuat acara best employer award.
Pada penghargaan ini perusahaan bisa diberikan suatu hadiah seperti diberikannya
beasiswa pendidikan bagi karyawan suatu perusaahaan untuk melanjutkan
pendidikannya dan perguruan tinggi bisa mempublish penghargaan tersebut di koran.

E. Pengantar Sistem IT untuk Pusat Karir


Sistem IT dalam suatu pusat karir sangat diperlukakan agar perusahaan pemberi kerja
dan pencari kerja/lulusan dimudahkan dan anatra perusahaan dan pencari kerja terhubug
satu sama lain. Adanya sistem IT perusahaan mampu melihat talent yang ia cari secara up
to date dengan perusahaan mampu melihat CV terbaru dari lulusan, selain itu adanya
sistem IT lulusan dipermudah dengan melamar kerja lewat online dan mampu
memperbarui CVnya secara berkala. Bagi perguruan tinggi juga diuntungkan dengan
memperoleh data alumni/lulusan secara up to date. Maka dari itu ECC UGM membuat
suatu open source website (CarcentOS) guna menjembatani antara perusahaan pemeberi
kerja, alumni dan pusat karir. Adapun keunggulan dari Open source ini yaitu
- Keanggotaan bagi perusahaan pemberi kerja dan pencari kerja
- Online CV
- Lowongan pekerjaan terpadu
- Website micro untuk mengadakan jobfair
- Tracer Study
- Database Alumni
- Email blast
- Statistik perkembangan member dan tracer study
- Barcode guna presensi saat jobfair
F. Pengantar Tracer Study dan User Survey
Tracer Study sering disebut sebagai survey alumni atau survey “follow up” –adalah studi
mengenai lulusan/alumni dari lembaga penyelenggara pendidikantinggi. Studi ini dipandang
mampu menyediakan berbagai informasi yang bermanfaat bagi kepentingan evaluasi hasil
pendidikan tinggi. Hasil analisisnya digunakan untuk feedback (umpan balik) penyempurnaan
/penjaminan kualitas lembaga pendidikan tinggi. Beberapa tujuan atau manfaat dari trcaer
study yaitu:
- Untuk mendapatkan informasi seperti fasilitas, proses pembelajaran dan layanan dari
perguruan tinggi demi perkembangan perguruan tinggi kearah semakin baik
- Untuk mengevaluasi kemampuan hardskill, softskill dan kompetensi lulusan
- Untuk di informasikan kepada alumni, orangtua, dosen dan admin
- Dapat digunakan penelitian dan publikasi jurnal
- Untuk penilaian akreditasi dan SIMKATMAWA

G. Mengelola Job Fair


Job Fair merupakan kegiatan yang mempertemukan Employer dan Jobseeker, umumnya
dengan ’open booth’ dari perusahaan/instansi sebagai pembuka kesempatan kerja/peluang
karir. Dalam ini pusat karir menyampaikan perusahaan yang sebenarnya besar tapi
mahasiswa tidak familiar.
Hal yang direncanakan untuk mengadakan job fair yaitu:
1. Lokasi dan Tanggal
- Lokasi, kapasitas Gedung, ruangan yang tersedia
- Biaya sewa gedung vs fasilitas
- Lahan parkir, akses ke gedung
- Fasilitas vital: toilet, masjid/musholla
- Pengukuran untuk booth pameran>> jumlah booth
- Daftar vendor penunjang pameran
2. Cost
- Faktor modal dasar penyelenggaraan JF
- Faktor nilai jual lokasi strategis booth
- Fasilitas pameran
- Fasilitas pemasangan logo di media publikasi
3. Proposal
- Pembuatan denah pameran
- Pembuatan paket keikutsertaan perusahaan
- Pembuatan website, jalur komunikasi
- Perencanaan publikasi & penempatan logo peserta, harga jual
- Daftar target perusahaan peserta
- Rencana promosi, penawaran ketarget peserta
4. Rancangan Kegiatan
- Rencana Anggaran dan Komponen Pengeluaran*
- Tata Tertib Pameran & Adm. Pembayaran, nomor rekening
- Rundownacara*
- Pengecekan, pemilihan vendor, administrasi
- Perizinan (Kepolisian, Koramil** ,Disnaker**)
- Koordinasi: kantorPLN terdekat
- Koordinasi: timpanitiapendukung*
5. Kepanitiaan
- Penanggung-jawab/Pelindung
- Ketua, Panitia Inti
- Panitia pendukung
- CP untuk pendaftaran JF
- EO
- Tim petugas kesehatan, ambulance
6. Promosi
 Siapakah mahasiswa/ alumni/target pengunjungnya? Media komunikasinya?
 Promosi: iklan, media sosial, kerjasama berbayar, ad lib, media cetak
 Pemasangan media cetakdi tempat umum (Pemda, DinasPertamanan)

DAMPAK POSITIF:
1. Meningkatkan Branding Image STIKes kepanjen dimata perusahaan dan masyarakat.
2. Menjadikan unit usaha dan bisnis bagi STIKes Kepanjen.
3. Meningkatkan kualitas lulusan STIKes Kepanjen dari segi softskill dan hardskill
sehingga dapat meningkatkan kepuasan pihak pengguna lulusan.
4. Meningkatkan nilai akreditasi dan SIMKATMAWA STIKes Kepanjen.
5. Adanya sistem informasi berbasis IT sebagai penghubung pencari kerja (alumnus)
dan penyedia kerja, menyediakan informasi yang up to date bagi penyedia kerja dan
pencari kerja, mempermudah pengelolaan tracer study dan user survey.
RENCANA TINDAK LANJUT:
1. Meningkatan layanan career center STIKes Kepanjen dengan membentuk layanan
competency mapping, career preparation, dan graduates placement
2. Menyiapkan career preparation (Basic, Middle, Advance) bagi mahasiswa dalam
bentuk training untuk peningkatan softskill mahasiswa dan pembekalan memasuki
dunia kerja.
3. Mengenalkan STIKes Kepanjen ke perusahaan (Rumah Sakit, Asuransi, dan Penyalur
Tenaga Kerja ke Luar negeri) dan membangun kerjasama dengan perusahaan
sebagai sarana dan upaya penyerapan semua lulusan STIKes Kepanjen ke dunia
kerja.
4. Membangun Sistem informasi berbasis IT (Website Career center, Tracer Study, dan
user survey) dengan memakai open source dari ECC UGM “CarcentOS” untuk
membuat Website Career Center dan open source dari ITB Career center “tracer.id“
untuk membuat tracer study dan user survey.
5. Membuat program pemagangan bagi mahasiswa STIKes Kepanjen.
6. Menyiapkan Surveyor (perwakilan angkatan) untuk meningkatkan responsive rate
tracer study.
7. Menjadikan STIKes Kepanjen sebagai member Indonesian Career Center Network
untuk peningkatan kualitas Career center STIKes Kepanjen.
RENCANA KEGIATAN PUSAT KARIR 2019/2020
1. Hibah Tracer Study KemenRistek Dikti 2019
 Terakhir upload tgl 31 Januari 2019
 Pelaksanaan: Maret-Oktober 2019 (8 bulan)
 Tim Tracer belum dibentuk
 Target responden lulusan tahun 2017 (2 Tahun setelah lulus)
 Pengembangan website resmi pusat karir dan tracer study (bukan
blogspot/wordpress maupun google form)
 E-mail blast dan SMS blast (Beli Software)
 Perekrutan Surveyor lulusan per prodi (minimal 2)
 Membuat Undian khusus alumni yang sudah mengisi Tracer Study dan di
undi setelah tracer study selesai
 Pelaksanaan Tracer Study 1 Tahun sekali
2. Kuliah Tamu tentang Kewirausahaan
Perkiraan pelaksanaan Antara bulan Februari sampai dengan agustus 2019 (wajib
bagi semua mahasiswa)
3. Perencanaan Karir
 Target mahasiswa semester 5 (DIII), Semester 7 (S1)
 Pengadaan assasment minat dan bakat (Competency mapping) mahasiswa
terkait dengan:
- Minat mahasiswa setelah lulus kerja menjadi perawat, K3, Hiperkes,
Asuransi, Wirausaha
- Minat Kerja di wilayah: malang raya, jawa timur, jawa atau luar jawa dan
LUAR NEGERI
- Dll.
 Membuat seminar Perencanaan Karir Materi perencanaan karir, work
enviroment, dan peluang kerja perawat (lebih ditekankan potensi lulusan
perawat dapat bekerja dimana? BUMN, RS Negeri/swasta, Perusahaan
Tambang sebagai K3/Hiperkes, Asuransi, Wirausaha, Luar Negeri dll.)
 Mengundang P4TKI Malang /BP3TKI Surabaya tentang pemberian materi
peluang perawat bekerja diluar negeri
 Pelaksanaan antara september-November 2019
4. Pelatihan Melamar Kerja
 Target mahasiswa semester 6 (DIII), Semester 8 (S1) dan Alumni
 Pelaksanaan antara februari- mei 2020
 Pelatihan tentang Cara membuat CV dan lamaran kerja, Tips Wawancara,
Psikotes (Kalau bisa ada simulasi)
5. Campus Hiring
Siloam Hospital dll. (menambah kerja sama dengan RS atau instansi swasta lain
untuk peningkatan penyerapan lulusan STIKes Kepanjen)
6. Mini Job Fair
7. Membina hubungan Kerjasama dengan dunia kerja dan industri
 Company Visit
 Melalukan User Survey (alur/metode bisa mengadopsi buku laporan user
survey ITB)
 User survey bisa dilaksanakan setelah Pelaksanaan Tracer Study lulusan
Selesai.
 Pelaksanaan user survey 1 Tahun sekali
8. Conference member ICCN di SAMARINDA
9. Pelatihan CCOP 2.0 tentang Tracer study dan 2.1 tentang konsultan karir
10. Informasi Lowongan Kerja
1. Update lowongan kerja minimal 1 bulan sekali dan diupload ke web/grup WA
alumni
2. Gabung di grup telegram tentang lowongan kerja dan follow akun IG macam2
Lowongan kerja,