Anda di halaman 1dari 7

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)

“HIPERTENSI”

DISUSUN OLEH:
KELOMPOK 2

KAMARUDIN YOGA DWI PWRMANA


NOVI BUDIARTI SELPIANA HAREWAN
INDRI ASTRIANY RUBEN FREDY
PAMELA PASARIBU AMIN SHOLIKAH
ASNATH DESIANA M. STEVIE VERONICA M.
MURTADLO JULIANA M.A.M WAKUM

YAYASAN WAHANA BHAKTI KARYA HUSADA


PROGRAM STUDI KEPERAWATAN DIPLOMA III
AKADEMI KEPERAWATAN RS. MARTEN INDEY
JAYAPURA
2019
SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)

Hari / Tanggal : Jumat, 22 Maret 2019


Materi / Topik : Hipertensi
Waktu : 30 menit
Sasaran : Pasien dan Keluarga
Tempat : Ruang Syaraf
Penyuluh : Kelompok 2 Akper RS. Marthen Indey

A. Tujuan Instruksional Umum (TIU) :


Setelah mengikuti penyuluhan diharapkan keluarga pasien yang dirawat diruang Syaraf
memahami tentang hipertensi.

B. Tujuan Instruksional Khusus (TIK) :


Setelah mengikuti penyuluhan diharapkan keluarga pasien mapu:
1. Menjelaskan pengertian Hipertensi.
2. Menjelaskan penyebab Hipertensi.
3. Menjelaskan klasifikasi hipertensi.
4. Menjelaskan tanda dan gejala Hipertensi.
5. Menjekaskan akibat dari Hipertensi.
6. Menjelaskan cara mencegah Hipertensi.

C. Materi Penyuluhan (Terlampir)


1. Pengertian Hipertensi.
2. Penyebab Hipertensi.
3. Klasifikasi Hipertensi.
4. Tanda dan gejala Hipertensi.
5. Akibat Hipertensi.
6. Cara mencegah Hipertensi.

D. Metode
1. Ceramah.
2. Tanya jawab.

E. Media Penyuluhan
1. Leaflet.

F. Pengorganisasian
1. Moderator : Indri
2. Penyaji : Kamarudin
3. Observer : Stevie
4. Fasilitator : Ruben, Yoga, Murtadlo, Novi, Juliana, Amin, Asnath, Selpiana,
Pamela.

G. Kegiatan Penyuluhan
NO FASE/ KEGIATAN
WAKTU PENYULUH PESERTA
1. Pembukaan 1. Membuka kegiatan dengan 1. Menjawab salam
5 menit mengucapkan salam. 2. Mendengarkan
2. Memperkenalkan diri. 3. Mendengarkan
3. Kontrak waktu keluarga pasien.
2. Pelaksanaan 1. Menggali pengetahuan audiens tentang 1. Mengemukakan
(Isi) Hipertensi. pendapat
20 menit 2. Menjelaskan pengertian Hipertensi. 2. Mendengarkan
3. Menjelaskan klasifikasi Hipertensi 3. Mendengarkan
4. Menjelaskan penyebab Hipertensi. 4. Mendengarkan
5. Menjelaskan tanda dan gejala Hipertensi. 5. Mendengarkan
6. Menjelaskan akibat dari Hipertensi. 6. Mendengarkan
7. Menjelaskan cara mencegah Hipertensi.
3. Evaluasi 1. Memberikan kesempatan audiens untuk 1. Bertanya
7 menit bertanya. 2. Mendengarkan
2. Menjawab pertanyaan audiens.
4. Terminasi 1. Memberikan kesimpulan dari 1. Memperhatikan
3 menit pembahasan. 2. Menjawab salam
2. Memberi salam penutup.
H. SETTING TEMPAT

p
M

pintu

Keterangan:

: Tempat tidur pasien

M : Moderator

P : Pemateri

O : Observer

: Fasilitator
MATERI PENYULUHAN

1. Pengertian Hipertensi
Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah keadaan dimana tekanan sistole lebih
dari 140 mmHg dan tekanan diastole lebih dari 90 mmHg.

2. Penyebab Hipertensi
Penyebab hipertensi antara lain adalah :
a. Faktor keturunan
b. Faktor lingkungan (gaduh, bising)
c. Usia
d. Gaya hidup tidak sehat
e. Konsumsi garam berlebih
f. Merokok
g. Minum minuman beralkohol
h. Kurang olahraga
i. Kegemukan
j. Stess/banyak pikiran

3. Klasifikasi Hipertensi
Secara klinis derajat hipertensi dapat dikelompokkan yaitu:
Kategori Sistolik (mmHg) Diastolik (mmHg)
Optimal < 120 < 80
Normal 120 - 129 80 - 84
High Normal 130 - 139 85 - 89
Hipertensi
Grade 1 (Ringan) 140 - 159 90 - 99
Grade 2 (Sedang) 160 - 179 100 - 109
Grade 3 (Berat) 180 - 209 100 - 119
Grade 4 (Sangat Berat) >210 >120

4. Tanda dan Gejala Hipertensi


Tanda dan gejala pada pasien hipertensi yaitu:
a. Sakit kepala atau pusing
b. Lemas, kelelahan
c. Gelisah
d. Mual, muntah
e. Rasa berat di tengkuk
f. Nafas pendek, terengah-engah, sesak nafas
g. Sulit tidur

5. Akibat Hipertensi
a. Gagal jantung
Saat tekanan darah tinggi, otot jantung memompa darah lebih keras agar dapat
memenuhi kebutuhan darah ke semua bagian tubuh. Hal ini membuat otot
jantung lama-lama menebal sehingga jantung kesulitan memompa cukup
darah. Konsekuensinya, gagal jantung bisa terjadi. Gejala umum dari gagal
jantung adalah sesak napas, kelelahan, bengkak di pergelangan tangan, kaki,
perut, dan pembuluh darah di leher.
b. Serangan otak/stroke
Stroke bisa terjadi saat aliran darah kaya oksigen ke sebagian area otak
terganggu, misalnya karena ada sumbatan atau ada pembuluh darah yang
pecah. Penyumbatan ini terjadi karena adanya aterosklerosis dalam pembuluh
darah. Pada orang yang punya hipertensi, stroke mungkin terjadi ketika
tekanan darah terlalu tinggi sehingga pembuluh darah di salah satu area otak
pecah. Gejala stroke meliputi kelumpuhan atau mati rasa pada wajah, tangan,
dan kaki, kesulitan berbicara, dan kesulitan melihat.
c. Kerusakan ginjal
Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol juga dapat menyebabkan pembuluh
darah di ginjal menyempit dan melemah. Hal ini kemudian dapat mengganggu
fungsi ginjal dan menyebabkan penyakit ginjal kronis.
d. Masalah pada mata
Pembuluh darah di mata juga bisa menyempit dan menebal akibat tekanan
darah tinggi. Pembuluh darah kemudian bisa pecah dan mengakibatkan
kerusakan mata, mulai dari penglihatan kabur sampai kebutaan.
e. Kematian

6. Cara Mencegah Hipertensi


a. Jaga berat badan ideal.
b. Kurangi konsumsi garam berlebih.
c. Batasi makan makanan mengandung kolesterol tinggi, seperti jeroan.
d. Berhenti merokok.
e. Banyak makan sayur dan buah.
f. Batasi minum kopi.
g. Tidak minum minuman beralkohol
h. Olahraga teratur.
i. Istirahat dan tidur yang cukup.
j. Kurangi stress.
DAFTAR PUSTAKA

Nurarif, H dan Kusuma, H. 2015. Aplikasi Asuhan Keperawatan Berdasarkan Diagnosa


Medis & NANDA NIC-NOC. Penerbit MediAction. Yogyakarta

Budiarto, Eko dan Dwi anggraini. 2012. Keperawatan Kardiovaskuler Edisi 2. Jakarta :
Penerbit Buku Kedokteran EGC

Bustan MN. 2012. Pengantar Kardiologi, Jakarta : Rineka Cipta

https://www.academia.edu/16157369/SAP_HIPERTENSI diakses pada tanggal 19 Maret


2019