Anda di halaman 1dari 29

Ringkasan Materi

Ekonomi

58
Pelajaran
Masalah Ekonomi
1

1. Apa dan berapa barang/jasa yang dihasilkan?


Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 2. Bagaimana cara memproduksi barang/jasa
Memahami  Mengidentifikasi tersebut?
permasalahan kebutuhan manusia 3. Siapakah pelaku produksi tersebut?
ekonomi dalam  Mendeskripsikan 4. Untuk siapa barang atau jasa tersebut di­
kaitannya dengan berbagai sumber produksi?
kebutuhan manusia, ekonomi yang
kelangkaan dan langka dan
B. Kebutuhan Manusia
sistem ekonomi. kebutuhan manusia
yang tidak terbatas Kebutuhan manusia yang beraneka ragam dapat
 Mengidentifikasi digolongkan menjadi:
masalah pokok 1. Menurut Tingkat Kepentingannya (Intensitas­
ekonomi, yaitu
nya)
tentang apa,
bagaimana, dan a. Kebutuhan Primer
untuk siapa barang b. Kebutuhan Sekunder
diproduksi c. Kebutuhan Tersier
 Mengidentifikasi 2. Menurut Sifatnya
hilangnya
a. Kebutuhan Jasmani
kesempatan pada
tenaga kerja bila b. Kebutuhan Rohani
melakukan produksi 3. Menurut Subjeknya
di bidang lain a. Kebutuhan Individu (Perorangan)
 Mengidentifikasi b. Kebutuhan Sosial (Masyarakat)
sistem ekonomi
4. Menurut Waktu Pemenuhannya
untuk memecahkan
masalah ekonomi. a. Kebutuhan Sekarang
b. Kebutuhan Masa Datang
A. Masalah Pokok Ekonomi
C Penyebab Kelangkaan Kebutuhan
Masalah pokok ekonomi berkenaan dengan
1. Terbatasnya persediaan sumber daya alam.
beberapa pertanyaan dalam kehidupan sehari-hari.
2. Terbatasnya kemampuan manusia untuk
Adapun masalah pokok ekonomi adalah sebagai
mengo­lah.
berikut.
3. Keserakahan manusia.

59
4. Kebutuhan manusia meningkat lebih cepat dari berusaha mencapai laba dan kepuasan
pada kemampuan untuk menemukan sumber/ maksimum.
pemuas kebutuhan yang baru. 3. Sistem Ekonomi Campuran merupakan
perpaduan antara sistem ekono­mi terpusat
D. Sistem Ekonomi dan liberal. Ciri-ciri sistem ekonomi campuran
1. Sistem Ekonomi Komando adalah sistem adalah:
ekonomi dimana seluruh kegiatan ekonomi  ada campur tangan pemerintah dalam
dise­lenggarakan oleh pemerintah pusat. Ciri-ciri perekonomian;
sistem ekonomi komando adalah:  pengakuan hak kepemilikan pribadi;
 Sumber daya ekonomi dikuasai oleh negara;  kepemilikan faktor produksi yang menyang­
 Masyarakat tidak memiliki kebebasan untuk kut kepentingan bersama diatur atau
melaksanakan kegiatan ekonomi diawasi oleh negara;
 Kegiatan ekonomi sangat ditentukan oleh  harga-harga ditentukan oleh mekanisme
pemerintah; pasar dan diawasi oleh negara;
 Pemenuhan kebutuhan masyarakat meng­  kesempatan kerja penuh (full employment);
gunakan prinsip sama rasa dan sama rata;  pemerintah memberikan jaminan sosial
 Pemerintah menentukan harga-harga dan dan mengupayakan pemerataan distribusi
pendistribusian barang dan jasa; pendapatan.
 Adanya prinsip kebersamaan (kolektivisme) 4. Sistem Ekonomi Tradisional adalah sistem
sehingga tidak adanya persaingan dalam ekonomi dimana setiap keluarga memproduksi
kegiatan ekonomi. sendiri barang-barang kebutuhannya. Ciri-ciri
2. Sistem Ekonomi Liberal adalah sistem ekonomi sistem ekonomi ini adalah seluruh kegiatan
dimana setiap individu bebas untuk berusaha ekonomi berlandaskan pada adat istiadat,
dan memiliki benda. Ciri-ciri sistem ekonomi keyakinan, kebiasaan, kepercayaan, dan agama
liberal adalah: yang dianut oleh masyarakat.
 adanya kebebasan memiliki alat produksi;
 kebebasan memilih lapangan pekerjaan; E. Motif Ekonomi
 kebebasan bagi para produsen untuk Motif ekonomi merupakan dorongan seseorang
menentukan apa dan berapa yang akan untuk melakukan kegiatan ekonomi. Motif ekonomi
diproduksi; dapat berupa:
 pasar merupakan kegiatan ekonomi yang 1. dorongan ingin makmur;
dilakukan oleh setiap produsen; 2. ingin menguasai sektor-sektor ekonomi;
 harga dibentuk oleh mekanisme pasar 3. ingin terpandang di masyarakat;
melalui permintaan dan penawaran; 4. ingin berbakti terhadap sesama manusia (ber­
 adanya persaingan bebas di antara para buat sosial).
pelaku kegiatan ekonomi;
 campur tangan dan peran pemerintah
dibatasi;
 setiap pelaku kegiatan ekonomi dianggap
sebagai homo economicus yang selalu

60
Pelajaran Perilaku Konsumen
dan Produsen
2

Standar Kompetensi Kompetensi Dasar  Kepuasan Marginal (MU) adalah tingkat


bertambahnya kepuasan apabila konsumen dapat
Memahami konsep  Mendeskripsikan
ekonomi dalam menambah satu unit pemuas kebutuhannya.
pola perilaku
kaitannya dengan konsumen dan dTU
MU =
MU = Marginal utility
kegiatan ekonomi produsen dalam dQ
konsumen dan kegiatan ekonomi  Sementara kepuasan maksimum adalah
produsen.  Mendeskripsikan
MU = P
Circulair Flow
Diagram
 Mendeskripsikan B. Faktor yang memengaruhi Tingkat Kon­
peran konsumen dan sumsi
produsen Berikut beberapa faktor yang mempengaruhi tingkat
konsumsi yaitu:
A. Perilaku Konsumen dalam Kegiatan Ekonomi 1) Pendapatan, Y = C + S, Y = pendapatan, C =
 Kegiatan konsumen adalah membeli atau konsumsi, dan S = tabungan;
mengonsumsi barang dan jasa dengan tujuan 2) Harga barang itu sendiri;
memperoleh kepuasan (utility). 3) Barang substitusi;
 Keseimbangan konsumen terjadi apabila 4) Kebiasaan konsumen;
konsumen mengonsumsi kombinasi barang- 5) Adat istiadat;
barang yang menghasilkan kepuasan maksimum 6) Model barang
dengan pendapatan yang dimiliki.
 Nilai guna total dan marginal yang semakin C. Perilaku Produsen dalam Kegiatan Ekonomi
menurun(The Law of Diminishing Marginal 1. Produsen adalah orang/lembabaga yang
Utility), sesuai dengan Hukum Gossen I: kepuasan mempunyai peranan penting dalam proses
saat mengkonsumsi suatu barang/jasa yang produksi. Dalam proses produksi, faktor produksi
dilakukan terus menerus mula-mula akan memiliki hubungan yang sangat erat dengan
meningkat sampai pada kepuasan maksimum produk yang dihasilkan.
dan akhirnya akan terjadi kejenuhan dan penu­­runan 2. Barang produksi merupakan output (keluaran)
kepuasan. Sementara Hukum Gossen II : seluruh dari proses produksi yang sangat bergantung
kebutuhan dipuaskan pada tingkat yang sama. pada faktor produksi sebagai input (masukan).

61
Semakin besar jumlah faktor produksi (input)  Faktor-faktor yang mempengaruhi produksi,
yang masuk dalam proses produksi, semakin adalah sebagai berikut.
besar pula jumlah produk (output) yang 1) Sumber daya alam, seperti tanah, air,
dihasilkan. hewan, dan tumbuhan;
3. Teori Produsen dan Fungsi Produksi 2) Sumber daya manusia, seperti tingkat
 Teori produsen merupakan teori yang pendidikan, skill (keterampilan yang
membahas hubungan antara tingkat dimiliki oleh manusia tersebut);
produksi dengan jumlah faktor-faktor 3) Sumber daya modal;
produksi dan hasil penjualan outputnya. 4) Sumber daya pengusaha, seperti
 Fungsi produksi merupakan suatu fungsi planning, organizing, controlling, dan
atau persamaan yang menunjukkan actuating.
hubungan fisik antara jumlah faktor-
faktor produksi yang dipergunakan dengan D. Peran Konsumen dan Produsen dalam Cir­
jumlah produk yang dihasilkan per satuan cular Flow
waktu, tanpa memperhatikan harga-harga, 1. Circular Flow Model Dua Sektor
baik harga faktor-faktor produksi maupun Dalam model ini terdapat dua pelaku ekonomi
harga produk. yaitu:
 Dalam teori ekonomi, fungsi produksi 1) Konsumen (Rumah Tangga) sebagai pelaku
diasumsikan tunduk pada suatu hukum ekonomi pertama, berperan sebagai
yang disebut: The Law of Diminishing penyedia faktor produksi (tenaga kerja,
Returns (Hukum Kenaikan Hasil Berkurang; tanah, dan modal) bagi produsen.
yang artinya apabila penggunaan satu 2) Produsen sebagai pelaku ekonomi kedua,
macam input ditambah sedang input-input berperan sebagai pengelola berbagai faktor
yang lain tetap maka tambahan output produksi yang ditawarkan oleh konsumen
yang dihasilkan dari setiap tambahan satu untuk diproses dalam proses produksi
unit input yang ditambahkan tadi mula- menjadi barang dan jasa. Barang dan jasa
mula naik, tetapi kemudian terus-menerus ini, kemudian akan dijual kepada rumah
akan menurun jika input tersebut terus tangga konsumen melalui pasar barang.
ditambahkan. Perhatikan gambar berikut.
 Secara Matematis Hukum The Law of
Diminishing Returns (Hukum Kenaikan Hasil
Berkurang, adalah sebagai berikut.
Marginal Physical Product (MPP)

∆TP
MPPx =
∆X

Keterangan:
TP adalah Total Product/Output Total
X adalah Input variable yang digunakan

62
2. Circular Flow Model Tiga Sektor 3. Circular Flow Model Empat Sektor
Dalam model ini terdapat tiga pelaku ekonomi, Dalam model ini terdapat empat pelaku
yaitu: ekonomi, yaitu:
1) Konsumen (rumah tangga) sebagai pelaku 1) Konsumen (Rumah Tangga) sebagai pelaku
ekonomi pertama, berperan sebagai ekonomi pertama, berperan sebagai
penyedia faktor produksi (tenaga kerja, penyedia faktor produksi (tenaga kerja,
tanah, dan modal) bagi produsen. tanah, dan modal) bagi produsen.
2) Produsen sebagai pelaku ekonomi kedua, 2) Produsen sebagai pelaku ekonomi kedua,
berperan sebagai pengelola berbagai faktor berperan sebagai pengelola berbagai faktor
produksi yang ditawarkan oleh konsumen produksi yang ditawarkan oleh konsumen
untuk diproses dalam proses produksi untuk diproses dalam proses produksi
menjadi barang dan jasa. Barang dan jasa menjadi barang dan jasa. Barang dan jasa
ini, kemudian akan dijual kepada rumah ini, kemudian akan dijual kepada rumah
tangga konsumen melalui pasar barang. tangga konsumen melalui pasar barang.
3) Pemerintah, berperan sebagai pengontrol 3) Pemerintah, berperan sebagai pengontrol
kerja sama antara produsen dan konsumen. kerja sama antara produsen dan konsumen.
Dalam hal ini pemerintah memberikan Dalam hal ini pemerintah memberikan
subsidi dan pajak terhadap barang dan subsidi dan pajak terhadap barang dan
jasa. jasa.
Perhatikan diagram berikut. 4) Luar Negeri, adanya hubungan internasional
memungkinkan pemerintah, konsumen,dan
produsen untuk melakukan ekspor dan
impor.

Perhatikan gambar berikut.


63
Pelajaran Permintaan
dan Penawaran
3

Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 3. Hukum Permintaan


Memahami konsep  Mengidentifikasi Apabila harga suatu jenis barang atau jasa naik,
ekonomi dalam faktor-faktor yang maka jumlah yang diminta akan berkurang dan
kaitannya dengan memengaruhi sebaliknya, apabila harga turun, maka jumlah
permintaan, permintaan dan yang diminta akan bertambah.
penawaran, harga penawaran.
4. Dalam Permintaan dikenal dengan istilah Ceteris
keseimbangan, dan  Menjelaskan hukum
pasar. permintaan dan Paribus yang artinya hal-hal yang memengaruhi
hukum penawaran permintaan barang selain harga barang yang
serta asumsi yang bersangkutan dianggap tetap atau sama.
mendasarinya. 5. Faktor-faktor yang memengaruhi permintaan
 Mendeskripsikan
barang dan jasa adalah sebagai berikut.
pengertian harga
dan jumlah 1) Pendapatan masyarakat;
keseimbangan. 2) Selera konsumen;
3) Barang pengganti/barang subtitusi;
A. Permintaan 4) Intensitas kebutuhan;
1. Permintaan adalah jumlah kesanggupan 5) Ramalan konsumen;
konsumen untuk membeli barang atau jasa 6) Harga barang komplementer.
pada berbagai tingkat harga tertentu dan waktu 6. Fungsi Permintaan adalah persamaan yang
tertentu. menggambarkan hubungan antara variabel
2. Kurva Permintaan harga dengan jumlah barang yang diminta.
Persamaannya adalah sebagai berikut.
P
Q = -aP + b
D
B. Penawaran
 Penawaran adalah jumlah yang menggambarkan
O Q
kesanggupan produsen untuk menjual barang

64
atau jasa pada berbagai kemungkinan harga  Fungsi Penawaran adalah persamaan yang
barang atau jasa pada suatu periode waktu menggambarkan hubungan antara variabel
tertentu. harga dengan jumlah barang yang ditawarkan.
 Kurva Penawaran Persamaannya adalah sebagai berikut.

P Q = -aP – b
S

C. Harga Keseimbangan
Harga keseimbangan adalah keadaan dimana
tingkat harga pada saat jumlah barang yang
diminta pembeli sama persis dengan jumlah yang
O Q
ditawarkan penjual.
 Hukum Penawaran Perhatikan gambar kurva berikut.
Apabila harga barang tertentu naik maka
penawaran barang yang bersangkutan akan S
meningkat.
 Faktor-faktor yang memengaruhi pena­waran,
adalah sebagai berikut.
Titik Keseimbangan
1) Ramalan produsen;
2) Harga faktor produksi;
3) Munculnya produk baru;
D
4) Teknologi;
5) Biaya produksi;
6) Adanya pajak dan subsidi.

65
Pelajaran Pasar
4

Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Dalam bentuk persamaan matematis, MR dan


MC dapat dinyatakan sebagai berikut.
Memahami konsep  Mendeskripsikan
ekonomi dalam berbagai bentuk
∆TC ∆TR
kaitannya dengan pasar barang. MC = MR =
∆Q ∆Q
permintaan,  Mendeskripsikan
penawaran, harga pasar input,
keseimbangan, dan pengertian harga 2) Pasar Monopoli
pasar. dan jumlah a) Ciri-ciri pasar monopoli
keseimbangan. Ciri-ciri pasar monopoli adalah sebagai
berikut:
A. Pasar Barang
 hanya satu penjual;
Penggolongan pasar menurut banyaknya Penjual
 barang yang diproduksi langka;
terbagi atas:
1) Pasar Persaingan Sempurna  barriers to entry
a) Ciri-ciri pasar persaingan sempurna b) Keseimbangan produsen di pasar mono­
 Ada banyak penjual; poli hampir sama dengan produsen di
 Barang dan jasa yang diperjualbelikan pasar persaingan sempurna, monopolis
bersifat homogen; ak an mencapai keseimbangan jik a
 Produsen bebas keluar masuk pasar; ia memproduksi tingkat output yang
 Ada informasi sempurna. menghasilkan keuntungan maksimum
b) Keseimbangan Produsen di Pasar Per­ atau kerugian minimum. Syarat tercapainya
saingan Sempurna keseimbangan adalah:
Keseimbangan produsen tercapai bila: 1. MR = MC;
1. MR=MC 2 Pada saat MC menaik.
2. MC Menaik
MR (Marginal Revenue) adalah tambahan 3) Pasar Oligopoli
pendapatan (revenue) yang diperoleh a) Ciri-Ciri Pasar Oligopoli
produsen setiap kali menambah output Ciri-ciri pasar oligopoli adalah sebagai
sebesar satu satuan. berikut.
MC (Marginal Cost) adalah tambahan biaya  ada beberapa produsen yang me­
(cost) yang dibayar produsen setiap kali nguasai pasar;
menambah output sebesar satu satuan.

66
 output yang diproduksi sejenis;  tidak ada hambatan bagi produsen
 masing-masing penjual mempunyai baru untuk memasuki pasar.
kekuatan untuk menentukan harga jual b) Keseimbangan Produsen di Pasar Per­
output; saingan Monopolistik
 ada hambatan bagi produsen baru Keseimbangan produsen tercapai bila:
untuk memasuki pasar. 1. MR = MC;
Dapat disimpulkan pasar oligopoli adalah 2. Pada saat MC menaik.
model pasar di mana ada beberapa B. Pasar Input
produsen yang memproduksi output a. Permintaan Input merupakan perhitungan
sejenis dan masing-masing penjual berapa banyak input yang diminta produsen
mempunyai kekuatan untuk menentukan bergantung pada berapa besar output yang
harga outputnya. direncanakan untuk diproduksi. Berapa banyak
b) Keseimbangan produsen di pasar oligo­ output yang direncanakan untuk diproduksi
poli akan tercapai jika keseimbangan bergantung pada perhitungan mengenai
produsen di pasar oligopoli sama dengan tingkat output yang akan menghasilkan
syarat di pasar persaingan sempurna dan keuntungan maksimum.
monopoli. b. Penawaran Input merupakan penawaran tenaga
1. MR = MC kerja. Penawaran ini memiliki karakteristik
2. Pada saat MC menaik khusus. Apabila tingkat upah sudah sangat
tinggi, tenaga kerja akan cenderung lebih
4) Pasar Persaingan Monopolistik suka menggunakan waktu yang dimiliki untuk
a) Ciri-Ciri Pasar Persaingan Monopolistik bersantai daripada bekerja.
 ada banyak penjual/produsen, tetapi c. Keseimbangan Pasar Input
seorang produsen masih memiliki Keseimbangan pasar input terbentuk dari
kekuatan untuk menetapkan harga kekuatan tarik-menarik permintaan input dan
jualnya; penawaran input.
 barang dan jasa bersifat homogen
terdiferensiasi;

67
Pelajaran Kebijakan Ekonomi
5

Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 1. Pengeluaran rumah tangga (konsumsi rumah


Memahami  Mendeskripsikan tangga);
kebijakan perbedaan antara 2. Pengeluaran pemerintah ;
pemerintah dalam ekonomi mikro dan 3. Pengeluaran perusahaan (investasi);
bidang ekonomi. ekonomi makro. 4. Ekspor dan impor.
 Mendeskripsikan
masalah-masalah
yang dihadapi
pemerintah di
bidang ekonomi.

A. Teori Ekonomi Mikro


Teori mikro ekonomi merupakan salah satu
bidang studi dalam ilmu ekonomi yang
menganalisis mengenai bagian-bagian kecil
dari keseluruhan kegiatan perekonomian.
Dalam teori mikro ekonomi masalah ekonomi
dibedakan menjadi 3 yaitu:
1. Apakah jenis-jenis barang dan jasa yang
perlu diproduksi? Sumber gambar : http://id.wikipedia.org/wiki/
Berkas:Circulation_in_macroeconomics.svg
2. Bagaimanakah barang dan jasa yang
diperlukan masyarakat akan dihasilkan?
C. Kebijakan Ekonomi
3. Untuk siapakah barang dan jasa perlu
Langkah-langkah pemerintah untuk mengatasi
dihasilkan?
masalah pengangguran dan inflasi dibedakan
menjadi 2 bentuk yaitu:
B. Teori Ekonomi Makro
1. Kebijakan Fiskal
Teori makro ekonomi adalah teori yang meng­
Yaitu kebijakan ekonomi yang digunakan
analisis masalah tentang keseluruhan kegiatan
pemerintah untuk mengolah/mengarahkan
per­­ekonomian.
perekonomian ke kondisi yang lebih baik atau
Dalam makro ekonomi menganalisis mengenai
diinginkan dengan cara mengubah-ubah
pengeluaran agregat yang terdiri dari 4 komponen
penerimaan dan pengeluaran pemerintah.
yaitu:

68
2. Kebijakan Moneter adalah upaya mengen-
dalikan perekonomian makro ke kondisi
yang lebih baik dengan cara mengatur
jumlah uang yang beredar. Melalui kebijakan
moneter, pemerintah dapat mempertahankan,
menambah atau mengurangi jumlah uang
yang beredar dalam upaya mempertahankan
kemampuan ekonomi bertumbuh, sekaligus
mengendalikan inflasi.

69
Pelajaran PDB, PDRB, PNB,
dan Pendapatan Nasional
6

Standar Kompetensi Kompetensi Dasar b. Pendekatan Pendapatan


adalah total keseluruhan pendapatan dari
Memahami Produk  Menjelaskan konsep
seluruh lapisan masyarakat yang berasal dari
Domestik Bruto PDB, PDRB, PNB, PN.
(PDB), Produk  Menjelaskan penggunan faktor produksi.
Domestik Regional manfaat perhitungan Secara Matematis dapat dirumuskan sebagai
Bruto (PDRB), pendapatan nasional. berikut.
Pendapatan  Membandingkan
Nasional Bruto PDB dan pendapatan Y = upah + sewa + bunga + keuntungan
(PNB), Pendapatan per kapita Indonesia
Nasional (PN). dengan negara lain. c. Pendekatan Pengeluaran
 Mendeskripsikan
adalah total keseluruhan pengeluaran untuk
indeks harga dan
inflasi. membeli barang dan jasa akhir oleh:
1) Pengeluaran konsumsi rumah tangga
A. Produk Domestik Bruto (PDB) dan lembaga swasta yang tidak mencari
adalah nilai pasar semua barang dan jasa yang untung.
diproduksi oleh suatu negara pada periode tertentu. 2) Konsumsi pemerintah.
PDB digunakan untuk menghitung pendapatan 3) Pembentukan modal tetap domestik
nasional. bruto.
4) Perubahan stok.
B. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) 5) Ekspor neto, dalam jangka waktu tertentu
adalah total nilai produki barang dan jasa yang (biasanya satu tahun). Ekspor neto adalah
diproduksi di wilayah (regional) tertentu dalam ekspor dikurangi impor.
kurun waktu tertentu. Secara matematis dapat dirumuskan sebagai
Ada tiga pendekatan dalam penghitungan berikut.
PDRB antara lain:
Y= C + I + G + (X – M)
a. Pendekatan Produksi
adalah jumlah nilai barang dan jasa akhir yang C. Produk Nasional Bruto (PNB)
dihasilkan oleh berbagai unit produksi di suatu adalah jumlah barang dan jasa yang dihasilkan
wilayah dalam jangka waktu tertentu. oleh faktor-faktor produksi milik warga negara

70
baik yang tinggal di dalam negeri maupun di 4. PI (Personal Income)
luar negeri, tetapi tidak termasuk warga negara
PI = NNI – (laba ditahan – jaminan sosial
asing yang tinggal di negara tersebut.
+ transfer payment)

D. Pendapatan Nasional
5. DI (Disposable Income)
disebut juga dengan Net National Product
atas dasar harga pasar yaitu GNP dikurangi DI = PI – pajak langsung
depresiasi/penyusutan atas barang modal
dalam proses produksi selama satu tahun. 6. Pendapatan per kapita = GNP/jumlah penduduk
Secara matematis dapat dirumuskan sebagai
berikut.
G. Manfaat Perhitungan Pendapatan Nasional
NNP = GNP – Depresiasi 1. Mengetahui tingkat kemakmuran;
2. Mengevaluasi kinerja perekonomian;
E. Kelemahan Perhitungan Pendapatan Nasional 3. Membandingkan kinerja ekonomi antarsektor;
Berikut adalah kelemahan dalam perhitungan 4. Sebgai indikator perbandingan kualitas standar
pendapatan nasional yaitu: hidup suatu negara;
1. Terjadinya double counting atau perhitungan 5. Sebagai ukuran dan perbandingan pertumbuhan
ganda sehingga jumlah nilai pendapatan ekonomi dan kekayaan suatu negara;
nampak lebih besar dari yang sebenarnya; 6. Sebagai perbandingan kualitas standar hidup
2. Kesulitan dalam memisahkan antara final goods satu negara dengan negara lain.
(barang akhir) dan intermediate goods (barang
antara: barang yang masih dalam proses). H. Inflasi
3. Keterbatasan data yang lengkap di semua sektor adalah suatu proses meningkatnya harga-harga
ekonomi sehingga sulit dalam menentukan secara umum dan terus-menerus yang berkaitan
jumlah produk secara tepat. dengan mekanisme pasar. Hal ini dapat disebabkan
oleh berbagai faktor, antara lain adalah konsumsi
F. Komponen Perhitungan Pendapatan Nasional masyarakat yang meningkat, berlebihnya likuiditas di
1. Produk Nasional Bruto pasar yang memicu konsumsi atau bahkan spekulasi,
adanya ketidaklancaran distribusi barang.
GNP = GDP – produk netto terhadap
Cara menghitung Inflasi:
luar negeri

2. NNP (Netto National Product) IHK =


∑P ×Q
t 0

∑P ×Q
0 0
NNP = GNP – penyusutan

3. NNI (Net National Income)

NNI = NNP – pajak tidak langsung

71
Pelajaran
Konsumsi dan Tabungan
7

Standar Kompetensi Kompetensi Dasar B. Tabungan (Saving)

Memahami  Mendeskripsikan adalah pendapatan disposable yang disimpan


konsumsi dan fungsi konsumsi dan atau dengan kata lain tidak digunakan dalam
investasi. fungsi tabungan. pengeluaran konsumsi.
 Mendeskripsikan Secara matematis dapat dirumuskan sebagai
kurva permintaan
berikut.
investasi.
Y = C + S atau S = Y – C
A. Konsumsi (Consumption)
Adalah suatu kegiatan yang bertujuan mengurangi
atau menghabiskan daya guna suatu benda, baik Kemudian didapatkan:
berupa barang maupun jasa, untuk memenuhi
S = -a + (1 – b) Y
kebutuhan dan kepuasan secara langsung.
Biasanya tingkat konsumsi dipengaruhi secara Keterangan :
langsung oleh besarnya pendapatan yang siap S = besarnya tabungan (saving)
dibelanjakan. A = konsumsi yang harus dipenuhi pada saat
Jadi, Semakin besar pendapatan yang siap pendapatan nol
untuk dibelanjakan (disposable income), maka akan 1–b = marginal prospensity to save
semakin besar pula tingkat kensumsinya. Y = pendapatan nasional
Secara matematis, dapat ditunjukkan dalam
C. Investasi
persamaan berikut ini.
Besar kecilnya investasi dipengaruhi oleh motif
C = a + bY atau C = a + mpcY dan profit. Kurva permintaan investasi bentuknya
di mana: berlereng menurun dari kiri atas ke kanan bawah
C = tingkat konsumsi atau berlereng negatif. Jadi dapat ditarik kesimpulan
a = konsumsi otonomus dari hubungan antara investasi dan tingkat suku
b atau mpc = marginal propensity to consume bunga bahwa permintaan investasi merupakan
Y = pendapatan yang siap dibelanjakan disposable fungsi dari suku bunga dan hubungan antara dua
income variabel tersebut merupakan hubungan yang
negatif.

72
Pelajaran Uang dan Bank
8

Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Faktor-faktor yang memengaruhi penawaran uang


adalah:
Memahami uang  Menjelaskan konsep
dan perbankan. permintaan dan 1. Pendapatan;
penawaran uang. 2. Tingkat suku bunga;
 Membedakan peran 3. Harga barang;
bank umum dan 4. Selera;
bank sentral.
5. Tingkat inflasi tingkat produksi dan pendapatan
 Mendeskripsikan
kebijakan nasional.
pemerintah di
bidang moneter. D. Bank
Bank adalah badan usaha yang menghimpun
A. Uang
dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan
Adalah alat pembayaran yang sah yang diterima
menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk
secara umum di masyarakat.
kredit dan atau bentuk-bentuk lain dalam rangka
meningkatkan taraf hidup rakyat banyak.
B. Fungsi Uang
Jenis-jenis Bank
1. Penimbun kekayaan;
1. Bank Sentral
2. Alat tukar;
Bank Sentral adalah Bank Indonesia yang
3. Alat pembayaran untuk kegiatan ekonomi;
memiliki tugas pokok sebagai berikut.
4. Satuan hitung;
a. menetapkan dan melaksanakan kebijakan
5. Pengalihan nilai.
moneter;
b. mengatur dan menjaga kelancaran sistem
C. Faktor-Faktor yang Memengaruhi Per­
pembayaran;
mintaan dan Penawaran Uang
c. mengatur dan mengawasi bank umum.
Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan uang
2. Bank Umum
adalah:
Adalah bank yang melaksanakan kegiatan usaha
1. Untuk transaksi;
secara konvensional dan atau berdasarkan prinsip
2. Untuk berjaga-jaga;
syariah, yang dalam kegiatannya memberikan
3. Untuk spekulasi.
jasa dalam lalu lintas pembayaran.

73
Tugas Bank Umum adalah:
a. Menghimpun dana dari masyarakat dalam
bentuk simpanan berupa giro, deposito
berjangka, sertifikat deposito, tabungan,
dan bentuk lainnya;
b. Memberi kredit kepada masyarakat;
c. Menyediakan jasa-jasa bank lainnya
(services).
3. Bank Perkreditan
adalah bank yang melaksanakan kegiatan
usaha secara konvensional atau berdasarkan
prinsip syariah yang dalam kegiatannya
tidak memberikan jasa dalam lalu lintas
pembayaran.

74
Pelajaran Tenaga Kerja
9

Standar Kompetensi Kompetensi Dasar pekerjaan (pelajar, mahasiswa, ibu-ibu rumah


tangga), serta menerima pendapatan, tetapi
Memahami kondisi  Mengklasifikasi bukan merupakan imbalan langsung atas
ketenagakerjaan ketenagakerjaan.
suatu kegiatan produktif (pensiunan, veteran
dan dampaknya  Mendeskripsikan
terhadap tujuan perang, dan penderita cacat yang menerima
pembangunan pembangunan. santunan).
ekonomi.  Mendeskripsikan
proses pertumbuhan B. Pengangguran
ekonomi.
Adalah orang yang tidak memiliki pekerjaan atau
 Mendeskripsikan
pengangguran orang yang sedang mencari pekerjaan. Penganggur
beserta dampaknya semacam ini dikategorikan sebagai penganggur
terhadap terbuka.
pembangunan Pengangguran menurut penyebabnya dibedakan
nasional.
menjadi:
a. Pengangguran Normal
A. Tenaga Kerja
Pengangguran normal adalah pengangguran
Adalah penduduk yang ada dalam batas usia kerja,
sementara yang terjadi karena adanya keinginan
sedangkan penduduk di luar batas usia kerja tidak
pekerja untuk memperoleh pekerjaan yang
termasuk tenaga kerja.
lebih baik.
Tenaga kerja terdiri atas:
b. Pengangguran Struktural
1) Angkatan Kerja
Pengangguran struktural adalah pengangguran
Adalah golongan penduduk dalam batas usia
yang terjadi karena perubahan dalam struktur
kerja yang sedang bekerja atau sedang mencari
atau komposisi perekonomian.
pekerjaan, mempunyai pekerjaan tetap, tetapi
c. Pengangguran Friksional
untuk sementara tidak bekerja dan tidak
Pengangguran yang terjadi karena kesulitan
mempunyai pekerjaan sama sekali, tetapi aktif
temporer dalam mempertemukan pencari kerja
mencari pekerjaan.
dan kesempatan kerja yang tersedia akibat
2) Bukan Angkatan Kerja
terbatasnya informasi kerja atau ada informasi
Bukan angkatan kerja adalah penduduk dalam
kerja, tetapi tidak dapat tersampaikan pada
usia kerja yang tidak bekerja, tidak mem­
pencari kerja.
punyai pekerjaan, dan tidak sedang mencari

75
d. Pengangguran Teknologi C. Dampak Pengangguran
Pengangguran yang disebabkan oleh peng­ Dampak Pengangguran terhadap pembangunan
gunaan mesin dan kemajuan teknologi disebut ekonomi adalah:
pengangguran teknologi. a. rendahnya pendapatan nasional;
e. Pengangguran Musiman b. rendahnya tingkat kemakmuran nasional;
Pengangguran yang terjadi karena adanya c. rendahnya tingkat akumulasi modal;
perubahan musim yang memaksa tenaga kerja d. rendahnya pertumbuhan ekonomi;
tidak bisa bekerja. e. rendahnya kualitas hidup;
f. meningkatnya tindak kriminal;
Pengangguran menurut lamanya jam kerja, g. rendahnya stabilitas nasional.
dibedakan menjadi:
a. Pengangguran Terbuka D. Upaya Pemerintah dalam Mengatasi
Pengangguran terbuka terjadi karena per­ Pengang­guran
tambahan lowongan pekerjaan lebih rendah a. melakukan penanaman modal;
dari pertambahan tenaga kerja. b. membuka lowongan kerja untuk mengurangi
b. Pengangguran Tersembunyi pengangguran;
Pengangguran yang terjadi karena kelebihan c. program pendidikan dan pelatihan kerja;
tenaga kerja dalam kegiatan produksi semacam d. melatih penduduk untuk berjiwa wirausaha.
disebut pengangguran tersembunyi.
c. Setengah Pengangguran
Setengah pengangguran adalah pengangguran
yang terjadi karena tenaga kerja bekerja di
bawah jam kerja normal atau bekerja penuh
waktu, tetapi produktivitasnya rendah.

76
Pelajaran Anggaran Pendapatan
Belanja Negara (APBN)
10

Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 3. pembiayaan merupakan setiap penerimaan


yang perlu dibayar kembali dan/atau penge­
Memahami APBN  Menjelaskan
dan APBD. pengertian, fungsi, luaran yang akan diterima kembali, baik pada
tujuan APBN dan tahun anggaran yang bersangkutan maupun
APBD. tahun-tahun anggaran berikutnya.
 Mengidentifikasi
sumber-sumber B. Anggaran Pendapatan Belanja Daerah
penerimaan
Adalah rencana keuangan pemerintah daerah di
pemerintah pusa
dan pemerintah Indonesia yang disetujui oleh Dewan Perwakilan
daerah. Rakyat Daerah dalam masa satu tahun.
 Mendeskripsikan APBD terdiri atas:
kebijakan 1. Anggaran pendapatan, meliputi Pendapatan
pemerintah di
Asli Daerah/PAD (berupa pajak daerah, retribusi
bidang fiskal.
 Mengidentifikasi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah,
jenis-jenis dan penerimaan lainnya), dana perimbangan
pengeluaran peme- (meliputi Dana Bagi Hasil, Dana Alokasi Umum
rintah pusat dan
(DAU), dan Dana
pemerintah daerah.
Alokasi Khusus (DAK), dan pendapatan lain-
A. Anggaran Pendapatan Belanja Negara lain termasuk di dalamnya hibah atau dana
APBN terdiri atas: darurat.
1. anggaran pendapatan bersumber dari peneri­ 2. Anggaran belanja, digunakan untuk keperluan
maan pajak, penerimaan bukan pajak, dan penyelenggaraan tugas pemerintahan di
hibah; daerah.
2. anggaran belanja digunakan untuk keperluan 3. Pembiayaan, adalah setiap penerimaan yang
penyelenggaraan tugas pemerintahan pusat perlu dibayar kembali dan/atau pengeluaran
dan pelaksanaan perimbangan keuangan yang akan diterima kembali, baik pada tahun
antara pemerintah pusat dan daerah; anggaran yang bersangkutan maupun tahun-
tahun anggaran berikutnya.

77
C. Fungsi APBN dan APBD
APBN dan APBD memiliki fungsi sebagai berikut.
1. Fungsi Otorisasi, bahwa anggaran negara/
daerah menjadi dasar untuk melaksanakan
pendapatan dan belanja pada tahun yang
bersangkutan.
2. Fungsi perencanaan, mengandung arti bahwa
anggaran negara menjadi pedoman dalam
merencanakan kegiatan pada tahun yang
bersangkutan.
3. Fungsi pengawasan, artinya bahwa anggaran
negara daerah menjadi pedoman dalam
menilai apakah kegiatan penyelenggaraan
pemerintahan negara sesuai dengan ketentuan
atau tidak.
4. Fungsi alokasi, bertujuan untuk meningkatkan
efisiensi dan efektivitas perekonomian.
5. Fungsi distribusi, bertujuan untuk pemerataan
anggaran negara berdasar kebijakan negara.
6. Fungsi stabilisasi, APBN atau APBD sebagai
alat untuk memelihara dan mengupayakan
keseimbangan fundamental perekonomian.

78
Pelajaran Pasar Modal
11

Standar Kompetensi Kompetensi Dasar ditentukan dalam satuan perdagangan saham


(round lot). Dilihat dari jenisnya, saham dapat
Mengenal Pasar  Mengenal jenis
dibedakan menjadi saham biasa (common stock)
modal. produk dalam bursa
efek. dan saham preferen (preferred stock).
 Mendeskripsikan 2. Obligasi (Bond) adalah sertifikat yang berisi
mekanisme kerja kontrak antara investor dan perusahaan,
bursa efek. yang menyatakan bahwa investor tersebut
atau pemegang obligasi telah meminjamkan
A. Pasar Modal
sejumlah uang kepada perusahaan.
Adalah suatu pasar yang memperdagangkan saham,
3. Derivatif adalah efek yang diturunkan dari
obligasi, dan jenis surat berharga lainnya dengan
instrumen efek lain yang disebut underlying.
memakai jasa para perantara pedagang efek.
4. Bukti Right adalah surat berharga yang mem­
B. Peran dan Fungsi Pasar Modal
berikan hak bagi investor untuk membeli saham
Peran atau fungsi pasar modal adalah sebagai
baru yang dikeluarkan oleh emiten.
berikut.
5. Waran adalah hak untuk membeli saham biasa
1. fungsi tabungan (savings function);
pada waktu dan harga yang sudah ditentukan.
2. fungsi kekayaan (wealth function);
6. Reksa Dana adalah sekumpulan saham, obligasi,
3. fungsi likuiditas (liquidity function);
serta efek lain yang dibeli oleh sekelompok
4. fungsi pinjaman (credit function).
investor dan dikelola oleh sebuah perusahaan
C. Manfaat Pasar Modal
investasi yang profesional.
Manfaat pasar modal adalah sebagai berikut.
1. Pasar modal sebagai pengalokasian dana.
2. Pasar modal sebagai alternatif investasi.
3. Mendukung para investor untuk memiliki
perusahaan yang sehat.
4. Peningkatan aktivitas ekonomi nasional.
Produk Pasar Modal Indonesia adalah sebagai
berikut.
1. Saham adalah sertifikat yang menunjukkan
bukti kepemilikan suatu perusahaan. Saham

79
Pelajaran
Perdagangan Internasional
12

Standar Kompetensi Kompetensi Dasar  Impor adalah kegiatan membeli barang atau
jasa dari luar negeri ke dalam negeri.
Memahami  Mengidentifikasi
perekonomian manfaat,
terbuka. keuntungan, B. Faktor Penyebab Terjadinya Perdagangan
dan faktor-faktor Internasional
pendorong Faktor penyebab terjadinya perdagangan inter­
perdagangan
nasional adalah sebagai berikut.
internasional.
 Mengidentifikasi 1) Untuk memenuhi kebutuhan barang dan jasa
kurs tukar valuta dalam negeri;
asing dan neraca 2) Motivasi suatu negara untuk memperoleh
pembayaran. keuntungan dan meningkatkan  pendapatan
 Menjelaskan konsep
negara;
tarif, kuota, larangan
ekspor, larangan 3) Perbedaan kemampuan penguasaan  ilmu
impor subsidi, premi, pengetahuan dan teknologi dalam mengolah
diskriminasi harga, sumber daya ekonomi;
dan dumping.
4) Kelebihan produk dalam negeri;
 Menjelaskan
pengertian 5) Perbedaan sumber daya alam,  iklim,  tenaga
devisa, fungsi kerja, budaya, dan jumlah penduduk yang me­
sumber-sumber nye­babkan adanya perbedaan hasil produksi dan
devisa, dan tujuan adanya keterbatasan produksi;
penggunaannya.
6) Adanya kesamaan selera terhadap suatu
A. Perdagangan Internasional barang;
Perdagangan internasional adalah perdagangan 7) Terjadinya era globalisasi. 
yang dilakukan oleh penduduk suatu negara dengan
C. Manfaat Perdagangan Internasional
penduduk negara lain atas dasar kesepakatan
Menurut  Sadono Sukirno, manfaat perdagangan
bersama.
internasional adalah sebagai berikut.
Ada dua macam perdagangan internasional, yaitu
1) Memperoleh barang yang tidak dapat diproduksi
ekspor dan impor.
di negeri sendiri;
 Ekspor adalah kegiatan menjual barang atau
2) Memperoleh keuntungan dari spesialisasi;
jasa dari dalam negeri ke luar negeri.
3) Memperluas pasar dan menambah keuntungan;

80
4) Dengan Perdagangan luar negeri memung­ dilakukan penduduk satu negara dengan penduduk
kinkan suatu negara untuk mempelajari negara lain pada waktu tertentu.
teknik produksi yang lebih efesien dan cara- 1. Manfaat neraca pembayaran internasional
cara manajemen yang lebih modern. adalah sebagai berikut.
1) Membantu dalam melakukan evaluasi dan
D. Tujuan Kebijakan Perdagangan Internasional menentukan kebijakan ekonomi;
Perhatik an tujuan kebijak an Perdagangan 2) Mengetahui keadaan keuangan negara
Internasional berikut ini. yang terkait dengan pembayaran luar
1) Meningkatkan diversifikasi produksi. negeri;
2) Membuka kesempatan kerja. 3) Mengetahui dinamika perdagangan luar
3) Menambah pendapatan negara negeri;
4) Melindungi industri dalam negeri yang sedang 4) Mengetahui berapa besarnya sumbangan
berkembang dari perdagangan internasional kepada
5) Memperbaiki neraca pembayaran inter­ penerimaan negara.
nasional 2. Komponen neraca pembayaran internasional,
6) Menghindarkan efek politik dumping adalah sebagai berikut.
1) Neraca Transaksi sedang Berjalan (Current
E. Kebijakan Pembatasan Perdagangan Inter­ Account) merupakan jumlah saldo dari
nasional neraca perdagangan barang ekspor dan
1) Tarif merupakan pajak yang dikenakan atas impor, neraca perdagangan jasa ekspor
barang-barang yang melewati batas suatu dan impor, dan transaksi yang tidak
negara. menimbulkan hak atau kewajiban secara
2) Kuota merupakan batas maksimum barang yang yuridis bagi negara yang menerimanya.
diizinkan melewati batas suatu negara. 2) Neraca Lalu Lintas Modal (Capital Account)
3) Subsidi adalah bantuan keuangan dari merupakan neraca yang mencatat arus
pemerintah atau lembaga negara modal pemerintah dan swasta yang keluar
4) Larangan ekspor dan larangan impor dan masuk dari dan dalam negeri.
5) Diskriminasi harga adalah penetapan harga  Valuta Asing adalah alat pembayaran
yang berbeda untuk barang yang sama yang digunakan dalam transaksi
biasanya digunakan oleh suatu negara pada internasional.
saat menetapkan kebijakan perdagangan  Pasar Valuta Asing adalah tempat
internasional terjadinya transaksi jual beli berbagai
6) Politik Dumping adalah sistem perdagangan jenis mata uang asing.
dengan cara menjual barang di luar negeri  Sumber perolehan devisa negara adalah
dengan harga yang lebih murah dibandingkan ekspor barang dan jasa, penanaman
harga di dalam negeri. modal ke luar negeri, pinjaman luar
negeri, dan hibah atau grant.
F. Pembayaran Internasional
Neraca Pembayaran Internasional adalah ikhtisar
yang mencatat semua transaksi ekonomi yang

81
Pelajaran Perusahaan Jasa
dan Dagang
13

Standar Kompetensi Kompetensi Dasar


 Membuat jurnal
Memahami  Mendeskripsikan
penutupan.
penyusunan siklus akuntansi sebagai
 Melakukan posting
akuntansi perusa- sistem informasi.
jurnal penutupan ke
haan jasa.  Menafsirkan
buku besar.
persamaan akuntansi.
 Membuat neraca
 Mencatat transaksi
saldo setelah
berdasarkan
penutupan buku.
mekanisme debit
dan kredit.
 Mencatat transaksi/ A. Pengertian Akuntansi
dokumen ke dalam Akuntansi merupakan seni pencatatan, peng­
jurnal umum. golongan, dan ikhtisar transaksi dan kejadian yang
 Melakukan posting
bersifat keuangan yang mempunyai nilai daya guna
dari jurnal ke buku
besar. dan efisiensi sehingga mudah dimengerti.
Memahami  Membuat ikhtisar
penyusunan siklus akuntansi
siklus akuntansi perusahaan jasa.
perusahaan jasa  Menyusun
laporan keuangan
perusahaan jasa.
Memahami  Mencatat transaksi/
penyusunan dokumen ke dalam
siklus akuntansi jurnal khusus.
perusahaan dagang  Melakukan posting
dari jurnal khusus ke
buku besar.
Memahami  Menghitung harga B. Prinsip-Prinsip Akuntansi
penutupan pokok penjualan. Berikut beberapa prinsip akuntansi.
siklus akuntansi  Membuat ikhtisar
1. Entitas Bisnis (Bussiness Entity) adalah segala
perusahaan dagang siklus akuntansi
perusahaan dagang. sesuatu yang berhubungan dengan keuangan
 Menyusun yang menyangkut suatu kesatuan usaha,
laporan keuangan tidak boleh dicampur dengan kesatuan usaha
perusahaan dagang. lain atau dengan pemiliknya, dan sebaliknya.

82
2. Objektivitas memiliki maksud bahwa catatan selama perode tertentu.Unsur-unsur dalam
dan laporan akuntansi harus berdasarkan pada laporan perubahan modal adalah modal
data yang dapat dipercaya sebagai laporan awal, prive (penarikan pribadi, saldo laba
yang menyajikan informasi yang tepat dan rugi, modal akhir).
berguna.  Neraca
3. Biaya (Cost) artinya bahwa menetapkan bahwa Unsur-unsur neraca, adalah:
harta atau jasa yang dibeli atau diperoleh dicatat a. Harta yang terdiri dari harta lancar antara
atas dasar biaya yang sesungguhnya disepakati lain adalah investasi jangka panjang,
dalam transaksi. harta tetap, dan harta tak berwujud.
b. Utang terdiri dari utang jangka panjang
C. Perusahaan Jasa dan utang jangka pendek.
Perusahaan jasa adalah perusahaan yang c. Modal.
memproduksi produksi yang tidak berwujud.  Jurnal adalah media dalam proses akuntansi
Karak­t eristik perusahaan jasa adalah sebagai yang menjadi dasar bagi penentuan ke­
berikut. akun mana suatu transaksi dicatat, beberapa
1) Kesulitan dalam menilai kualitas; jumlah uang yang dicatat, di sisi mana
2) Penggunaan tenaga kerja yang intensif; dicatat, dan keterangan singkat tentang
3) Tidak ada persediaan penyangga. transaksi. Setelah dicatat pada jurnal,
Persamaan Dasar Akuntansi adalah transaksi dimasukkan ke dalam buku besar.
 Neraca saldo adalah daftar yang memuat
H=M
saldo dari akun-akun yang terdapat dalam
H=U+M
buku besar.
Keterangan : H = utang  Jurnal penyesuaian berfungsi untuk
M = Modal mengubah sedemikian rupa nilai akun
U = Utang sehingga neraca saldo memperlihatkan
Dalam persamaan akuntansi akan menimbulkan saldo sebenarnya dari harta, utang,
hal-hal sebagai berikut. pendapatan, dan beban.
1) Setiap transaksi akan memengaruhi dua sisi  Akun-akun yang disesuaikan pada akhir
pada persamaan akuntansi; periode akuntansi adalah:
2) Transaksi yang dilakukan secara tunai akan 1) Pendapatan diterima di muka;
langsung berpengaruh pada kas; 2) Beban dibayar di muka;
3) Kedua sisi persamaan harus selalu seimbang. 3) Piutang penghasilan;
 Laporan Laba Rugi 4) Beban yang masih harus dibayar;
a. Pendapatan usaha 5) Penyusutan aktiva tetap;
b. Beban usaha 6) Pemakaian perlengkapan.
c. Pendapatan di luar usaha  Kertas kerja adalah media pencatatan
d. Beban di luar usaha neraca saldo, jurnal penyesuaian laporan
 Laporan perubahan modal merupakan laba rugi dan neraca yang disusun secara
daftar yang berisi tentang perubahan modal logis untuk mempermudah penyusunan
setelah perusahaan melakukan kegiatan laporan keuangan.

83
 Jurnal penutup adalah jurnal yang 3. Perbedaan Jurnal Umum dan Jurnal Khusus
dibuat pada akhir periode akuntansi untuk No. Jurnal Umum Jurnal Khusus
menutup akun pada laporan laba-rugi dan 1. Untuk mencatat Untuk mencatat transaksi
semua transaksi. sejenis.
akun prive.
2. Jurnal berbentuk Jurnal berbentuk banyak kolom.
dua kolom.
D. Perusahaan Dagang
3. Posting dilakukan Posting dilakukan secara
Perusahaan dagang adalah perusahaan yang setiap transaksi. periodik.
kegiatannya melakukan pembelian barang kemudian Pencatatan Pencatatan dilakukan oleh
4.
dilakukan oleh banyak orang.
dijual kembali tanpa merubah bentuk barang satu orang.
tersebut. Tidak menciptakan Dapat menciptakan
5.
pengendalian pengendalian intern.
1. Ciri-ciri perusahaan dagang adalah sebagai intern.
berikut:
1) Pendapatan pokok berasal dari penjualan 4. Tahap pengikhisaran akuntansi perusahaan
barang; dagang.
2) Melakukan pembelian barang untuk dijual  Neraca saldo, bermanfaat untuk memper­
kembali tanpa diolah; mudah laporan keuangan, mengontrol
3) Harga pokok penjualan adalah selisih antara jumlah saldo dari seluruh akun pada buku
persediaan awal ditambah pembelian besar
bersih dikurangi persediaan akhir atau;  Jurnal penyesuaian, dibuat untuk menye­
4) Harga pokok penjualan = persediaan awal suaikan agar dalam akun-akun yang ada
+ pembelian bersih – persediaan akhir menunjukkan aktiva, kewajiban, ekuitas,
Laba kotor = penjualan bersih – harga beban, dan pendapatan yang sebenarnya.
pokok penjualan.  Kertas kerja berisi kolom-kolom neraca sisa
jurnal penyesuaian dan laporan keuangan
2. Akun-akun Perusahaan Dagang  Jurnal penutup
Akun yang dicatat di sisi Debet
Akun yang dicatat di sisi  Neraca saldo setelah penutupan
Kredit
Pembelian Penjualan
Potongan penjualan Potongan penjualan
Retur penjualan Retur pembelian
Biaya angkut pembelian Utang usaha
Persediaan barang dagangan
Biaya pengiriman
Piutang Usaha
Harga Pokok Penjualan

84
Pelajaran Manajemen
Badan Usaha
14

Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 3. Badan Usaha Milik Swasta (BUMS)


Badan Usaha Milik Swasta adalah badan usaha
Memahami  Menjelaskan unsur-
manajemen badan unsur manajemen. yang seluruh atau sebagian besar modalnya
usaha dalam  Menjelaskan fungsi dimiliki oleh swasta.
perekonomian manajemen dalam a. Perusahaan Perorangan disingkat Po
nasional. pengelolaan badan
Perusahaan jenis ini dimiliki, diawasi oleh
usaha.
 Mendeskripsikan seseorang, dan orang tersebut memperoleh
peran badan semua keuntungan dan menanggung risiko
usaha dalam yang terjadi.
perekonomian b. Firma disingkat Fa
Indonesia.
Firma adalah suatu persekutuan anggota
A. Jenis Badan Usaha firma untuk menjalankan perusahaan atas
1. Badan Usaha Koperasi nama bersama.
Menurut UU No. 25 Tahun 1992, badan c. Persekutuan komanditer atau Commandi­
usaha koperasi adalah badan usaha yang taire Vennotschap disingkat CV Persekutuan
beranggotakan orang perorang atau badan komanditer adalah suatu bentuk perjanjian
hukum koperasi dengan melandask an bersama untuk berusaha bersama antara
kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi orang-orang yang bersedia memimpin
sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang perusahaan dan bertanggung jawab penuh
berdasar atas asas kekeluargaan. dengan kekayaan pribadinya dengan
2. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) orang-orang yang tidak bersedia memimpin
Badan Usaha Milik Negara adalah badan usaha perusahaan dan bertanggung jawab
yang seluruh atau sebagian besar modalnya terbatas pada kekayaan yang diikutsertakan
dimiliki oleh negara melalui penyertaan secara dalam perusahaan tersebut.
langsung yang berasal dari kekayaan negara d. Perseroan Terbatas disingkat PT
yang dipisahkan dan jumlah pemegang Jenis perusahaan ini sering pula dikenal
sahamnya memenuhi kriteria tertentu atau dengan corporation (Co), limited (Ltd), atau
persero yang melakukan penawaran umum Naamloze Vennotscap (NV).
sesuai dengan peraturan perundang-undangan
di bidang pasar modal.
85
B. Fungsi Manajemen yang dapat mendukung pencapaian hasil yang
1. Perencanaan (Planning) diharapkan sesuai dengan kinerja yang telah
Berikut adalah merupakan kegiatan peren­ ditetapkan tersebut.
canaan
a. menetapkan tujuan perusahaan, baik C. Koperasi
jangka panjang maupun jangka pendek; Berikut adalah fungsi dan peran koperasi bagi
b. memformulasikan kebijakan bisnis, perekonomian nasional.
prosedur, dan programnya; a. membangun dan mengembangkan potensi
c. menyediakan metode pengawasan ke­ dan kemampuan ekonomi untuk meningkatkan
uangan, termasuk penggunaan anggaran kesejahteraan ekonomi dan sosialnya;
dan prosedur pengawasannya. b. berperan serta secara aktif dalam upaya
2. Pengorganisasian (Organizing and Staffing) mempertinggi kualitas kehidupan manusia dan
Berikut kegiatan pengorganisasian masyarakat;
a. mengoordinasi dan menentukan sumber c. memperkokoh perekonomian rakyat sebagai
daya serta kegiatan yang dibutuhkan untuk
dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian
mencapai tujuan organisasi;
nasional
b. perancangan dan pengembangan suatu
d. berusaha untuk mewujudkan dan mengem­bang­
organisasi kerja yang dapat mengarah ke
kan perekonomian nasional yang berdasarkan
tujuan organisasi;
asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi.
c. penugasan tanggung jawab tertentu;
d. pendelegasian wewenang yang diperlukan
Menurut UU Perkoperasian No. 25 Tahun 1992,
kepada individu-individu agar tujuan
terdapat tujuh prinsip koperasi, yaitu sebagai
organisasi dapat dicapai dengan cara yang
berikut.
efisien dan efektif.
1. keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka;
3. Pengarahan (Leading)
2. pengelolaan dilakukan secara demokratis;
Pengarahan merupakan fungsi manajemen yang
3. pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) dilakukan
bersifat mengarahkan, memengaruhi orang lain,
secara adil sebanding dengan besarnya jasa
dan memberi motivasi orang tersebut agar
usaha masing-masing anggota (andil anggota
bekerja dengan baik dan sesuai dengan tujuan
tersebut dalam koperasi);
organisasi.
4. pemberian balas jasa yang terbatas terhadap
4. Koordinasi (Coordinating)
modal;
Fungsi ini menyangkut pengintegrasian
berbagai unit yang berbeda. 5. kemandirian;
5. Pengawasan (Controling) 6. pendidikan perkoperasian;
Pengawasan merupakan proses dalam menetap­ 7. kerja sama antarkoperasi.
kan ukuran kinerja dan pengambilan tindakan

86

Anda mungkin juga menyukai