Anda di halaman 1dari 1

1.

lakukanlah analisis paradigma pendidikan menurut Ki Hajar Dewantoro dan Sekolah


Kerja di kaitkan dengan pelaksanaan pendidikan saat ini dalam rangka menyiapkan
generasi milenial !
Jawab :
a. Menurut Ki Hadjar, Pendidikan adalah pembudayaan buah budi manusia yang
beradab dan buah perjuangan manusia terhadap dua kekuatan yang selalu
mengelilingi hidup manusia yaitu kodrat alam dan zaman atau masyarakat
(Dewantara II , 1994). Dengan demikian, pendidikan itu sifatnya hakiki bagi
manusia sepanjang peradabannya seiring perubahan jaman dan berkaitan dengan
usaha manusia untuk memerdekakan batin dan lahir sehingga manusia tidak
tergantung kepada orang lain akan tetapi bersandar atas kekuatan sendiri.
Dalam melaksanakan peranannya, pendidik berada pada tiga posisi yang
berbeda, yaitu: (1) ing ngarso sung tulodo; (2) ing madya mangun karso; dan (3)
tut wuri handayani. Ketiga posisi pendidik tersebut memiliki makna yang sama
dengan ungkapan leluhur masyarakat Sulawesi Selatan yang diungkapkan dalam
bahasa Bugis, yaitu: (1) rioloi rapa tiroang memiliki makna yang sama dengan ing
ngarso sung tulodo (jika berada di depan, maka harus mampu memberi teladan atau
contoh perilaku yang baik); (2) ritengngai napa raga-raga memiliki makna yang
sama dengan ing madya mangun karso (jika berada di tengah, maka harus mampu
membangkitkan tekad, kemauan, dan tenaga untuk mencapai tujuan yang
diharapkan); dan rimonri napa ampiri memiliki makna yang sama dengan tut wuri
handayani (jika berada di belakang, maka harus mampu memberi dukungan atau
pengaruh).
b. Model pembelajaran sekolah kerja ini bertolak dari pandangan bahwa pendidikan
tidak hanya tidak hanya demi kepentingan individu, tetapi juga demi kepentingan
masyarakat. Dengan kata lain sekolah berkewajiban menyiapkan warga negara yang
baik yakni: (1) tiap orang adalah pekerja dalam salah satu lapangan kerja; (2) taip
orang wajib menyumbangkan tenaganya untuk kepentingan Negara; dan (3) dalam
menunaikan kedua tugas tesebut haruslah selalu diusahakan kesempurnaannya, agar
dengan jalan itu tiap warga Negara ikut membantu mempertinggi dan
menyempurnakan kesusilaan dan keselamatan Negara.
Tujuan pembelajaran sekolah kerja adalah: (1) menambah pengetahuan anak
baik buku maupun dari pengalaman sendiri; (2) agar anak dapat memiliki
pengetahuan dan kemahiran tertentu; dan (3) agar anak memiliki pekerjaan sebagai
persiapan untuk mengabdi kepada Negara. Intinya bahwa kewajiban utama sekolah
adalah mempersiapkan peserta didik untuk dapat bekerja.

Dari dua paradigma diatas dapat disimpulkan bahwa untuk menyiapkan


generasi milenial sekarang ini, untuk kepribadian sikap dan karakter siswa
pendidikan haruslah mengikuti apa yang dikatakan oleh KiHajar Dewantara karena
apa yang disampaikan oleh beliau sudah sangat mencangkup mengenai pendidikan
berkarakter supaya siswa mempunyai sopan dan santun. Dan untuk mempersiapkan
generasi sekarang ini untuk kedunia kerja maka harus ditambah dengan skill atau
keahlian oleh katrena itu sekola kerja diperlukan danb ditambah dengan pendidikan
karakter yang disampaikan oleh Ki Hajar Dewantara, jika keduanya sudah bisa
diterapkan maka pendidikan sudah bisa dikatakan sudah bisa menghadapai dunia
kerja sekaligus duani milineal pada sekarang ini.