Anda di halaman 1dari 2

Bencana Tambang Soma

Pada 13 Mei 2014, ledakan terjadi di tambang batu bara di Soma, Manisa<, Turki,
menyebabkan kebakaran tambang bawah tanah yang terbakar sampai 15 Mei 2014. Total 301
pekerja tambang tewas bencana tambang terburuk dalam sejarah Turki. Tambang tersebut
yang dioperasikan oleh produser batu bara, Soma Kömür İşletmeleri A.Ş., mengalami
ledakan. Kebakaran terjadi saat pergantian shift pekerja tambang, dan 787 pekerja tambang
ada di bawah tanah saat ledakan terjadi. Setelah jenazah sudah selesai dievakuasi pada 17 Mei
2014, empat hari setelah ledakan, Menteri Energi dan Sumber Daya Alam Taney Yildiz
mengonfirmasi bahwa jumlah kematian adalah 301. Disaster and Emergency Management
Presidency (AFAD) mengumumkan 301 nama pekerja yang meninggal di bencana tersebut.

1. Environment
Pengaruh lingkungan yang menyebabkan terjadinya kecelakaan pada gambar di atas
antara lain:
1. Kondisi tambang yang cukup dalam.
2. Kondisi keamanan tambang tidak bagus.

2. Person
Pemerintah menolak permintaan para pekerja tambang untuk menginspeksi keamanan
dan keselamatan tambang.
3. Hazard
Potensi bahaya yang menyebabkan kecelakaan tersebut terjadi ada dua, yaitu:

1. Perilaku tidak aman


Para pekerja masih tetap bekerja di kedalam tanah meski mengetahui bahwa tambang
tersebut tidak aman.
2. Kondisi tidak aman
Transportasi menuju tambang masih konvensional. Hal ini menyebabkan lambatnya
evakuasi para pekerja tambang,
4. Accident
Tambang meledak di kedalaman 2 kilometer dari permukaan tanah. Ledakan ini
menyebabkan kebakaran bawah tanah selama empat hari. 600 pekerja terjebak di dalam
tambang.

5. Injury
Ledakan dalam tambang menyebabkan kematian 301 pekerja tambang, sisanya mengalami
luka berat.