Anda di halaman 1dari 8

KERANGKA ACUAN PROGRAM

PENINGKATAN KELAS RUMAH SAKIT XX

MENJADI RUMAH SAKIT KELAS C

PENDAHULUAN
I.1 LATAR BELAKANG

Pembangunan kesehatan sebagai salah satu upaya Pembangunan Nasional diarahkan


guna tercapainya kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap penduduk
agar dapat mewujudkan derajad kesehatan yang optimal. Penyelenggaraan pembangunan
kesehatan meliputi upaya kesehatan dan sumber dayanya, harus dilakukan secara terpadu
dan berkesinambungan guna mencapai hasil yang optimal.
Rumah Sakit sebagai salah satu bagian dari sisem pelayanan kesehatan memegang
peranan penting dalam membantu Pemerintah untuk mewujudkan kesejahteraan social
melalui pelayanan dalam bidangnya serta mendukung sumber daya manusia yang sehat
jasmani dan rohani yang sangat dibutuhkan dalam pembangunan. Rumah Sakit memiliki
fungsi sosial dan ekonomi mengemban tanggungjawab yang besar dalam masyarakat.
Perkembangan rumah sakit saat ini dan masa yang akan datang memerlukan tingkat
efisiensi yang lebih baik. Dari sisi sarana dan prasarana, rumah sakit mengalami kemajuan
yang sangat pesat, sehingga memerlukan tatanan yang lebih baik.
Rumah Sakit XXMedical Centre merupakan unit usaha dari PT ABCyang berupa rumah
sakit umum swasta kelas D, beroperasi sejak 26 Januari 2003 di kawasan Timoho,
Yogyakarta. Awalnya RS. XXberupa Poliklinik Rawat Jalan yang menjadi satu dalam gedung
berlantai empat dengan Supermarket, Children Play Ground, dan Restoran. Perkembangan
selanjutnya, pada tahun 2004 dioperasionalkan gedung sebelah barat dengan fasilitas
rawat inap, kamar operasi, kamar bersalin, kamar bayi, dan penunjang medik.
Pengembangan RS XXMedical Centre diarahkan menuju rumah sakit yang mandiri,
maju, modern, dan profesional. Sebagai langkah strategis PT ABC untuk mewujudkan
pengembangan tersebut, telah dilakukan beberapa perubahan yaitu :
1. Restrukturisasi Organisasi RS XXMedical Centre dan Pembentukan Governing Board
2. Restrukturisasi Biaya / Tarif Pelayanan Kesehatan
3. Restrukturisasi Sistem Keuangan
Restrukturisasi Organisasi RS XXMedical Centre telah dilakukan pada tanggal 27
Agustus 2012 melalui Surat Keputusan Direktur PT ABCNomor 004/SK/DIR-
UT/TMJ/VIII/2012. Restrukturisasi organisasi dilakukan dengan tujuan untuk memberikan
kepastian pengorganisasian dan koordinasi kegiatan yang jelas di RS XXMedical Centre
serta untuk meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit. Disamping itu, PT ABCjuga
membentuk Governing Board pada tanggal 10 Oktober 2012 sesuai dengan Surat
Keputusan Direktur PT ABCNomor 009/SK/DIR-UT/TMJ/X/2012 dan Nomor 010/SK/DIR-
UT/TMJ/XI/2012 dengan tujuan untuk mewakili pemilik dalam membina dan mengawasi
serta mendukung (supporting) pengoperasian kegiatan pelayanan di RS XXMedical Centre,
serta dapat menciptakan hubungan yang harmonis antara Pemilik, Manajemen dan
Medical Staff yang ada.
Restrukturisasi Biaya / Tarif Pelayanan Kesehatan diharapkan dapat menghasilkan
biaya pelayanan kesehatan yang wajar sesuai dengan perkembangan pelayanan di rumah
sakit yang ada saat ini. Restrukturisasi Sistem Keuangan diharapkan dapat menghasilkan
pengelolaan keuangan yang akuntabel dan menghasilkan laba yang optimal.
RS XXMedical Centre sebagai rumah sakit yang telah beroperasi selama 10 tahun,
terletak di lokasi strategis yang terletak di tengah-tangah kota Yogyakarta, dekat dengan
pusat pemerintahan Kota dan perumahan-perumahan masyarakat menengah keatas,
dimana dengan kapasitas yang ada untuk 150 TT dan sampai saat ini masih beroperasi
sebagai rumah sakit tipe D. Hal tersebut sangat disayangkan. Apalagi RS XXMedical Centre
telah dinyatakan Lulus Tingkat Dasar Akreditasi 5 Pelayanan pada tanggal 29 Juni 2012.
Oleh karena itu, rencana pengembangan pelayanan rumah sakit ini diarahkan untuk
menuju ke peningkatan kelas RS XXMedical Centre menjadi tipe C. Setelah diperoleh ijin
peningkatan kelas C, segera menginjak untuk Akreditasi Standart Pelayanan Tahun 2012.
Dengan demikian peningkatan RS XXMedical Centre dari kelas D menjadi kelas C menjadi
peluang RS XXMedical Centre untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan
kesehatan yang dipercaya oleh masyarakat Yogyakarta.

I.2 TUJUAN

1. Tujuan Umum :
Mewujudkan RS XXMedical Centre menjadi Rumah Sakit yang mandiri, maju, dan
modern.
2. Tujuan Khusus :
a. RS XXMedical Centre menjadi Rumah Sakit Umum Kelas C
b. RS XXMedical Centre Kelas C yang mempunyai kemampuan yang optimal dalam
penyelenggaraan pelayanan kesehatan dengan mutu pelayanan yang dapat
dipertanggungjawabkan.
c. Mempersiapkan Akreditasi Rumah Sakit standart tahun 2012.
I.3 SASARAN

Peningkatan RS XXMedical Centre menjadi Kelas C untuk dapat memenuhi standar


pelayanan Rumah Sakit dengan kualitas pelayanan sesuai Standat Akreditasi Rumah Sakit
Tahun 2012.

I.4 KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN

Ada beberapa kegiatan pokok dalam rangka Peningkatan Kelas Rumah Sakit Happyland menjadi
rumah sakit kelas C. Di bawah ini dipaparkan kegiatan pokok, rincian kegiatan , hasil yang
diharapkan. Dicantumkan juga Indikator yang ada, PIC dan rencana tindakan.

Rincian Hasil Yang Rencana


Kegiatan Pokok Indikator PIC
Kegiatan diharapkan Tindakan

Perencanaan Penentuan TOR SK Direktur untuk Tim telah Yanmed Pembuatan SK


dan Tim Tim Peningkatan terbentuk, gap AdUmKeu Direktur
Peningkatan Kelas dan adanya analysis sudah pembentukan
Kelas Gap analysis tersusun secara tim ;
antara Keadaan detil melakukan
sekarang dengan Analisis Gap
syarat RS Kelas C

Penyediaan Pembangunan Lantai 5 untuk Jumlah TT AdUmKeu Perancangan


Ruang ruang rawat Lat 5 bangsal anak dan mencukupi untuk desain bangsal
Perawatan dan 6 untuk Lantai 6 untuk syarat RS Kelas C dan
menambah TT bangsal dewasa perencanaan
(TOR tersendiri) pembangunan

Penyediaan ICU / Pembangunan ICU/NICU ICU/NICU yang AdUmKeu; Perancangan


NICU ICU/ NICU terpasang beserta memenuhi syarat Yan Med desain bangsal
(TOR tersendiri) kelengkapannya ICU/NICU primer dan
perencanaan
pembangunan

Persiapan Menyusun SK Direktur sbg Adanya Panduan, Yan Med Mengidentifika


Pelayanan Panduan, dasar kebijakan Pedoman, SPO si kebijakan
Pedoman, SPO pelayanan di untuk ICU/NICU yang belum
ICU/NICU ICU/NICU beserta ada; Menyusun
(Di dalam TOR petunjuk lainnya kebijaksan di
ICU/NICU) pelayanan
ICU/NICU

Perencanaan Perekrutan Perawat dan Jumlah perawat YanMed; Mengidentifika


SDM Perawat dan tenaga medis dan tenaga medis AdUmKeu si kebutuhan
Tenaga Medis direkrut sesuai yang kompeten perawat dan
dengan terpenuhi tenaga medis
kebutuhannya untuk Ruangan
Rawat Anak,
Rawat Dewasa
dan ICU/NICU

Melengkapi Melengkapi SK Direktur untuk Adanya Komite AdUmKeu; Mengidentifika


Administrasi dan persyaratan melengkapi Etik dan Hukum; YanMed si kelengkapan
Manajemen Administrasi perangkat yang SPI;SIP Dokter; administrasi
dan Manajemen belum ada PKS dengan dan
dokter manajemen

Monitoring dan Pendokumentasia Dokumentasi Monitoring AdUmKeu; Menyiapakn


Evaluasi n yang lengkap tentang dilakukan secara YanMed rencana
dan sistematis peningkatan Kelas teratur monitoring dan
terkumpul secara evaluasi
lengkap Pelaksanaan

I.5 TAHAPAN PELAKSANAAN KEGIATAN

Pelaksanaan Program Peningkatan Kelas Rumah Sakit ini dilakukan dalam beberapa tahapan

A. Perencanaan
Direktur RS mengeluarkan SK Direktur tentang pengangakatan tim peningkatan kelas
RS Happyland. Kemudian dilakukan gap analisis yang membandingkan antara keadaan
yang ada dengan keadaan yang diinginkan (RS Kelas C).

B. Penyediaan Ruang Perawatan


Berkaitan dengan peningkatan ke RS kelas C maka RS Happyland masih kekurangan
sekitar 45 Tempat Tidur (TT). Direncanakan yang akan dipakai adalah lantai 5 dan 6.
Lantai 5 diperuntukkan untuk ruang perawatan Anak sebanyak 22 TT kelas Utama.
Sedangkan Lantai 6 diperuntukkan untuk ruang perawatan dewasa sebanyak 13
ruangan (13 TT) kelas VIP. Atau bila dipergunakan untuk kelas III didapat 21 TT, dengan
satu ruangan dapat diisi 2 (dua) TT. Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan kerangka
Acuan Tersendiri.

C. Penyediaan ICU/NICU

D. Persiapan Pelayanan

E. Perencanaan SDM

F. Melengkapi Administrasi dan Manajemen

G. Monitoring dan Evaluasi


I.6 JADWAL KEGIATAN
I.7 BIAYA
Komite Etik dan Hukum mempunyai tugas :

memberikan pertimbangan kepada Direktur Utama dalam hal

 menyusun dan merumuskan medicoetikolegal dan etik pelayanan rumah sakit,


 penyelesaian masalah etik kedokteran, etik rumah sakit
 penyelesaian pelanggaran terhadap kode etik pelayanan rumah sakit
 pemeliharaan etika penyelenggaraan fungsi rumah sakit dan kebijakan yang
terkait dengan ‘Hospital by laws’ serta medical staff by laws’
 gugus tugas bantuan hukum dalam penanganan masalah hukum di rumah sakit