Anda di halaman 1dari 3

Nama : TURIYANI

Prodi : DIII GIZI REG.XIX


KASUS HIV
1. Seorang wanita, Ny.AT berusia 34 tahun, BB 42 kg, TB 156 cm. Ny.AT sudah tidak berkerja
lagi diclub malam, dengan alas an sakit sering sakit.Ny.AT pernah menikah dan memiliki
seorang anak. Tekanan darah 98/70mmHg. Pendidikan terakhir SMA namun tidak lulus. Awal
datang pasien selalu merasa demam, batuk , kadang’’ sesak nafas dan nyeri sendi, berat badan
turun 1 bulan terakhir, hasinya didiagnosa TB paru, setelah dilakukan pemeriksaan kembali
dugaan HIV, hasil diperoleh (+). Selama hamper sebulan ini, pasien tidak nafsu makan hanya 3
sendok nasi, lauk hanya sepotong, buah dan sayur sangat jarang, kadang’’ hanya ditambah
dengan susu 1 gelas, itupun sering dimuntahkan, merasa lemas dan sariawan banyak
dirongga mulut tidak kunjung sembuh. Hasil pemeriksaan laboratrium diperoleh GSD 90 mg/dl,
WBC 26x10, Hb 9. Lakukan diagnosa gizi dan intervesi gizi bagi Ny.AT
1. Antropometri
AD.l.l. komposisi / petumbuhan tubuh / riwayat berat badan
AD.l.l.l. panjang badan
→ panjang badan Tn.Jm 169 cm
AD .1.1.2 berat badan
→ berat badan Tn.Jm yaitu 49 kg
BBI = ( TB - 100) – [ 10 % ( TB - 100 ) ]
= ( 156 - 100 ) – [ 10 % (156 - 100 ) ]
= 56 – 5,6
= 50,4
BMI / IMT = BB(kg) / TB (m)2
42
= ( 1,56 𝑥 1,56 )
42
= 2,4336

= 17,258 kg
Energi BEE = 6

DIAGNOSIS GIZI
1. Kasus HIV
I. Domain Intake
1) NI 2.1 Asupan Oral Tidak Adekuat
Berkaitan dengan : Kurangnya pengetahuan klien tentang gizi
terutama asupan makanan dan minuman yang
tepat, serta terbatasnya variasi makanan.
2) NI 5.7.1 Asupan Protein Tidak Memadai
Berkaitan dengan : Kurangnya mengkonsumsi protein yang
cukup,variasi makanan yang terbatas dan
kurangnya pengetahuan tentang makanan yang
mengandung protein yang baik di konsumsi
tubuh.
Dibuktikan dengan : Jarang mengkonsumsi susu dan hasil recall I
pada protein yaitu :
a) Protein 43,72 gram (61,36% dari kebutuhan
masuk kedalam kategori defisit berat )

3) NI 5.6 Lemak dan Kolesterol


NI 5.6.1 Kelebihan Intake Lemak
 Kasus ”HIV”
Berkaitan dengan : Asupan makanan atau minuman yang kurang
tepat serta kurangnya pengetahuan terhadap zat
gizi terutama lemak.
Dibuktikan dengan : Hasil recall I asupan lemak 50,52 gram (!20%
dari total kebutuhan lemak masuk kedalam
kategori diatas kebutuhan)
4) Domain Klinis (5)
1. NC 3.3 Kelebihan Berat Badan (Obestitas)
Berkaitan dengan : Kurangnya pengetahuan terkait makanan dan zat gizi
serta kurangnya aktivitas fisik.
Dibuktikan dengan : Nilai Z-Score BMI/Umur ≥ +2 (ones) dan IMT/Umur >
3 sd (obes). Serta kurangnya aktivitas fisik seperti
berolahraga dan hanya melakukan aktivitas ringan tanpa
melakukan olahraga.
5) NC.1.1. Fungsional
Perubahan fungsi fisik atau mekanis yang mengganggu atau menghambat dampak
gizi yang diharapkan/ dinginkan
a. NC. 1.1. Kesulitan menelan
b. NC. 1.2. Kesulitan menyunyah/megigit
6) NC.2.1. Biokimia
Perubahan kemampuan metabolism zat gizi akibat (sebagai dampak ) pemberian
obat-obatan, pembedaan, atau seperti yang ditunjukan ddalam perubahn nilai-nilai
laboratrium.
a. NC.2.1. Ganguan unilisasi zat gizi
7) NC.3.1 Berat Badan
Status perubahn berat badan atau berat badan kronik dibandingkan dengan berat
badan biasanya atau beat badan idaman.
a. NC 3.1 Berat Badan kurang / underweight
b. NC.3.2 Penurunan BB yang tidak diharapkan